[CHAPTER – PART 2] Ramadhan Love

ramadhanlove2

Title                     : Ramadhan Love

Genre                   : Comedy, Family Life & Friendship

Author                 : VieLKim

Main Cast            :

– Kim Myungsoo [INFINITE]

– Kim Taehyung [BTS]

– Kim Jaejoong [JYJ]

– Sandara Park [2NE1]

Other Cast :

– Park Jiyeon [T-ARA]

– Choi Minho [SHINEE]

– Bae Suzy [MISS A]

– Kim Hanbin [iKON]

– Choi Seunghyun/TOP [BIG BANG]

***

“a abbah a ayo keluar bah, kebanjiran. . .kebanjiran” teriak hanbin masih dengan kondisi megap-megap/?nya yang membuat appanya bingung, Ah In appa mencoba menempelkan telapak tangan pada jidat anak bungsunya “Normal” ujarnya yang mengira bahwa anak laki-lakinya itu mungkin sudah tak waras.

“bwwaahahahaha” tawa Jiyeon pecah ketika baru saja keluar dari kamar hanbin. Hanbin yang baru saja menyadari kalau dirinya tertipu langsung berteriak “NUNNNAAA. . . .awass kau” teriakannya menggema diseluruh ruangan sambil terus mengejar Jiyeon yang berlari. Sedangkan Ah In appa hanya menggelengkan kepala melihat tingkah kedua anaknya itu lalu melanjutkan kembali acara nonton tvnya yang sempat tertunda.

(Chapter – Part 2) Ramadhan Love

“ Aku tidak bisa menahan perasaanku, perasaan yang entah tak bisa kujelaskan. . .sunyi hampa dan kosong begitulah kira-kira yang kurasakan . Aku ingin mengatakan sesuatu padamu, sesuatu yang menentukan hidup dan matiku. Bahwa aku. . . . . . .sekarang sangat sangat lapar dan ingin makannnnn!!??///” Kim Myungsoo

Jam menunjukkan pukul 02:20, seorang namja tampan selingkuhan author yaitu Kim Myungsoo yang mengenakan baju kokoh hitam terlihat sedang memegangi perutnya sambil sesekali memandang jam yang melingkar dipergelangan tangannya, disamping itu ia juga sedang sibuk membaca buku catatan yang bertengger manis dimeja belajarnya, rupanya dia sedang menghafal materi untuk presentasi kuliahnya besok. Tak hanya Myungsoo– Kim Taehyung laki-laki kiyut berambut cokelat itu kini sedang bersemedi sambil berdoa sesekali melirik buku catatannya, pasalnya besok ia akan mengikuti ulangan fisika disekolahnya, Taehyung terus mengkomat-kamitkan mulutnya membaca rumus-rumus yang tertulis rapih dibukunya, namun hasil yang didapat ia sama sekali tidak mengerti apa yang barusan ia baca -__-“ *poorteyung

‘BRAAKKK’ suara pintu yang terbuka kasar, sontak membuat kedua namja tampan yaitu Myungsoo dan Taehyung tersentak kaget, Myungsoo yang hendak menaruh buku bersampul cokelat dimeja belajarnya- namun karena kaget tak sengaja buku itu jatuh kedalam akuarium kecil yang berada tepat disamping rak meja belajar. Taehyung yang semula berada di sisi ranjang Myungsoo entah kenapa tiba-tiba sekarang ia berada di bawah lantai sambil terus memegangi dadanya, jantungnya hampir saja copot.

“TTARRA” ujar pria bermata bakso[?] dengan es campurnya *ehh apa ini–‘ ia berdiri dengan memasang muka aegyeonya, padahal yang tidak ada imut-imutnya sama sekali itu, sambil mengibas-ngibaskan selembar kertas kecil dari sebrang pintu kamar kakak-beradik Kim setelah berhasil mendobraknya.

“YAA!! Hyung kalau mau masuk kamar orang itu ketuk pintu dulu” teriak Taehyung kesal pada pria bermata bakso yang diketahui adalah Choi Minho teman kakanya sekaligus tetangga sebelah rumahnya. “Untung aku tidak punya riwayat penyakit jantung, astaga. . .” lanjut Taehyung lagi. Mendengar perkataan Taehyung barusan, Minho malah cengengesan. Sedangkan Myungsoo ia malah mondar-mandir tak jelas sambil memandangi bukunya yang sekarang sudah tak bernyawa “Hyaaaaa, bukuku. . .eoteohke??”

