[Ch.4] You’re My

You're MyYou’re My
@Kethychan Present
Cast:
Kim Myungsoo||Park Jiyeon
Other cast:
Choi Minho||Jung Soojung
Genre:
Fantasy –Romance||Sadness –AU
Disclammer:
Hohoho… Kethy balik egen dengan membawa fanfic genre Fantasi yang main castnya Myungyeon egen. Mau gimana lagi kethy dah jatuh cinta dengan couple ini :V. Gk banyak cuap –cuap sihh, happy reading ajh dehh…
Plot is mine, Don’t plagiat
Mulai saat ini kita telah terhubung oleh takdir, jadi aku minta jangan pernah tinggalkan aku

Author P.O.V

Setelah melewati berbagai ruang dan waktu, kini Jiyeon telah tiba disebuah ruangan yang cukup asing bagi dirinya. Banyak perabotan yang asing bagi dirinya ia hanya dapat menatap bingung serta heran. Seketika saja ia sudah tak merasakan genggaman tangan Myungsoo lagi. Namja itu kini tengah berlonjak –lonjak penuh kebahagiaan.

“Ini apartement ku! Aku kembali, aku sudah di Seoul!” teriaknya histeris dan ia tak henti- hentinya tersenyum penuh kebahagiaan.

Kringgg…
Suara dering telpon apartement nya seketika membuatnya tersadar dari imajinasi kebahagiaannya. Ia perlahan berjalan mendekat kearah telpon berdering tersebut.

“Yeoboseoyo?” sahut nya singkat.

“Yakk! Kau menghilang kemana saja selama hampir 1 minggu ini, hah?! Kenapa ponsel mu juga tak aktif bocah tengik!” ucap seseorang disebrang sana dengan penuh emosi.

“Itu… Aku –“ kalimat Myungsoo terhenti manakala saat ia mengalihkan pandangannya kearah Jiyeon ia mendapati gadis bermata kucing tersebut telah tergeletak lemas dilantai apartementnya.

“Hyung! Besok akan ku jelaskan semuanya, mianhae “

PIP!
Myungsoo mematikan sambungannya begitu saja, ia berjalan cepat kearah Jiyeon yang wajahnya sudah membiru. Di gendongnya gadis tersebut menuju kamarnya.

“Ya! Yeoja aneh, kau kenapa?! Kenapa wajah mu memucat seperti ini?” ucapnya dengan penuh kecemasan. Saat namja bersurai hitam pekat tersebut akan meninggalkan kamarnya untuk mengambil air kompresan, langkahnya seketika terhenti manakala ia mendengar suara parau meluncur begitu saja dari bibir gadis tersebut.

“Jebal jangan tinggalkan aku, tetaplah berada disisi ku. Jeongmal jebalyo!” pintanya dengan suara rendah. Myungsoo mengurungkan niatnya dan berbalik duduk disisi ranjangnya. Entah mengapa tangan Myungsoo perlahan terulur untuk mengelus pelan pucuk kepala gadis tersebut.

“Kau kenapa bisa sampai sepucat ini?” tanya Myungsoo dengan tatapan dinginya. “Aku terlalu banyak mengeluarkan energi dalam tubuhku, maka dari itu tubuhku menjadi lemah seperti ini. Tapi tenang saja, cukup dengan istirahat semuanya akan baik –baik saja” jawabnya disertai senyuman singkatnya.

“Oh begitukah, jika memang begitu tidurlah. Aku akan menemanimu,” gumamnya datar. Jiyeon perlahan memejamkan matanya, kini ia mulai memasuki alam bawah sadarnya.

“Apakah menyakitkan? Apakah begitu menyiksa?” parau Myungsoo sambil mengusap pelan pucuk kepala gadis bersurai coklat tersebut.

***

Sang mentari telah mencul disinggasana, cahaya sang mentari yang cukup menyilaukan tersebut membuat sosok yang tengah tertidur dengan pulasnya terbangun begitu saja karena cahaya mentari tersebut telah mengusik indra penglihatannya. Perlahan direnggangkannya pergelangan otot –otot ditubuhnya yang terasa kaku. Setelah merasa kesadarannya benar –benar pulih sosok tersebut bangkit dari tempat tidurnya.

