[CHAPTER – PART 3] Ramadhan Love [END]

ramadhanloveposter4| Title : Ramadhan Love Special Eid Mubarak |

| Genre : Comedy, Family Life & Friendship |

| Main Cast : Kim Myungsoo [INFINITE] – Park Jiyeon [T-ARA] – Choi Minho [SHINEE] – Bae Suzy [MISS A] |

| Suport Cast : Kim Taehyung [BTS] as Myungsoo’s Brother – Kim Hanbin [IKON] as Jiyeon’s Brother – Joy [Red Velvet] as Suzy’s Sister – Sandara Park [2NE1] as Myungsoo’s Mother – Kim Jaejoong [JYJ] as Myungsoo’s Father – Kim Tae Hee [Actris] as Jiyeon’s Mother – Yoo Ah In [Actor] as Jiyeon’s Father – Tiffany Hwang [SNSD] as Minho’s Mother – Choi Seunghyun/TOP [Big Bang] as Minho’s Father – Hyomin Park [T-Ara] as Suzy’s Mother – Ok Taecyeon [2PM] as Suzy’s Father – Jungkook [BTS] – Bambam [GOT7] – Kim Jongin [EXO] |

| Author : VieLKim |

oOo~oOo~oOo

Summary : Hanya sekumpulan keluarga aneh yang tinggal di Desa Pelangi, berasal dari berbagai pelosok Suku, Daerah & Negara. Jiyeon yang keturunan Arab – Indo, Myungsoo keturunan Sunda – Jawa, Minho keturunan Malay – Medan, dan Suzy yang berasal dari Betawi asli. Penasaran. . . .? yuk mari baca!

Happy Reading😀

Chapter 3 (Special Eid Mubarak)

Gema takbir berkumandang, seluruh umat muslim berbondong-bondong menuju masjid untuk melaksanakan shalat idul adha. Tak terkecuali keluarga sederhana keturunan arab ini, keluarga Ah In appa dan Taehee umma sekaligus anak dua matawayangnya sicantik Jiyeon dan sitampan Hanbin. Mereka ber-4 sudah kompak memakai pakaian serba putih, sesekali mereka menyapa keluarga lain yang hendak pergi shalat idul adha juga

“Assalamu’alaikum jeng Dara” Itu suara taehee umma menyapa keluarga Jaejoong appa dan Dara umma sekaligus dua pangeran tampan Kim Myungsoo & Kim Taehyung yang berjalan dibelakangnya

“Wa’alaikumsalam jeng Taehee” sapa Dara umma juga, lalu keluarga Jaejoong mendekat kearah keluarga Ah In

Myungsoo dan Jiyeon keduanya masam-mesem satu sama lain

Sedangkan Taehyung dan Hanbin memutar bola matanya malas melihat kelakuan kakak-kakaknya

Kemudian mereka ber-8 berjalan bersama menuju masjid Al-Falah didekat kampungnya.

Ditengah jalan dekat sawahnya H.Suho mereka tak sengaja berpapasan dengan nenek Taeyeon yang sedang naik becak diontel oleh mang Siwon, ojek langganan Hanbin dan Taehyung pergi sekolah kalau cuaca lagi hujan dan gak ada angkot.

“Assalamu’alaikum nek, mau pergi shalat juga ya?” tanya taehee umma basa-basi

“Iya cu, nenek gak kuat jalan makanya naik ojeknya mang Siwon” jawab nenek Taeyeon yang sama sekali gak nyambung, namun tetap diangguki oleh taehee umma– menghormati orang tua katanya.

Jiyeon, Myungsoo, Ah In & Jaejoong appa terlihat menahan tawa, sedangkan Hanbin dan Taehyung sudah cekikikan. Dan berakhir dengan keduanya mendapat jitakan dari Dara umma, tak sopan menertawakan orang tua– katanya (lagi).

Pukul 08.00 setelah pulang shalat id Ah In appa terlihat sedang menggosok motor diteras rumahnya. “Jiy, kamu gak ikut ambil daging kurban dirumah H.Kyuhyun?” tanya Ah In appa pada Jiyeon yang sedang asik melahap kentang goreng ditangannya

“enggak ah bah males, lagian udah ada hanbin kan yang ngambil” jawab Jiyeon singkat kali ini sambil memainkan ponselnya

“Lah kok gitu? Kan lumayan buat bakar-bakaran nanti malam Jiy” kali ini suara taehee umma yang baru saja keluar dari rumah membawa satu cangkir teh hangat lalu menaruhnya diatas meja. Jiyeon hendak mengambilnya namun dengan cepat tangannya kena pukul oleh taehee umma “itu buat abah”. Sedangkan Jiyeon hanya nyengir.