“Kenapa kamu Myung?” tanya Minho dengan tampang watadosnya yang membuat asap bakaran sate Madura/? dikepala Myungsoo ngepul kembali

Myungsoo menatap adiknya sekilas “Taehyung. . .habisi dia” lalu beralih pada Minho. Minho yang mencium gelagat busuk dari kakak-beradik dihadapannya ini tiba-tiba bergidik ngeri. Taehyung yang mengerti maksud dari kakaknya langsung bersiap dengan ancang-ancangnya “Ayoo. . . seranggggg dia hyung!!”

Myungsoo dan Taehyung sekarang sedang melakukan aksinya menggelitiki perut Minho “Rasakan ini Choi Minho” Myungsoo terus saja menggelitiki Minho hingga membuat Minho menggeliat menahan geli “hhha sshudahhh whoohoyy ” Minho terbata mencoba menghentikan aksi Myungsoo dan Taehyung, namun sayangnya kakak-beradik ini terlalu kompak yang terus saja menggelitiki perut Minho dengan jail tak memperdulikan rintihannya “hhahha akkhu kheshinihh chumanhh mhauu khasshihh undhanghhannh dharihh jhoyy” lanjut Minho lagi. Setelah mendengar ucapan Minho, Taehyung tiba-tiba bangkit menghentikan aksinya “Sumpeh lo?. . .mana mana undangannya hyung?! ” tanya Taehyung semangat pada Minho. Myungsoo yang bingung melihat tampang adiknya berseri-seri menghentikan aksinya pada Minho, dan beralih menatap Taehyung

“Semangat banget kamu tae” tanya Myungsoo heran pada adiknya

“Iya dong hyung, ini kan undangan dari my cemewew[?]” jawab Taehyung masih dengan wajah berseri-serinya, jika ini anime mungkin sekarang mata Taehyung sudah berbinar-binar bulat sempurna melebihi mata Minho dengan latar penuh bunga-bunga sakura dan kupu-kupu yang indah.

Minho yang mendengar ucapan Taehung menggaruk tengkuknya yang tak gatal “ehh ini bukan dari cemewew tapi dari si Joy adiknya Suzy. . . JO to the Y = JOY” tutur Minho pada Taehyung sambil mengeja dengan jelas nama Joy

“Ahh elahh sama aja hyung, Joy is my cemewew[?]”

“Iya dah -__- teserah lu aja tae, ini nih kalian berdua harus dateng ya, datanglah dengan hati yang ringan tapi dengan tangan yang berat oke” Minho menyerahkan surat undangan kecil berwarna biru langit pada Taehyung dan Myungsoo.

“Acara apa nih?” Myungsoo membolak-balikan kertas undangan yang barusan diterimanya

“Acara ulang tahun” jawab Minho

“Acaranya jam berapa?” tanya Myungsoo lagi

“Besok jam lima sekalian buka bersama” jelas Minho. Myungsoo hanya ber ‘oh’ ria mengangguk mendengar penjelasan dari Minho

“Ini acaranya dimana?” tanya Myungsoo lagi yang membuat Minho err~

“Lu belum pernah ngerasain nyium sendal gue Myung?!”

“hhe sorry bro gak usah, makasih. . .daripada nyium sendal lo mending gue nyium Jiyeon”

“-___- ya sudah lah aku pamit ya myung” Minho hendak meninggalkan kamar Myungsoo namun urung ketika melihat wajah Taehyung yang masih mesem-mesem tak jelas sambil geluntungan[?] kanan-kiri diranjang Mungsoo. Mungkin ia sedang dibakar api kasmaran, namun tingkahnya lebih terlihat seperti orang gila belum minum obat *dikroyokpenstaehyungxd

“Sebaiknya kau bawa adikmu ke pskiater Myung ckck” dengan tampang miris Minho melihat ke arah Taehyung sambil terus menggelengkan kepalanya. Taehyung yang mendengar perkataan Minho langsung bangkit dari ranjang

“YAA!! Hyung kau mengataiku Gila?!” teriak Taehyung tak terima

“Kau sendiri yang mengatakannya, bukan aku” jawab Minho enteng sambil menahan tawa

Taehyung yang sudah kesal sampai ubun-ubun, langsung melempar sandalnya kearah Minho tapi sayangnya hanya mengenai pintu saja karena Minho sudah berhasil kabur.

“AISSSHHH TAMU MACAM APA KAU HYUNG!!!”

***

Sore hari terlihat Sandara umma sedang menyapu halaman rumah menggunakan sapu ijuk sambil mulutnya terus bersenandung dengan merdunya “Aku mah apa atuh hanya selingkuhan kamu. . .aku mah apa atuh hanya pacar gelapmu. . .” bak seorang diva ekspresinyapun dibuat-buat seakan memang benar-benar merasakannya, sesekali sapu ijukpun ia jadikan mikrofon. Taehyung yang baru saja keluar dari rumah mengerutkan dahinya heran melihat kelakuan ummanya.

