[Squel] Roleplayer

rolplayer

Tittle: Squel Roleplayer | Author: farvidkar (Farah Vida Karina) | Genre: Romance, Entertaiment | Cast: L Kim / Kim Myung Soo, Park Jiyeon | Other cast: Hyomin T-ara, Yoo Jaesuk, Furukawa Yuki | Rating: PG-25 | © Poster by ImJustAGILRS @PosterChannel

A/N: Asli buatan sendiri dengan imajinasi yang datang sendirinya. Tidak ada maksud lain dengan karakter yang dibuat. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan harap dimaklumi. Dan yang terpenting author tidak dengan sengaja membuat cerita berdasarkan kenyataan. Semua alur dan nama/acc murni Fiksi.

Wp pribadi klik disini

“Gadis gila sepertimu harus lebih berhati-hati. Aku pergi” setelah mengakhiri ucapannya itu, lantas L langsung berjalan meninggalkanku. Dan kini hatiku yang tak rela melihatnya meninggalkanku berbaur bersama rasa khawatir saat melihat Furukawa berjalan lebih tepatnya menyeret kedua kakinya mengejar L dengan menggenggam sebuah botol bir yang masih setengah terisi.

“L!!!” apakah terkejar? Apakah dia baik-baik saja? Jangan sampai dia terluka. Namun focus mataku terasa buyar, sesuatu yang kental berwarna merah mengalir dari pelipisku. Kedua lututku terasa lemas, akupun terjatuh namun tidak sepenuhnya saat menyadari ada sebuah pelukan dari seorang pria yang kuketahui adalah L, dapat kupastikan bahwa pria itu sedang menatapku cemas. Kemudian duniaku menjadi gelap bersama hilangnya kesadaranku.

“Aktor Jepang Yuki Furukawa kembali ke Negara asalnya setelah mengalami insiden perkelahian yang menyebabkan salah seorang member T-Ara yaitu Park Jiyeon menjadi korban. Tidak ada tuntutan lebih dari keluarga korban karena mereka telah menempuh jalur damai. Kini dikabarkan Park Jiyeon sedang menjalani rawat intensif dengan luka jahit di kepala. Keberadaan L Kim kini tidak diketahui, namun dari pihak agensi mengabarkan bahwa mereka akan melakukan konfrensi pers secepatnya, Tvs News melaporkan”

Handphone milik Jiyeon bergetar sebuah notif twitter menarik perhatian L. Iseng-iseng pria itu membuka akun twitter milik Jiyeon. Alis pria itu terangkat, air mukanya pun berubah derastis saat menatap layar smartphone milik gadis bermarga Park itu.

“ternyata kau” gumam L menunjukkan senyum miring khasnya yang dipadukan dengan pandangan mata yang sulit diartikan, antara senang dan terlalu senang. Pria muda itu duduk manis di samping Jiyeon yang tertidur lama, memainkan handphone gadis itu dengan mengetik sesuatu di sana. Setelah merasa cukup puas dengan aksi ‘pembajakan’ pada account roleplayer gadis bermarga Park itu, kini dia beralih memfokuskan diri pada sesuatu yang lebih penting.

Perlahan L mendekati wajah polos Jiyeon yang sedang memejamkan matanya. Menghirup oksigen yang berada di sekitar gadis itu kemudian ia menyentuh puncak kepala gadis itu, mengelusnya dengan hati-hati. Bibir pria itu perlahan menyentuh permukaan bibir Jiyeon, menelpelkannya untuk beberapa detik, berusaha untuk tidak melukai gadis yang sangat dicintainya itu.

“Betapa beruntungnya diriku, saat mengetahui bahwa kau adalah gadis yang kucintai selama ini. Kuharap kau juga mencintaiku Park Jiyeon” sekali lagi L mencoba menggapai manik mata gadis itu, namun sesuatu di saku celananya bergetar. Sebuah pesan singkat dari managernya.

