[Chapter-3] Switch

switch

Vanilla Milk Present

Romance ¦ Comedy ¦ Fantasy

Rating General

Previous Chapter : TEASER ¦ PART 1 ¦ PART 2

Untitled-1

—-

Flashback Chapter 2

 Dirumahnya, Seunghyun terus saja melamun memikirkan sesuatu.

“Park Jiyeon, songsaengnim. Aku tidak akan pernah bisa menjadi Choi Seunghyun dan menikah dengan mu” gumam nya.

***

Seunghyun sedang bermalas-malasan di sofa sambil memakan snack. Ia menoleh ke meja yang ada di samping sofa, ada dua handphone tergeletak, sekarang Seunghyun memang memegang dua handphone, handphone Seunghyun asli dan handphonenya  —handphone Myungsoo— . Ia memang memegang semua barang-barang Choi Seunghyun asli, seperti handphone, pasport, bahkan kunci apaterment Choi Seunghyun asli. Ia mendapat barang-barang tersebut dari ruang kerja Choi Seunghyun asli.

“Kenapa aku tidak coba ke apaterment Choi Seunghyun saja … ” gumam Seunghyun sambil menunjukan senyum evil nya.

Seunghyun akhirnya pergi ke apaterment Choi Seunghyun. Sesampai di apaterment Choi Seunghyun, Seunghyun menghempaskan diri di sofa. “Aptermentnya cukup nyaman juga. Kalau aku sedang malas di rumah, aku bisa mengunjungi apaterment nya” ucap Seunghyun sambil tersenyum bebas.

Tiba-tiba handphone Seunghyun  —handphone Myungsoo—  berdering menandakan SMS masuk. Nama ‘Jung Soojung’ tertera.

From : Jung Soojung

To : Kim Myungsoo

“KIM MYUNGSOO AKU SUDAH SAMPAI DI KOREA. AKU AKAN BERTEMU DENGANMU. AKU AKAN MENGUNJUNGI SEKOLAHMU DAN BERTANYA KEPADA GURUMU DIMANA RUMAHMU”

Seunghyun yang membaca SMS itu jelas sangat syok. Jung SooJung ke Korea. Soojung adalah teman dekat Seunghyun di Amerika yang sama-sama berasal dari Korea. Bagaimana jika Soojung tahu bahwa tubuh lelaki dewasa (Seunghyun) ini adalah Kim Myungsoo? .

“Aku tidak mau bertemu denganmu, Soojung-a, pulanglah ke Amerika” gumam Seunghyun. “Uppss.. aku hampir lupa. Aku tidak perlu khawatir bertemu dengan Soojung, karena tubuhku bukan tubuh Kim Myungsoo lagi” Seunghyun lalu tersenyum menyeringai. Ia lalu pergi meninggalkan apaterment Choi Seunghyun.

 ***

Jiyeon sedang duduk di taman sekolah untuk menenangkan diri seusai mengajar. Ia mengambil nafas panjang. “Bagaimana pun juga Myungsoo adalah anak yang baru delapan belas tahun” pikiran Jiyeon dipenuhi Myungsoo. Ia sama saja menikah dengan roh Myungsoo walaupun raga nya adalah raga Choi Seunghyun, lelaki yang ia cintai. “Aku pasti bisa menjalani nya”

HELLO TEACHER!!!” seseorang memanggil Jiyeon dengan suara yang sangat membuat telinga rusak. Jiyeon menoleh ke sumber suara. Seorang gadis memakai kacamata hitam dan koper ditangannya menghampiri Jiyeon. Jiyeon tentu saja belum mengenal gadis ini.

“Kau siapa?” tanya Jiyeon.

“Kau guru Myungsoo, kan? Cepat berikan alamat dimana Myungsoo tinggal, teacherssi” gerutu si gadis. Jiyeon hanya bengong.

“Tapi kau siapa ..?” tanya Jiyeon balik.

“PARK JIYEON SONGSAENGNIM!” seseorang meneriakan nama Jiyeon. Ternyata itu Seunghyun. Seunghyun berlari-lari menghampiri Jiyeon dan si gadis.

“Myung…….. Seunghyun-ssi!” gumam Jiyeon.

Seunghyun menghampiri Jiyeon. “Park songsaengnim, kau sebaik nya pergi. Ini urusanku dengan gadis ini” bisik Seunghyun pada Jiyeon. Si gadis hanya menatap mereka berdua heran. Jiyeon lantas pergi meninggalkan Seunghyun dan si gadis.