“Assalamu’alaikum” suara berat dari pagar pekarangan rumah itu sukses menghentikan kegilaan[?] Dara umma

“ehh wa’alaikumsalam pak Seunghyun” jawab Dara umma dengan senyum yang tak pernah hilang dari wajahnya. yahh memang ibu dari Myung-Tae ini sepertinya setiap hari terlihat bahagia.

“Pak Jaejoong-nya ada bu?” tanya pria seumuran dengan appa Myung-Tae yang ternyata adalah ayah dari Minho tetangga samping rumahnya sendiri.

“ohh ada ada, dari tadi ia marah-marah terus”

“heh marah-marah?” dalam hati pria ini bigung, Pak Jaejoong marah-marah kenapa? Apa karena urusan rumah tangga ataukah apa?

“iya karena sedari tadi mas Jaejoong kalah terus melawan Myungsoo main catur hhe”

“ALAMAK. . .ambo kira apa?” tiba-tiba refleks pria itu mengeluarkan logat anehnya “Boleh tak saya masuk makci?” kali ini dengan logat upin ipin.

“Boleh. .boleh, silahkan masuk saja” Dara umma yang melihat Taehyung yang berdiri didepan pintu dengan wajah yang sulit dideskripsikan itu berseru dari jauh “Taehyung-ahh jangan bengong terus, lebih baik kau antar om Seunghyun kedalam nak” serunya sontak membuat Taehyung beralih menatap ummanya

“ehh iya ayo om” ujar Taehyung. Seunghyun mengikuti Taehyung dari belakang sampailah mereka di belakang rumah menampakkan dua orang yang sedang asik bermain catur dengan wajah penuh cemong bedak tabur yang ternyara milik Dara umma. Namun tidak bagi Myungsoo wajah lelaki itu benar-benar bersih tak ada satupun bedak yang menempel pada wajah tampannya, sedangkan Jaejoong appa yang sejak tadi kalah melawan Myungsoo, kini wajahnya bagai ondel-ondel betawi yang siap untuk diarak[?]

“Bah. . .ada tukang ojek nyariin abah” Ujar Taehyung membuat kedua pria dihadapannya menghentikan aktifitas bermain sejenak lalu menengok dengan kompak kearahnya

“Tukang ojek siapa?” tanya Jaejoong appa entah pada siapa, setahunya ia tidak mempunyai kenalan tukang ojek. Lalu ia menatap anak sulungnya Myungsoo, namun Myungsoo hanya mengendikkan bahunya pertanda tak tahu. Taehyung yang tidak memberi penjelasan lebih, langsung duduk disebelah kakaknya.

“Assalamu’alaikum. . . ya akhi ya. .ukhti. . . .salam-salam hai saudaraku, smoga Allah merahmatimu. . .salam-salam wahai semua smoga hidup jadi bahagia. . .” Seunghyun keluar dari balik pintu menyapa keluarga Kim dengan nyanyian dari Opick, tentusaja dengan gerakan tangannya tak lupa, mungkin ia sekarang sedang terkena virus Dara umma. Sedangkan mereka(Jaejoong-Myungsoo-Taehyung) yang disapa malah bengong menatap Seunghyung dengan mulut ketiganya menganga lebar.

“Amboyy amboyy amboyy. . . .kenapa kalian tak cakap balas aku lah. . .” Seunghyun heran dengan ketiga lelaki dihadapannya yang malah bengong saja, tapi tentu lebih heran lagi mereka bertiga melihat kelakuan Seunghyun yang aneh. Seunghyun mengibas-ngibaskan telapak tangannya bergantian satu per satu diwajah mereka. Setelah sadar Jaejoong appa mempersilahkan Seunghyun untuk duduk disebelahnya

“eyy Taehyung, kau bilang tadi tukang ojek yang datang?” tanya Jaejoong appa melirik anak bungsunya memastikan

“memang benar bah, om T.O.P kalau dijabarkan itu (Tukang Ojek Pengkolan) hha iya nggak hyung?” Taehyung tertawa renyah dengan Myungsoo, sedangkan Seunghyun yang mempunyai julukan TOP itu kembali bersenandung “Sakittttt. . . .sakitttt. . .sakitnya tuh disini. . .sakittt. . .sakittt. . .sakitnya tuh disini” namun kini dengan ekspresi sedih sambil terus memegangi dadanya. Lagi-lagi aksi Seunghyun itu membuat keluarga Kim tercengang.

“hmm. . .kalian tak ajak aku bemain, aku bisa lah sikit-sikit” Ujar Seunghyun dengan logat Malaysianya. Pernyataan Seunghyun sontak menyadarkan mereka kembali.

