Winter Confession[Chapter One]

Butiran salju perlahan-lahan turun dari langit. Tanda mulainya musim dingin. Jalan-Jalan dan bangunan ditutupi salju. Kurapikan syal merahku. Masih terasa dingin sekali walaupun aku sudah memakai baju tebal. “Omma, aku pergi dulu.” Jiyeon  berjalan melewati jalan yang biasanya ia lewati bila ingin pergi ke sekolah- seperti biasa. “Pagi.” sapa seseorang. “Oh, pagi, Myungsoo.” sahut Jiyeon. Cowok sam tinggi dengan Jiyeon itu lari ke arah Jiyeon  dan berjalan di sebelahnya. Jangan salah sangka- mereka bukan couple. Mereka hanyalah sahabat dekat, paling dekat mungkin- Sejak mereka bertemu pertama kali saat SMP 3, mereka selalu bersama-sama, bahkan sampai SMA 3, yaitu sekarang. Tapi tak pernah sekalipun mereka mempunyai perasaan terhadap satu sama lain. Kecuali untuk Jiyeon. Jiyeon menyukai Myungsoo, bahkan sejak SMP 2. Tapi Myungsoo tidak pernah menyadarinya. Mungkin Myungsoo hanya menggangapnya sebagai sahabat. Bahkan 1 tahun sebelum mereka bersahabat, Jiyeon sudah punya perasaan untuk  dan akhirnya mereka sering bersama-sama, itulah yang membuat Jiyeon senang. Sangat senang. Tapi dia tak berani menyatakan perasaanya. Karena Myungsoo pernah punya pacar, dua kali. Dan sekarang dia sedang pacaran dengan cewek cantik yang lebih muda 1 tahun darinya. Setibanya di sekolah, Jiyeon cepat-cepat mengganti sepatu karet yang dipakainya dengan sepatu sekolah. Sama dengan Myungsoo. Tahun ini tidak disangka-sangka mereka sekelas lagi. Untunglah kita sekelas. Aku bisa tersenyum sendiri menatap senyumnya, walaupun dia tak akan tahu perasaanku. —————————————————————————————————— “Myungsoo, mau makan bersama?” tanya Jiyeon yang sedang memegang lunchbox-nya. “Maaf, tapi aku ada kencan dengan Suzy.” “Oh… ya sudah, aku makan dengan Sungyeol dan Sungjong saja!” Suzy, Suzy! Sudah bosan aku dengar namanya! Kabarnya juga dia punya 11 mantan pacar, tapi kenapa Myungsoo mau denganya?! Myungsoo pernah berkata bahwa dia mau cewek yang senyumnya manis, tapi Suzy tidak seperti itu! Dari mukanya saja kelihatan kalau dia playgirl! Ah, aku tidak boleh berpikir seperti itu. “Permisi.” Orang itu adalah Choi Minho. Tingginya hampir sama dengan Myungsoo, tapi aura dia kebalikan dengan Myungsoo yang ceria. “Ada Park Jiyeon?” tanya Minho. “Y-Ya, aku Jiyeon.” “B-Boleh berbicara sebentar?” “Eh?” Kami berjalan ke arah taman yang ada pohon besar di tengahnya. Biasanya saat musim gugur daun-daunya akan berubah menjadi warna kuning-kemerahan, dan akan perlahan jatuh satu persatu. Hanya saja sekarang bukan musimnya dan daunya sudah rontok semua. Tunggu, balik ke Minho dan Jiyeon. “Ah, mari berkenalan dulu. Namaku Choi Minho. Salam kenal!” Minho mengeluarkan tanganya. “Seperti yang kau tahu, aku Park Jiyeon. Salam kenal juga.” Jiyeon mengeluarkan tanganya dan menjabat tangan dengan Minho. “Alasan karena aku memanggilmu hari ini adalah… aku menyukaimu.”

23 responses to “Winter Confession[Chapter One]

  1. haaaahhh gila!! minho blak-blakan bggt yya,,, langsung nyatqin perasaannya sama jiyeon,, gila dia gentle bggt yya,,
    tp aku berharap’y sih jiyeon sma myungsoo,,
    next^^

  2. wow wow minho to the point bangett ya , langsung nyablak ngomong tanpa basa basi . pasti jiyi kaget gila , ayoo terima aja jiyi , siapa tau ntar myung cemburu , kkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s