“Assalamu’alaikum” anak soleh nan imut bernama Hanbin terlihat baru pulang, ia membawa dua kantung kresek dikedua tangannya, segera saja ia menaruh dua bungkusan plastik itu dimeja dan–

‘Gluk gluk gluk’ dengan muka tanpa dosanya, ia meneguk habis teh hangat yang berada dimeja.

Taehee umma langsung melotot. . .

Jiyeon menelan ludah. . .

“Oh iya bah, abah dicariin sama Pak Changmin tadi” lanjut Hanbin lagi, Changmin itu ketua RT di kampungnya. Sontak Ah In langsung panik, ‘Kedabrakk keddubrukkk’ dirinya kini dengan cepat sibuk membereskan peralatan bengkel[?]nya, ia baru ingat kalau dirinya dimintai bantuan oleh Pak Changmin untuk membantu memotong daging kurban.

Sedangkan Hanbin, yang merasa ditatap aneh sedari tadi oleh Jiyeon dan Taehee umma, merasa risih “Apaan sih?”

Ternyata. . .Hanbin tidak peka–

oOo~oOo~oOo

Kini malam yang ditunggu-tunggu semua orang telah tiba, lebih tepatnya hanya bagi keluarga pelangi[?]. Mereka sedang asik barbequan bersama, kata kerennya sih bakar-bakaran bersama. Sekarang mereka semua sudah berkumpul dikediaman keluarga Kim. Untuk tugas bakar-membakar diserahkan kepada para anak-anak yang dilakukan dibelakang pekarangan rumah Myungsoo, katanya sih enak luas. lebih luas dari lapangan upacara disekolah hanbin dan taehyung– itu menurut pendapat Hanbin sendiri :v

Kegiatan apa saja yang mereka lakukan, yuk mari kita intip. . .!

Suzy : Si kerudung ungu terlihat sedang berusaha memasukan daging pada tusukan sate dibantu oleh Joy adiknya.

Joy : Anak berkerudung kembang-kembang itu kini tengah membantu kakaknya, sesekali tampang anak itu menunjukkan ekspresi heran dan jijik. Bukan ditujukkan pada Suzy ataupun daging kambing dihadapannya, melainkan ekspresi itu ditujukan kepada Taehyung dan Hanbin yang terus saja menggodanya. Padahal Joy itu tidak suka pada Taehyung dan Hanbin. Ia malah mendeklarasikan/? dirinya sendiri anti TaeBin(Taehyung dan Hanbin)

Apalagi sejak peristiwa itu. . . . . .

Peristiwa dimana Joy sedang merayakan pesta ulang tahunnya yang ke-17, semuanya berjalan normal. Namun tak senormal ketika Taehyung dan Hanbin dua orang aneh dan jelek itu datang– itu menurut Joy. Semuanya berubah, saat keduanya berebut ingin berjabat tangan dengan Joy terlebih dulu. Keduanya saling tarik-menarik, dorong-mendorong dan berakhir dengan salah satu bocah hyperaktif itu menyenggol kue ulang tahun Joy yang bertingkat 5.

Pagi harinya, yang Hanbin dengar dari Jiyeon. Jiyeon mendengarnya langsung dari Suzy selaku kakaknya Joy. Malamnya, Joy menangis sesegukan. Mengurung diri dikamar dan malah meminta kue ulang tahun lagi namun kini yang bertingkat 10, coba bayangkan mana mungkin keluarga Suzy mengabulkannya, kue yang bertingkat 5 saja hampir menyentuh ujung pintu rumahnya, ini apalagi yang tingkat 10.