Sosok tersebut kini tengah menyelusuri tempat yang dipenuhi oleh benda –benda asing dan aneh –menurutnya. Sesekali disentuhnya benda –benda aneh dan asing tersebut dengan takut –takut.

Ctek…
Tanpa sengaja ia menekan sedikit keras tombol yang berada dibenda berbentuk persegi tersebut. Dan seketika saja muncul gambar binatang –binatang yang sering ia liat di Shanghyang. Ia mendekatkan wajahnya didekat benda tersebut, sesekali matanya membulat takjub.

“Myung –ie!!” pekiknya histeris. Sontak mendengar pekikkan tersebut sosok yang disuarakan namanya segera beranjak kearah yeoja tersebut.

“Ada apa?!” gumamnya singkat nan dingin. “Lihat ini, hewan –hewan yang ada didalam benda persegi ini bisa berbicara semua, hebat sekali. Ternyata Seoul sangat menakjubkan! Myung –ie apakah kau bisa mempertemukan ku dengan para hewan tersebut!” Jiyeon menunjukan tatapan polosnya. Myungsoo yang mendengarkan ucapan gadis dihadapannya hanya dapat mendengus pasrah dan memutar bolah matanya malas.

“Itu tidak mungkin, mereka tidak bisa berbicara seperti yang kau bayangkan. Itu semua hanyalah fantasy, buatan manusia. Mereka tak ada dikehidupan nyata. Dan satu lagi, benda persegi dihadapan mu ini namanya TV, kau harus mengingat nya dan kau harus banyak belajar tentang dunia ini, arrachi?!” tegas Myungsoo panjang lebar, gadis bersurai coklat tersebut mengangguk mantap mendengar ucapan namja dihadapannya.

“Ah! Ya aku hampir lupa, jika ada yang bertanya tentang jati dirimu. Kau cukup mengatakan bahwa kau adalah sepupu ku dan kau berasal dari Jepang. Jika ada yang menanyakan tentang orang tua mu cukup katakan mereka telah meninggal, kau mengerti?” lagi dan lagi Jiyeon hanya mengangguk mengerti atas ucapan Myungsoo tanpa membantah sedikitpun.

“Myung –ie apakah dengan aku menuruti semua keinginanmu itu kau tak akan meninggalkan ku? Jika aku melakukan semua yang kau minta, kau akan tetap selalu berada disisi ku, bukan?” Jiyeon menunjukkan tatapan penuh harapnya, sedangkan namja bersurai hitam pekat tersebut nampak sangat gelisah mendengar ucapan gadis disisinya.

“Ent –“ kalimat Myungsoo terhenti manakala ia mendengar suara bel apartementnya yang terdengar begitu nyaring. Namja tersebut segera saja meninggalkan gadis bermata kucing tersebut begitu saja tanpa memperdulikan ekspresi kecewa diwajahnya.

“Apakah itu artinya ‘Tidak’?”lirihnya dengan kepala tertunduk ia berjalan menyusul Myungsoo kedepan pintu.

Myungsoo terlonjak kaget manakala ia mendapati seorang tamu yang tak terduga baginya. Ia tak sanggup membuka mulutnya, ekspresi terkejut begitu mengusainya. Sekedar hanya untuk menyapa sosok dihadapannya pun ia tak mampu. Hingga ia merasakan sebuah tepukkan yang sedikit keras dipundaknya dan hal tersebut mampu membuatnya tersadar.

“Myung –ie nuguya?” tanya gadis bermata kucing tersebut sambil matanya terus saja menatap yeoja dihadapannya dari atas hingga kebawah dengan tatapan tak sukanya. “Dia –“ kalimat Myungsoo terpotong karena Jiyeon seketika saja memekik histeris

“Jung Soojung kah?! “ Myungsoo yang melihat ekspresi histeris Jiyeon yang begitu berlebihan hanya dapat mendengus kesal. Sedangkan gadis yang namanya disuarakan hanya dapat menatap datar gadis aneh dihadapannya.

