[DRABBLE SERIES] OUR – Quiet

hsf-ournew

Quiet

[DRABBLE SERIES] OUR

written by Quinniechip

Friendship Romance School Life || Drabble

Drabble Series : Selfie . Still . Same . Idiot . Hypnosis . Fine

-oOo-

Sudah lima hari sejak hari pertama ujian dilaksanakan, dan hari ini sudah memasuki hari ujian yang keenam, yang artinya sama dengan hari terakhir ujian. Entah Jiyeon harus bersyukur atau tidak, ia mendapatkan jadwal ujian pelajaran biologi pada hari keenamnya. Tidak perlu ditanyakan lagi ada apa antara Jiyeon dan biologi, mereka adalah musuh bebuyutan sejak dahulu. Tidak pernah sekalipun akur apalagi menjadi sahabat baik. Siapapun yang mengajar dan apapun materi yang diajarkan, Jiyeon tidak pernah menerima pelajaranya dengan baik. Jiyeon tidak bodoh, dia mendapat nilai yang baik dalam pelajaran lain, bahkan di atas rata-rata, tapi tidak dengan biologi. Park Jiyeon benar-benar nol.

Ingin menghindar dari pelajaran biologi juga mustahil rasanya. Biologi menjadi salah satu mata pelajaran wajib dari jurusan yang ia ambil. Itu artinya nilai biologi juga sangat penting untuk kedepannya. Ada sedikit penyesalan mengapa Jiyeon ingin menjadi dokter kecantikan nantinya. Jiyeon tahu pasti, untuk masuk jurusan kedokteran ia harus benar-benar paham tentang pelajaran biologi. Ah, mungkin ia harus menemukan cita-cita lain yang jauh dari kata biologi.

Bel tanda selesai ujian sudah berbunyi sejak lima belas menit yang lalu, tetapi Jiyeon tampaknya masih betah membungkukkan tubuhnya dan meletakkan kepala diatas meja seraya membuang rasa kantuk yang telah menghantuinya sejak menit pertama ujian dimulai. Untuk mengerti segala materinya, Jiyeon rela belajar keras hingga larut malam untuk membuktikan pada Han songsaenim –guru biologinya– bahwa ia tidak selamanya nol dalam pelajaran biologi. Ditambah lagi dengan Myungsoo yang baru saja memenangkan medali emas dalam olimpiade biologi beberapa bulan lalu. Tentu Jiyeon tak ingin tampak bodoh di depannya.

Berada tepat di bawah pendingin ruangan, bukanlah tempat duduk yang stategis, benar-benar buruk. Rasa dinginnya seakan membelai Jiyeon untuk sedikit demi sedikit menutup matanya dan tidur.

Mendengar suara gesekan kursi dan lantai membuat tidurnya terganggu. Perlahan Jiyeon membuka matanya. Sosok lelaki yang tampak familiar dimatanya terlihat buram. Setelah memperjelas penghilatannya, Jiyeon melihat sepasang mata teduh yang tertuju padanya, hidung yang tak terlalu mancung tapi terlihat proporsional dengan bentuk wajahnya, dan seulas senyum dari bibirnya.

“Kau sudah bangun?”

Jiyeon yang terkaget langsung memundurkan tubuhnya ke belakang. Myungsoo yang melihatnya hanya tertawa.

“Kau- Mengaapa kau ada disini?”

Myungsoo melirik jam tangannya sejenak dan menunjukkannya pada Jiyeon, “Bel sudah berbunyi sejak tadi.”

“Dan jaketmu.. sejak kapan-“

“Aku tahu kau kedinginan.” Potong Myungsoo sambil membenahi posisi jaketnya yang sengaja ia kenakan pada Jiyeon.

Myungsoo menghela nafasnya pandek dan menyandarkan tubuhnya di punggung kursi, “Semalam kau tidur pukul berapa? Aku kesepian, tidak ada yang menemaniku bicara.”

Jiyeon hanya tersenyum memandang lelaki di hadapannya.

“Maaf jika membuatmu menunggu.”

Sekali lagi Jiyeon bersyukur, karena Tuhan telah mengirimkan Myungsoo padanya sebagai anugerah terindah.

~

Ehmmm nothing to say.

Comment please yes! Sarannya juga boleh kok~

54 responses to “[DRABBLE SERIES] OUR – Quiet

  1. Yah namanya juga drabble yah jadi kurang puas atuh thor kkkk myungyeon nya dikit bgtttttt banget banget tp aku suka banget series nya, kapan nih yg minzy? Aku tungguu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s