Wei (Prolog)

—Wei—

Romance // Chapter // PG // Setting China (1948)

Prolog :

Wei seorang budak yang dibeli keluarga Yahudi untuk menjadi pelayan putranya, David. Mulai usianya 7 tahun hingga menginjak 18, Wei selalu menemani David sebagaimana perintah majikannya, hingga timbul rasa cinta yang amat dalam dari salah satu pihak. Wei, yang merasa dirinya tidak pantas bersanding dengan David, berusaha keras untuk menentang pernikahan David dengan gadis sesama bangsanya, Leah. David tak mencintai gadis itu, hatinya terarah pada wanita lain, wanita China, Kueilan. Sang ibu yang tak ingin golongannya musnah tetap meminta David untuk menikahi Leah dan menjadi Rabi menggantikan Ayah Leah suatu hari nanti. Wei, mati-matian menjodohkan David dengan Kuelian yang dia rasa lebih pantas bersanding dengan David ketimbang Leah. Meski ia harus diusir suatu hari nanti dan kehilangan kepercayaan dari keluarga yang telah membelinya semenjak ia kecil.

Sebuah kisah tentang cinta, keberanian, dan kesetiaan.

Imagine cast :

imagina cast Wei

Cerita ini diambil dari novel karya Pearl S. Buck — Peony yang di terbitkan untuk pertama kali sekitar tahun 1948

Bercerita tentang seorang gadis China bernama Peony yang dibeli oleh keluarga Yahudi yaitu Ezra bin Israel untuk menjadi pelayan putranya David. Pada masa itu banyak kaum Yahudi yang tinggal K’aifeng, Provinsi Honan China. Mereka diterima baik disana. Peony yang setia selalu menuruti apa kata tuannya. Suatu hari Sang Ibu akan menjodohkan David dengan anak seorang Rabi (pendeta) dari kaumnya, Leah. Tetapi David tak menyukai gadis itu dan diam-diam menaruh hati dengan anak saudagar teman Ayahnya bernama Kueilan. Peony yang memendam cintanya lebih memilih Kuelian untuk bersanding dengan David ketimbang Leah. Ia berusaha untuk menjodohkan David dengan gadis itu hingga keduanya menikah.

selengkapnya mengenai novel Peony bisa dibaca disini Peony by Pearl S. Buck

Catatan : Dalam novel asli banyak sekali menyinggung agama Yahudi serta kebiasaan dan adat China. Tetapi untuk menjaga keukunan, di ff ini tidak akan ada pendeskriminasi agama. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menyinggung mengenai hal agama karena ini hubungannya dengan Tuhan. Saya berpesan agar readers fokus kepada kisah cinta diantara mereka, bukan kepercayaan dan agama yang mereka anut.

Author’s note :

Gak usah pake intro segala ya. Bisa dibilang ini projek ff kecil yang pengen aku buat. Berawal dari tersanjungnya diriku membaca novel karya Pearl S. Buck yang berjudul Peony. Meski aku belom baca sampe akhir tapi aku udah nangkep ide ceritanya. Dan itu bagus, banget. Hell, aku jadi mikir dua kali buat bikin Peony versiku sendiri. Pertama karena bikin novel jadul kayak gini itu susah banget. Apalagi ini ada unsur sejarah dan ini China. Aduh aku udah terlena sama Korea dan agak susah kalo disuruh bikin cerita yang settingnya China. Itu dobel belajar buat aku. Tapi selama aku gak keluar jalur dari novel Peony ini bagi aku itu gak masalah. Kedua, setelah aku bikin versiku sendiri aku takut kalo jatuhnya nanti gak seru dan gak segreget novel ini. Meski aku juga yakin gak bakal mungkin aku menandingi novel ini, setidaknya nggak bikin malu kalo aja readers pernah baca novel ini. Yang jelas alur dari novel sama ff ini hampir sama. Cuman nama Peony aja yang aku ganti jadi Wei. Meski makna Peony itu bagus, yang aku tahu Peony itu nama bunga endemik China. Tapi agak aneh aku bacanya jadi tokoh Peony aku ganti namanya jadi Wei yang artinya leluhur yang mulia. Biar beda juga kan. Nah ditengah cerita bakal aku rubah secara besar juga, biar lebih greget di versiku. Tapi aku takut kalo ff ini bakal putus ditengah jalan alias macet. Aku orangnya gak bisa fokus sama satu spot, jadi menyelesaikan ff yang aku rencanain ber-chapter ini adalah tantangan terbesar ditengah gencatan pr yang bergejolak.

Untuk judul sebenernya aku belom nentuin yang pas. Nentuin judul yang pas dan memorial itu susah banget. Sementara aku pakai judul Wei untuk ff ini. Tapi aku gak menutup kemungkinan kalau judul akan dirubah. Tergantung ada inspirasi atau usulan dari readers atau enggak.

Yang bikin aku bangga adalah aku bakal memboyong banyak cast di ff ini haha. Jiyeon, Myungsoo, Suzy dan Naeun. Haha rakus. Tapi disini aku tetep make Myungyeon sih haha. Sejatinya watak Peony itu manis dan pemberani, yang kayaknya bertolak belakang dengan wajah Jiyeon yang jutek. Sebenernya tokoh Peony lebih cocok ke Suzy. Tapi karena aku pengennya Myungyeon, jadi Suzy aku jadiin sebagai Kueilan yang manis dan manja. Aduh.

Terakhir, aku bakalan lihat bagaimana komen dan respon di prolog ini. Kalo prospeknya bagus bakal aku buat cepet dan luncurin chap 1. Itupun kalo gak kegencet sama ff lain hahak. Kalo gak bagus ya mending gausah, jadi khayalan sendiri aja. Males kan kalo kerja siang malem sampe mata bejendol tapi kagak ada yang baca. It’s big no for me. Okeh. Tapi aku juga gak maksa itu sepenuhnya hak readers kan?

 

 

 

 

71 responses to “Wei (Prolog)

  1. Pingback: [CHAPTER 5] A Thousand Years | High School Fanfiction·

  2. Pingback: [CHAPTER 5] A Thousand Years | High School Fanfiction·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s