[FICLET] P.S: I LOVE YOU

P

Author: Anditia Nurul||Rating: PG-13||Length: Ficlet||Genres: Fluff, Romance, Marriage-life||Characters: (SHINee) Minho & You||Disclaimer: I own nothing but storyline||A/N: Edited! Sorry if you still got typo(s).

HAPPY READING \^O^/

Aroma sesuatu yang sedang dimasak berhasil membangunkanku. Masih dalam keadaan mata terpejam, kugerakkan tanganku meraba-raba sisi tempat tidur di dekatku, mencarimu. Namun, yang kudapati hanyalah… bagian tempat tidur yang kosong. Perlahan, kubukan kedua mataku dan… ya, kau memang tidak ada di sana.

Ah, apakah kau yang sedang memasak?

Berdiam diri beberapa saat di atas tempat tidur untuk mengumpulkan seluruh nyawaku, aku lantas beranjak dari tempat tidur. Mengayunkan langkah ke arah dapur, melihatmu mengaduk-aduk sesuatu di dalam wajan. Kau selalu terlihat cantik jika kau telah memakai avron ungu muda kesayanganmu itu.

Aku beringsut menghampirimu. Seketika melingkarkan kedua tanganku pada perutmu dari belakang, menyandarkan daguku di bahu kirimu seraya berbisik pelan, “Selamat pagi, Yeobo~”

Oppaya, kau membuatku kaget,” gumammu.

Aku tertawa kecil. “Kau masak apa hari ini, hm?”

“Apa kau tidak lihat, hm? Inikan makanan kesukaanmu,” sahutmu.

Lagi, aku tertawa kecil sembari mempererat pelukanku di perutmu sambil menciumi bahu kirimu sekali.

Ya! Oppa, kalau kau seperti itu, aku tidak bisa konsentrasi memasak. Masakan ini bisa hangus,” katamu. “Sebaiknya oppa mandi. Sekarang sudah hampir pukul 7, bukan!? Oppa tidak mau dimarahi oleh Gong Sajangnim lagi, kan!?”

Aku mendengus pelan. Hah, kenapa kau mengingatkanku pada pria tua menyebalkan yang harus menjadi bosku itu!? Hanya karena kemarin terlambat, dia sudah mengancam akan mengeluarkanku dari tim inti di divisi pemasaran. Ck! Apa dia sudah lupa bagaimana rasanya menjadi pasangan pengantin baru, hah? Sial!

“Iya, iya, baiklah~” sahutku, kemudian beranjak dari dapur.

HOAAAH~!!!

Padahal aku masih ingin memelukmu, kenapa malah menyuruhku mandi?

Kau tidak suka aku peluk, ya!?

@@@@@

Yeobo, kau hampir lupa bekalmu~” ujarmu, terburu-buru menghampiriku yang sedang memakai sepatu, bersiap untuk berangkat ke kantor.

Aku berdiri, kemudian kau bergegas menyodorkan kotak bekal yang dibungkus dengan kain berwarna biru. “Jangan sampai kau makan sembarangan di kantor,” ucapmu.

Sebuah senyum kuukir di wajahku seiring dengan kuambil kotak bekal itu dari tanganmu. “Terima kasih sudah membuatnya untukku,” kataku.

“Kau bicara apa? Itu kan sudah tugasku sebagai istrimu.”

Lagi, aku tersenyum. “Ya, kau benar,” sahutku. “Ya, sudah. Aku berangkat dulu. Hati-hati di rumah,” lanjutku, lalu mencium keningmu.

“Ya. Hati-hati di jalan, Yeobo~”

Aku pun keluar dari rumah. Berangkat ke kantor sambil membawa bekal buatanmu. Hah, rasanya sudah tidak sabar. Aku ingin jam makan siang segera tiba.

Dan, ya, begitu waktu makan siang tiba, aku langsung membawa kotak bekalku ke kantin. Duduk di sudut ruangan, memisahkan diri dari rekan-rekan kantor. Bergegas kusingkirkan kain pembungkus kotak itu dan… ya, aku melihat kotak bekal berwarna biru itu. Tapi, ada sesuatu yang lain yang ikut bersama kotak itu. Uh? Sebuah kertas yang bertuliskan sesuatu. Tumben. Kemarin-kemarin, tidak ada kertas di dalam bungkusan kotak bekalku.

Selamat makan, Yeobo. Terima kasih sudah bekerja keras untuk kita. Aku harap kau tidak bosan memakan makanan yang sama setiap hari. Aku berjanji akan belajar memasak masakan yang lain… hehe. ^^v

Ada sesuatu yang terasa hangat menyentuh hatiku setelah membaca pesanmu. Well, aku tahu kau tidak begitu pandai memasak, tapi… aku juga berterima kasih karena kau sudah mau berusaha untuk membuatkanku bekal setiap pagi.

Baru aku ingin meletakkan kertas itu di sebelah kotak, tanpa sengaja benda tipis berwarna kuning pucat itu terjatuh. Aku memungutnya, namun… di saat itu aku baru melihat sebaris tulisan lain di sisi belakang kertas.

P.S: I love you.

Aku tersenyum.

I love you too.

-THE END \(^O^)/-

-Anditia Nurul ©2014-

-Do not claim this as yours-

-Do not re-post / re-blog without permission-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s