Jadi Hanbin dan Taehyung memutuskan patungan untuk mengganti kue Joy atas inisiatif mereka sendiri, Hanbin memakai sisa uang sakunya yang disimpan di dalam kaus kaki bekasnya, sedangkan Taehyung merelakan celengan ayamnya dipecah. Namun bukan celengan ayam miliknya, melainkan yang ia pecah adalah celengan kakaknya sendiri– Myungsoo. Ketika Myungsoo mengetahuinya ia lantas marah pada Taehyung, namun apa yang ia dengar justru semakin membuat ia geram. Menurut Taehyung tak apa membongkar celengan ayam jantan milik kakaknya toh asalkan si ayam betina miliknya masih hidup, siapa tahu celengan miliknya menetas semakin banyak dari ayam betina– pemikiran konyol bukan?

Dan kalau si ayam betina mati nanti siapa yang akan bertelur dan menghasilkan anak, kata Taehyung lagi. Myungsoo lantas segera membalasnya, jika tak ada ayam jantan, ayam betina pun tak akan bisa bertelur! balasnya dengan murka.

Myungsoo disini pun jadi ikut tak waras meladeni adik dan celengan ayam konyolnya itu. Kakak beradik itu terus saja berdebat sampai Dara umma tiba-tiba muncul dibalik pintu kamar dan bersenandung. . . .

‘Perdamaian. . .perdamaian, perdamaian. . . . perdamaian. Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai. . .Banyak yang cinta damai tapi perang semakin ramai. Bingung, bingung, ku memikirnya, bingung, bingung ku memikirnya. . . .” dara umma terus saja bernyanyi sambil mengitari kedua anaknya yang sekarang sudah mematung melihat kelakuan umma dan appanya, ya. . .Jaejoong appa pun ikut-ikutan berjoget, sambil sesekali memberi uang saweran[?] kepada Dara umma yang terus saja bernyanyi.

Keterpukauan alias kebengongan mereka berhenti seiring Dara umma dan Jaejong appa menghilang dibalik pintu kamar meninggalkan mereka berdua tanpa sepatah kata pun.

Akhirnya Taehyung juga memutuskan langsung pergi, memanfaatkan situasinya sekarang. Pergi kerumah Hanbin dan membeli kue bersamanya. Mereka membeli kue Brownies Cokelat dan memberikannya kepada Joy. Meskipun Joy masih sedikit kesal namun ia menerima saja, toh lumayan pikirnya. Setelah Joy memakannya, timbul bintik-bintik merah pada kulitnya. Ia yakin bintik-bintik itu muncul setelah ia makan kue dari TaeBin, lantas Suzy bertanya pada Jiyeon. Dan dari pengutaraan Hanbin, Jiyeon menjelaskan bahwa itu kue brownies cokelat rasa udang. Sebenarnya Jiyeon juga bingung, cokelat pun itu udah rasa setahunya, ini ditambah rasa lain. Yang lebih aneh lagi rasanya itu udang pula. Ia baru dengar kalau kue brownies ada yang rasa udang. Mungkin lain kali ia akan membelinya. Namun itu tak penting, yang terpenting sekarang adalah mengetahui bahwa Joy itu alergi udang.

Dan semenjak itulah Joy sangat anti dengan Taehyung dan Hanbin, meskipun mereka sudah saling memaafkan ketika idul fitri, namun Joy tetap waspada pada mereka berdua. Bukankah hal buruk bisa datang kapan saja? Dan Joy tak mau itu terjadi lagi!

Sekilas mengenai Joy yang mendeklarasikan dirinya anti TaeBin. Balik lagi ke belakang pekarangan rumah Myungsoo. Mengintip kegiatan bakar-bakaran mereka lagi. . . .yuk mari!

Taehyung dan Hanbin : Jangan tanyakan, mereka masih saja terus menggoda Joy, hingga Minho datang dan menginterupsinya untuk mencari kegiatan yang lebih penting dari pada mengganggu orang. Alhasil keduanya (TaeBin) pun hanya mendengus dan menuruti perintah Minho untuk membantu yang lain

Yakin membantu? ?

Minho : Setelah menasehati bocah badung itu, ia kini mengerjakan tugasnya kembali, ia terlihat sibuk dan beberapa kali mengusap peluh didahinya. Padahal jika dilihat, tugasnya hanya memotong daging menjadi beberapa bagian saja. Berlebihan memang, lihat saja dirinya kini terlihat seperti penjual daging oplosan[?] di pasar.

