[FICLET] Lain Kali Saja

 myungsoo

boomshacks’ mempersembahkan

Lain Kali Saja

KIM MYUNGSOO // FICLET // COMEDY

HAAIIIII, makasih sudah mau membukaaa! \(OuO)/ selamat membaca dan kalau mau minta muntah ada banyak kok /?
“Maaf, lain kali saja, ya!”

Aku menengadah. Oh astaga, kenapa lagi? Myungsoo kini ada di hadapanku, sembari memamerkan deretan giginya yang tertata rapi itu.
“Kenapa?” tanyaku. Harusnya, hari ini kami akan berkerja semalaman hanya untuk menyelesikan laporan khusus musim dingin ini. Tapi, Myungsoo akan menolak… lagi? Ini sudah hampir yang ke-empat belas kalinya!
Myungsoo masih memamerkan deretan giginya. Oke, aku mencoba berpikir positif, mungkin dia ada pekerjaan lain?
“Maaf, aku ada urusan lain… maaf… tapi….”
Bingo! Dia ada urusan lain! Hebat sekali Kim Myungsoo? Kau baru saja kemarin menerima tawaran untuk bekerja bersama, dan sekarang kau tunda lagi? “Baiklah, Myungsoo! Setelah kau menolak lagi, kali ini aku harus bersama dengan siapa—“
“Tolong tenang dulu! Dengarkan sedikit!” nadanya meninggi, “ini penting!”
Aku menghela napas, “baik. Apa?”
“Maafkan aku tapi… ini urusan penting, jadi…,” ia menggaruk bagian belakang kepalanya, “… jadi aku tidak bisa menundanya… maaf….”
Kupikir tensiku naik.
“Baik, sekarang aku harus mencari partner kerja yang lain. Oke, oke,” kataku sembari tersenyum. “Baiklah, terima kasih atas kerja samanya selama beberapa detik, Myungsoo. Aku akan cari pengganti yang lebih ba—“
“Tapi masalahnya kalimatku belum selesai, bro.”
Aku menautkan alis. Myungsoo memang memanggil teman kerjanya dengan sebutan bro, termasuk teman kerja wanitanya.
“Emh, begini, pekerjaan ini harus kukatakan padamu… agar kau tidak salah pengertian begitu,” dia menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya lagi. “Ini… pekerjaan yang….”
“Apa?”
Myungsoo nyengir. Tunggu, nyengir? Kalau dia memamerkan cengirannya, ini pasti….
“Maaf, aku… aku harus…,” katanya sambil terus memamerkan deretan giginya, “… aku aku… maaf, aku harus ke kamar mandi! Perutku sakit!”
Hening. Hening untuk beberapa saat. Alisku bertaut, mulutku menganga beberapa senti dan Myungsoo masih berada di depanku, dengan gaya ala orang sakit perut—memegang pertunya sembari memasang wajah kesakitan (yang saat ini sedang dibuat-buat).
“Kim Myungsoo,” kataku dengan nada menekan. “DASAR KURANG AJAR, JADI KAU HANYA INGIN BILANG KALAU KAU INGIN KE KAMAR MANDI?!”
Pria itu tanpa persaan berdosa melebarkan cengirannya. “Maafkan aku… aku paling kesal jika harus berurusan dengan begini—“ Aku tidak tahan mendengar nada bicaranya, “a-aku segera kembali! Maaf, ya! Nanti kita akan bekerja sampai larut malam!” teriaknya sembari berlari menuju sebuah kamar mandi. “Maafkan aku! Aku akan segera kemba–li!”
Aku tertawa. Oh astaga, dia benar-benar absurd untuk ukuran seorang wartawan yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat–yah, mungkin jika dia menjadi partner-ku dalam beberapa bulan ini, mungkin aku akan lebih banyak menonton Spongebob. Haha.
Tiba-tiba aku teringat sesuatu.
Kerjaanku! Sudah dua jam dia belum kembali!
“MYUNGSOO CEPAT KEMBALI–!”

FIN

  • Errr maafkan daku jika terlalu mengabsurdkan Myungsoo/? m(_ _)m aku ngebet pengin debut/? disini, jadi mohon dimaklumi ya~ (/.\)
  • Terima kasih sudah mau membaca \(^O^)/ mau belanja apa hari ini? *LOH *BUKAN MINIMARKET

8 responses to “[FICLET] Lain Kali Saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s