[CHAPTER – PART 8] Pink Blossom

[CHAPTER – PART 8] Pink Blossom

 

Tittle : Pink Blossom

Author : AiinasverslayMKS

Main Cast :

_Bae Sooji [Suzy MissA]

_Kim Myungsoo [L Infinite]

Genre : Romence, Sad,Friendship,

Length : Chaptered

Disclaimer : Story and Plot Is mine. Cast Milik Tuhan Y.M.E, Orang Tua,

Keluarga, Menejement and Fansnya. This Pure by Me. Ter inspirasi dari Mini Album

Apink – Pink Blossom. Bila ada kesamaan, judul, alur & cerita itu memang Teriinspirasi.

Dont be plagiator and Siders J

 

 

Yang Bercetak TEBAL adalah FlashBack

pink-blossom.jpg

https://posterfanfictiondesign.wordpress.com/2015/03/02/request-aiinasverslaymks-aii_aida97/

Poster by Jungleelovely @ Poster Channel

https://posterfanfictiondesign.wordpress.com/

 

HAPPY READING

 

Tak Terasa, Ujian Akhir sekolah akan dilaksanakan Hari Ini, Myungsoo juga melaksanakan Ujiannya hari ini .

Sooji sudah ada  di  depan gerbang rumahnya pagi pagi. Dia ingin memberi semangat Untuk Myungsoo

krekk

Myungsoo keluar dari Gerbang rumahnya, Sooji langsung menghampirinya

“Oppa?”panggil Sooji,.Hari ini Myungsoo akan Naik Bus saja, karna udara dingin dan dia tidak Mungkin Naik Motornya

“Sooji, Kenapa kau disini? kau tidak kedinginan?”Tanya Myungsoo kuatir, Sooji menggeleng

“Gwenchana Oppa, Aku ingin melihat Oppa brangkat, Oppa semangat Ne, semoga oppa diterima di Universitas Yang oppa inginkan”Sooji mengepalkan Tangannya keaatas memberi semangat, Myungsoo tersenyum Kecut.

“Gomawo sooji, aku pergi dulu”

 

Cup

sebelum Myungsoo pergi sooji mengecup pipi kanan myungsoo kemudian berlari sekencang mungkin masuk kedalam Rumahnya meninggalkan myungsoo yang terdiam

“Sooji-ah, aku akan sangat merindukanmu nanti kalau kau seperti ini”gumam myungsoo sedih kemudian melanjutkan perjalanannya ke halte bus.

 

***

Ujian myungsoo hanya berlangsung 4 hari saja, dan 4 hari itu juga sooji tidak mengganggu myungsoo sama sekali, karna dia tahu myungsoo harus fokus pada ujuan akhirnya sebelum melanjutkan  keperguruan tinggi. Ngomong – ngomong tentang perguruan tinggi ,sooji penasaran myungsoo akan melanjutkan ke university mana, pikir sooji. Tidak mau pusing sooji mempunyai ide.

Tok tok tok

sooji mengetuk pintu jendela myungsoo, seperti biasa sooji melompat lagi dari balkon kamarnya kebalkon kamar myungsoo, suatu kebiasaan sooji atau sudah hobinya, wajar saja dia malas lewat pintu rumah myungsoo, kalau lewat dari pintuu pasti  dia bertemu Nyonya Kim nantinya dan ny.kim jadi mengajaknya mengobrol.

Sooji mengetuk kembali jendela myungsoo dan tidak ada terdengar suara myungsoo, sooji menggeser jendala myung dan ternyata tidak dikunci.

“yeah!”ucap sooji senang kemudian masuk kedalam kamar myungsoo, dilihatnya myungsoo sedang berbaring diatas tempat tidurnya.

