Y O U

unnamed-file

Y O U

Created by brownpills

Performed by Park Jiyeon & Kim Myungsoo

About a dream and a love I PG-18 I Drable

Don’t be plagiator! Don’t be siders! Just enjoy this story~

.

.

Lagi, lagi, lagi—

Aku bermimpi tentangnya

Y O U

Jika kau bermimpi yang sama tiga kali berturut-turut, maka mimpi itu akan menjadi kenyataan.

Jika kau bermimpi tentang seseorang, mungkin seseorang itu tengah memikirkanmu.

Jika kau bermimpi tentang seseorang, mungkin kau sibuk memikirkannya.

Jika kau bermimpi sedang bersama seseorang, maka roh mu dan roh orang itu saling bertemu.

Kurang lebihnya seperti itu yang pernah kudengar.

 

Malam hari di Sungai Han.

 

Seorang gadis menyandarkan tubuh pada pembatas jembatan. Terasa dingin saat kedua tangannya menyentuh pembatas yang terbuat dari besi itu. Semilir angin menyapa wajah tirusnya, menerpa helaian rambut hitamnya, melayangkan rok yang ia kenakan.

Langit yang dihiasi bintang menjadi temannya. Sesekali air memancurkan diri dari sisi jembatan menuju induk sungai. Warnya bak pelangi menyegarkan mata dalam kegelapan malam.

Gadis bernama Jiyeon itu memejamkan mata. Merasakan udara yang menusuk persendiannya. Mencoba memutar sebuah mimpi. Menggambarkan sosok seorang pria dalam mimpi itu.

Lantas ia menghela nafas panjang sambil membuka kelopak matanya. Gelang antik melingkar manis di pergelangan tangannya. Dan ia memainkan gelang itu dengan jemari lentiknya.

Barang sederhana yang mampu membawa senyuman di wajahnya. Namun yang mampu pula memudarkan senyumannya.

Merasa hawa semakin dingin, tungkai kakinya mengambil langkah. Berjalan menyusuri tepi jembatan yang mengambang di Sungai Han.

Kedua tangannya ia masukan ke dalam saku jaket yang ia kenakan. Tubuhnya sedikit berdigik kedinginan. Di ujung jembatan besar itu, langkahnya terhenti.

Siluet jangkung di balik cahaya rembulan membuat dirinya terpengkur. Mengerjapkan mata sekali dua kali barangkali ia tengah bermimpi. Aniy, itu adalah kenyataan.

Telapak tangannya meremas rok siffon-nya. Ia mengumpulkan segenap keberanian. Dengan mantap ia melanjutkan langkah. Namun, waktu berjalan melambat seiring langkahnya melewati sosok pria itu. Dan kembali cepat ketika air mata meleleh di pipinya.

 

Setelah satu tahun, ia muncul di hadapanku.

Seseorang yang memberikan gelang ini dan yang hadir dalam mimpiku.

 

Yang Jiyeon inginkan pria itu menghentikan langkahnya. Menyerukan namanya sekali lagi. Agar ia mampu bertatap muka dengan pria itu. Sayangnya itu tidak terjadi. Mengharuskan Jiyeon menjauhkan diri dan berpura-pura bahwa pertemuan singkat ini tidak pernah ada.

 

Siang hari di Taman Bermain.

 

Salah satu ayunan membawa tubuhnya melayang. Menimbulkan derik bunyi yang memekakan telinga. Membuat langit biru terlihat lebih dekat.

 

Kalian ingin mendengar ceritaku?

Pria yang semalam bernama Kim Myungsoo.

Aku.. aku… pernah menyukainya.

Tetapi ia sudah memiliki gadis lain.

 

Ayunan dan jungkat-jungkit menjadi saksi bisu celotehannya.

 

Myungsoo sangat tidak sopan.

Wajahnya selalu muncul dalam mimpiku.

Menggagu tidur nyenyakku.

Tetap saja kesalahannya akan selalu terlihat benar di mataku.

 

Jiyeon mengakhiri kalimatnya dengan senyuman manis. Ia melepaskan gelang pemberian itu seraya melemparkannya jauh di depan pandangan.

Ia kembali mengayunkan diri di kursi kayu yang tadi sempat terhenti. Saking menikmati ayunannya, ia tidak menyadari seorang pria berdiri tidak jauh di hadapannya. Lengan pria itu meraih gelang yang dilemparkan oleh Jiyeon. Lantas sepasang mata elangnya tertuju pada gadis yang asyik dengan ayunan.

“Kau serius membuang ini?!”

Teriakan lantang dari Myungsoo menghentikan gerakan ayunan Jiyeon. Menegangkan sekujur tubuh gadis itu.

Sambil menghembuskan nafas Myungsoo melangkah. Mempersempit jarak mereka.

“Kau harus memakainya lagi,” paksa Myungsoo.

“Kau—“ Jiyeon terbata-bata, “Kau—“

Wae? Apa kau merindukanku?” sela pria itu. Rasa percaya dirinya tetap sama.

Bibir tipis Jiyeon tidak mengiyakan atau menyanggahnya. Kepala gadis itu menunduk. Takut menatap lebih dalam manik mata di hadapannya.

“Jiyeon-a,” lirih Kim Myungsoo, “Aku merindukanmu.”

Ketika kepalanya terangkat, Myungsoo menyadari wajah oval itu selalu menggemaskan. Pria itu menarik kedua sudut bibirnya, membentuk lesung pipi yang enak dipandang.

 

Chogi(Permisi)… cintaku memang bertepuk sebelah tangan.

Namun kalimat itu cukup mengobati hatiku.

Mungkin tidak sepenuhnya luka akan sembuh.

Setidaknya aku dapat bertemu kembali dengannya.

.

.

Lalu—

Mimpi tentang dirimu.

Mulai sekarang, aku akan menghentikan mimpi itu.

Yang bisa dilakukan sekarang adalah move on.

END

Helllooooo~~ Hara kembali setelah vakum beberapa bulan wkwk. Maafkan Hara karna tugas sekolah yang semakin menumpuk apalagi sekarang Hara udah kelas 3 SMA, ga kerasa ya? padahal dulu newbie masih kelas 8 smp hihi *skip* dan gimana kabar readers sekalian? semoga masih ada yang inget sama Hara ne:) keep reading, guys

Note:pernah dipublish di blog pribadi Hara

Advertisements

13 responses to “Y O U

  1. Hi.. author.. selamat datang kembali,
    aku merindukan cerita2 myungyeon di wordpress ini..
    Sering2 update ff myungyeon yaa thor.. aku merindukan myungyeon^^

  2. Next plisss,penasaran ama kisah myungyeon d masa lalu,sepertinya myung juga mencintai jiyeon deh,pengen happy ending 😦
    D tunggu ff myungyeon yg lainnya 😉 Fighting !!!

  3. Jadi cintanya jiyeon disini bertepuk sebelah tangan yah, butuh sequelnya, ditunggu ff myungyeon lainnya ya 😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s