[Ficlet] Just Another Toy

Just Another Toy by Olivemoon || Main Cast(s):  Park Jiyeon & Kim Myungsoo || Minor Cast(s):-|| Genre(s): Sad || Length: Ficlet || Rating: General || Credit picture  vyvyren

Maaf jika banyak ranjau alias typo(s)

Happy reading!

***

Kulihat pantulan diriku di sebuah cermin persegi empat yang berada tepat di hadapanku. Rambut pirang, iris mata coklat, hidung mancung dan bibir yang tipis, itulah sekiranya gambaran parasku.

Perkenalkan.

Namaku Kim Myungsoo, seorang pemuda berusia 22 tahun yang masih menuntut ilmu di Universitas Konkuk. Tidak ada yang istimewa dalam hidupku yang berkecukupan─bahkan sangat-sangat berkecukupan, terbukti orang tuaku memberikan apartemen mewah di daerah Gangnam.

Sudah tiga tahun aku menetap di negara kelahiranku, Korea─sementara kedua orang tuaku memutuskan untuk menetap di Kanada.

Setelah kurasa cukup lama memandang pantulanku, kuputuskan untuk keluar dari wahana rumah kaca ini dan menemui seseorang yang pasti sedang menungguku dengan wajah kusutnya karena telah menunggu terlalu lama. Well, aku berdiam diri di sini bukan tanpa alasan. Bukan karena aku tidak bisa menemukan jalan keluar, hanya saja aku tidak suka kebisingan diluar sana.

Siapapun pasti tahu dimana sekarang aku berada. Ya. Taman bermain.

Ternyata dugaanku salah. Bukan wajah sebal dengan bibir mengerucut yang kulihat melainkan senyum merekahnyalah yang menyambutku. Park Jiyeon, gadis bersurai coklat itu memang berbeda dari gadis-gadis yang telah kukencani.

Entahlah. Meski usianya setahun dibawahku, namun sifat dewasanya sangat terpancar jelas. Tidak hanya itu, ia masih mempunyai kelebihan lainnya. Gadis itu─Jiyeon─bisa menjadi siapa saja. Teman, kekasih, ibu, kakak, dia bisa memerankan itu semua. Hebat.

“Apa kau sudah lama menunggu?” Tanyaku.

“Tidak,” Jawabnya seraya memberikan kaleng minuman.”Maaf, jika minumannya tidak dingin. Katanya mereka belum lama memasukannya kedalam pendingin.”

Kuambil kaleng itu dari genggamannya. Dan memang benar, sedikit dingin. Bukankah biasanya pedagang memasukan minuman kedalam pendingin saat pagi buta agar siang harinya sudah dingin? Tapi entah Jiyeon berbohong atau tidak, aku tidak perduli. Lagipula aku sama sekali tidak menyuruhnya untuk menuggu dan membelikanku minuman seperti ini.

“Sebelum pulang bisakah kita naik satu wahana lagi?” Tanyanya.

Sebelum menjawab pertanyaan Jiyeon, kulihat terlebih dahulu jam yang berada di pergelangan tangan kiriku─menunjukan pukul tiga sore.”Tidak bisa, aku ada janji dengan Hyeri.” Jawabku.

Hyeri adalah kekasihku yang lain. Sebutlah aku pria brengsek atau apapun yang kalian mau. Aku tak peduli. Yang kuinginkan hanyalah kesenangan tanpa menetap disatu hati. Cinta? Apa itu cinta? Menurutku, cinta itu sangat berbahaya─ibarat api yang melelehkan besi baja yang kokoh dalam sekejap. Mengerikan.

Kulihat ia sedikit menunduk sebelum akhirnya tersenyum kembali.”Ayolah sebentar saja.” Tanpa menunggu jawabanku, ia menarik tanganku untuk mengikutinya.

Sekali lagi, dia berbeda.

Disamping karena wajahku yang tampan, gadis lain juga hanya mengincar uangku. Mereka selalu meminta barang-barang mahal atau makan di restoran mewah. Aku sama sekali tidak mempermasalahkannya selama mereka masih memberiku ‘kenikmatan’. Lain halnya dengan Jiyeon. Ia sama sekali tidak meminta hal yang macam-macam dariku. Alih-alih menghabiskan waktu bersama dengan berbelanja, ia malah ingin datang ke tempat seperti ini. Taman bermain.

Setelah beberapa lama berjalan akhirnya Jiyeon berhenti didepan wahana… bianglala? Yah, beginilah. Kadang, aku sama sekali tidak bisa menebak apa yang ada dipikirannya.

Antrian terlihat kosong mengingat hari ini bukanlah akhir pekan. Dengan mudah kami sekarang sudah berada dalam sangkar.

Oppa,” Ucapnya memecah keheningan.”Kau tahu hari ini hari apa?”

“Hari rabu.” Jawabku seraya dibalas anggukkan olehnya.

Oppa,” Pandangan matanya mengarah tepat ke mataku. Dalam.

“Apa kau mencintaiku?”

Aku menyeringai. Kenapa gadis ini sungguh bodoh. Sudah kuberitahu alasan kenapa aku memutuskan kekasih-kekasihku yang sebelumnya. Alasannya tidak lain adalah karena merekamelontarkan pertanyaan konyol yang berbunyi ‘apakah kau mencintaiku?’. Ia sendiri sudah tahu, lantas tak bisakah ia hanya diam dan mengunci mulutnya rapat? Bodoh.

Karena lama tidak mendapatkan respon dariku, ia menghela nafas lalu mengalihkan pandangannya keluar jendela.

Sampai bianglala ini berhenti, sama sekai tidak ada lagi orolan diantara kami. Aku yakin ia juga sudah menyadari saat ia melontarkan pertanyaan itu, benang diantara kami sudah putus dengan otomatis.

“Selamat tinggal, Myungsoo oppa.” Ucapnya sambil memunggungiku.”Happy anniversary.” Setelah mengatakan itu ia langsung berjalan pergi meninggalkanku yang mematung.

Aku sama sekali tidak menyadari hal itu. Satu tahun bukanlah waktu yang sebentar mengingat aku hampir setiap minggu berganti pasangan. Momen-momen bersama Jiyeon seketika berhamburan keluar, mulai dari ia yang setiap hari datang ke apartemenku untuk membangunkanku dan membuatkan sarapan sampai sentuhan lembutnya yang memabukkanku.

Ada sesuatu yang mengganjal dalam hatiku. Semacam rasa sesal… mungkin.

Namun, egoku terus bergelut dan melawan semua itu.

Kuyakinkan dalam hati bahwasanya walau bagaimanapun, dia─Jiyeon─hanya sebatas mainanku saja.

Tidak lebih.

 

FIN

 

A/N:

Oke. Sebelum KMLM chapter4 rilis (cielah bahasanya kek apaan ya rilis segala xD) aku memutuskan utk buat cemilan dlu *apa lagi ini* hihi ini sebelumnya udh pernah di post dg cast yg berbeda, tapi kali ada ada yang mau baca versi MyungYeonnya kan ;;)

Niih seperti biasa olip kasih lope buat eonni, chingu, & dongsaeng kesanyangan olip♥

30 responses to “[Ficlet] Just Another Toy

  1. Ya tuhan myungsoo -_- udah playboy egonya tinggi bgt. Menyesal seumur hidup kehilangan jiyeon.
    Harus ada sequelnya ini. Lihat penyesalan myungsoo dan happy endingnya mereka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s