“ Myungsoo –ya dia siapa? Kekasih baru mu?” terdengar decakkan tak suka dari nada suara Soojung. Mendengar persepsi yang terlontar begitu saja dari mulut Soojung, namja tersebut seketika saja terlonjak kaget.

“Ah.. Lebih baik kau masuk kedalam dulu,” ucap Myungsoo singkat dan mempersilahkan Soojung masuk ke apartementnya. Jiyeon untuk kesekian kalinya hanya dapat membisu dan menatap tak suka kearah Sojung yang berjalan didepannya.

“Oppa aku butuh semua penjelasmu!” pintanya dengan tatapan memaksa. Gadis bersurai gelombang tersebut sengaja menekankan kata ‘SEMUA’ pada Myungsoo. Namja bersurai pekat tersebut sedikit tersentak dengan permintaan gadis dihadapannya, ia menghela nafas beratnya. Di tatapnya teduh kearah gadis bersurai blonde itu. Jiyeon yang memperhatikan perbedaan sikap Myungsoo pada Soojung sejak tadi hanya dapat melemparkan tatapan tak suka nya untuk kesekian kalinya pada Soojung.

“Jiyeon, dia sepupuku dari Jepang. Seminggu lalu aku tiba –tiba menghilang begitu saja karena keluarga ku yang ada di Jepang mengabarkan bahwa orang tua nya meninggal. Ahjussi dan ahjumma Park memiliki pesan terakhir, dia menginginkan aku merawat Jiyeon. Maka dari itu sekarang dia bisa ada disini,” jelas Myungsoo panjang lebar. Gadis bersurai blonde tersebut berjalan mendekat kearah Myungsoo, ia duduk disisi kiri namja tersebut.
“Hah! Syukurlah, aku bisa tenang sekarang,” ucapnya lega, ia mengusap pelan pucuk kepala Myungsoo. Namja tersebut tersentak saat mendapatkan perlakuan tersebut dari Soojung. Usapan pelan di pucuk kepalanya adalah perlakuan dari Soojung yang paling ia suka. Myungsoo mengembangkan senyuman penuh bahagianya. Jiyeon sudah tak sanggup menahan amarahnya, jemarinya telah terkepal begitu kuat dan emosinya sudah meluap –luap manakala ia melihat perlakuan tipu muslihat dari Soojung pada pangerannya.

“Cih! Dasar yeoja ular. Kau kesini bukan karena benar –benar ingin bertemu dengan Myungsoo, bukan? Kau kemari karena memiliki maksud tersulubung, bukan? Isi kepala mu sangat transparan sekali, mudah tertebak. Cih! Dasar yeoja tak tahu malu!” ujar Jiyeon dengan tatapan menusuknya.

Mulutku tak dapat terkontrol lagi, aku berkata –kata tajam lagi…

“Ya! Apa maksud mu berka –“ kalimat gadis bersurai blonde tersebut terputus saat Jiyeon kembali melanjutkan ucapannya.

“Kau mendekati Myungsoo kembali karena kau ingin popularitasmu terangkat lagi, bukan? Keputusanmu waktu itu meninggalkan Myungsoo demi namja itu adalah hal yang paling salah yang pernah kau ambil. Maka dari itu kau mendekati Myungsoo lagi untuk menonggak kembali kepopularitasan mu, bukan?! Setelah semuanya sudah berjalan dengan normal lagi sesuai yang kau inginkan kau akan mencampahkan Myungsoo lagi, itu kan rencana mu nona Jung Soojung –shi?!” decak Jiyeon sarkastik.

Myungsoo yang mendengar penuturan tajam nan menusuk dari Jiyeon seketika saja tersentak. Soojung hanya dapat membisu mendengar tuduhan yang ia dapat.

Plak…
Tanpa sadar tangan Myungsoo tergerak untuk menampar wajah gadis bersurai coklat tersebut. Ia tersentak saat mendapatkan tamparan yang cukup keras dari Myungsoo.