Myungsoo : Dia beberapa kali membenarkan letak peci dikepalanya, ia sedang sibuk membakar daging, membolak-balik, dan mengipasinya. Jiwa penjual sate maduranya tak lekang oleh waktu.

Jiyeon : Anak itu terlihat berurai air mata, bukan sedang menangis karena sakit hati apalagi patah hati. Namun, ia sedang sibuk mengulek sambal dan bumbu-bumbu dengan jemari lentiknya. Mungkin sebentar lagi ia akan beralih profesi menjadi tukang karedok cantik.

Sedangkan para orang tua sibuk bercengkrama di dalam rumah. Dara, Taehee, Tiffany dan Hyomin umma asik bergosip sambil nonton acara bintang pantura[?].

Tak jauh dari mereka, Jaejoong, Ah In, Seunghyun, dan Taecyeon appa ke-4nya terlihat menikmati kopi yang tadi dibuat oleh Dara umma sambil membicarakan pertandingan sepak bola kampung sebelah.

Mengenai makhluk-makhluk badung, nakal, pembuat onar, aneh bin ajaib namun tetap imut itu. Kini mereka (Hanbin-Taehyung-Jungkook-Bambam) memutuskan bermain bola saja sambil nunggu kakak-kakak mereka selesai katanya.

Bohong. . .!

Lebih tepatnya mereka telah diusir oleh para kakak, niatnya sih memang mereka mau membantu tapi malah mengacaukannya. Taehyung yang saat itu disuruh Jiyeon untuk mengambil kecap di dapur Dara umma malah mengambil oli milik Jaejoong appa yang ditaruh dekat gas elpiji.

Hanbin yang membantu Minho memotong daging, dengan jiwa seninya yang begitu tinggi justru memotong daging dengan bentuk segitiga, hati bahkan bintang. Bukannya bentuk dadu pada umumnya. Katanya sih biar enak dipandang mata.

*Tapi toh akhirnya kan dimakan juga ngapain ribet-ribet ceh! Iya gak readers?

Hanbin : Apa lu thor! Gue sambit juga lu!

*iya sambit aja, sambit dengan cintamu[?] #ngawangngawang

Hanbin : gezzzz~ -__-“

Balik lagi. Bambam yang juga membantu Jiyeon mengulek harusnya memasukan garam karena pengetahuannya minim pada bumbu masak berakhir dengan memasukan gula, alhasil sambal itu jadi kemanisan. Katanya sih biar kayak muka Jiyeon nunna

*ceh alasan!

Bambam : Masalah buat lu thor #melotot

Jungkok yang membantu Myungsoo membakar sate, malah membuat sate itu menjadi hitam. Bukan hitam karena kecap namun hitam karena gosong! Memang Jungkook ahli bakar-membakar, namun jika disuruh membakar daging jujur saja ia menyerah. Karena ia hanya ahli dalam bakar-membakar sampah katanya.

Dannnn setelah sekian lama, akhirnya meledak lah gas elpiji 3kg yang sejak tadi ditahan. alias Myungsoo marah besar dan mengusir ke-4 anak badung itu pergi dengan murka.

Akhirnya mereka ber-4 memutuskan bermain bola saja, daripada tidak ada kerjaan katanya– yah maklum lah mereka kan anak yang aktif, kelewat aktif malah :v

Belum mencapai 10 menit mereka bermain

“TAEHYUNGGGG. . . . .!” itu suara Myungsoo dari belakang pekarangan yang sampai terdengar disetiap sudut-sudut rumahnya.

Jaejoong appa yang sedang meminum kopinya di ruang tv, mendengar teriakan tersebut langsung menyemburkan kopinya dengan tidak elit kewajah Seunghyun appa.

“Astaga suara anak itu, tak jauh beda dengan suara diva ummanya hha. .ha” Jaejoong appa tertawa canggung, mengambil tissue dan mengusapkannya dengan tak berperasaan pada wajah Seunghyun yang kena semprot tadi. Berniat mencairkan suasana yang tadi sempat mencekam

Ah massa?

“TAEHYUNGGGGG. . . .!” kedua kalinya Myungsoo memanggil adiknya dengan sayang.

Hmm sayang ya?

“Ckk tae, kamu dipanggil tuh. Cepet sanah kebelakang” Hanbin mengingatkan Taehyung. Hanbin sih khawatir kalau kakaknya Taehyung ngamuk lagi. Ugh– padahalkan tak lama lagi Myungsoo juga akan jadi kakak iparnya. Membayangkannya saja ia sudah bergidik ngeri.

