[Drabble] The Controversy of Love

controversy

This story is dedicated to everyone who has a couple but he/she is still doubt about his/her feeling—maybe😀

____________________________________________________________________________

Author : Yochi Yang

Title : The Controversy of Love

Cast : Park Jiyeon, Kim Myungsoo

Genre : Fluff

Length : Drabble

Rating : General

____________________________________________________________________________

All is Jiyeon’s POV

Apakah kau pernah merasakan jatuh cinta? Hampir setiap orang pernah merasakannya. Namun tak jarang juga yang menyangkal kalau mereka sedang jatuh cinta. Lalu apakah yang kurasakan saat ini bisa dikatakan jatuh cinta? Kuharap tidak. Kenapa? Yah, karena ada beberapa alasan untuk itu. Pertama, aku tak tahu siapa namanya. Kedua, aku tak tahu dimana ia tinggal, bahkan bertemu pun bisa dikatakan jarang. Geurae, aku bertemu dengannya di suatu tempat yang biasa didatangi orang-orang. Tepatnya, ia bekerja di sana dan kebetulan aku tak jarang berkunjung ke tempat itu. Meski begitu, ia tak selalu berada di sana. Tapi mungkin alasan-alasan yang kusebutkan tadi tidak cukup untuk dijadikan alasan. Namun siapa sangka kalau aku memiliki alasan lain yang kurasa lebih dari cukup untuk kujadikan alasan kenapa aku mengharapkan untuk tidak jatuh cinta padanya. Yah, aku sudah memiliki namjachingu. Hmm.. Tidak setia. Perselingkuhan. Itulah kata-kata yang muncul pertama kali di benakku saat ini. Bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta pada namja lain jika saat ini aku sudah memiliki seorang namjachingu? Tapi sekali lagi pertanyaannya, apakah aku sedang jatuh cinta—lagi?

Namja itu, yang membuatku menjadi seperti ini, entah bagaimana ceritanya aku bisa menyukainya. Yang kutahu hanya saat melihatnya tersenyum padaku, itu membuatku bahagia sampai ke ubun-ubun. Berlebihan mungkin. Tapi entahlah aku hanya bisa mengatakan yang kurasakan. Senyumnya benar-benar manis dan menyejukkan hatiku. Bahkan sepertinya perasaan itu hampir melebihi dibandingkan saat aku melihat senyuman idolaku yang begitu kucintai.

Byakuya.. Begitulah aku memberikan julukan pada namja itu. Entah kenapa aku merasa dia seperti memperlakukanku secara khusus. Aku tidak peduli dengan anggapan orang lain tentangku. Mungkin mereka yang tahu kejadian sekaligus perasaanku ini menganggapku terlalu percaya diri. Tapi lagu The Way You Look at Me yang biasa dilantunkan oleh Christian Bautista itu seolah mendukungku. Tertawalah sesukamu jika itu memang membuatmu ingin tertawa. Tapi kalian yang pernah merasakan hal seperti ini bisa jadi akan menganggap lain.

Mungkin makhluk sesat bernama setan cinta terlalu terobsesi untuk menggoda seorang yeoja labil sepertiku. Begitulah, setiap kali selepas aku bertemu dengannya, wajah dan senyuman indahnya masih terbayang-bayang di pelupuk mataku. Sikapnya terhadapku, tatapan matanya, bahkan suaranya sedikitpun tak pernah bisa hilang dari ingatanku. Aku bahkan sempat membayangkan seandainya aku berselingkuh dengannya, jalan bersama dan melewati hari-hari bersamanya. Pasti bahagia sekali memiliki seorang selingkuhan setampan dan semanis dirinya.

Selanjutnya aku jadi lebih sering merasa ketagihan selalu ingin bertemu dengannya. Aku selalu mencari kesempatan untuk bisa bertemu walau hanya melihatnya dari kejauhan. Aku sering merasa rindu setiap aku tak bisa bertemu dengannya. Dan dengan bodohnya aku berharap ia pun merasakan hal yang sama sepertiku. Rasa sukaku padanya bahkan semakin menggebu ketika sahabatku mengatakan bahwa ia masih belum memiliki pasangan. Byakuya.. Akhirnya bibir dan hatiku acapkali terus melantunkan nama samaran buatanku itu.

