Pretty boy Model [Chap 1-2]

image

Tittle: Pretty boy Model
Main cast:
*Park Jiyeon
*Ljoe Teen Top
Other cast:
*Kim myungsoo
*Bang Mir
*Thunder
*Park Jihoon (Jiyeon twins)
Genre: romantic, little bit sad, family, super star life.
Rating: PG-17
Length: 1-2

‘dari sekian banyak sosok orang yang baik hati, tapi hanya kau yang dapat membuat hatiku berdebar’

Haaaaaaiiiiii!!! Merlin is back! Ada yg kangen kah? Merlin kangen kalian nih😦 maap yah lama ga nge post ff disini.. Merlin kmaren” sibuk binggo hahaha tapi sekarang udh beres kok kesibukannya/? .. Ini ff pertama merlin setelah hiatus beberapa abad lamanya :p cekidot~ happy reading yah.. Dont be silent riders!!!

Jiyeon POV

Hai kenalkan namaku Park Jiyeon, aku memiliki seorang saudara kembar laki laki bernama Park Jihoon yang berjarak 3 menit dari kelahiranku. Wajah kami sangat mirip, bahkan seringkali aku dan Jihoon tidak bisa dibedakan jika saja rambutku tidak panjang. Jihoon memiliki keinginan yang besar untuk menjadi model, dan ia selalu berusaha untuk mewujudkannya.

“Jihoon-ah kau masih memandangi poster itu? Apakah bagimu mereka benar benar keren?” tanyaku pada Jihoon yang sedang memandangi sebuah poster bergambar 4 lelaki tampan yang sering disebut ‘LUNAFLY’ itu.  

“mereka benar benar sangat keren Ji-ah terlebih L.joe sang emperor” balasnya antusias.

“Namanya L.joe sang Emperor? Nama yang hebat!”

“Nama sebenarnya adalah Lee Byunghun, dia itu emperor-nya di dunia modeling, makanya dijuluki seperti itu. Dan nama L,joe itu hanya stage name nya. Dia masuk TOP MEDIA, sebuah agensi model yang hanya menerima model model papan atas. Dan diantara mereka, L.joe menjadi no.1!  Dia orang yang paling kukagumi dan kujadikan panutan Ji-ah.. Maka dari itu, aku juga ingin bisa lolos audisi TOP MEDIA!” jelas Jihoon dengan penuh keyakinan dan semangat. Aku sangat senang dan bangga dengan semangatnya, untuk pertama kalinya kulihat adik kembarku begitu antusias pada dunia modeling! Dan ini berkatnya, berkat sang Emperor.

Kutangkup kedua pipinya dengan tanganku, melihat sebuah kesungguhan yang besar dimatanya. Aku akan selalu mendukung setiap kesungguhan yang terpancar dari matamu ini Jihoon-ah!   “Jihoon-ah luluslah audisi itu! Bersinarlah seperti bintang yang paling terang! Lalu pertemukan aku dengan sang Emperor! Aku akan selalu menjadi pendukung setiamu”

“Ya, aku janji! Dan aku juga akan selalu mengingat kata katamu untuk selalu mendukungku Ji-ah”   Park Jihoon! Adik kembarku yang paling berharga dan paling kusayang. Sejak kecil ia sudah berjuang di dunia model. Aku percaya Jihoon pasti bisa lolos.

***

“Lupakan soal audisi! Jihoon kau sedang demam! Panasmu sampai 40 derajat!”

“Tapi audisi TOP MEDIA hanya diselenggarakan hari ini! Eomma aku ingin satu agency dengan L.joe dan juga LUNAFLY!!”

“Jangan memaksakan diri! Pokoknya, eomma tidak ingin dengar apapun lagi! Eomma tidak akan memberi izin!”

‘Jihoon-ah.. Padahal Jihoon sudah berjuang, dan berlatih setiap hari hingga larut malam, aku tak bisa melihat Jihoon berhenti sampai disini!’

“eomma! Biarkan aku yang menggantikan Jihoon mengikuti audisi itu. Wajah dan tinggiku sama dengan Jihoon, dadaku juga kecil. Tinggal satu lagi..” kuambil gunting yang ada di atas meja dekat tempatku berdiri.

CRES!!

kupotong cepat rambutku menjadi sangat pendek, menyesuaikan dengan potongan rambut Jihoon.

“Jiyeon! Apa yang kau lakukan?!” teriak Jihoon namun tak kuperdulikan.

“dengan begini, aku sudah seperti Jihoon kan?” ucapku sambil memberikan senyumanku untuk eomma dan Jihoon lalu beranjak pergi menuju tempat audisi.