Namun Taehyung menghiraukan Hanbin dan tetap saja bermain bola.

‘Pluk Pluk Pluk Byar. . . . .’

‘Pluk Pluk Pluk Byar. . . . .’

Ya, itu suara bola bekel[?] yang sejak tadi Taehyung mainkan, lantas kalian mengira apa? Main sepak bola? Dengan jumlah mereka yang hanya sekucrut alias 4 biji itu jelas tidak memungkinkan bagi mereka untuk bermain sepak bola. Alhasil mereka hanya dapat bermain bola bekel kepunyaan Dara umma dulu waktu SMA

‘KRAYAKKK’ kali ini suara 5 kerang kecil yang direbut paksa oleh hanbin. Sambil tatapan tajamnya ia layangkan pada Taehyung.

“Astaga. Iya aku kebelakang!” Taehyung beranjak dari duduknya meninggalkan ke-3 sahabatnya yang mulai melanjutkan permainannya kembali. Taehyung berjalan dengan menggerutu sambil mengentak-hentakan kakinya.

“SEKARANG APALAGGI HYUNGGGG. . . .BUKANNYA TADI HYUNG MENYURUHKU PERGIIIIIII. . . .!” Taehyung berteriak tak kalah kencang dari Myungsoo setelah ia sampai di pekarangan

Lagi-lagi membuat orang yang ada di dalam rumah kaget, Hyomin umma yang baru saja menelan keripik kecimpring[?]nya tiba-tiba saja terasa tersangkut ditenggorokannya

‘uhukk uhukk’ ia sampai terbatuk-batuk. Dengan segera Dara umma menyodorkan segelas air putih pada Hyomin umma “Astaga! Anak-anakku itu memang mempunyai suara emas ha. .hha .” kini Dara umma tertawa tak kalah canggung dari Jaejoong appa sebelumnya. Entah malu dengan kedua anaknya yang memiliki suara menggelegar seperti dirinya mungkin.

Balik lagi ke belakang pekarangan rumah keluarga Kim, Myungsoo lantas melotot menatap adiknya yang baru saja berteriak padanya, ahh~ bukannya Myungsoo yang memulainya terlebih dahulu–

Taehyung memutar bola matanya malas “Iya iya kenapa? Ada apa memanggilku?” kali ini ia berkata dengan halusnya– terpaksa

“Nah. . . .kan begitu lebih baik. Tak sopan berteriak pada orang yang lebih tua” kali ini jiwa ustadz didiri Myungsoo kembali “Sebenarnya tidak apa-apa sih, hanya memastikan kamu main tidak jauh-jauh dari rumah”

What. . . . . .!

“APA?!” Taehyung shock “ASTAGA!! ASTAGA!! HYUNG MENYURUHKU KESINI HANYA UNTUK MENANYAKAN ITU PADAKU. OH MY GOD. INI SULIT DIPERCAYA!” teriak Taehyung lagi lebih menggelegar dari yang pertama

Membuat orang yang ada didalam rumah kaget (lagi)

“ASTAGAAA KIM MYUNGSOO! KIM TAEHYUNG! KALIAN BERDUA BISA TIDAK DIAM HAHH!. KALAU TIDAK! AKAN AKU TUTUP MULUT KALIAN DENGAN TUTUP PANCI!!!”

FINAL. . .Suara teriakan menggelegar dari Dara umma mampu membuat kakak beradik Kim itu bungkam

Tuh kan dibilang juga apa?

“Ya ampun teriakannya, sungguh luar biasa hyung” ujar Taehyung takjub yang diangguki oleh Myungsoo. Sebenarnya sih mereka sudah terlalu sering mendengarnya

“Ya sudah sana balik lagi!” Myungsoo dengan seenak jidat mengusir Taehyung setelah ia memanggilnya

“ckk iya iya” Taehyung hanya menggerutu kesal. Ia melangkahkan kakinya, baru sampai kakinya menyentuh lantai dalam rumah

“Tunggu Tae” kali ini suara Jiyeon

Taehyung membalikkan tubuhnya “Kenapa nun?”