“Om bisa bahasa upin-ipin” ujar Taehyung, pasalnya om didepannya itu bisa tahu bahasa film kartun yan sering ditontonnya.

“ehhh tapi hyung mah suka kasihan sama upin Tae?” Ujar Myungsoo kemudian setelah mendengar nama kartun yang pernah ditonton bersama adiknya tersebut

“Kasihan kenapa hyung?”

“ya kasihan, liat aja rambutnya. .apa mungkin waktu bayi si upin cuman disampohin ubun-ubunnya doang sama neneknya, makanya yang numbuh cuman sebatang”

“Lahhh aku mah lebihh kasihan sama si ipin hyung”

“Kenapa emang?”

“ya dia belum pernah ngerasain yang namanya shampo’an”

Sedetik kemudian kakak-adik itu saling menatap “BWWAHAHAHAHA iya iya” keduanya tertawa cekikikan sambil memegang perut masing-masing. Sedangkan Jaejoong appa dan Seunghyun malah menggelengkan kepalanya sedari tadi mendengar percakapan yang dilontarkan kakak-beradik ini.

***

‘Allahu akbar. . .allahu akbar. . . .’suara adzan isya berkumandang

“Tae shalat yu” ajak Myungsoo kepada adiknya yang sedang bermain PSP

“Nanti lah hyung” ujar Taehyung masih berkutat dengan PSP-nya

“Jangan nanti-nanti. Ayo sekarang bareng sama hyung sekalian” Myungsoo merebut PSP yang ada digenggaman Taehyung, lalu melemparnya kearah sofa tempat disamping Taehyung duduk.

“Sandalku masih baru hyung, takut hilang” ujar Taehyung dengan polosnya yang membuat Myungsoo sedikit geram, namun ia mencoba sesabar mungkin menghadapi adik satu-satunya ini.

“Yasudah pakai sandal yang lama saja, cepat sanah siap-siap”

“Iya hyung”

Tak berapa lama Taehyung kembali dengan sandal yang dibawanya dari teras belakang rumah

“ehh itu sandal siapa, besar sekali” tanya Myungsoo kemudian melihat sandal jepit hijau muda yang dibawa adiknya nampak besar.

“Mungkin punya abah hyung, sudahlah ayo berangkat” ajak Taehyung kemudian.

Ditempat lain. . . .

“Ambu .. . sandal abah mana?” teriak Jaejoong dari teras belakang rumah hendak pergi taraweh

“Loh kok nanya ambu, abah naruhnya dimana emang” Dara umma mendekat kearah Jaejoong yang terlihat masih mencari sandalnya

“Tadi abah taruh disini, kok tiba-tiba hilang ya?” Jaejoong appa menggaruk tengkuknya yang tak gatal

“Sudah pakai sandal yang lain saja, ayu buruan berangkat nanti telat” Ujar Dara umma sambil membenarkan mukenah yang dipakainya

***

To be continued. . . . .

Gimana. . .gimana?? adakah yang nunggu ff abal ini hhe😀 kalo ada aku seneng *lompat girang. .atau malah enggak *nangis dipelukan myungsoo T^T

Gimana nih readers efek[?] apa yang kalian dapet setelah baca ff ini, tulis aja dikolom komentar jangan nulis di tembok rumahnya tante Dara, nanti kena omel abah Jaejoong LoLxd

16 responses to “[CHAPTER – PART 2] Ramadhan Love

  1. Ya ampun udh ga kuat nich perut dri tdi diobok2 trus ama cerita author yg satu ini… Cocok bgt kya’y nich klo mereka semua jdi pelawak, atau mungkin lbh tepat’y author’y mungkin, hehehe…. Pisss😀 *author : What?! Ditendang author (Abaikan).

  2. Saaketty peyuuut ane…
    Ya ambrukkk kocak nya… t.o.p -> tukang ojek pengkolan
    wah authornya minta dibacok nih ama vip hahahaaaa
    Keren keren lanjooooottttt

  3. Yya !!! saeng !!! kali ini kau menistakan TOP oppa,ahhh aku lagi suka2nya banget sama TOP oppa mengapa karakternya begini rupa, kaya si jarjit….wkwkkwkwk, apalagi singkatan namanya ga banget, ealah nemu aje deh ye. Ini ff ringan dan menghibur binggo, meskipun ga ada moment MyungYeon tp sumpah aku betah bacanya, next keluarga abang Minho ya, pls jangan gila dong saeng…….johae…..fyi, kali ini aku disamperin sama bos ku yg org korea, gegara baca ini pake ketawa, abis mo baca nanti ud ga sabaraan…hiks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s