Eomma dan Jihoon hanya terdiam melihat kepergianku.

‘Jihoon-ah aku akan berjuang untukmu! Agar kau bisa meraih impianmu! Selain itu aku juga sangat penasaran, mengapa Jihoon begitu kagum pada sosok L.joe sang “Emperor”‘

***

Cklek!

“oh ternyata masih ada satu orang lagi ya?” ucap seorang pria cantik saat aku masuk kedalam ruangan audisi.

‘kini dihadapanku ada 4 lelaki tampan. Bagaikan melihat lukisan hidup, namun mereka benar benar nyata. Apakah mereka yang dipanggil LUNAFLY? Benar benar indah~’ batinku.

Grep!

“eh? Pa-Park Jihoon imnida” ucapku gugup dengan tiba tiba salah seorang dari mereka memegang bahuku dan meremasnya sedikit keras.

“Park Jihoon hemm? Wajahmu sangat cantik”

‘huwaaa! Apa ini?! Wajahnya sangat dekat dengan wajahku! Lelaki ini… L.joe?’

Ctek..

‘hah?! laki laki ini sedang mencoba membuka bajuku kyaaa mesum!’

“eh anu…” gugupku.

“perlihatkan tubuhmu” ucapnya sambil menatapku dengan tatapan dinginnya.

‘harus buka bajuuu?!! Tidak terfikir olehku akan ada pemeriksaan fisik!’

“cepatlah!” teriak seorang lelaki yang lain dan dengan cepat membuka paksa pakaianku.

Bratss!

Bajuku kini terbuka menampilkan pakaian dalamku yang hanya mengenakan bra berwarna merah.

‘ah! Langsung ketahuan!😥 bagaimana ini? Apakah ini artinya Jihoon tidak bisa lolos?’

HAHAHA

“Mir-ya jangan tertawa melulu! Hihihi” ucap seorang lelaki dengan rambut merah muda menyala kepada lelaki disebelahnya yang masih terus menertawakanku.

“Ljoe-ya apa kau tidak sadar waktu pertama kali menyentuhnya?” tanya lelaki lainnya yang memiliki pandangan setajam elang.

Jiyeon POV End

Author POV

” Jadi kau datang kemari untuk menggantikan adikmu untuk mengikuti audisi ini?” tanya L.joe datar kearah Jiyeon.

“wajah adiknya sama dengan dia kan? Bagaimana kalau kita loloskan? Ini sebagai hadiah karena gadis ini dengan berani datang kemari untuk audisi” ucap Mir disusul oleh anggukan setuju dari Thunder dan Myungsoo.

“Tidak bisa! Sorry!” hardik L.joe cepat.

“eh? Kenapa?! Adikku pasti bisa kok!” jelas Jiyeon gigih. Berharap laki laki didepannya dapat merubah keputusannya.

“Karena kalau kau seorang wanita, kau akan jatuh cinta padaku” ucap L.joe penuh keyakinan namun masih dengan wajah datarnya lalu berjalan menuju pintu ruang audisi itu.

‘A-apa maksudnya?! Dia memang benar benar seorang Emperor yang sangat keren! Dan ku akui itu. Tapi dia terlalu pede! Mengatakan bahwa “kalau aku wanita, aku akan jatuh cinta padanya” tidak dapat dipercaya!’ batin Jiyeon.

“L.joe memang selalu bicara begitu” ucap Mir sambil beranjak pergi keluar dari ruang audisi.

“Sayang sekali tidak ada yang lolos” lanjut Thunder berjalan menyusul Mir diikuti oleh Myungsoo dibelakangnya.

“Tu-tunggu dulu!!!” teriakku gugup dan tanpa sadar menarik ujung baju L.joe yang sontak membuat ke-4 lelaki tadi melihat ke arahku lagi.

“Aku yakin! Kalau aku pasti tidak akan pernah jatuh cinta padamu!” lanjut Jiyeon.

Mendengar kata kata yang terlontar dari bibir mungil Jiyeon, L.joe kemudian berbalik lalu memberikan seringai nya yang tajam.
“Ck menarik.. Baiklah, kamu berhasil lolos audisi! Tapi, Jika kalau sampai kau jatuh cinta kepadaku, adikmu tidak boleh berada di dunia modeling. SELAMANYA!!” ancam L.joe sembari menekan kan kata SELAMANYA!!!.