“Tolong ambilkan ikan di empangnya abah Yesung ya” mendengar itu Taehyung mengerutkan alisnya bingung

“Itu buat Joy, katanya dia gak suka daging. Tolong ya Tae, kamu mau kan?”

Tanpa ditanya pun Taehyung pasti siap sedia, apasih yang enggak buat si cemewew[?] tapi yang jadi masalah kenapa enggak Joy aja yang ngomong langsung, kan Taehyung jadi kecewa. Oh iya dia baru ingat kalau Joy itu anti dengan dirinya. Jadi yasudah lah, emang dirinya bisa apa?

Jiyeon menyuruhnya mengambil ikan di empang abah Yesung, sedangkan yang ia ingat–

“Abah Yesung kan sedang pergi naik haji nun?”

Jiyeon memutar bola matanya “Ya. . .kan kamu bisa minta sama anaknya. Kim Jongin” Jika dilihat calon adik iparnya ini lemot juga, yah sebelas duabelas lah dengan adiknya sendiri– Hanbin.

“Ohh iya juga ya nun hhe” ujar Taehyung dengan cengiran bodohnya, anak itu dengan segera melangkahkan kakinya, berlari menuju teras rumahnya

“hey, temenin aku yuk ke abah yesung” ujar Taehyung kepada ke-3 sahabatnya yang masih asik bermain bola bekel

‘pluk pluk byar’ itu suara permainan Hanbin

“Aku sih mau aja Tae. Tapi. . .emang kamu punya ongkos?” tanya Hanbin yang masih sibuk bermain. Dan diangguki oleh Jungkook dan Bambam

Taehyung mengerutkan keningnya. Ongkos? Setahunya rumah abah Yesung kan deket dari rumahnya nggak perlu naik ojek. 5 langkah sampai rumah, tak perlu kirim surat, tinggal lambai hello sayang[?] hha

Hanbin yang sudah berhenti bermain. Melihat kerutan didahi Taehyung “Jangan pasang muka bego gitu. Emang kamu punya ongkos buat nyusul abah yesung naik Haji?”

Dan seketika itu juga Taehyung cengo

“Tuh, kan pasang muka bego lagi. Astaga!“ hanbin memutar bola matanya jengah

Dikatai bego berkali-kali, jelas Taehyung kesal! Sebenarnya disini siapa yang bego?!

“Lu yang bego Hanbin. . .! Maksud gue itu kerumah abah Yesung bukan ke mekkah nyusul abah Yesung!”

“elahh ngomong yang jelas dong dari tadi” Hanbin bangkit dari duduknyanya, menepuk-nepuk pantatnya yang tadi duduk lesehan dilantai ”hayuk lah, kita kemon” Hanbin melangkah mendahului Taehyung yang terlihat masih kesal.

“Assalamu’alaikum”

Tok Tok Tok

“Assalamu’alaikum”

Tok Tok Tok Tok

Hanbin dan Taehyung, kedua bocah itu terlihat sedang mengetuk pintu rumah keluarga abah Yesung. Namun tak ada jawaban sama sekali.

“ehh bin, apa gak ada oang ya didalam rumah?” Taehyung bertanya, dan Hanbin hanya mengendikan bahunya.

“Coba lah sekali lagi kita ketuk. Mungkin orang dalam rumah gak denger”

Taehyung menuruti perkataan Hanbin, mengetuk pintu itu lagi

“Assalamu’alaikum”

Tok Tok Tok

Cklek.

Krieeetttt~ kali ini pintu terbuka menampilkan sosok pria berkulit sedikit gelap mengenakan baju setelan hitam. Ditambah lampu di dalam rumah yang memang mati.

“ehh gak ada orang bin, terus siapa yang buka pintu” Taehyung bergidik ngeri, sedangkan Hanbin bocah itu terlihat memutar bola matanya malas meladeni Taehyung

Sedangkan orang yang ada didalam rumah, hanya berdecak kesal “ckk bocah berhenti mengataiku. Ada perlu apa datang kesini?”

“hhe jongin hyung ya hha. Aku tidak tahu” taehyung tertawa memaksakan diri “Maaf menggangu kedamaian hyung di alam sana, kami kesini hanya ingin minta ikan di empangnya abah Yesung. Hyung. .”