“Cukup! Tutup mulut mu itu PARK JIYEON! Kau tak mengenal Soojung seperti apa, jadi jangan pernah menyimpulkan hal sekeji itu begitu saja. Aku yakin Soojung sudah berubah dan tak akan melakukan hal tersebut! Sekarang MASUK KEKAMAR MU, renungkan apa yang sudah kau katakana tadi!” gumam Myungsoo dengan nada suara datar nan dinginnya. Gadis itu perlahan berjalan meninggalkan ruangan tersebut dengan tatapan terlukanya.

“Ahaha… Hal itu pantas kau dapatkan nona Park!” batin Soojung penuh kemenangan.

Seharunya aku bisa menahan emosiku dan hal ini pasti tak akan terjadi. Myung –ie pasti sekarang akan sangat membenci ku._Jiyeon

***

Selepas Soojung meninggalkan apartement Myungsoo. Keheningan kini menghinggapi ruangan tersebut. Tak terdengar sedikitpun tingkah onar dari Jiyeon. Terdengar derit pintu yang terbuka, gadis bermata kucing tersebut menyembulkan kepalanya dan tatapannya kini telah bertemu dengan Myungsoo.

“Kau sudah merenungkan apa yang kau katakan tadi, bukan?” decak Myungsoo dingin.

“Tidak, tidak sama sekali.” balas Jiyeon tak kalah dinginya.

“Jika begitu, aku akan meninggalkan mu! Aku tak akan mau berada disisimu, sampai kapanpun aku tak mau!” ancamnya dengan tatapan yang begitu menusuk. Tanpa disadari oleh Jiyeon, air mata telah merembak dipelupuk matanya. Di tatapnya penuh luka pada namja didepannya.

“Kau tahu, aku ini makluk suci. Mana mungkin aku akan membohongimu. Kata –kata ku semuanya tadi adalah kejujuran, aku sama sekali tak berbohong! Aku dapat membaca pikirannya dengan aku melihat wajahnya, apa kau lupa dengan kelebihan ku itu Myungsoo -shi?!” parau gadis itu. Air mata kini telah membasahi wajahnya dengan derasnya.

“Jika kau mengingat hal itu, apakah kau masih bisa mengatakan aku berbohong?! Jangan kembali padanya lagi, dia menipumu. Percayalah padaku, aku tak ingin melihatmu terluka lebih dari ini, Myung –ie!” isaknya semakin mengeras. Myungsoo terpaku ditempatnya, tatapannya tetap sama. Datar nan dingin. Ia hanya dapat bergeming ditempatnya.

“Benarkah begitu?” cicit Myungsoo pelan tanpa menatap wajah Jiyeon sedikitpun.

“Kau bisa mempercayaiku! Myungsoo –ya berjanjilah padaku untuk tak akan pernah meninggalkan ku dan kau akan selalu berada disisiku, yah?!” ucap Jiyeon penuh dengan harap, namun ia hanya mendapat tatapan begitu kosong dari namja didepannya.

“Aku tak yakin,”

To Be Continue…
*Cuap -cuap Author*

Hohoho Kethy balik egen :v
eottoekhae dengan part ini?
Myungsoo nyebelin abis ngak? Myungsoo tega ngakk?
Kalian setuju, bukan? Uri Jiyi kasian amat yahh😥
Kethy yg nulis ajh kesel sndri #Eh/?
Liat bang myung kyak gni rasanya pingin ngekissu dyehh#Wargasekampungngasahgolok -_-v
*Apakah sikap Myungsoo akan berlanjut seperti ini?
*Apakah Myungsoo bakal balik lagi dengan Soojung? #Trus Jiyi gimna?
*Adakah yang bakal jdi pangeran berkuda putih buat Jiyeon?
Kita tunggu ajh di next Chap nyaaa
Sekian Cuap2 author nya
Annyeongg~ #tebarkissueMyung Chu~ :*

RCL juseo nde, kethy butuh partisipasi dari kalian, kethy bkal lebih percepat share epep next ny klo responnya banyak ok

70 responses to “[Ch.4] You’re My

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s