Jelly Beans

Jelly-beans

Jelly Beans

by

Axelle Han© 2015

|  INFINITE’s Myung-Soo || T-ARA’s Ji-Yeon, IKON’s Chan-Woo || Ficlet || Fluff failed😀 |

.

.

“Aku cemburu pada permen yang disukai Ji-Yeon.”

.

.

.

“Hei, kau lihat tidak gadis yang di sana itu?”

Chan-Woo memandang kakak sepupunya dengan alis tertaut sebelah. Lantas, ia menegakkan leher dan menemukan gadis tersebut. Sosok yang dimaksud oleh Myung-Soo adalah seorang gadis manis berambut cokelat madu yang menjuntai lurus dan tengah menikmati sekotak susu cokelat di atas ayunan.

“Cantik, hyung,” komentarnya singkat. “Eh, ngomong-ngomong, mau kau apakan dua toples jelly bean itu?”

Myung-Soo mengalihkan tatapan ke arah dua toples di tangannya. Saat ini mereka tengah bersembunyi di balik pohon maple; dengan mata Myung-Soo yang sesekali melirik paras cantik Ji-Yeon di taman bermain tak jauh dari sana. Sudut-sudut bibirnya mencuat, membentuk seulas senyum aneh. “Aku ingin mengatakan cinta padanya.”

“Dengan itu?”

“Ji-Yeon sangat suka jelly beans.”

Chan-Woo mengendikkan bahu. “Oh,” ia bersikap seolah-olah tidak peduli. “Picisan sekali,” gumamnya pelan. Tapi samar-samar dapat ditangkap oleh indra pendengaran Myung-Soo.

“Kaubilang apa?”

“Tidak,” elaknya. “Tapi kau tahu dari mana kalau dia menyukai permen-permen itu?”

Senyum Myung-Soo kembali terkembang. “Aku ini pengikutnya sejak lama. Dan aku tahu persis apa yang tidak ia sukai dan apa yang ia gemari.”

Manik bulat Chan-Woo mengerling jenaka. “Secret admirer maksudnya?”

“Kurang lebih seperti itu,” jawab Myung-Soo. “Tapi aku juga temannya semasa kecil.”

Chan-Woo mengangguk. Ekor matanya melirik ke arah Ji-Yeon, dan gadis itu masih asyik di ayunan. Angin berembus pelan, memainkan surai cokelatnya. Dan Chan-Woo mengakui bila Ji-Yeon memang luar biasa cantik seperti itu, namun mendadak ia meringis, Sepupuku berubah jadi cengeng.

“Hei, Chan,” panggil Myung-Soo. “Kadang aku cemburu pada permen yang disukai Ji-Yeon.”

“Kenapa?” Chan-Woo menumpukkan tangannya di depan dada.

“Karena seluruh hati dan pikiran Ji-Yeon seluruhnya tertuju pada jelly beans, bukan kepadaku.” Myung-Soo merenung, tetapi kemudian ia memasang wajah gembira dan bertepuk tangan. “Tapi lihat saja. Hari ini, akan kubuat seluruh hati dan pikirannya tertuju pada Kim Myung-Soo!”

“Astaga,” Chan-Woo melengos. “Jangan beritahu aku hal remeh-temeh macam itu.”

Myung-Soo tidak merespons. Ia bangkit berdiri dan menatap sepupunya penuh harap. “Doakan aku, Chan. Jika aku berhasil, dua minggu yang akan datang orang tuamu akan dapat undangan pernikahan dariku dan Ji-Yeon.”

Lagi-lagi Chan-Woo melengos. Bola matanya hanya mengikuti pergerakan Myung-Soo yang berjalan menghampiri Ji-Yeon di taman. Dengan gelengan kepala pelan, ia mengucapkan beberapa kata sindiran.

Hyung, kau benar-benar berubah cengeng.”

.

.

.

—fin

Long Time No See!

Halooo? Ada yang inget saya????

Maaf, saya jarang banget muncul. Kadang sebulan sekali, kadang setahun sekali(?) kayak gini.

Gimana Fluffnya? Ancur banget ya? Duh, udah lama saya gak bikin fanfic. Sekalinya bikin malah jadi begini. Aduhhh, mian-mian.

BTW, ini inspirasinya dari lagu Lovelyz yang Candy Jelly Love lho~

Dan… ADA CHAN-WOO!!! ASTAGA, GAK SADAR KALAU KESISIP TUH NAMA!!! /slapped/

Maaf atas segala kekurangan ya?🙂

Bye-bye! #KissbyebarengMyungYeon

34 responses to “Jelly Beans

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s