Hari demi hari terus berlalu dan aku masih saja memikirkan Byakuya. Hingga suatu malam di saat aku sedang mendengarkan music, tanpa sengaja aku mendengar lagu yang seketika membuat bulu kudukku berdiri dengan sendirinya. Aku tertegun sejenak. Lagu itu.. Itu adalah lagu kenanganku dahulu ketika pertama kali aku jatuh cinta pada namjachinguku. Dalam diam aku terus mendengarkan lagu itu. Dan tanpa kusadari kenangan dahulu kembali teringat olehku. Saat-saat aku bersama namjachinguku. Saat kami bermain drama dengan peran yang sama. Di saat aku dan ia berdiri di tengah curahan air hujan untuk menunggu bus lewat. Saat ia mengungkapkan perasaannya padaku di hari ulang tahunku. Di saat aku membuatnya menangis karena sifat egoku. Di saat ia rela berkorban demi aku tanpa memikirkan kepentingannya. Tanpa sadar aku merasakan sesuatu yang hangat mengalir di kedua belah pipiku. Aku menangis. Rekaman kenangan lamaku bersamanya yang tersimpan di memori otakku kembali berputar. Saat ia memainkan gitar dan menyanyikan sebuah lagu yang membuatku pertama kali merasakan jatuh cinta padanya. Saat melihat senyum bodohnya yang selalu membuatku ingin memukulnya. Saat pertama kali ia meminta ijin untuk memegang tanganku. Dadaku berdebar-debar seolah aku merasa jatuh cinta padanya kembali untuk pertama kalinya seperti dulu. Aku tersenyum bersamaan dengan air mataku yang tak juga berhenti mengalir. Saat itulah aku baru menyadari sesuatu. Perbedaan antara perasaanku terhadapnya dengan perasaanku terhadap Byakuya.

Yah.. Aku sama sekali tak pernah merasakan debaran kencang terhadap Byakuya seperti saat aku merasakan jatuh cinta pada namjachinguku dulu.

Mian.. Mianhae, Kim Myungsoo.. Aku hampir saja menduakan cintamu. Tapi sekarang aku mengerti, perasaanku pada Byakuya ini hanyalah sekedar rasa kagum biasa.

Tiga hari setelahnya, aku kembali bertemu dengan Byakuya. Sikapnya masih sama seperti biasa. Senyumnya pun masih terlihat sangat manis. Aku merasa senang, tapi kali ini aku telah tahu bahwa rasa senangku ini hanya sekedar senang karena rasa kagum padanya..

END      

Di saat perasaanmu terhadap pasanganmu mulai goyah, cobalah ingat kembali saat-saat di mana kau pertama kali merasa jatuh cinta padanya. Bagaimana kau jatuh cinta padanya, bagaimana ia menunjukkan segala kebodohan dan keunggulannya padamu. Ingatlah kembali semua pengorbanan yang kalian lakukan bersama untuk cinta kalian. Kenanglah kembali masa-masa suka dan duka yang kalian lalui selama ini. Seandainya memang perasaanmu itu tulus, niscaya cintamu takkan goyah semudah itu.

Bagi kalian yang masih belum memiliki pasangan, pandai-pandailah mencari pasangan. Jangan hanya dilihat dari kelebihannya, kenallah ia lebih jauh beserta kekurangannya juga. Karena terkadang kekurangannya pun bisa membuatmu jatuh cinta😀

Dan jika kalian menjadi pasangan bukan karena cinta, bersabarlah dan jalani saja apa adanya. Percayalah bahwa semua akan indah pada waktunya.. ^^V

 

101 responses to “[Drabble] The Controversy of Love

  1. aiiii.. sweetnya >< yg jelas aku blm pernah benar2 jatuh cinta!
    alhamdullilah jiyeon sadar dr ke khilafannya xD
    yg jelas… aku suka quote'y :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s