[Chapter – Part 3] School In Luv

2b

 

 

Title : School In Love

Author : @GunPark

Genre : Romance, Friendship, School Life

Rated : General

Main Cast :

  • Park Jiyeon (T-Ara)
  • Kim Myung Soo (Infinite)
  • Jeon Jungkook (BTS)
  • Son Naeun (Apink)

Support Cast :

  • Choi Minho (SHINee)
  • Bae Suzy (Miss A)
  • Krystal Jung (F(x))
  • Ahn Hani (EXID)
  • Na Haeryung (BESTie)
  • Yang Yoseob (Beast)
  • Alice Song (Hello Venus)

 

~Chapter 3

 

Flashback On..

Jiyeon berjalan mengendat-ngendat seperti seorang pencuri hingga ia sampai ke kamarnya.

“ Eoh jiyeon ?, kau baru saja sampai ? “, ucap suzy ketika melihat sosok jiyeon yang baru saja muncul lewat pintu kamar asrama mereka..

“ Apa ?, tentu saja aku sudah sampai dari tadi malam, kau itu yang tidak membukakan pintu belakang untukku “, ucap jiyeon sambil menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidurnya,

“ Hya, siapa suruh kau pulang lewat dari jam 12 malam, jadi aku sudah tertidur “, ucap suzy dengan santai sambil melanjutkan pekerjaannya merapikan tempat tidur miliknya,

“ Ngomong-ngomong, apa kau tidur di luar semalam ?, kau tidak takut ?, trus bagaimana kau bisa masuk ke asrama ?, kau tertangkap pak penjaga ? “,

“ Tentu saja aku tidak tertangkap, dan Ya, aku tidur diluar, tapi aku tidak sendirian kok “,

“ Tidak sendiri ?, ada orang lain yang lambat ? “,

“ Ne “,

“ Siapa ?”,

“ Myungsoo “,

Dan tiba-tiba saja suzy langsung tersedak ketika jiyeon menyebut nama itu,

“ Myu-myungsoo ?, kau bilang myungsoo ?, kim myungsoo ? “,

“ Hya kau ini, tidak perlu berlebihan seperti itu, ya itu kim myungsoo “,

“ Daebak, dan dia yang membantu mu masuk ke asrama pagi-pagi begini ? “,

“ Ya, dia menyuruh teman sekamarnya untuk membukakan pintu belakang, dia sudah berpengalaman untuk urusan seperti itu “,

“ Dan kau tak mengucapkan terima kasih kan ? “,

“ Ya tentu saja tidak “, ucap jiyeon acuh sambil membalikkan badannya untuk membelakangi suzy,

“ Hmm kau ini, kau tak pernah mengerti perasaan orang lain, kau menolaknya dan mempermalukannya minggu lalu, jika aku jadi dia maka aku tak akan membantumu tau “,

“ Apa maksudmu ? “, ucap jiyeon sambil sedikit menoleh kebelakang untuk melihat suzy dan suzy pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya pelan

“ Dasar .. Kau tidak mengerti juga ya ?, myungsoo itu benar-benar suka padamu dan dia tidak main-main, meski kau telah menolaknya dan membuatnya malu di depan umum dia juga masih suka menolongmu, kau tau apa yang harus dia lalui ketika kau mempermalukannya waktu itu ?, dia di cemooh dan dikatai oleh banyak orang tau, dan kau sama sekali tak menyesal ataupun minta maaf padanya “,

“ Ya, itukan … “,

“ bukan kesalahanmu ?, jiyeon-ah buka matamu lebar-lebar. Kau tidak akan menemukan pria setulus myungsoo lagi di masa depan. Arra ? “, ucap suzy dengan nada yang cukup serius, jiyeon pun tak membalasnya dan kembali membalikkan kepalanya,

“ Aah sudahlah, aku mau tidur dulu “, ucapnya santai seperti tak acuh dengan kata-kata suzy, tapi sebenrarnya, dia kembali memikirkan apa yang dikatakan suzy barusan, kemudian kembali mengingat-ngingat mengenai hal-hal yang telah myungsoo lakukan padanya,

“ ( Benar juga, dia sudah sering bertingkah baik padaku dan aku ?, aku hanya bisa mempermalukannya, aissh, kenapa aku jadi berpikir seperti ini sih ? ) “,

 

Flashback Off..

