[Ch.1] You’re My

You're MyYou’re My
@Kethychan Present
Cast:
Kim Myungsoo||Park Jiyeon
Other cast:
Choi Minho||Jung Soojung
Genre:
Fantasy –Romance||Sadness –AU
Disclammer:
Hohoho… Kethy balik egen dengan membawa fanfic genre Fantasi yang main castnya Myungyeon egen. Mau gimana lagi kethy dah jatuh cinta dengan couple ini :V. Gk banyak cuap –cuap sihh, happy reading ajh dehh…
Plot is mine, Don’t plagiat
Mulai saat ini kita telah terhubung oleh takdir, jadi aku minta jangan pernah tinggalkan aku

Author P.O.V
Suara dentuman music terdengar begitu keras disebuah pub yang cukup terkenal dikalangan jajaran artis papan atas. Nampak seorang namja tengah meneguk minumannya sambil terus saja memperhatikan gerak –gerik seorang yeoja yang tengah meliuk –liukkan tubuh indahnya ditiang dansa. Banyak namja –namja yang mendekatinya untuk sekedar dapat menyetuh tubuh sexy yeoja tersebut. Namja yang sejak tadi memperhatikan yeoja tersebut hanya dapat menggeram kesal karena yeoja itu sama sekali tak menolak sentuhan –sentuhan dari namja –namja hidung belang itu.

“Myungsoo –ya, kau masih saja tetap memperhatikan yeoja itu. Apa kau tak lelah dipermainkan terus olehnya?” tanya namja bermata besar tersebut –Minho. Myungsoo sama sekali tak menggubris ucapan sahabatnya tersebut matanya tetap saja terus memperhatikan setiap gerakan gadis tersebut.

“Cih! Kau mengabaikan ku lagi, seharusnya aku tak usah mengenalkan nya dulu padamu. Kau tampak berantakan sekali setelah dicampahkan olehnya” desis Minho kesal saja melihat begitu mirisnya keadaan sahabatnya tersebut.

“Aku hanya ingin dia kembali padaku, bisakah?” parau Myungsoo yang kini tatapannya begitu sendu saat melihat –mantan yeojanya kini tengah tersenyum terhadap namja hidung belang tersebut.

“Kau tak jera, eoh?! Ini untuk kesekian kalinya kau dicampahkan dan sekarang kau masih tetap menginginkannya, micheoseo!” gumam Minho dingin dan berjalan meninggalkan Myungsoo yang tengah mendesah frustasi. “Bisakah kau menjadi dirimu yang manis seperti dulu?” paraunya.

Flashback on

Tampak sepasang kekasih tengah berjalan mengitari taman kota, sang namja menggenggam posesif jemari yeoja nya. Seolah –olah ia tak menginginkan yeoja tersebut lepas dari jangkauannya. Namja tersebut sangat mencinta yeoja nya apapun yang yeoja tercintanya inginkan ia turuti. Seperti saat ini ia rela berjalan kaki mengitari taman kota yang cukup luas padahal sebenarnya ada tempat penyewaan sepeda yang bisa mereka gunakan, namun karena sang kekasih memintanya untuk berjalan kaki saja, akhirnya namja tersebut hanya dapat menurutinya.

“Myung –ie oppa, apakah kau begitu mencintaiku?” tanya yeoja bersurai blonde tersebut dengan senyuman manisnya.” Tentu saja aku begitu mencintaimu, aku tak ingin kehilanganmu Soojung –ah, nan neomu johayo, jinjja joha Jung Soojung” gumamnya penuh dengan penekanan. Yeoja bersurai bonde tersebut tersenyum sangat puas saat mendengar ucapan namja –nya.

“Syukurlah, aku senang mendengarnya” ucapnya singkat.

*

Disebuah halte yang tak begitu ramai, dari kejauhan Myungsoo mendapati seorang yeoja yang sangat familiar. Yeoja bersurai blonde, bermata tajam dan bertubuh indah tersebut Myungsoo sangat kenal betul dengan ciri khas tersebut, yeoja itu Jung Soojung –yeojachingunya. Segera saja ia turun dari Audy putihnya, akan tetapi langkahnya terhenti sejenak untuk mendekati yeoja tersebut. Yeojanya kini tengah bercumbu dengan panas dengan seorang namja yang cukup ia kenal baik. Ia merasa telah ditusuk dari belakang, untuk kesekian kalinya ia mempergoki yeojanya berkecan dengan namja tersebut, tangan Myungsoo mengepal keras dan rahangnya kini sudah mengeras karena menahan emosinya.

