[PROLOG+INTRODUCING CAST] Gone With The Wind

gwtw

prllnrhmwt‘s present

MAIN CAST :

Kim Myungsoo

Park Jiyeon

SUPPORTING CAST :

Song Jaera

Lee Minhyuk

Kang Risae

GENRE :

Fantasy || Fluff || Romance || School-life

LENGTH :

Chaptered

RATING :

PG-16

CREDIT POSTER :

Big thanks to blacksphinx@art fantasy ^^

DISCLAIMER :

All cast belongs to God, thei parents and themselves. But this story is mine

***

INTRODUCING CAST

myungsoo_204

Kim Myungsoo

Kim Myungsoo. Itulah namanya. Seorang siswa kelas akhir yang berumur 18 tahun. Ia adalah seorang siswa yang bisa dibilang pemalas namun ia bukanlah siswa yang bodoh. Ia memang telat satu tahun bersekolah, tetapi itu bukan karena prestasinya yang buruk melainkan akibat dari sakit yang ia alami saat berada di sekolah dasar. Ia memiliki seorang sepupu perempuan bernama Song Jaera.

ParkJiYeon076Park Jiyeon

Seorang malaikat perempuan yang diutus ke bumi untuk menyempurnakan hidup seseorang. Selama berada di bumi, ia tinggal bersama seorang lelaki di apartemennya. Jiyeon telah membuat hidup lelaki itu berubah total. Walaupun tidak seratus persen, tetapi tetap saja itu membawa kesenangan tersendiri bagi keluarga lelaki tersebut dan tentu saja mereka berterima kasih kepada Jiyeon.

tumblr_lmr0omFhvw1qepu49o1_500Song Jaera

Seorang perempuan berumur 17 tahun yang merupakan sepupu dari seorang Kim Myungsoo. Jaera bukan orang pemalas seperti Myungsoo, ia justru adalah seorang yang paling dibanggakan oleh gurunya karena kepintarannya. Jaera sangat menyayangi Myungsoo dan tidak ingin kehilangan lelaki itu.

minmin10Lee Minhyuk

Seorang lelaki berumur 17 tahun yang merupakan sahabat karib Myungsoo. Minhyuk benar-benar merasakan perubahan drastis Myungsoo saat Jiyeon masuk kedalam hidup Myungsoo. Namun, Minhyuk tak mau terlalu memikirkan hal itu. Toh, itu membuat Myungsoo jauh lebih baik dari sebelumnya bukan?

tumblr_mbq9gaYnbn1rtmflvo1_500

Kang Risae

Risae adalah seorang perempuan yang berumur 16 tahun. Ia merupakan fan dari Myungsoo. Atau bahkan ia terobsesi oleh Myungsoo, ia mempunyai banyak foto Myungsoo didalam ponselnya. Tentu saja Risae merasa geram akibat kedatangan Jiyeon dalam hidup Myungsoo.

PROLOG

“Myungsoo-ya!”

“Myungsoo-ya!”

“Myungsoo-ya!”

Sudah tiga kali seorang perempuan berambut panjang yang duduk disebelah lelaki bernama Kim Myungsoo memanggil lelaki itu yang tengah tertidur pulas. Geram. Itu yang ia rasakan sekarang.

Oh bagaimana tidak? Bayangkan saja, sudah empat dua puluh lima menit sejak bel masuk berbunyi lelaki ini tidak bangun dari tidurnya. Mengangkat kepalanya dari atas meja saja enggan. Sebegitu nenyakkah tidurnya itu? Sebenarnya, ia juga tidak mau membangunkan lelaki itu, karena ia tau bahwa Myungsoo tidur larut karena bermain play station dengannya.

Tapi, kenapa dirinya sendiri tidak ketiduran di kelas?