 

“ Peserta 824 dan 1002, di diskualifikasi ! ! ! ! ! “,

 

“ Di diskualifikasi ?, bukannya itu nomor peserta jiyeon ? “,

 

Langkah kaki jiyeon terhenti, ia terdiam sejenak sambil mencoba mengatur nafasnya,

“ Hosh .. hosh .. hoshh “, lagi-lagi air matanya sangat ingin ia keluarkan sekarang, di diskualifikasi ?, benarkah itu ?, ini tandanya tidak ada pilihan lain selain menunda setahun sekolah atau pindah ke kota lain. Dan kekhawatiran-kekhawatiran itu lah yang langsung muncul dalam benaknya..

“ Tidak.. ini tidak mungkin “, gumamnya pelan ..

Sedetik kemudian, ia pun melihat sosok myungsoo keluar dari ruang test itu dan langsung menatap kearahnya dengan tatapan maut, Jiyeon pun tak tau mau bertingkah seperti apa, karena ini semua 100 % adalah kesalahannya, tapi kemudian ia pun memberanikan dirinya untuk berjalan mendekati myungsoo. Belum sempat ia sampai, naeun sudah terlebih dulu datang menghampiri myungsoo.

“ Myungsoo-yah, bagaimana ini ?, bagaimana ini bisa terjadi ?, dimana gadis 1002 itu ? “, ucap naeun sambil menggenggam erat dan menggoyang-goyangkan lengan myungsoo, myung pun tak menjawab sama sekali ucapan naeun dan tetap menatap tajam kearah jiyeon, naeun pun akhirnya ikut menatap kearah yang sama dengan myungsoo,

“ Itu dia “, ucap naeun singkat lalu ia pun segera pergi menghampiri jiyeon,

“ Apa yang kau lakukan hahh ?, darimana saja kau ?? “, teriak naeun saat ia sudah tepat berada di hadapan jiyeon, jiyeon pun tak bisa menjawab sedikitpun pertanyaan naeun itu.

“ A-aku … “,

“ Paaakkkkk “,

Sebuah tamparan maut tiba-tiba mendarat di pipi indah jiyeon ketika ia belum sempat meneruskan kata-katanya tadi, sontak semua orang di tempat itu langsung tertuju dan menatap mereka berdua.. Jiyeon tak bisa melakukan apa-apa, ia tau ia salah, jadi perlawanan apa yang bisa ia lakukan ?

“ Kau tau kalau kau sudah menghancurkan hidup seseorang ?, kau tau dampak yang akan dirasakan myungsoo jika dia gagal ?, KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB ! ! “, teriak naeun pada jiyeon dengan sangat keras, untung saja myungsoo segera menghampiri mereka,

“ Naeun sudahlah “,

“ Sudahlah ?, kenapa kau bisa setenang ini ? “,

“ Hmm, sudahlah, ayo kita pulang, mungkin dia memang sengaja melakukannya “,

“ L-ah aku …… “, kata-kata jiyeon lagi-lagi terhenti ketika ia sadar bahwa ia tak sengaja mengucapkan nama itu,

“ Maksudku myungsoo, aku tidak melakukannya dengan sengaja, tadi aku tersesat dan … “,

“ Hentikan semua omong kosongmu, aku akan membunuhmu jika kita bertemu lagi “, ucap naeun lalu segera pergi dari tempat itu, myungsoo pun mengikutinya keluar, tapi sebelum itu, ia berhenti sejenak dan menatap jiyeon,

“ Kau ingat kata yang aku ucapkan ketika kita terakhir bertemu 2 tahun yang lalu ?,  Aku … tidak ingin melihatmu lagi, Park Jiyeon “,

Degg, hati jiyeon sedikit bergetar mendengar kata-kata itu, bahkan saat myungsoo dan naeun telah benar-benar menghilang dari hadapannya ia masih tetap terpaku di tempat itu,

“ Jiyeon-ah gwenchana ? “, ucap suzy saat menghampiri jiyeon, dan entah kenapa air mata jiyeon pun sontak keluar

“ Jiyeon-ah “, suzy pun lalu memeluk sahabatnya itu dengan sangat erat sambil mengelus-elus rambutnya,

“ ( Jiyeon itu bukan tipe orang yang mudah terlihat menderita di depan banyak orang seperti ini, ini pasti bukan karena ia gagal test, tapi karena myungsoo … ) “, gumam suzy dalam hatinya ..