Sooji langsung melompat ketempat tidur myungsoo dan  membuat pergerakan pada tempat tidur empuk myungsoo. Merasa tempat tidurnya bergoyang myungsoo langsung terbangun dilihatnya sooji menyengir disampingnya

“ya… kau membuatku terkejut”ucap myungsoo datar kemudian mendudukkan badannya, sooji memayunkan bibirnya seraya mengikuti myungsoo untuk duduk.

“seharusnya kalau oppa terkejut ekspresinya tidak seperti itu, tapi seperti ini” sooji membuat wajah terkejut dengan matanya melotot sambil membuka mulutnya.

Myungsoo menggeleng – gelengkan kepalanya, kemudian mengacaknya – acak  rambut sooji.

“yak…. “sooji berniat membalas myungsoo, tetapi myungsoo langsung menghindar dari sooji turun dari tempat tidurnya dan berlari , sooji tidak mau mengalah dia terus mengejar myungsoo

“sooji-ah geumanhe”pinta myungsoo sambil mengelak, sooji menggeleng masih mencoba menangkap myungsoo

“tidak aka.. ”myungsoo  menarik sooji mengapitnya dengan kedua lengannya didinding kamarnya, myungsoo menatap sooji dan membuat sooji terdiam memandang myungsoo dn jantungnya serasa ingin melompat.

“O.opp..”

CUP

Myungsoo mencium bibir sooji lembut, sooji yang awalnya terkejut, kemudian memejamkan matanya menikmati ciuman myungsoo, tangan kanan myungsoo memegang tengkuk leher sooji dan tangan kiri myungsoo memeluk pinggang sooji memperdalam ciuman mereka. Decakan – decakan menggema diruang kamar tersebut, myungsoo perlahan lahan membaringkan tubuh sooji dibawahnya.  Myungsoo hampir  menjelajahi leher jenjang sooji.

“ah… opp….pha geumanhe”desah sooji menyuruh myungsoo berhenti dan mendorong dada myungsoo. Myungsoo pun menghentikan aktivitasya. Kemudian duduk diikuti sooji

“sooji-ah, Mianh..hae”ucap myungsoo menyesal sambil menggenggam tangan sooji.

“gwenchana”sooji bangkit dan melongos pergi.

“ah… aku sudah gila sepertinya”gumam myungsoo setelah sooji pergi, dia merebahkan badannya diatas tempat tidunya, apa yang akan dia lakukan kalau bertemu sooji besok.

 

Dialain tempat seorang yeoja sedang melompat lomppat gembira sambil memegang dadanya.

“ah, jinjja”gumamnya  gembira,dia tidak mau orang tuanya mendengar apalagi myungsoo oppa.

 

***

 

Tok tok tok

“oppa, oppa dipanggil appa”hayoung membuka pintu kamar myungsoo dan menyembulkan setengah bananya

“oh, sebentar ne,”ucap myungsoo bangkit, hayoung menganggukan kepalanya kemudian berlalu pergi menutup kembali pintu Kamar myungsoo.

Myungsoo pun segera keluar dan berjalan kearah ruang kerja aayahnya.

Tok tok tok

“masuk Myung”ucap tuan kim, dia sudah tau kalau myungsoo akan datang.

“ne, appa” myungsoo langsung duduk didepan tuan kim.

Tuan kim menyerahkan amplop pada myungsoo yang isinya Tiket dan pasport myungsoo

“itu adalah  tiket pesawat dan pasportmu, kau akan segera brangkat besok siang”ucap tuan kim, myungsoo menatap amplop tersebut sebelum mengambilnya, dia tidak berkomentar banyak lagi, ini pilihannya.

“ne, appa”myungsoo menghormat pamit dan membawa amplop tersebut keluar dan kembali kekamarnya, dia harus packing untuk berangkat besok. Dia menatap sejenak kearah kamar sooji. Dilihatnya sooji sedang belajar untuk ujiannya, ya setalah mereka ujian dan tentu para hoobaenya juga menyusul untu ujian kenaikan kelas. Myungsoo sangat merindukan sooji, dia ingin sekali menggoda gadis itu sebelum dia brangkat , tapi selama seminggu ini dia tidak berani menemui gadis itu dan gadis itu juga seperti menghindarinya. Mungkin karena malam itu sepertinya.- pikir myungsoo kemudian melanjutkan mepacking pakaiaannya.