“cepat kembali, konfrensi pers akan segera dimulai”

Kemudian dia bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan gadis itu. Tanpa disadari air mata mengalir dari sudut mata Jiyeon yang terpejam.

L Kim mengenakan topin hitamnya keluar dari lobby utama rumah sakit, dengan tangan yang masih biru akibat insiden tadi malam. Dia berjalan tergesa-gesa mengejar waktu karena konfrensi pers hari ini akan ditayangkan secara live pada beberapa stasiun tv. Tanpa disadari ada beberapa pasang mata yang memfokuskan perhatiannya pada pria itu.

“Tadi pagi kami menangkap keberadaan L Kim. Dia berjalan keluar dari sebuah rumah sakit swasta, dikabaran Park Jiyeon di rawat di rumah sakit ini. Ada beberapa bukti foto yang dapat menjelaskannya., BHC news melaporkan”

Di ruangan yang serba putih ini, seorang gadis berambut panjang yang diketahui bernama Park Jiyeon berusaha menghapus air matanya yang mengalir. Di samping ranjangnya ada sebuah buket bungan mawar putih, pemberian pria itu.

“semoga cepat sembuh, from L”

“Dia pergi begitu saja setelah menciumku? Mengapa dia tidak menembakku sekalian?” gumam Jiyeon tersenyum kecut. Di sekitarnya bahkan masih ada bau badan L. Tiba-tiba smartphone gadis itu berbunyi nyaring, telefon masuk dari sang manager.

“Yeobseo Jiyeonnie” suara dari seberang terdengar frustasi.

“Ye? Ada apa oppa?”

“Apa selama ini kau berpacaran dengan L? atau kalian ada hubungan special? Kau perlu menjelaskannya lebih lanjut” ada yang tidak beres, Jiyeon dengan sigap menekan tombol on pada remote tv yang kemudian membuat mulutnya menganga lebar.

“Aku dan Park Jiyeon menjalani hubungan special selama beberapa tahun, namun kami melakukannya tidak dengan identitas asli. Sulit menjelaskannya secara rinci karena hal itu adalah privasi” jelas L di balik layar tv.

“Jadi bagaimana hubungan kalian setelah ini?” Tanya salah seorang reporter. Jiyeon terus menunggu jawaban dari mulut pria itu.

“Aku masih menunggu jawaban dari gadis itu” pernyataan ambigu. Jiyeon menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Jiyeon berusaha memutar otaknya, mengingat-ingat sesuatu.

Flashback

Jiyeon pov

Handphone milikku bergetar tanda sebuah notif twitter. Diam-diam kulihat pria itu iseng-iseng pria itu mengotak-ngatik handphoneku. Namun sedetik kemudian air mukanya pun berubah derastis. Sebelumnya aku berencana mengagetkan pria itu kalau aku sudah siuman, namun kuurungkan niat kembali.

“ternyata kau” gumam pria itu menunjukkan senyum miring khasnya yang dipadukan dengan pandangan mata yang sulit diartikan, antara senang dan terlalu senang mungkin. Aku bingung mengartikannya, dia benar-benar misterius. Dan juga apa maksudnya “ternyata kau”, aku perlu melihat apa yang dilihat pria itu dari layar smartphone putih itu. Cukup lama pria itu memegang benda keramat yang sangat ku jaga, jangan sampai dia melihat akun twitter roleplayerku. Setelah menyelesaikan aksi pembajakannya, tiba-tiba L mengalihkan tatapannya ke arahku, dengan cepat aku kembali pada acting semula.

Hawa panas mengelilingi wajahku, ada sesuatu yang berusaha mereut oksigenku. Tiba-tiba kurasakan tangannya mengelus puncak kepalaku. Sepertinya aku bisa benar-benar tertidur jika seperti ini. Namun sayang sepertinya aku harus menarik ucapanku karena sesuatu yang lembut dan basah itu terasa di bibirku. Apakah aku harus bangun dan melayangkan aksi protes kepada pria itu? Sepertinya tidak, aku bahkan kecanduan pada pria satu huruf itu.