 

***

 

“ Kau di diskualifikasi ? “,

“ Ne, teman duetku lambat datang dan akhirnya kami di diskualifikasi “,

“ Hmm, terus bagaimana ?, apa yang akan kau lakukan ?, kau ingin kembali ke kanada ? “,

“ Tentu saja eomma, tidak ada pilihan lain selain kembali ke kanada “,

“ Baguslah, itulah yang ibumu ini inginkan. Kau seharusnya tetap berada di kanada sampai kau tamat sekolah, baiklah, kita akan berangkat 4 hari lagi, mengerti ? “,

“ Ne.. Kalau begitu aku pergi dulu “,

“ Baiklah “,

Myungsoo pun segera berbalik dan pergi keluar dari kamar kerja ibunya itu lalu pergi kekamarnya,

Ia berdiri di depan jendela kamarnya, entah kenapa kepalanya terus saja memikirkan mengenai jiyeon tadi, saat ia baru bertemu lagi dengannya setelah 2 tahun, saat ia mengatakan mengenai lagu yang ingin mereka nyanyikan, bahkan sampai saat naeun menampar jiyeon..

“ (Seharusnya, aku marah padanya, tapi …) “, …

 

***

 

“ Dia masih mengurung diri dikamarnya, dia bahkan tak ingin makan malam, tolong bujuklah dia ya suzy “,

“ Ne baiklah ahjumma, aku kekamarnya dulu ne  “, suzy pun lalu pergi beranjak ke kamar jiyeon..

 

Tok .. Tok .. Tok

“ Jiyeon-ah ini aku, boleh aku masuk ? “,

“ Jiyen-ah … jebal, boleh aku masuk ? “,

“ Jiyeon-ah, jika kau tidak bukakan pintu untukku dalam 3 menit, aku akan pergi dan mencari teman baru, kemudian meninggalkanmu, tidak menganggapmu sbg sahabatku lagi, kemudian, aku akan memamerkan sahabat baruku itu dan menjulurkan lidahku padamu ketika aku lewat rumahmu, kemudian, kemudian, ehmm, …… “,

“ Masuklah “, ucap jiyeon lesu dari dalam, tapi masih bisa sedikit didengar oleh suzy..

“ Ne “, ia pun membuka pintunya

“ Oohh sesange~, Hya~ ada apa denganmu ? “, ucap suzy kaget ketika dia baru memasuki kamar jiyeon, ya, ia langsung melihat jiyeon sedang duduk di atas kasur sambil memainkan laptopnya, lampu dikamarnya tidak menyala sehingga wajah jiyeon hanya terlihat oleh sinar dari cahaya laptopnya, sementara wajah jiyeon sangat buruk, eyelinernya berhamburan karena tangisannya, rambutnya juga terlihat sedikit acakan, pantas kalau suzy langsung kaget melihatnya..

“ Wae ?, masuklah dan jangan buat keributan “, ucap jiyeon dengan suara yang masih pelan dan suzy pun hanya membalasnya tatapan aneh/?

“ Kau tau, ini pertama kalinya aku melihat kau seburuk ini selama kita berteman “, ucap suzy sambil mulai menyalakan lampu kamar jiyeon,

“ Apa aku benar-benar terlihat buruk ?, menurutmu, apa ada teman smp kita yang juga mendaftar di sekolah bodoh itu ?, apa mungkin ada teman smp kita yang melihatku ditampar tadi ? “,

“ Kau ini malah memikirkan hal-hal seperti itu, memang kenapa ?, bagus kalau mereka melihatnya, mereka pasti akan tertawa terbahak-bahak melihat ratu sok keren dan sombong di sekolah mereka dulu di permalukan seperti tadi “,

“ Hya, kau ini sebenarnya membela siapa ? “, ucap jiyeon sambil melemparkan tissue yang habis digunakannya untuk melap ****** pada suzy..