“oh iya, batas waktumu seminggu! Sampai adikmu sembuh. Rasanya aku tidak sabar menunggu besok. Sampai jumpa Park Jihoon-shii” lanjutnya dan kemudian berlalu begitu saja dibalik pintu bersama personil LUNAFLY yang lain.

BRUKK!!

‘bagaimana ini? Sepertinya akan sangat sulit!😥 tapi aku harus kuat! Demi masa depan Jihoon!’

***

Jiyeon POV

Hari ini adalah hari pertamaku menjalani pemotretan sebagai personil LUNAFLY. Semua kru sedang bersiap mempersiapkan segala keperluan guna mendukung acara pemotretan yang berlokasi dipantai hari ini.

‘Brr.. brrr hatsyiii!’

“Jihoon-shii! Jangan kalah dengan musim dingin pantai! Mana ada model yang menggil begitu saat sesi pemotretan berlangsung?” ucap salah seorang Kru kepadaku.

“ma..ma..maaf…”
‘tapi sekarang ini kan suhunya minus 5 derajat?!! Mana bisa aku tersenyum dengan kaos yang tipis seperti ini.. Hiks’

“cih! Coba lihat disana, Ljoe dan yang lainnya..” kru itu menunjuk kearah 4 lelaki tampan yang masih bisa menunjukkan ekspresi tersenyum padahal dicuaca dingin dan hanya menggunakan kaos tipis sama sepertiku.

“yak! Oke bagus sekali!” teriak sang fotografer penuh bangga.   ‘wah… Keren… Hebat… Dalam kondisi cuaca yang buruk seperti ini pun, mereka masih bisa terlihat santai begitu. Benar benar model Profesional!’ ucapku dalam hati. Dan tanpa sadar sejak tadi aku selalu memperhatikan mereka.

“Apa lihat lihat? Apa jangan jangan, kau sudah mulai jatuh cinta padaku?” tuduh lelaki yang kuketahui sebagai sang Emperor itu sambil menunjukkan smirk nya yang menakutkan bagiku.

‘idih!! Siapa yang jatuh cinta? Cih ternyata penyakit pede nya masih tetap bisa kambuh di cuaca dingin seperti ini juga!’

‘huh! Sebagai seorang lelaki yang dijuluki “Emperor” kuakui dia memang hebat! Tapi sifatnya sangat buruk! Berbanding terbalik dengan wajahnya. Cih sungguh menakutkan’ Gerutuku lalu berbalik cepat tanpa memperdulikannya.

PLEK!!

“AAH!! PARK JIHOON-SHII!! BAGAIMANA SIH?! INI BAJU SATU SATUNYA TAHU!!” teriak seorang kru tata busana yang aku tabrak dan tanpa sengaja aku membuatnya menjatuhkan baju yang sedang ia pegang.

“ma..maaf…”

“bagaimana ini? Sudah tidak ada waktu untuk mengeringkannya!”

“ada apa sih ribut ribut?” tanya L.joe yang tiba tiba sudah berdiri disampingku.

“gara gara anak ini, baju untuk sesi pemotretan berikutnya jadi basah. Dan gara gara dia, waktu kita juga jadi sia sia.” kru itu menunjukku tepat didepan wajahku.

‘aahhh bagaimana ini…? Apa yang harus kulakukan??’

“aku benar benar minta maaf” kubungkukkan tubuhku berkali kali.

Puk!

“sudahlah, ini bukan masalah besar kok”

‘tangan ini, tangan besar Ljoe ada di kepalaku. Apa dia sedang mencoba menghiburku?’

“yang penting jangan ketahuan kalau baju ini basah kan? Oke…” Ljoe, Dia menggantungkan kata katanya lalu berjalan menuju bibir pantai, sebelumnya ia mengambil baju basah yang tadi telah jatuh.

“tunggu Ljoe!!! Kau mau pergi kemana?” kru tadi berteriak memanggil Ljoe, namun tak sedikitpun digubrisnya.

“aku akan mencari tempat yang bagus untuk difoto” ucapnya dingin tanpa menolehkan pandangannya kebelakang.

“Jangan bodoh! Hentikan!! Masa kau mau masuk ke laut di tengah musim dingin begini?!!” teriak kru itu lagi dengan nada yang khawatir.

SPLASH!!!

Ljoe, dia menenggelamkan dirinya di air laut, dan sedetik kemudan keluar dengan rambut dan bajunya yang basah.

“Oi!! Ayo cepat reflektornya!!” foto grafer dengan sigap mengambil gambar Ljoe dari berbagai sudut.

‘hebat! Orang ini benar benar hebat! Dalam sekejap aku dibuat kagum olehnya. Sangat keren!’

***

Tok tok tok..