“Jung Soojung! Kai!” geram Myungsoo dari kejauhan. Mendengar nama mereka diserukan keduanya sontak mengakhiri kontak panas mereka. Saat melihat Myungsoo yang tak jauh dari mereka, keduanya sama sekali tak menampakkan keterkejutan sedikitpun malah lebih terkesan tersenyum penuh arti.

“Ah! Myungsoo –ya kau melihat semuanya?” ucap Kai dengan tatapan yang tak bersalah sedikitpun. “Yak! Neo! Kenapa kau melakukan semua ini?!” ucap Myungsoo sangat dingin, ia berusaha keras meredam emosinya yang memuncak –muncak saat ini.

“Aku lebih dahulu berpacaran dengannya, kau telah merebutnya dari ku, cih! Tak tahu malu!” desis Kai dengan tatapan yang begitu merendahkan. Myungsoo yang mendengar penuturan Kai sontak saja menatap Soojung meminta penjelasan.

“Begitulah, aku hanya membutuhkan kepopularitasan mu oppa. Gomawo untuk semuanya, aku rasa ini saatnya untuk kita akhiri drama konyol kita. Annyeong Myungsoo –shi” decak Soojung tanpa ada rasa bersalah sedikitpun, keduanya pergi meninggalkan Myungsoo yang masih diam tercenung, ia sangat terkejut dengan kenyataan yang menghampirinya.

“Ini mimpi,’kan?” paraunya sendu.

Flashback off

“Jung Soojung, kau tahu ini rasanya begitu menyakitkan. Kau mencampahkan ku begitu saja” lirihnya yang masih dengan setia menatap sendu kearah yeoja tersebut. Dengan langkah sempoyongan Myungsoo berjalan meninggalkan pub tersebut, ia masuk kedalam Audy putihnya dan segera menacap gas mobilnya denga kecepatan tinggi.

“Aku butuh refreshing!” ucap nya dengan tatapan yang begitu sayu menatap jalanan didepannya. Myungsoo mempercepat laju mobilnya hingga kesepatan 100/km, Myungsoo menggila karena seorang yeoja bernama Jung Soojung, Myungsoo begitu frustasi dicampahkan oleh yeoja seperti Jung Soojung, semua itu karena Myungsoo begitu mencintainya, mencintai yeoja yang telah menghancurkan hidupnya.

Myungsoo membabi buta saat mengendarai mobilnya, tanpa memikirkan sedikitpun bahaya yang akan menimpanya nanti. Myungsoo semakin mempercepat lajut kendaraannya dan tanpa ia sadari bahwa diujung jalan yang ia lewati ada sebuah jurang yang tak berdasar. Myungsoo menerobos pembatas jalan tersebut, sebuah hantam keras tersebut seketika menyadarkan Myungsoo dari pengaruh alkoholnya. Myungsoo terperangah saat mengetahui setengah mobilnya nyaris akan terjun kedalam jurang tersebut.

“Andwae! Aku tak ingin mati secepat ini!” lirihnya yang kini telah dipenuhi oleh keringat dingin. Karena tekstur tanah dari jalanan tersebut yang sangat rapuh membuat mobil Myungsoo begitu saja kini terperosok kedalam jurang. Myungsoo yang kini masih berada didalam mobil hanya dapat berteriak berharap ada seseorang menolongnya. Akankah aku mati ditempat seperti ini?

Brak… BOM!!
Mobil Myungsoo terhempas kedasar jurang, terdengar ledakan yang begitu keras. Mobil namja tersebut habis dilalap oleh si jago merah. Dengan cepat api tersebut menghabisi puing –puing mobil Myungsoo. Sedangkan namja bersurai hitam pekat tersebut tergeletak lemah dengan dipenuhi luka –luka. Didaerah dada kiri Myungsoo terdapat lubang besar yang menganga, hal tersebut terjadi karena saat mobilnya terjatuh dari jurang sebuah dahan yang runcing menghujam dada kirinya.