“ HYAA~, kau ini jorok skali “, bentak suzy sambil menghindar dari lemparan maut jiyeon itu,

“ Siapa suruh kau yang duluan “,

“ Dasar “, suzy pun datang mendekati jiyeon dan ia pun ikut melihat layar laptop jiyeon,

“ Gonghu High School ?, kau ingin mendaftar disana ? “,

“ Ne, tidak ada pilihan, ini satu-satunya sekolah di korea selatan yang masih buka pendaftaran “,

“ Bukannya sekolah ini di busan ?, ini sekolah kesehatan kan ?”,

“ Ne “,

“ Baiklah, daftarkan aku juga “,

“ Apa ?, bukankah kau sudah di SOPA? “,

“ Iya, tapi belum tentu juga kan aku akan lulus, jadi daftarkan aku juga ya “,

“ Hmm, iya iya baiklah.. Ngomong-ngomong, pengumumannya besokkan ? “,

“ Ya, besok pengumumannya, aku tidak berharap banyak kok kalau aku akan lolos disana “,

“ Tapi kau juga harus optimis, maaf ya tadi aku tidak sempat melihat penampilanmu “,

“ Tak apa, kalau aku jadi kau, aku juga akan langsung pulang kok “,

“ Hmm, gomawo “

“ Ne, ngomong-ngomong, kau mau tidak pergi bersamaku besok ?, ke SOPA ?, temani aku, ya ya ? “, ucap suzy sambil mengguncang-guncang lengan jiyeon,

“ Sirheo, kau ini.. Aku sudah sangat malu tadi.. Aku tak mau datang ah, lagi pula aku juga sudah tak mau bertemu lagi dengan gadis gila itu “,

“ Kau ini, baiklah.. kalau begitu aku pulang dulu ya.. ibumu bilang kau harus turun makan.. aku akan menelponmu besok, oke ? “,

“ Oke, semoga kau lulus ya.. Fighting ! ! ! “,

“ Hehe, ne .. aku pergi dulu ya “,

“ Ne .. “,

Suzy pun segera pergi dan keluar dari kamar jiyeon ..

Dan jiyeon, lagi dan lagi /? Air matanya kembali keluar, sampai perlahan ia menggerakkan tangannya di touchpad laptopnya, ia me minimize browser (yg tadi ia pakai untuk pendaftaran di Gonghu) dan muncullah wajah myungsoo ..

“ Apa … kau benar-benar sudah membenciku sekarang ? “,

 

***

“ Eomma, aku pergi dulu ya “,

“ Kau mau kemana ?, menemani suzy ? “,

“ Ani, aku ingin pergi jalan-jalan “,

“ Oo, baiklah, kapan kau akan pergi ke busan ? “,

“ Sekitar seminggu lagi, aku pergi dulu ne eomma “,

“ Ne, baiklah, pulang sebelum jam 10 siang ya “,

“ Ne “,

Dengan baju kuning pucat dan rok selutut yang berwarna senada dengan bajunya, jiyeon segera pergi dan meninggalkan rumahnya, ia hanya berjalan santai sambil melihat-lihat sekitarannya.. Dan ternyata ia hanya pergi ketaman di dekat rumahnya tadi, ia pun hanya duduk di sebuah tempat duduk panjang yang ada disana..

Selama beberapa menit duduk disana, ia hanya melihat orang-orang yang berlalu lalang sambil sedikit kembali mengingat suatu kenangan yang pernah dia lakukan disini, bersama myungsoo .. Sebuah senyuman pun sedikit melintas dibibirnya sampai kemudian …

 

“ Myu-myungsoo “, ia sedikit kaget ketika melihat sesosok pria yang dikenalnya berjalan di tapakan taman itu,

“ Apa itu benar-benar dia ? “, gumam jiyeon lagi sambil mulai berdiri dan mencoba melihat dengan jelas pria itu, merasa ada yang memperhatikannya, pria itu pun lalu membalas tatapan jiyeon, dan ..

“ (Itu, benar-benar dia) “

“ (Ji..jiyeon ?, kenapa dia ada disini ?) “,

Mereka pun hanya saling menatap, dan aksi saling tatap-tatapan itu pun berlangsung sedikit lama..

.

.

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Sampai kemudian myungsoo memalingkan wajahnya dan melanjutkan langkah kakinya tanpa menghiraukan jiyeon lagi..

“ (Dia sudah ada tepat didepan mataku tapi bahkan aku tak bisa mengucapkan apapun) “, gumam jiyeon pelan saat melihat kepergian myungsoo itu,

“ (Dia yang membuatku gagal masuk di SOPA, tapi aku bahkan tak bisa sedikitpun marah padanya, aisssh ) “,

Jiyeon kemudian kembali berbalik ke posisinya semula, lalu mencoba ikut beranjak dari tempatnya, myungsoo pun sempat sedikit melirik kearah jiyeon dan ia pun kembali sedikit mengingat kata-kata ibunya kemarin bahwa ia akan segera berangkat kembali ke kanada 4 hari lagi..