“Betapa beruntungnya diriku, saat mengetahui bahwa kau adalah gadis yang kucintai selama ini. Kuharap kau juga mencintaiku Park Jiyeon” bisik pria itu disela-sela ciuman, kemudian kurasakan dia pergi menjauh dariku. Tanpa kusadari air mataku mengalir begitu saja, aku merasakan ketergantungan padanya.

End flashback

Takut ada sesuatu hal buruk yang dilakukan L pada smartphoneku, ku check kembali account twitterku baik private account maupun roleplayer acc. Tidak terjadi apa-apa, followers tetap, following juga tetap, namun ada suatu kejanggalan pada list tweetku.

“would you be my girlfriend?, for real” jelas bukan aku yang mempostingnya. Apakah pria itu? Tweet itu baru saja diposting beberapa menit yang lalu. Tak lama ada sebuah direct message dari @LKimx1992

@LKimx1992: “Apa kau sudah siuman? Aku minta maaf karena telah memberitahu pers tentang hubungan kita. Dan aku juga minta maaf karena terlanjur mencintaimu.”

Mataku kembali berkaca-kaca, apakah ini yang dinamakan pengakuan cinta? Ternyata dia telah mengetahuinya. Namun siapa yang dicintai pria itu? Aku sebagai prodi atau aku sebagai selebriti? Maklum aku bukanlah seorang gadis yang memiliki IQ di atas rata-rata. Dan takdir berkata lain, dia menjawab pertanyaanku.

@LKimx1992: “Aku mencintaimu sebagai prodi dan juga sebagai selebriti”

Author pov

@LKimx1992: “Aku mencintaimu sebagai prodi dan juga sebagai selebriti” itulah direct message yang barusan dikirimkan L. Dengan harap cemas L selalu menunggu balas dari gadis itu. Selalu menunggu informasi tentang gadis itu. Setelah pers konfrens L terpaksa harus datang ke lokasi syuting karena harus mengejar tanggal penayangan minggu ini.

“Kim Myungsoo, sekarang adalah take terakhirmu bersiap-siaplah” suara PD-nim membuyarkan lamunan L. Setelah meletakkan Iphonenya diatas kursi, kemudian dia menyusul PD-nim yang telah bergabung dengan beberapa staff My Lovely Girl lainnya.

Tiba-tiba iphone hitam milik L bergetar pada layar touch screen menampilkan sebuah mention balasan dari seorang pengguna twitter.

@JParkzzz: @LKimx1992 you asked ‘would you be my girlfriend for real?’ but I want you to have me for prodi and real ofcours Kim Myungsoo”

Tamat

*Pada akhirnya mereka pacaran, walaupun L bakalan telat mengetahui jawaban Jiyeon ^__^, dan kumaha damang bang Yuki Furukawa? Nah si yuki kembali ke Jepang dan menjalankan aktivitas seperti biasa hohoho. Sebenarnya author dulu suka main RP jadinya pengen ngebuat FF tentang roleplayer. Dan sekarang udah jarang main, karena following gw pada deact kali ya, sepi mention euy -_- sekian dan terima kasih. Twitter: @farvidkar

41 responses to “[Squel] Roleplayer

  1. Pingback: [CHAPTER 3] ROLEPLAYER THE SERIES – DOST VIRUS | High School Fanfiction·

  2. kamu ngalaminnya? asliiii ini kyak kamu yg punya accnya wkwk😄
    tapi keren lho ini, pngen banget gtu ad artis beneran yg main rp tp mustahil u.u) oiya chingu, mianhe yooo ada typo itu agak sedikit ngeganggu pas baca brusan kkk but gpp, krna typo itu seni(?) katanya(?) wkwkwkk *plakk
    good job and keep writing ^^

  3. Lucu dan seru ceritanya, kenapa karena artis main rp dirinya sendiri haha. If only it was real.
    Ditunggu karya2 tentang myungyeon lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s