[Ficlet – Series] Second Choice #5

image

Second Choice #5
“The Second Choice part 1”
Laykim Artposter & Storyline
Main cast:
Sehun, Jiyeon, Suzy
Support cast:
Jongin & Seo Joohyun
Genre:
Tomance, AU, School life
Length: Ficlet – Series
Rating: General

Kondisi tubuh Oh Sehun telah membaik. Hari ini namja berkulit putih susu itu telah dinyatakan sembuh oleh sang dokter. Sehun dapat beraktivitas seperti sedia kala. Suzy sangat senang saat melihat Sehun di sekolah, meski namja itu masih belum berani melakukan sesuatu yang menguras banyak tenaga, seperti bermain dengan siswa lain, berolahraga, dan lain-lain.
“Sehun-a!” panggil Jongin lantang dari jarak kejauhan.
Sehun langsung menoleh ke arah Jongin sambil memamerkan senyum tipisnya. “Jongin-a, ada ala?”
Jongin datang mendekat dan menepuk bahu Sehun, seperti yang biasa ia lakukan pada teman yang lain. “Kau sudah kembali ke sekolah? Sudah sembuh?” tanya Jongin penasaran karena Sehun bisa sembuh dalam waktu cepat.
“Sebenarnya aku masih dalam pengawasan dokter. Yah, masih rawat jalan. Jadi aku bisa kembali ke sekolah. Aku tidak mau ketinggalan pesta dansa.” Sehun terkikik geli.
“Wah waah… kau ini tidak peduli sedang sakit, tetap saja ingin berpesta. Kau datang dengan Suzy atau Jiyeon?”
Pertanyaan Jongin membuat Sehun harus berpikir berkali-kali untuk menentukan pasangan dansa nanti. “Kau bicara apa? Tentu saja aku akan memilih Suzy.”
“Baguslah! Aku bisa mengajak Jiyeon ke pesta itu. Aku yakin dia tidak kalah cantik dari Suzy.” Jongin mulai membayangkan berdansa dengan Jiyeon di pesta dansa besok.
Sehun menggelengkan kepalanya, heran melihat tingkah temannya itu.
***

Pesta dansa dimulai. Lebih dari 50 pasang siswa telah datang dengan pakaian paling keren yang mereka miliki, termasuk Sehun, Suzy, Jiyeon, Jongin, Chanyeol, dan Joohyun. Sayangnya, pada malam itu, Jiyeon datang ke pesta sebagai bintang tamu. Ia diminta pihak panitia untuk menyanyikan beberapa lagu melow, balad dan RnB.

“Jiyeon-a, kau juga datang?” Tiba-tiba Sehun melontarkan pertanyaan itu saat Jiyeon baru saja datang, bahkan ia masih bingung harus duduk di sebelah mana.

Jiyeon menatap Sehun beberapa detik. Ia ingin bersikap dingin pada namja itu.
“Sudah lama kita tidak bertemu. Kau tidak menjengukku lagi.”

“Menjengukmu? Untuk apa aku menjengukmu? Ikut aku sebenatar saja. Ada yang ingin aku katakan padamu.” Jiyeon menarik lengan Sehun dan membawa namja itu ke tempat yang memiliki cahaya remang-remang dan belum banyak didatangi siswa lain.

Di sebuah ruangan yang sepi dan dihiasi lampu berwarna biru, Jiyeon ingin mengatakan sesuatu pada Sehun. Ia harus mengatakannya secepatnya sebelum acara dansa dimulai.
“Ada apa?” tanya Sehun langsung, karena ia tidak ingin berlama-lama berduaan dengan Jiyeon. Ia tidak ingin perasaannya beralih pada Jiyeon.

“Langsung saja, aku beri dua pilihan. Pertama, kau tetap bersama.Bae Suzy dan pergi dari hidupku. Begitu juga orang tua kita. Aku tidak mau keluargaku berhubungan lagi dengan keluargamu. Pilihan kedua, kau tinggalkan Suzy dan melanjutkan perjodohan kita. Dengan begitu, kau bisa mendapat separo saham di perusahaan keluargaku.”