“ (Aku mungkin tak bisa bertemu dengannya lagi jika aku tak menyapanya sekarang ) “, myungsoo pun berbalik kearah tempat jiyeon tadi tapi, ia sudah tak melihat gadis itu lagi disana, ia pun dengan cepat berlari ketempat jiyeon

“ (Dimana dia ? ) “, myungsoo mengarahkan matanya ke segala penjuru taman ini tapi ia tak bisa menemukan sosok jiyeon, dan ia malah tidak sengaja melihat sebuah dompet terjatuh di dekat kursi tempat jiyeon duduk tadi ..

“ ( Apa mungkin … ) “, myungsoo pun mendekati dompet itu dan saat dia sudah hampir meraihnya, sebuah tangan sudah lebih dulu meraih dompet tersebut dan myungsoo sontak langsung menatap orang yang baru datang itu,

“ Goma … “, belum sempat jiyeon meneruskan kata-katanya, ia langsung terhenti ketika melihat bahwa orang yang sedang berada di depan matanya sekarang itu adalah myungsoo,

“ Aah ne, ji-jiyeon ? “, myungsoo pun entah kenapa jadi sedikit kaku, begitu juga dengan jiyeon,

“ N-nn-ne “, ucap jiyeon pelan, sungguh ia tak tau apa yang harus dikatakannya sekarang dan begitu juga dengan myungsoo, tapi kemudian setelah berpikir panjang/?, myungsoo pun akhirnya tau apa yang harus ia katakan, tapi sayangnya, jiyeon sudah terlebih dulu membuka mulutnya,

“ Aku pergi dulu ne “, ucap jiyeon lalu ia pun segera berbalik, dan sungguh ini membuat myungsoo sedikit kecewa, ia pun ingin menahan jiyeon tapi ……… lagi-lagi jiyeon yang terlebih dahulu kembali berbalik dan menatapnya,

“ Maaf, untuk yang kemarin, aku benar-benar menyesal “, ungkap jiyeon lantang dan membuat mata myungsoo seperti sedikit melotot,

“ Maaf ?, ka-kau, sudah berubah, Park Jiyeon “,

“ Mm-ma-maksudmu ? “,

“ Park Jiyeon yang dulu, tidak akan mengucapkan kata maaf seperti itu dengan mudah “,

“ Ah, benarkah ?, ahh haha “, ucap jiyeon lagi dengan masih canggung, bahkan tertawanya juga terdengar seperti dibuat-buat saja,

“ Haha, emm, kalau begitu aku pergi dulu, aku pikir kau akan marah besar padaku, terima kasih “, ucap jiyeon lagi dan segera berbalik dan memulai langkah kakinya, (Aissh, kenapa aku langsung keki begini ?, pas bertemu dengannya kemarin perasaan aku biasa-biasa saja, tapi kenapa aku jadi sangat gugup sekarang “

“ (Kenapa dia sudah mau pergi sih ? ) “,

 

“ Ji-jiyeon-ah ? “, dengan tekad yang kuat/?, myungsoo pun memberanikan dirinya untuk memanggil jiyeon, “ (dia memanggilku ?, benarkah ? ) “, jiyeon pun sedikit berbalik dan myungsoo segera berjalan mendekati jiyeon,

“  Kau punya waktu sekarang ? “,

“ Ne ?, memangnya ada apa ? “,

“ Bukankah kau ingin aku memaafkan mu tadi ? “,

“ Hahh ?, ne “,

“ Kalau begitu lakukan sesuatu, dengan begitu aku akan memaafkanmu “,

“ Apa ?, melakukan sesuatu ? “,

“ Ya, ayo kita duet, bukankah kemarin kita tak bisa duet ?, kalau begitu ayo kita duet sekarang “,

“ Du-duet ? “, belum sempat jiyeon mencerna dengan baik semua kata-kata myungsoo tadi, myungsoo sudah terlebih dahulu menggenggam tangan jiyeon dan membawanya pergi ke suatu tempat, jiyeon pun hanya pasrah mengikuti langkah myungsoo,

