[Drabble] What’s wrong with you, Jiyeon?

Jiyeon,,,,,What’s wrong with you, Jiyeon?

Presented by Shin Min Rin/Lin(@nzazlin)

a fanfiction of

Park Jiyeon (T-Ara)

and Choi Minho (SHINee)

Life, Mystery(?), Psychologycal(?) | Teen | Drabble (536 words)

Disclaimer This fanfiction, purely made by me as amateur author. The cast(s) belong to themselves. Thanks for God to give me a brain, so i can write story evennthough its not too good.

Summary Ada sebuah lagu yang selalu membuat Jiyeon terlelap tanpa bisa tau akhir lagunya sendiri. Dan pada suatu hari, sebuah klimaks dari efek lagu tersebut muncul, membuat tubuh Jiyeon terasa sakit. Amat sakit.

***

Drabble — What’s wrong with you, Jiyeon?

Setiap kali aku mendengar lagu itu, aku pasti tertidur tanpa bisa mendengar bait nada dan lirik di akhir lagu itu sendiri. Tanpa bisa tau bagaimana perasaan si penyanyi yang tertuang dalam alunan musik dan lirik yang dibuat olehnya sendiri. Tanpa bisa mendengar semua itu. Aku menutup mata, terlelap, dan roh ku terangkat ke suatu tempat, ke alam bawah sadar.

 

 

~.~.~

 

 

Triririririririririririririrrrrr…..

Trararararararararrararaaaaaarrr…….

Nanenajajajdkdleiekslsfhbkfbdkbgkbfk…..

Suara-suara terdengar menusuk ke telinga. Saking banyaknya suara yang bermunculan dengan nada-nada tersendiri dan diiringi lirik-liriknya, semuanya menjadi begitu kabur. Begitu suram, begitu kelam, begitu tidak jelas. Semua suara alunan lagu tak jelas itu sangat menganggu pendengaran terlebih lagi suara-suara dari si penyanyi menjadi amat kacau, terdengar menyeramkan dan memilukan. Otak ku tak dapat berpikir jernih. Aku terduduk, menghempaskan tubuh kuat tanpa terasa sakit yang dirasa.

Aku berteriak, meminta pertolongan. Urat-urat di kepala ku terasa muncul beberapa buah. Bulir air mata terjatuh. Aku menangis. Sakit yang tak tertahan kan, sakit yang sangat amat menyakitkan rasanya aku ingin menyerah dan melepaskan saja roh ku hingga diambil oleh malaikat maut. Aku tak kuasa menahan rasa sakit ini.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA………”

 

 

.~.~.~

 

 

“Jiyeon! Jiyeon-ah!”

Jantung ku berdetak hebat, rasa-rasanya seperti ingin terputus dari ikatan-ikatan urat yang menahannya. Mata ku membelalak lebar. Aku seperti orang habis lomba lari marathon jarak jauh, kehabisan nafas. Lensa mata ku tidak begitu jelas melihat bayang-bayang orang yang ada di hadapan ku sekarang. Semuanya begitu kelabu, semuanya begitu kabur. Orang ini dari tadi memanggil-manggil nama ku sambil menepuk bahu ku. Dari nada suaranya terdengar sangat khawatir. Tapi aku tidak bisa melihatnya dengan jelas.

“Tenang. Tarik nafas mu pelan-pelan lalu keluarkan,” Orang ini berbicara lagi dengan nada suara yang sama. Dengan susah payah aku mengatur nafas, menarik nafas pelan-pelan dan tenang lalu menghembuskannya. Berulang kali ku lakukan itu. Hingga aku bisa melihat orang dihadapan ku ini dengan jelas. Tanpa banyak basa-basi, aku menghambur di pelukannya. Sambil memeluknya, aku meraung-raung seperti anak kecil. Ketakutan. Dan ia hanya menepuk punggung ku dengan lembut dan penuh simpati.

Lalu samar-samar ku dengar alunan merdu awal lagu itu mengalun merdu. Aku tercengang, penglihatan ku mulai terasa tidak jelas. Ia melepaskan pelukan kami dan merogoh ponsel genggam dari dalam saku jaketnya. Suara dari lagu itu semakin jelas terdengar, menusuk gendang telinga membuat kepala ku terasa pening.

Aku memegang kepala dengan mata terpejam kuat, “MATIKAN!” Aku mengarahkan telunjuk ku tepat di depan matanya. Ia menatap ku bingung, terpaku dengan perlakuan ku. Suara alunan lagu itu semakin menyeruak.

“MATIKAN MINHO! MATIKAN! AKU BILANG MATIKAN!” ponsel genggam miliknya terlempar ke lantai, seketika itu juga suara yang terdengar sudah mati. Aku mulai menangis kembali tanpa menghiraukan ekspresi kebingungan yang terlihat jelas diwajahnya. Ekspresinya antara kebingungan, dan agak cemas melihat ku seperti ini.

Selang beberapa menit bisa ku rasakan hawa hangat menyelimuti ku, ia mendekap ku dan menyandarkan dagunya pada bahu ku. “Ada apa dengan mu, Jiyeon?”

Ia menerikkan pelukannya pada ku. Tanpa bisa menjawab pertanyaannya. Aku hanya bisa diam, mengurangi rasa sakit yang begitu menjalar dan masih terasa. Biar lah ia mau berpikiran apa tentang ku, biar lah spekulasi-spekulasi muncul dalam kepalanya. Yang pasti, aku percaya padanya kalau ia akan selalu percaya pada ku dan begitu pula aku. Aku pun tidak tau apa yang terjadi pada ku. Tidak ada yang tau. Hanya Tuhan yang tau.

 

 

 

 

~~END~~

—-

 

Note : Udah lama ga ngepost ff. Tiap hari aku menulis indah ngegarap karya seni yg disuruh sama dosen ampe berbelas-belas halaman -____- jd yaaaa begitulah, aku ga berani mau ngepost kesini dan/atau bikin ff yg chaptered ke wp sini, krn takut ga selesai, soalnya moody gini.

Dan maaf aku bawa ff ga nyambung dan absurd bin gaje. Arab(?) maklum~ mau hiatus tp ga sibuk2 amat, mau semi hiatus malah bingung *nahlho* *malah curcol* ff ini sengaja dibuat segaje mungkin biar para readers yang nyimpulin sendiri apa yg terjadi ama Jiyeon :p *plakk* Klo ada yg mau dikritik just say it yaaa ^^

Just give me your comment(s) and like if you want🙂 Special Thanks for who appreciated it, lobe lobe!❤ *ngomongapaan*

16 responses to “[Drabble] What’s wrong with you, Jiyeon?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s