[DRABBLE SERIES] OUR – Fine

hsf-ournewFine

[DRABBLE SERIES] OUR

written by Quinniechip

Friendship Romance School Life || Drabble

Drabble Series : Selfie . Still . Same . Idiot . Hypnosis

-oOo-

Sudah dua hari ini Minho absen sekolah. Menurut kabar yang diberikan Myungsoo, Minho memberitahunya bahwa ia sedang terserang demam tinggi karena keluar malam tanpa mengenakan jaket lalu kehujanan dan sialnya lagi ia lupa membawa mantel. Tampaknya ketidakhadiran Minho sedikit banyak memberikan pengaruh. Walau ia bukan salah satu siswa yang begitu menonjol diantara siswa yang lain, seperti Jongin si pembuat masalah atau Jiyeon yang sering disebut sebagai ‘otak einstein’, setidaknya tukang tidur seperti Minho memberikan keseimbangan terhadap seisi kelasnya.

Seperti yang dikatakan banyak orang, masa sekolah menengah adalah masa yang paling sulit dilupakan. Saat dimana para remaja mulai merasakan jatuh cinta, pahit manisnya persahabatan, dan belajar lebih tentang luasnya ruang lingkup kehidupan. Begitu juga kelas yang ditempati oleh keenam remaja ini, bisa dikatakan sebagai sebagian kecil dari dunia yang sebenarnya, yang berisi individu dengan banyak karakter bervariasi. Ada si kutu buku yang pendiam, si bersih yang super perfeksionis, tukang onar yang selalu membuat masalah, dan si tukang tidur juga menjadi salah satu dari keanekaragamannya.

Myungsoo, Minho, dan Jongin yang biasanya selalu bertiga kemananpun mereka pergi, kini hanya tersisa Myungsoo dan Jongin tanpa Minho. Terasa tak lengkap jika salah satu dari mereka hilang, dan yang paling terpenting adalah, tidak ada lagi yang bersedia menemani Jongin bermain basket disaat Myungsoo bertemu dengan kekasihnya. Alhasil selama Minho sakit, Jongin harus rela bermain sendiri atau parahnya lagi ia harus pulang seorang diri dengan berjalan kaki karena ia tidak mau menjadi obat nyamuk ditengah kemesraan Myungsoo dan Jiyeon.

Ketidakhadiran Minho selama dua hari ini tidak hanya berdampak pada Jongin. Sudah dua hari ini Suzy tampak lebih diam dari biasanya, ya walaupun Suzy memang tipe gadis pendiam yang tenang, tetapi ia masih tampak ceria dengan senyum yang tak pernah luntur dari bibirnya. Sejak Myungsoo mengatakan bahwa Minho sakit, raut khawatir lebih banyak tampak diwajahnya. Suzy juga lebih banyak melamun memikirkan sesuatu, melanglang buana dengan pikirannya sendiri.

“Suzy-ya.. Ya! Bae Suzy!”

Lagi-lagi Suzy melamun dan tak mendengar apa yang dibicarakan sekitarnya. Terpaksa Jiyeon harus memanggilnya lebih keras. Mendengar teriakan Jiyeon yang seakan bisa memecahkan gendang telinga, membuat Suzy tersadar dari lamunannya.

“Ya! Bae Suzy, ada apa denganmu?”

“Huh! Pasti karena Choi Minho..”

Belum sempat Suzy menjawab, Soojung sudah menyahut lebih dulu. Suzy hanya menggelengkan kepalanya cepat tanda mengatakan tidak atas sangkaan yang dilontarkan Soojung.

“Lagi-lagi karena Minho.” Ucap Jongin sambil menggelengkan kepalanya, “Apa tidak lelah terus memikirkan seseorang yang bahkan kau tidak tahu ia memikirkanmu atau tidak.”

Suzy terus menggelengkan kepalanya menyangkal, “Aku tidak memikirkannya.”

“Jangan bohong!” Jawab Jiyeon, “Kau khawatir padanya, benar bukan?”

Suzy yang merasa didesak hanya bisa menghela nafas dan akhirnya menganggukkan kepalanya mengaku.

“Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Minho sudah membaik dan ia mengatakan akan kembali masuk sekolah esok hari.” Ucap Myungsoo sambil menunjukkan pesan singkat dari Minho.

Suzy menghela nafasnya lega setelah membaca pesan singkat yang dikirimkan Minho pada Myungsoo. Walaupun ia tidak tahu bagaimana kondisi Minho yang sesungguhnya, setidaknya ia sudah tahu jika keadaan Minho sudah membaik.

“Jawab dengan jujur..” Jongin menatap Suzy curiga, menautkan alisnya dan menunjuk Suzy dengan jari telunjukanya, “Kau dan Minho, masih saling menyukai, kan?”

“Ti.. tidak..” Jawab Suzy cepat, terkesan tak yakin.

“Lalu mengapa kalian masih seperti ini, peduli satu sama lain.” Ucap Jongin lagi, “Bahkan kalian masih saling mengkhawatirkan.”

Suzy menarik nafas panjang sebelum menjawab, “Karena kami berakhir dengan baik-baik.”

“Hubungan yang diawali dengan baik, harus diakhiri dengan baik juga, bukan..”

Jongin hanya tertawa kecil sambil menggelengkan kepala, “Aku heran dengan istilah ‘berakhir dengan baik-baik’.”

“Jika memang baik-baik, mengapa harus putus?”

Keempat pasang mata kini hanya tertuju pada Suzy yang hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Jongin lagi. Tanpa ia perintah, wajah Minho kembali muncul dalam pikirannya..

~

Haiiii~ Aku balik bawa another drabble series of OUR hehehehe😀

nggak jelas banget ya? maaf deh :’) ini buatnya nggak ada sejam ._. maklumin ya

Comment please yes! Sarannya juga boleh kok~

33 responses to “[DRABBLE SERIES] OUR – Fine

  1. Wowowo
    Kaka, aku blh request gk? Aku pgn oneshoot our ini tp, isi nya myungsoo jiyeon, jongin krystal, sama suzy minho, jd oneshoot setiap couple di our ini😀
    Boleh gk😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s