“ya? Oh kau Jiyeon. Ada apa?” seorang lelaki keluar dari pintu Van yang tadi kuketuk sambil mengeringkan rambutnya yang basah.

“mmm MAAF UNTUK HARI INI Ljoe-shii!! INI SEBAGAI TANDA MAAFKU!! MOHON DITERIMA!!”  kuberikan secarik kertas yang sudah kutulisi ‘Tiket untuk meminta maaf -Park Jiyeon’ sebelumnya. Memang sangat kekanakan, namun untuk saat ini aku tidak memiliki apapun yang dapat kuberikan padanya sebagai tanda permintaan maafku. Dan hanya ini lah yang terlintas di fikiranku saat ini.
Jiyeon POV End

LJoe POV

“mmm MAAF UNTUK HARI INI Ljoe-shii!! INI SEBAGAI TANDA MAAFKU!! MOHON DITERIMA!!” ucap Jiyeon sambil memberikan secari kertas dengan tulisan ‘Tiket untuk meminta maaf -Park Jiyeon’ diatasnya.

“hah? Apa ini? HA HA HA!!! Itu.. Kau seperti anak SD!! Tiket permintaan maaf? Sungguh lucu!” tawaku pecah seketika.

‘oh ini pertama kalinya aku tertawa lepas seperti ini di depan seorang gadis. Namun, tingkahnya ini benar benar membuatku ingin tertawa melihatnya’

“habis kejadian tadi begitu mendadak! Aku juga tidak memiliki uang sepeserpun. Jadi hanya cara ini terfikir olehku!! Tapi kalau kau tidak mau ya sudah! Tidak perlu terbahak bahak seperti itu kan?” ia mengambil kertas tadi lalu memutar tubuhnya hendak pergi meninggalkanku.

“tunggu! Aku tidak bilang bahwa aku tidak membutuhkan itu kan?” tanganku reflek merangkul pundaknya dari belakang lalu merebut kertas yang yang tadi sempat ia ambil dari tanganku.

“kau betul betul memikirkannya sampai sini? Haha manis sekali” ucapku tanpa sadar memberikan senyumanku padanya. Sedetik kemudian, wajahnya merona dan ia membulatkan matanya penuh. Kugenggam tangannya mencoba membuatnya sadar.   ‘ada apa dengannya?’ batinku.

“Jiyeon-ah kau..”

“LEPASKAN!!” hardiknya lalu menghempaskan genggaman tanganku kasar dan berlari meninggalkanku yang masih mematung melihat kepergiannya.

“Jiyeon!!” panggilku namun tar dihiraukan olehnya. Bahkan dia enggan menoleh walaupun hanya sebentar.

DEG!!

“apa apaan ini?! Benar benar tak terduga! Arrggghhh!!!” kuacak rambutku kesal.
‘aku tidak menyangka akan menyesal telah membuat perjanjian itu’

/Flashback/

“Aku yakin! Kalau aku pasti tidak akan pernah jatuh cinta padamu!” Ucap nya mantap sambil matanya dengan berani menatapku.

“Ck menarik.. Baiklah, kamu berhasil lolos audisi! Tapi, Jika kalau sampai kau jatuh cinta kepadaku, adikmu tidak boleh berada di dunia modeling. SELAMANYA!!” ancamku sembari menekan kan kata SELAMANYA!!!”

/Flashback END/

Ljoe POV End

Author POV

“Jiyeon!!” panggil Ljoe namun sepertinya tidak terdengar oleh Jiyeon. Jiyeon terus berlari tanpa tujuan.   ‘tidak! Aku tidak berdebar debar! Dia pasti bohong mengatakan kata kata tadi. Aku tidak boleh suka padanya! Tidak boleh suka!!!’  jiyeon terduduk di tanah sambil memegangi dada sebelah kirinya.   “kenapa debaran ini tidak bisa berhenti…? Kenapa jantung ini harus dibuat berdebar debar olehnya?! Oleh seseorang yang tak boleh kusukai…?” lirihnya..

To be continue..

Jangan lupa like dan komen nya yaaww :*

15 responses to “Pretty boy Model [Chap 1-2]

  1. Sepertinya ceritanya bakalan seru nih. Demi adik kembarnya jiyeon bakalan berjuang biar ga jatuh cinta dgn l.joe,,tapi l.joe secara ga sadar sudah tebar pesona ma jiyi. Jd penasaran gmn cara jiyi mengendalikan perasaannya. Apa bakal ada slh satu dr lunafly yg suka ma jiyeon??
    Next part ditungguin ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s