“ ( Aku tidak tau kenapa, tapi, rasa amarahku padanya seakan langsung menghilang, aku tau kalau aku akan menyesal nanti jika bersikap seramah ini padanya, tapi aku mungkin akan lebih menyesal lagi jika aku melewatkan kesempatan ini, dan takkan bisa melihatnya lagi sepanjang hidupku ) “,

 

***

Sementara itu,

“ Sudah sampai, ayo “, ucap alice sambil membuka sabuk pengamannya,

“ Aku saja yang pergi “, ucap jungkook cetus kepada kakaknya itu,

“ Mwo ? ani, ayo kita pergi bersama.. Ayo cepat “,

“ Apa kau pikir aku ini anak kecil ?, apa kau pikir aku tak punya bakat untuk bisa lulus disini tanpa koneksimu ?, atau apa kau ingin sekali semua orang di dunia ini tau kalau aku ini adalah adik dari seorang idol ? “, ucap jungkook dengan sedikit besar pada alice, alice yang hampir saja ingin membuka pintu mobil itu pun mengurungkan niatnya dan menatap jungkook perlahan..

“ Apa kau pikir kemarin kau bisa mendaftar disini jika aku tak ada ? “,

“ Memangnya siapa yang ingin sekali masuk kesekolah ini ?, kau kan ?, kau dan eomma yang sangat ingin sekali aku masuk disini.. Kenapa ?, agar aku bisa menjadi idol dan menggantikanmu yang sudah mulai kekurangan job itu ? “, teriak jungkook lagi, dan sedetik kemudian pun alice langsung saja melayangkan tangannya di pipi manis jungkook..

Paaakkkk~

“ Keluarlah, kalau begitu keluarlah, lakukan semaumu “, ucap alice dengan matanya yang sedikit berkaca, jungkook pun hanya diam lalu segera keluar dari mobil itu..

“ Turunlah “, ucap alice pada supirnya

“ A-apa nona ? “,

“ Aku bilang turunlah, kau pulanglah sendiri dengan taksi, aku ingin pergi ke suatu tempat sendiri “,

“ Aa, baiklah nona “, tanpa berpikir panjang, supir itu pun langsung keluar dari mobil dan alice segera berpindah tempat ke tempat menyetir, dan langsung menjalankan mobilnya dengan cepat..

Alice menyetir mobilnya sambil mulai mengeluarkan air matanya, ia melesatkan mobilnya dengan cepat, tapi kemudian ia tiba-tiba saja langsung menghentikan mobilnya itu dan langsung menjatuhkan wajahnya di stir mobil..

Entah kenapa alice kembali mengingat kata-kata yang ia dengar kemarin dari jiyeon..

( “ Tunggu, hello venus ?, ahh aku tidak suka dengan grup itu, mereka baru saja mengubah konsep mereka dan aku benar-benar tidak suka dengan konsep baru mereka itu “, )

 

Dan juga mengingat berbagai komentar-komentar miring para netizens mengenai grup mereka yang mengubah konsep menjadi seksi, dan terakhir ia mengingat kata-kata jungkook barusan ..

“ Aaaaaaa “, ia pun bangkit dan mengacak-ngacak rambutnya

“ Aissh, dasar anak bodoh, apa kau pikir hidup di dunia entertainment ini mudah ? “, cetusnya lagi dengan suara sedikit keras,

“ Aku harus keluar, siapa tau dengan menghirup udara segar bisa menenangkan pikiranku, lagi pula sudah lama juga kan aku tidak bisa berjalan-jalan bebas dan menghidup udara segar ? “,

Ia pun segera merapikan kembali rambutnya, memakai kacamata hitam dan mengambil topi pantai yang ada di job belakang, ya biar bagaimana pun ia harus bisa sedikit menyamar..

Setelah selesai bersiap-siap, ia segera keluar dari mobilnya dan berjalan-jalan disekitaran situ, tidak berapa lama ia berjalan, ia melihat orang-orang yang berkumpul..