Apakah harus jujur sekarang? Baiklah. Sebenarnya perempuan itu juga mengantuk. Namun, ia tetap harus menjaga image dirinya. Ia memang bukan ketua OSIS ataupun ketua kelas, namun ia bisa dibilang murid perempuan paling ‘populer’ di sekolah ini, Seoul of Performing Art School. Bahkan ketua OSIS saja kalah ‘populer’ dari dirinya.

“Myungsoo-ya!”

Perempuan itu makin mengecilkan suaranya karena mendapati sang seonsaengnim tengah menatap ke arahnya dan Myungsoo dengan tatapan tajam. Ia tidak ingin Myungsoo dimarahi oleh Ji Seonsaengnim karena setaunya, Ji Seonsaengnim adalah guru paling ‘galak’ di Seoul of Performing Art School. Tak ada satupun murid yang berani dengannya, pengecualian untuk para bad student.

“Song Jaera-ssi!”

Tersentak. Perempuan bernama Jaera itu tersentak saat Ji Seonsaengnim meneriakkan namanya.

“N-ne seonsaengnim”. Balas Jaera dengan kikuk.

“Biarkan Myungsoo tertidur, anak itu akan saya beri pelajaran nanti”. Perintah Ji Seonsaengnim sebelum menulis lagi materi yang sedang dipelajari dipapan tulis.

Jaera tak bisa membantah. Andaikan ia adalah bad student, ia akan melawan Ji Seonsaengnim dan membela sepupunya itu, tapi apa daya, ia ditakdirkan hanya sebagai murid pintar dan ‘populer’. Sebenarnya ia akui ini bukan sepenuhnya salah Ji Seonsaengnim, atau bahkan bukan salah guru itu sama sekali. Tapi, ini semua murni kesalahan Myungsoo. ‘Biarkan sajalah, biar anak itu dapat pelajaran juga, aku lelah menasehatinya tetapi tidak selalu didengar’.

***

Di kantin sekarang, seperti biasanya. Ramai dan padat. Tapi, untunglah seorang perempuan dan lelaki ini mendapatkan tempat duduk sehingga tidak menyebabkan mereka harus menunggu lama atau membawa makanan mereka ke kelas lalu mengembalikannya lagi.

“Siap siap saja kau nanti kena ocehannya Ji Seonsaengnim

Lelaki itu mengangkat kepalanya. Menatap sang perempuan tajam dengan mata sipitnya. Oh, tapi sepertinya perempuan itu tidak takut sama sekali. Ia justru malah terkekeh melihat kelakuan sepupunya itu. Hal itu makin membuat lelaki itu menatapnya tajam.

“Berhenti menertawakan hal yang sama sekali ti-dak lu-cu”

Lelaki bernama Myungsoo itu sedikit mengeja kalimat akhir yang tadi ia ucapkan. Ia berlanjut memakan semangkuk bulgogi yang sudah sedikit mendingin karena memang itu sudah ia pesan sejak tadi.

Seorang perempuan berlari tergopoh-gopoh ke arah tempat duduk Jaera dan Myungsoo. Perempuan itu sepertinya hoobae atau adik kelas mereka. Jaera menatap perempuan itu seolah bertanya ‘ada apa?’ Tapi tidak dengan Myungsoo, ia masih sibuk berkutat dengan semangkuk bulgoginya itu.

Perempuan itu masih belum berkata apa-apa. Ia masih sibuk mengatur nafasnya yang terengah-engah. Jaera melirik ke sudut kanan seragam yang perempuan itu pakai. Ia melihat name-tagnya. Ternyata perempuan itu bernama Han Kyungmin.

“Kyungmin-ssi, ada apa?”

“Bagaimana sunbae tau nama saya?”

Name-tagmu”

Kyungmin menepuk dahinya pelan dan terkekeh kecil. Ia menggerutu dalam hatinya.

Joesonghamnida, Myungsoo sunbae dipanggil oleh Ji Seonsaengnim ke ruangan guru. Sekarang”

.