Tuh kan baru saja dibilang jangan ngatain, ini malah tambah ngatain lagi. lantas apa maksud kedamaian hyung di alam sana. Memeang dirinya dikira makhluk apa?! Dasar bocah sialan!– batin jongin

Namun karena dirinya malas meladeni bocah-bocah ingusan yang tak jelas akhirnya ia pun memutuskan membawa mereka ke belakang rumah dan memperbolehkan mereka membawa ikan. Namun mereka harus mengambilnya sendiri, Jongin tak berniat membantunya sama sekali setelah dengan tak tahu dirinya adik dari Myungsoo ini mengatainya.

Taehyung terlihat menggulung celana jeansnya sebatas lutut, begitu pun dengan Hanbin. Mereka bersiap nyemplung ke dalam empang berukuran lumayan luas milik abah Yesung itu.

oOo~oOo~oOo

Kini mereka ber– hmm ber berapa ya? Intinya semua keluarga pelangi ditambah Jongin yang diajak oleh Hanbin dan Taehyung.

*hmm ternyata kedua bocah itu punya sisi baik juga ya?

Taehyung : Maksud lo thor? kita gak baik gitu gezzz~ -__-“

Hanbin : Iya nih orang dari tadi ngeselin mulu. Kita ceburin ke empang juga lu!

*(Menatap kearah lain) dududududu lalalala. . .ehh perasaan tadi ada yang ngomong deh, iya gak sih? (nanya ke readers)

TaeBin : *siap-siap ngeluarin jurus wushu

Kembali lagi ke keluarga aneh bin ajaib itu, mereka sedang duduk berkeliling memutari beja bentuk segi empat memanjang. Dihadapannya sudah tersaji daging sate juga ikan lele yang tadi diambil oleh kedua bocah tengil Taehyung dan Hanbin. Juga segala es campur, dan lainnya yang menggoda lidah.

Mereka menikmati makan, sambil berbincang, tertawa dan bersenda gurau menikmati kebersamaan keluarga di malam penuh bintang bertaburan

END

oOo~oOo~oOo

Yeheehehe yehett~ akhirnya part ini selesai juga, adakah yang masih ingat ff abal ini hhe😀

Niatnya sih ini mau dibikin 5 part, soalnya keluarga Minho sama Suzy belum diceritain, cuman berhubung otak aku yang lagi kosong[?] waktu itu, jadi hanya bisa mentok di part 3 dan akhirnya dikhusus’in buat idul adha deh hhe

Untuk Myungyeon momment disini kyaknya sedikit dan malah gak ada ya *miannnnn :’)

Malah terkesan adik-adik absurd dari Myungyeon yang banyak di part ini aku sadar itu kok hha, entah kenapa lucu aja gitu ngeliat Taehyung sama Hanbin berasa ngeliat upin ipin[?] *nah lohh

Oh iya sebelumnya aku mau ngucapin Happy Eid Mubarak to all muslims^^

Leave your comments chingu mwah mwah :* peluk cium dari TaeBin hhaxd

5 responses to “[CHAPTER – PART 3] Ramadhan Love [END]

  1. Gila sumpah aku ngakak abis2an dipart ini pdhl aku blm bca part 1&2 nya… Tpi meski cerita’y sedikit agak aneh melihat mereka yg jdi sprti org indonesia & ber-agama islam membuat ku jdi ketawa ketiwi pas bca kta2’y sambil ngebayangin wajah2 mereka😀
    Lanjut dlu ach… Bca part 1,2 nya biar complit… ^^

  2. sumpah gw g rela bgt siwon oppa jd tukang becak… itu soal celengan malah jd ky melihara ayam idup aj ckck… kluarga Kim punya teriakan yg dahsyat tu…. ampun lucu bgt ini deh

  3. Wah thor kecepatan alurnya😦😦 bingung sedikit itu sholat id fitri/adha ????
    Soalnya part kemaren puasa terus langsung queban aja😦😦

    tapi cerita’y tetap bikin ngakak bin konyol hehehe
    keluarga pelangi bener penghuninya beraneka ragam jenis dan species hahaha

  4. ya ampun tingkah taebin bner2 ga ad duanya… Ditmbah suara myungsoo dan eomma dara yg menggelegar..bner2 kluarga aneh bin ajaib..ya sh moment myungyeon dkit bgtt…dtgu Ff myungyeon yg lainnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s