“ Ahh, itu pasti band jalanan, boleh juga “, ia pun melangkahkan kakinya mendekati band jalanan yang di gerumuni oleh beberapa pejalan-pejalan kaki itu

 

***

Ternyata, myungsoo membawa jiyeon ketempat band jalanan (kek yang di dream high 2/?, band kecil yang nyanyi2 di pinggir jalan itu loh :v )

“ Kau.. ingin kita duet disini ? “

“ Ne, tunggu sebentar “

Myungsoo pun pergi berbicara pada personel-personel band itu,

“ (Kenapa sikapnya berubah ?, bukankah kemarin dia sangat ketus padaku ?, kenapa dia jadi baik begini ? ) “, gumam jiyeon dalam hatinya sampai kemudian myungsoo datang lagi,

“ Ayo, mereka mengizinkan kita menyanyi “,

“ Ta-tapikan, disini banyak orang yang menonton, aku — “,

“Aku akan kembali ke kanada 4 hari lagi, dan ini mungkin akan menjadi pertemuan kita yang terakhir kalinya sampai kita mati, jadi ayo kita lupakan sejenak mengenai rasa marah kita satu sama lain, hanya untuk hari ini saja. hmm ? “,

“ (Jadi itu sebabnya dia bersikap seperti ini ) “.

“ Ne, ayo kita lakukan “, ucap jiyeon pelan dan myungsoo pun membalasnya dengan sebuah senyuman manis dan menarik jiyeon ke tengah

“ Baiklah, kita mendapat 2 vokalis baru yang merupakan pasangan kekasih, mereka akan menyanyikan lagu manis untuk kalian semua, mari kita dengarkan “,

“ (pasangan kekasih ? ) “, gumam jiyeon dan myungsoo secara bersamaan, ya mungkin orang ini menyangka bahwa mereka berdua adalah sepasang kekasih ..

“ Ne, kami akan menyanyikan lagu dari Alex Claziquai berjudul ‘I Want To Love You (Saranghae Julae) ’  “ ucap myungsoo dan disambut oleh tepuk tangan para pejalan kaki yang singgah sebentar ditempat itu, termasuk alice .. “ ( Bukankah itu gadis yang kemarin ? ) “, ..

 

 

(putar lagunya dan bayangin aja kalau myung dan jiyeon yang nyanyi sesuai part-part dibawah ini/?)

.

.

[Myungsoo] Amudo chatji annneun bam joyonghi ullineun sori

Yeonghwa sogui geu jangmyeoncheoreom sunganeul nan nochyeobeoryeosseo

 

[Jiyeon] achime nuneul tteoboni jakkuman niga tteoolla

akkyeodueotdeon gamchwodueotdeon nae mam modu boyeojulgeoya

 

[Myungsoo] mareul haejullae

dan hanbeondo deutji motan mal

neoman bomyeon hago sipeun mal

honjaseoneun hal su eomneun mal

neol saranghae

 

[Jiyeon] naege wajullae

nuneul gamgo neol anajullae

seotuljiman soksagyeojullae

nae ape seoinneun saram love you

saranghaejullae

gyeote isseullae

 

[Jiyeon] ireoke norael bureumyeon niga kkok ol geotman gata

akkyeodueotdeon gamchwodueotdeon nae mam modu deullyeojulgeoya

 

[Myungsoo] mareul haejullae

dan hanbeondo deutji motan mal

neoman bomyeon hago sipeun mal

honjaseoneun hal su eomneun mal

neol saranghae

 

[Jiyeon] naege wajullae

nuneul gamgo neol anajullae

seotuljiman soksagyeojullae

nae ape seoinneun saram love you

 

[Jiyeon] neol sarang haejullae~~

 

[Myungsoo & Jiyeon] naege wajullae

yeogiseo neol gidarineunde

jigeum haeya hal geot gateunde

naega cheoeum haneun mal I love you

 

[Myungsoo] saranghaejullae

[Jiyeon] gyeote isseullae

 

TBC~

Chapter 3 end :v sorry readers postannya telat 2 hari😀 ini sudah author usahain biar sedikit lebih panjang/? sorry kalau masih banyak kekurangannya, seperti kecepetan atau sejenisnya/? Oiya, author mau infoin kalau cast Mijoo lovelyz diganti sama Hani EXID, tapi kayaknya belum jadi masalah soalnya cast-cast itu memang belum pernah keliatan sebelumnya dan juga mohon bersabar ya untuk kehadiran dan keaktifan cast-cast yang lain😀 .. Oke, jgn lupa kritik dan sarannya yang membangun.. sorry kalau author masih ngulangin kesalahan-kesalahan yang sebelumnya ..

45 responses to “[Chapter – Part 3] School In Luv

  1. aaa,kenapa ceritanya pendek bgt.
    ceritanya makin seru.
    apa myungsoo terlalu cinta ya sama jiyeon samue ngk bisa marah sama jiyeon.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s