[FICLET] Her

‘When Myungsoo could only stare at her’

.

.

Lalu aku harus bagaimana? Ia begitu manis, begitu rupawan, dan begitu menggiurkan. Kenapa aku hanya bisa memandangnya dari kejauhan? Terlalu sesak fantasi yang bertebaran di dalam benak ini tiap kali lengkungan itu tergores elok pada parasnya. Lantas aku hanya bisa menyesapi dalam-dalam raut cantiknya. Sembari bertanya-tanya, kapan aku bisa berada di sampingnya.

Ia tertawa lepas, tawa yang begitu merdu memenuhi indra pendengaranku lalu berasarang disana tanpa kubiarkan terhapus. Aku menyukainya, suara ceria yang penuh dengan semburat kebahagiannya. Berandai-andai nanti di lain waktu aku lah alasan percikan rasa senangnya itu. Jangan berhenti, aku memohon dalam diamku ingin dirinya terus mengulas sudut manis yang membuat air wajahnya tampak begitu bersinar.

Aku ingin mengenyahkan jarak ini. Aku ingin berada dekat dengannya. Meniti tiap sudut wajahnya yang terus menghipnotis dan membengkokkan logikaku. Apa yang harus kulakukan? Menyapanya? Oh… apa dia kenal siapa aku? Apa ia tahu namaku? Apa yang harus kubicarakan nanti? Tanpa sadar peluh bergulir pelan di pelipisku. Memikirkannya saja membuat kelewat gugup.

Ia tampak begitu asyik bertukar cerita dengan gerombolan murid perempuan yang mengitarinya. Wajahnya yang tengah mendengarkan cerita dengan seksama tampak begitu menawan. Ulasan senyumnya membuat bibirku tergerak dengan sendirinya mengikuti lengkungan manis wajahnya.

Ayolah, beranikan dirimu menghampirinya. Atau orang lain akan melakukannya lebih dahulu dan kau hanya akan mengumpat dalam diam menyesali kebodohanmu Kim Myungsoo. Dengan bodohnya aku berdebat dengan diriku sendiri. Tapi aku takut, takut dia menganggapku aneh. Takut dia malah berpikir aku mengikutinya. Maksudku, apa salah memerhatikan gadis yang disuka?

“Kau kebanyakan berpikir, sana, sebelum laki-laki lain menggandengnya.” Seungyeol mendorong tubuhku, membuatku tersentak dan hampir kehilangan keseimbangan. Aku bersungut menoleh pada laki-laki dengan kilas jahil yang selalu bertengger pada kedua manik matanya.

Bel tanda berakhirnya waktu istirahat berbunyi nyaring memekakkan telingan. Gerombolan murid perempuan yang duduk disekelilingnya mulai beranjak satu persatu. Dia pun tampak sibuk membereskan kotak makananya dari atas meja. Lalu bagaimana aku harus menyapanya? Ia beranjak dari kursi yang ia duduki bergerak sedikit terburu-buru dengan kotak makan diapit buku-buku yang juga ia bawa.

Aku masih berdiri di tempatku, terpaku tak tahu harus melakukan apa.

Tiba-tiba Woohyun yang terburu-buru kembali ke kelas tak sengaja menyenggolnya, cukup keras sampai-sampai pegangannya goyah. Kotak makan dan buku-buku yang ia apit di pelukannya jatuh dan berserakan.

Tanpa pikir panjang aku segera mengambil buku-bukunya yang jatuh agak jauh dari sisinya lalu menyodorkan buku itu selesai ia merapikan benda-benda tersebut dalam pegangannya.

“Ini.”

Ia mendongak, tersenyum -ya senyumnya yang begitu manis dan membuat sekujur tubuhku bergidik aneh, “Terima kasih Myungsoo.”

Sesaat benakku melompong, Senyumnya, suaranya, dan lagi ia mengucapkan namaku. Rasanya ada letup-letup kembang api di dalam dadaku.

“Tak masalah, sama-sama, Jiyeon,” balasku ketika suara ribut dari arah pintu menyerbu kesadaranku kembali.

Ulas senyumnya tak lepas sambil lalu ia melangkah kembali ke tempat duduknya. Desir darah di dalam pembuluhku masih terasa jelas, dentum-dentum bergemuruh memenuhi tingkap pendengaranku. Tidak cukup, aku ingin mendengar lagi suaranya, melamat dalam-dalam rana pandangannya, dan menyorot tanpa henti paras menawannya. Ini tidak baik, lirih suaranya menyebut namaku menjadi semacam candu dan aku sama sekali tidak berencana mengobatinya.

-FIN-

notes:

Halo lama tak jumpa. Oh ya btw, aku ngepost ini sekalian mau membagikan sedikit info lomba ff nih. Siapa tahu ada yang berminat ikut hehehe. Nambah-nambah pengalam siapa tahu menang dapat hadiah. Hadiahnya lumayan loh; ALBUM GOT7, BTS, atau SF9. Ayo ikutaaan!

[1st Event] The Breeze of Spring Carnival 2017

Advertisements

8 responses to “[FICLET] Her

  1. Thanks to woohyun yg secara ga langsung bikin myungsoo maju selangkah kaga nelor mulu ditempatnya😂 kkkkkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s