[CHAPTER-1] BLAME

kaver efef

TITTLE : BLAME

MAIN CAST : JI YEON T-ARA & L INFINITE

GENRE : LIFE, ROMANCE & FRIENDSHIP

RATING : T (Teen)

AUTHOR : BabyAchan

COVER BY : highschoolgraphics.wordpress.com

——————————————————————————————————–

“Apa yang terjadi dalam hidup bukan untuk disalahkan, tapi untuk dijalani.”

   Ji Yeon mengacak rambutnya frustasi. Dia menatap dokumen-dokumen di hadapannya dengan sebal. Sesekali dia membuang nafasnya kasar. Sungguh, hidup ini benar-benar berat baginya. Bagaimana bisa yeoja berumur 22 tahun seperti Ji Yeon disuruh memegang perusahaan besar seperti A Lier? Ya ampun.. Ayolah, ini bukan waktunya gadis seperti Ji Yeon ribet dengan urusan perusahaan. Kadang dia berpikir apakah dirinya akan tua sebelum waktunya? Sepertinya sebentar lagi ia akan mengalami gejala kebotakan.

   “Ya, Ji Yeon-a, apa kau sibuk?” tanya seorang yeoja dari sebrang telepon sana.

   “Lebih dari sibuk!” ujar Ji Yeon sambil terus mengamati dokumen-dokumen tersebut.

   “Ayo datang ke pestanya Myung Soo bersamaku. Nanti malam. Ya?” ujar yeoja itu.

Ji Yeon sedikit terhenyak. Dia sedang mencari alasan yang tepat untuk berbohong.

   “Hei, Yoo Ara. Kau tahu kan aku ini gadis super sibuk. Mana bisa aku datang ke pestanya si Myung Soo!” Ji Yeon menaruh dokumen itu dan menghempaskan dirinya ke punggung kursi.

   “Kau tidak tahu ya? Myung Soo akan mengumumkan sesuatu yang besar!” Ara memanas-manasi Ji Yeon.

   “Dengar ya, aku sibuk. Dan aku tidak tertarik dengan hal seperti itu lagi. Mengerti?” Ji Yeon memutus sambungan telepon sepihak.

Dia membuat pose bimoli (baca: bibir monyong lima centi). Dia mengomel tidak jelas. Entah apa yang membuatnya jadi kesal setengah hidup seperti ini. Ji Yeon terlonjak kaget karena tiba-tiba Min Ho berdiri di depan mejanya.

   “Apa kabar, CEO Park Ji Yeon?” Min Ho memamerkan senyumnya yang menawan.

   “Min Ho-ssi! Waseo?” Ji Yeon sumringah.

   “Waeyo? Kenapa kau terlihat kesal? Apa ada yang membuatmu kesal?” tanya Min Ho sambil duduk di sofa.

   “Ya, begitulah. Belakangan ini jadwalku sangat padat hingga kehabisan waktu untuk refreshing. Aku benar-benar penat hari ini,” Ji Yeon memasang pouty facenya.

   “Bagaimana kalau nanti malam kita keluar?” tawar Min Ho sambil tersenyum.

   “Jeongmal? Nanti malam? Aku mau!!” Ji Yeon melonjak kegirangan.

   “Ji Yeonie.. Kau seperti anak kecil kalau begitu,” Min Ho membelai puncak kepala Ji Yeon.

Ji Yeon hanya tersenyum dengan sangat manis. Membuat Min Ho terpesona melihatnya.

   “Ya sudah. Bekerjalah, nanti malam aku jemput,” Min Ho beranjak pergi.

   “Ne, anyeong Min Ho-ssi,” ujar Ji Yeon dengan dibalas senyum oleh Min Ho.

* * *

   Malam telah tiba. Ji Yeon berdandan secantik mungkin. Dengan balutan dress tosca selutut dan cardi  warna orens yang membuatnya terlihat ngejreng malam ini. Tak lupa dia men-curly rambutnya yang blonde itu. Sungguh terlihat cantik sekali.

   “Yeonie, kau mau kemana?” tanya ibunya.

   “Berkencan dengan Min Ho!” Ji Yeon bersemangat.

   “Sepertinya kencanmu harus ditunda dulu Park Ji Yeon. Ada tugas lagi untukmu,” ujar appa Ji Yeon.

   “Appa!” Ji Yeon protes.

   “Kali ini semi kencan Jiyi..” sang ayah menghibur putrinya.

   “Mwo? Maksud ayah?” Ji Yeon bingung.

   “Kau harus menghadiri peresmian perusahaan Kim’s Corporation. Bukankah perusahaan Min Ho juga diundang? Mollaseo?” ayah Ji Yeon heran.

   “Jeongmal? Min Ho tidak beritahu aku,” Ji Yeon menggelengkan kepalanya.

Tiba-tiba klakson dari luar berbunyi. Itu pasti Min Ho.

   “Appa-eomma, na ka!” Ji Yeon melesat pergi setelah mencium pipi kedua orang tuanya.

Ji Yeon mengetuk kaca mobil Min Ho dengan tersenyum.

   “Maaf kau menungguku,” ujar Ji Yeon.

   “Gwaechana, neo.. oneulbameun neo neomu yeoppo,” Min Ho memuju Ji Yeon yang membuat gadis itu melayang ke udara.

   “Thanks, oh iya. Bukankah kita akan pergi ke peresmian Kim’s Corporation?” Ji Yeon memasang seat bealt.

   “Ku pikir akan jadi surprise. Ternyata kau sudah tahu,” Min Ho mendengus.

Ji Yeon hanya terkekeh. Sesampainya di tempat tujuan Ji Yeon melepas cardinya. Memperlihatkan lengan ramping nan putih miliknya. Tak lupa dengan dompet besarnya yang menambah kesan elegan pada gadis itu. Min Ho semakin terpesona karenanya. Bukan hanya Min Ho. Tapi semua hadirin di sana. Ji Yeon menggandeng lengan Min Ho yang membuat namja atletis itu terhenyak. Namun, Ji Yeon hanya memamerkan giginya yang putih.

   “Apa kabar, CEO Park Ji Yeon?” suara familiar datang menyapa.

Ji Yeon menoleh ke sumber suara. Matanya melotot mengetahui siapa yang menyapanya.

   “Jung Soo Jung! Kau gila tak pernah menghubungi aku ya!” Ji Yeon menoyor kepala Soo Jung.

   “Hehe, mian. Aku sibuk Ji.. Eoh, Min Ho-ssi?” Soo Jung menyapa Min Ho.

   “Halo, apa kabar CEO Jung,” Min Ho memberi salam.

Mereka saling bertukar senyum. Hingga Ji Yeon menyadari bahwa di pojok sana ada seseorang. Seseorang yang sangat dia kenal. Sangat amat bersejarah dalam hidupnya. Matanya lebih membulat lagi. Dan dia menunjukkan ekspresi seperti sedang melihat hantu.

———————————————————————————————————————————–

Nah loh siapa nih yang dilihat Jiyi? Bersambung ke part selanjutnya. Sider? Ke laut sj.

29 responses to “[CHAPTER-1] BLAME

  1. Kenapa jiyi nolak ke pesta myungsoo ?? Apa yang akan diumumkan sama myungsoo ?? Entah kenapa aku punya insting myungsoo akan mengumumkan tentang pertunangannya sama soojung.. Bener nggak thor ??’-‘ apa hubungan jiyi dan myungsoo ?? Update soon author-nim ^^)b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s