Akhirnya Kyungmin mengatakan kenapa ia berlari seperti itu. Mendengar ucapan Kyungmin tadi, Myungsoo yang awalnya sama sekali tidak tertarik dengan percakapan dua perempuan yang hanya berselisih dua tahun itu langsung mengangkat kepalanya. Ia baru saja ingin meneguk jus mangga yang tadi ia pesan, tapi ucapan Kyungmin menghentikan itu. Tapi ada untungnya juga Kyungmin mengucapkan hal itu sebelum Myungsoo meneguk jusnya, kalau Kyungmin mengucapkannya saat Myungsoo meminum jus itu, sudah pasti Myungsoo akan tersedak.

“M-mwo?”

Jaera menatap ke arah Myungsoo yang masih memandang Kyungmin dengan tatapan tidak percaya. Tadinya ia kira Jaera hanya bercanda—memang tadi Jaera sempat mengatakannya pada Myungsoo—namun sepertinya ia salah. Myungsoo menyadari kalau Jaera menatapnya. Jaera mengeluarkan smirknya yang membuat nyali Myungsoo menciut. Tatapan mata Jaera seolah mengatakan, ‘mati kau Myungsoo, siapa suruh tidak percaya dengan Song Jaera’.

Sunbae?”

Kyungmin mengeluarkan suaranya karena ia merasa diabaikan. Untungnya suara itu berhasil membuat Jaera dan Myungsoo menghentikan acara tatap menatap. Myungsoo segera berdiri dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan dua perempuan itu. Tentu saja ia akan pergi ke ruangan guru.

“Permisi sunbae” Jaera mengangguk.

Jaera sebenarnya sedikit khawatir dengan Myungsoo walaupun ia memang pernah beberapa kali tertidur di kelas tapi saat itu bukanlah pelajaran Ji Seonsaengnim jadi hukumannya tidak terlalu parah, paling hanya tidak mengikuti pelajaran sampai bel istirahat atau bel pulang berbunyi. Tapi jika itu pelajaran Ji Seonsaengnim, bisa saja ia disuruh berlari mengitari lapangan sekolahnya yang luas sampai tiga puluh kali, seperti yang pernah dialami oleh salah seorang siswa dan itu membuatnya pingsan. Walaupun Myungsoo adalah seorang laki-laki, tetapi ia memiliki fisik yang lemah, ia memiliki penyakit anemia yang membuatnya mudah kelelahan.

Jaera berdiri dan mengambil beberapa lembar uang lalu ia taruh di atas meja. Sejurus kemudian ia sudah tidak ada di kantin lagi, jika tidak ada Myungsoo biasanya ia akan pergi ke perpustakaan dan membaca buku-buku pelajaran yang sebenarnya membosankan tetapi itulah kegemarannya setelah bernyanyi dan menari.

TBC

A/N :

Lohaaaaaaaaaaaaaa ^^😀 aku balik dengan ff baru :3 masih dengan cast yg sama, Jiyeon♥Myungsoo😄 aduh maafin yaa bukannya ngelanjutin ff Sorry malah bikin ff baru-_-” Tapi tenang, ff Sorry sebentar lagi akan dipublish,,😀 Jadi ditunggu yaaa{}! Oke kita alihkan topik ke ff ini :3 , gimana? bagus ga? sebenarnya aku bimbang mau publish ff ini apa ga karena ini pertama kalinya aku bikin ff bergenre fantasy /gatot inimah/, Yaudahlah tapi gapapaaaa hehey. Muupkeun disini uri Jiyi belum muncul hehe, baru dua tokoh aja yang muncul /rd; Myung&Jaera/

Oke sekian aja dari saya,, ditunggu komentarnya ya! Don’t be siders, arra?😉

tysm.

26 responses to “[PROLOG+INTRODUCING CAST] Gone With The Wind

  1. Pingback: [CHAPTER — PART 3] Gone With The Wind | High School Fanfiction·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s