Ahjussi siapa?” tanya si gadis.

“Kenapa kau datang kesini, Jung Soojung-a” ucap Seunghyun. Si gadis yang bernama Jung Soojung kaget.

“Kenapa kau bisa tahu namaku? Apa ahjussi seorang penculik?” tanya si gadis polos.

“Aku………… aku orang yang kenal Kim Myungsoo” ucap Seunghyun dengan wajah ragu-ragu. Seunghyun tidak mungkin bilang bahwa ia adalah Kim Myungsoo. Jika ia mengakui bahwa ia Kim Myungsoo, Soojung malah akan menyangka nya gila.

Soojung tampak tak percaya. “Benarkah ahjussi kenal Myungsoo? kalau begitu beri tahu aku alamat rumah nya!”

“Aku tidak tahu. Myungsoo tidak mau bertemu denganmu” jawab Seunghyun santai.

“Mana mungkin Myungsoo tidak mau bertemu denganku! Aku akan menyelidiki dimana Myungsoo!” ujar Soojung dan langsung meninggalkan Seunghyun. Seunghyun tampak lega.

“Dia tidak pernah berubah” gumam Seunghyun.

Saat Soojung berjalan menuju pintu gerbang Parkbyeol Highschool untuk pulang, salah seorang murid lelaki menghampiri nya. “Hai nona tunggu sebentar!”

Ternyata Park Hyuntae  —adik Jiyeon—. Hyuntae menghampiri Soojung.

Who are you?” tanya Soojung sambil melepas kacamata hitamnya. Hyuntae kebingungan karena ia buruk bahasa inggrisnya. “Nuguseyo?” tanya Soojung ulang.

“Aku Hyuntae. Nama ku Park Hyuntae!” jawab Hyuntae dengan semangat. Ia lalu mengeluarkan secarik kertas yang berisi nomor handphone dan memberikan nya pada Soojung. “Simpan nomorku” Ujar Hyuntae dan berlari meninggalkan Soojung. Soojung hanya kebingungan.

***

 Sesampai di rumah, Seunghyun langsung menghempaskan diri di tempat tidurnya yang berbalut sprei kartun batman. “Soojung-a, kau menyebalkan”

Tiba-tiba seseorang masuk kerumah nya. Ternyata itu Jiyeon. Seunghyun keluar kamar nya dan menghampiri Jiyeon. “Jiyeon-ssi, ternyata kau”

Yaak Kim Myungsoo… berani nya kau memanggilku …”

“Aku tak akan selama nya memanggilmu Park Songsaengnim, Mrs.Park Jiyeon, Park Teacher” potong Seunghyun.

“Gadis itu teman mu?” tanya Jiyeon

Seunghyun malas menjawab “NeDia menggilaiku. Saat SMP, Soojung memberiku lima puluh kotak coklat saat hari Valentine. Aku hanya membuang cokelat itu. Aku tidak suka cokelat”

“Anak-anak biasanya suka cokelat” balas Jiyeon

Mwo? anak-anak? maksudmu aku anak-anak?”

“Myungsoo-a. Orang dewasa tidak mengenakan sprei batman pada tempat tidurnya” balas Jiyeon. Seunghyun hanya tertunduk malu. “Tapi …. dimana orang tua mu?”

Seunghyun hanya terdiam dengan ekspresi datar. Ia lalu menghela nafas. “Ibuku sudah meninggal” Jiyeon merasa bersalah telanh menanyakan hal seperti itu. “Ayahku entah kemana. Ibuku tidak pernah menceritakan nya. Aku pun belum pernah melihat nya, dan tidak ingin melihat nya” sambung Seunghyun.

“Aku bawa Kimchi untuk makan siang mu” ucap Jiyeon berusaha mencairkan suasana.

“Aku tidak suka makanan Korea ….”

“Myungsoo-a, kau selalu makan makanan cepat saji. Itu tidak baik untuk tubuh Seunghyun

“Baiklah, Park Jiyeon-ssi” ledek Seunghyun dan ia langsung lari ke sekeliling ruang tamu. Jiyeon mengejar nya.

Yakk Kim Myungsoo!!”