 

**

Pagi pagi sooji sudah bersiap siap kesekolah, ini adalah ujian terakhirnya, dia akan diantar mihoo, kebetulan minhoo masih didalam

“eonni annyeong”sapa hayoung dari balik dinding pembatas

“annyeong youngie, kau tidak sekolah?”tanya sooji, hayoung menggeleng

“hari ini uri oppa akan..”

“yak.. bae suzy, palliwa”ucapan hayoung terpotong karena minhoo memenggilnya

“youngie eonni berangkat dulu ne, annyeong”pamit suzy sebelum pergi dia melihat  myyungsoo yang baru keluar dari pintu, tapi sayangnya myungsoo tidak melihatnya.

Sooji menghela nafas kemudian masuk kedalam mobil minhoo menatap datar kedepan. Myungsoo tidak menemuinya selama beberapa hari ini, seharusnya dia menjelaskan tentang malam itu.

Dilain sisi, myungsoo membawa barang – barangnya keluar rumah dann memasukkannya kebagasi mobil meraka.

“oppa, apa kau sudah pamit pada suzy eonni?”tanya hayoung, myungsoo mengehentikan aktivitasnya sebentar

“pasti belum, aigooo eonni pasti akan sangat marah”ucap hayoung kemudian melongos masuk kedalam mobil, tuan dan ny. Kim sudah berada didalam mobil, bersiap siap – siap mengantarkan myungsoo kebandara.

Selama diperjalanan myungsoo hanya diam, dia tidak ingin melihat sooji menangis didepannya gara gara dia harus pergi, lebih baik dia tidak memberi tahu sooji, tapi sooji akan tahu sendiri sebenarnya, dan myungsoo tidak tahu bahwa  tidak pamit iitu yang akan membuat sooji bersedih.

 

***

“eomma? “panggil sooji yang baru pulang sekolah. Di mencari ibunya kedapur

“ada apa suzy?”tanya ny.bae sambil mencuci sayur yang baru dibelinya disupermarket.

“kenapa rumah myungsoo oppa sepi sekali?”tanya suzy pada ny.bae

“ah,,, mereka pergi kebandara tadi”ucap ny.bae

“siapa yang mau brangkat?”tanya sooji penasaran, tidak mungkinkan kalau

“myungsoo, dia akan kuliah diluar negri”ucap ny.bae, sooji langsung terdiam mendenngar ucapa ibunya tersebut, dan berlari kekamarnya membuka sepatu dan melompat kearah balkon kamar myungsoo.

Dia masuk da membuka jendela kemudiann berjalan kearah pakaian namja tersebut, dia meeteskan air matanya, pakaiann myungsoo tidak ada didalam lemarinya.

“Myungsoo oppa Pergi”lirihnya kembali kekamarnya dengan persaan sedih da berlinang air mata

“oppa, kau tidak pamit padaku”tanngis sooji,..

 

TBC

 

Hai, semua mian baru update setelah sekian lamanya, jujur saja aku baru sada FF ini dimulai dari tahun 2014 bulan dan baru update lagi tahun 2016 , itupun belum sampe END

Aigoo… saya minta maaf sebelumnya.

Mian kalau mengecewakan readers semua

Jangan lupa Komentarnya #BOW

 

7 responses to “[CHAPTER – PART 8] Pink Blossom

  1. Duhh kangennya sm ff ini.. it’s been along tine right😊 knp myungsoo g pamitan 😟. . Kasihan suzy..pdhl malamnya dikasih kisseu😤
    Ditunggu kelanjutannya yaa.. hwaiting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s