Pilihan yang diajukan oleh Jiyeon membuat Sehun terperanjat. Pilihan pertama itulah yang diinginkan oleh Sehun. Akhirnya Jiyeon sependapat dengan dirinya. Tetapi kenapa harus membawa nama keluarga? “Aku memilih pilihan pertama.”

Deg!
Jiyeon merasakan sesuatu menusuk hatinya. Sebegitu senangnya Sehun membatalkan perjodohan itu. Jiyeon menarik nafas dalam-dalam dan berusaha untuk tetap tenang menghadapi Oh Sehun. “Nampaknya kau senang sekali jika perjodohan itu dibatalkan.”
Sehun tersenyum senang.

“Tentu saja. Tapi kenapa membawa nama keluarga?”

“Jangan senang dulu, Oh Sehun. Dengar, aku melakukan ini untuk kalian berdua, kau dan Suzy. Aku tidak ingin Suzy sakit hati karena kita berdua. Ah, lebih tepatnya karena diriku. Aku tidak mau menyakiti siapapun. Masalah keluarga, aku tahu kalau keluargamu sedang mempromosikan produk perusahaan secara besar-besaran untuk meningkatkan nilai saham kalian. Satu-satunya perusahaan yang masih bersedia membantu perusahaan kalian hanyalah perusahaan keluargaku. Maka dari itu, ayahmu dengan senang menjodohkan kita berdua. Kau telah memilih pilihan pertama. Jadi, mulai sekarang jangan pernah menyapaku, jangan bertemu denganku, kita anggap saja tidak pernah kenal. Keluargamu juga harus menjauhi keluargaku dan jangan harap kami mau membantu kalian.”

Sehun tercengang heran. Ia tidak menyangka pilihan yang telah dipilihnya akan serumit itu dan tentu saja ia harus berpikir ulang untuk meralat pilihannyapilihan. “Kenapa kau berbuat seperti itu?”

Jiyeon langsung menjawab. “Kita bertunangan karena keluargamu yang menginginkannya lebih dulu. Semua orang tahu kalau kita bertunangan. Jadi, saat membatalkannya, kami ingin ada konsekuensi yang kalian terima. Aku membatalkan perjodohan kita karena kau dan Suzy. Apakah aku harus berkorban lagi untukmu?”

Ops!
Jiyeon keceplosan. Ia hampir saja mengatakan kalau dirinya telah memberikan ginjalnya pada Sehun secara cuma-cuma.

“Apa maksudnya?” tanya Sehun selidik.
“Tidak. Maksudku, pengorbananku harus ada imbalannya. Keluargaku akan malu dengan pembatalan perjodohan itu. Jadi, aku minta keluargamu melupakan keluargaku. Itu belum impas, Sehun-a. Tapi kami tetap menerimanya.”

Sehun masih tidak mengerti maksud ucapan Jiyeon.
“Tidak usah bingung. Kau memilih Suzy dan melupakan segalanya tentang keluargaku. Selamat tinggal, Oh Sehun. Jangan pernah menemuiku atau sekedar menyapakumenyapa dan keluargaku.” Jiyeon beranjak pergi ke panggung untuk bersiap menyanyikan lagu-lagu paling populer.

Sementara itu, Suzy memandang Sehun yang baru saja bicara dengan Jiyeon. Hatinya tercabik-cabik setelah mendengar kata-kata Jiyeon. “Oppa!”

Sehun melihat Suzy samar namun ia sangat hafal mendengar suara kekasihnya itu.
“Pilihlah pilihan kedua, Oppa. Aku… tidak pantas bersamamu.” Tiba-tiba Suzy ingat ucapan nyonya Oh padanya.

Tbc

11 responses to “[Ficlet – Series] Second Choice #5

  1. Jiyeon jd dingin
    Dan sehun sepertinya rada ga rela dgn keputusan jiyeon
    Moga aja suzy bener2 ikhlas mau ngelepas sehun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s