Srak! Srak!
Sesuatu menyembul dari rindanganya tanaman liar tersebut, tampak seorang yeoja yang tengah berdiri menatap sendu kearah jasad Myungsoo yang telah dipenuhi banyak luka –luka diorgan vitalnya. Yeoja yang mengenakan dress putih tersebut perlahan berjalan mendekati tubuh Myungsoo. Saat ia menyentuh luka –luka kecil di sekitar wajah namja tersebut dalam sekejap saja luka tersebut seketika menghilang dan nampaklah wajah rupawan Myungsoo yang begitu damai.

“Apakah kau orang yang berteriak tadi?” lirih nya yang kini mengelus pelan wajah pucat pasi Myungsoo. “ –Kau kehilang jantungmu, bagaimana mungkin aku bisa menyelamatkan mu, sangat disayangkan namja tampan seperti mu mati sia –sia seperti ini. Entah mengapa saat melihat wajah mu yang begitu damai ini membuat jantungku berdegup kencang, sepertinya aku menyukaimu. Tak salahkan jika aku rela berkorban demi namja yang kucintai? Aku rasa itu tidak salah,” monolog yeoja tersebut.

Perlahan yeoja tersebut meletakkan tangannya didada kirinya, bibirnya terus bergerak seolah seperti mengucapkan rentetan mantra –mantra. Sesekali yeoja tersebut meringis kesakitan saat ia berusaha keras mengeluarkan sesuatu yang berada dibalik dada kirinya.

Uhuk!
Darah segar keluar dari bibir yeoja tersebut dan kini ditangannya terdapat jantungnya yang terus berdenyut dengan senyuman manisnya yeoja tersebut segera meletakkan jantungnya ketempat jantung Myungsoo. Yeoja tersebut kembali membaca mantra ajaibnya dengan sekejap mata luka yang menganga tadi segera tertutup.

“Aku harap kau bisa menjaga jantungku ini, arrayo tuan tampan” gumam yeoja tersebut menunjukkan senyuman angelnya.
Yeoja tersebut segera menggendong tubuh Myungsoo yang masih lemah, hal itu terjadi karena tubuh Myungsoo harus menyesuaikan dengan jantung yang baru saja didapatnya. Setibanya disebuah mansion yang cukup mewah tersebut, yeoja itu segera membawa tubuh lemah Myungsoo kedalam kamarnya. Yeoja itu terus saja menatap wajah tampan Myungsoo sesekali ia tersenyum malu –malu, ia sangat tak sabar menantikan takdir hidupnya terbangun dari tidur panjang nya ini.

“Cukup kau selalu berada disisiku, semuanya akan tetap baik –baik saja,” gumam yeoja itu pelan sambil menyentuh dada kiri Myungsoo, matanya terpejam sejenak merasakan irama detak jantung miliknya yang kini telah bersemayam pada Myungsoo.

*

Suara cicit burung –burung dan sinar mentari yang begitu menyilaukan mengganggu tidur panjang seorang namja yang kini berada di atas ranjang king size tersebut. Namja tersebut terbangun dari tidurnya, sesekali ia merenggangkan otot –otot yang kaku, namja tersebut kini perlahan berjalan menuju tirai besar kamar tersebut dengan mata yang sedikit terbuka namja itu segera membuka tirai tersebut. Tampak lah semua pemandangan pegunungan dan hutan yang begitu hijau dan asri, namja itu merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan pemandangan yang ia lihat saat ini. Ini dimana? –pikirnya.

“Chamkammanyo! Ini bukan Seoul, lalu ini dimanaaaa?!” teriak namja tersebut frustasi.

To Be Continue…

PS: hohoho #evillaugh elap keringet! Gimana dengan adegan sesi pertama ini cukup mengejutkankah? Eotteoyo dengan suguhan chap1 nya? menarik kah? Kethy butuh kesan kalian yah…Semoga kalian suka dengan epeep Myungyeon yang ini, gomawo bagi yang udah RCL #Bow
Annyeong~ Pyong

58 responses to “[Ch.1] You’re My

  1. Cuma karna putus cinta Myungsoo jd seperti itu😦 kasian Jiyeon yg rela kasih jantungnya k Myungsoo…
    Takutnya ntar Myungsoo malah gak bisa balas perasaan Jiyeon lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s