 ***

Seusai makan siang, Jiyeon dan Seunghyun pergi kerumah sakit. Mereka izin ke direktur rumah sakit Wusoo bahwa Seunghyun ingin cuti satu bulan dengan alasan Seunghyun sakit. Jiyeon melarang Seunghyun untuk berkerja menggantikan Seunghyun asli karena Seunghyun tidak tahu apa-apa tentang kedokteran.

Sebelum pulang. Seunghyun dan Jiyeon memilih mengunjungi Myungsoo. Myungsoo masih terbaring koma akibat kecelakaan. “Kapan dia bangun…” Seunghyun menghela nafas panjang.

“Dia akan bangun pada waktunya” sahut Jiyeon. “Saat tubuhmu dan roh Seunghyun bangun, aku yakin roh kalian akan kembali ke tubuh kalian masing-masing, Myungsoo-a

Seunghyun hanya mengangguk sedikit. “Aku harap begitu”

Handphone Seunghyun asli bergetar menandakan SMS masuk. Seunghyun langsung melihatnya.

From : Shin Gyuri

To : Choi Seunghyun

“Seunghyun-a. Aku, Jin woo, dan Min gyu mengundangmu untuk makan malam. Datanglah jam tujuh malam!”

“Nugu?” tanya Jiyeon. Seunghyun enggan menjawab. Jiyeon mengambil handphone Seunghyun asli dari tangan Seunghyun dan membaca SMS nya.

“Apa aku harus datang, Park Songsaengnim?” tanya Seunghyun polos. Jiyeon terdiam sejenak.

“Tenang, aku akan ikut bersamamu” jawab Jiyeon. Gyuri, Jin Woo, Min Gyu adalah rekan kerja Choi Seunghyun. Jiyeon merasa tak enak jika Seunghyun tak hadir. “Kau harus berakting lagi kali ini, Myungsoo-a” Seunghyun hanya menatap Jiyeon lesu.

***

Akhirnya Jiyeon dan Seunghyun tepaksa ikut makan malam dengan rekan kerja Choi Seunghyun.

“Seunghyun-a, kenapa kau mengambil cuti cukup lama?” tanya Min Gyu sambil meneguk wine nya. Seunghyun malah berekspresi bingung. Jiyeon memberi kode pada Seunghyun agar menjawab.

“Setelah mengalami kecelakaan, kepala ku sering merasa pusing ….” jawab Seunghyun dengan ekspresi aneh. Shin Gyuri menatap curiga.

“Kau memang perlu mengambil cuti untuk kesehatanmu, Seunghyun-a” sambung Gyuri.

Ahh.. aku baru ingat. Kapan pernikahan kalian akan dilaksanakan? Jiyeon-ssi, Seunghyun-a?” tanya Min Gyu lagi. Jiyeon dan Seunghyun malah saling menatap bingung.

Ne, aku rasa dua minggu sampai tiga minggu kedepan” jawab Jiyeon tersenyum kaku. Seunghyun hanya mengiyakan. Gyuri menatap tak suka pada Jiyeon. Gyuri memang menyukai Choi Seunghyun sejak dulu.

***

Seusai makan malam yang dipaksakan. Jiyeon dan Seunghyun pulang. Mereka mampir ke taman sebentar karena kemauan Jiyeon.

“Aku tidak suka ke taman” ucap Seunghyun

“Anak-anak biasanya suka taman. Kenapa kau tidak suka?” ledek Jiyeon. Wajah Seunghyun terlihat masam.

“Aku bukan anak-anak, Park Songsaengnim” Seunghyun membela diri. Jiyeon malah tersenyum meledek.

Tak ada yang membuka suara lagi kecuali suara hembusan angin malam. Seunghyun melirik Jiyeon dengan wajah bertanya-nya.

“Park Jiyeon, Songsaengnim ….” gumam Seunghyun. Jiyeon menoleh pada Seunghyun. Mereka saling menatap.

Ne, Myungsoo-a?” tanya Jiyeon.

“Apa kau mencintai Choi Seunghyun?”

TO BE CONTINUE

HAHAHAIII!!! Chapt 3 nya keluar(?) jangan lupa untuk tinggalkan komentar!😀

29 responses to “[Chapter-3] Switch

  1. Wah.. Skrg soojung sudah muncul. Lagi Bertambah drama. Berapa lama Gyuri sudah suka sama seunghyun? Tapi perasaan seunghyun bagaimana pula?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s