[Oneshoot] Love is??

746478155

Cast : Kim Myungsoo dan Park Jiyeon

Other Cast : Find by Yourself

Genre : Romance *Maybe*

Author : ~Evangel~ a.k.a Arnila Trisna

Desclaimer : FF ini adalah milik dan murni milik aku. Cast hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. FF ini pernah dibuat dalam cast yang berbeda.

~Happy Reading~

— Love is Blind —

Bel tanda masuk telah berbunyi sejak 1 menit yang lalu. Semua murid langsung berlari dengan cepat melewati gerbang sekolah dikarenakan tidak mau dihukum oleh guru kedisiplinan. Setelah lewat dari 10 menit, satpam memutuskan menutup pintu gerbang, membuat semua siswa yang masih belum melewati gerbang berseru kecewa. Salah satu dari kumpulan siswa yang telah melewati gerbang menghembuskan nafas lega.

“Selamat menikmati hukumanmu, Choi Minho,” ucap Myungsoo kepada temannya yang tidak berhasil melewati gerbang. Lelaki yang bernama Minho hanya bisa menggerutu mendapatkan ucapan berupa sebuah ledekan.

Myungsoo berlari dengan cepat menuju ke kelasnya. Ia melirik arlojinya dan terlonjak kaget karena melihat jam tangannya telah menunjukkan pukul 7.15 o’clock. Myungsoo mengacak-acak rambutnya dengan resah. Oh tidak, sebentar lagi guru yang akan mengajar akan segera datang. Myungsoo berlari dengan perasaan takut sampai akhirnya ia tidak sengaja ditabrak seseorang. Myungsoo terjatuh dengan bokong yang mendarat duluan di lantai. Myungsoo berdiri sambil memegang bokongnya, berniat melabrak orang yang menabraknya.

“Ya!! Kalau jalan tolong lihat pakai mata,” bentak Myungsoo kepada seorang gadis yang terus menunduk dan tidak menatap wajahnya.

“Hei, jangan menunduk terus!!” Myungsoo berseru. Ayolah, ia tahu bahwa gadis itu merasa bersalah tapi apakah gadis itu tidak bisa memperlihatkan wajahnya?? Myungsoo penasaran bagaimana sosok gadis yang telah berani menabraknya.

Gadis itu mendongakkan kepalanya, menatap wajah Myungsoo melalui kacamata tebalnya. Yah, gadis itu adalah seorang gadis culun. Dari penampilan, gadis itu tampak tidak menarik karena dia hanya seorang gadis culun yang memakai kacamata tebal dan selalu bersikap baik serta pemalu. Gadis itu jelas bukan tipe Myungsoo karena tipe Myungsoo adalah gadis cantik yang modis serta baik hati. Tapi saat Myungsoo hendak membentak gadis itu, tanpa sengaja ia menatap mata yang ada di balik kacamata tebal. Yah, tatapan mata yang lembut dan bening membuat jantung Myungsoo berdebar.

“Mianhae,” gadis itu membungkukkan badannya dan hendak melangkah pergi. Tiba tiba, Myungsoo menahan tangan gadis itu, memintanya untuk berhenti walau hanya sebentar.

“Siapa namamu??” tanya Myungsoo kepada sosok gadis berkacamata. “Aku Kim Myungsoo.”

“Park Jiyeon,” jawab gadis berkacamata bernama Park Jiyeon. “Ah, aku permisi dulu. Aku harus kembali ke kelasku.”

Jiyeon melangkah pergi meninggalkan Myungsoo, hanya saja namja itu masih setia menatap punggung Jiyeon sampai punggung yang ia tatap sudah tidak terlihat lagi. Myungsoo memegang jantungnya yang terus berdebar tidak menentu, entah karena apa Myungsoo merasakan sebuah perasaan yang sangat sulit ia jabarkan. Apakah ia jatuh cinta kepada gadis culun bernama Jiyeon?? Tapi, bukankah Jiyeon tidak termasuk tipe Myungsoo?? Myungsoo mengangkat bahu tidak peduli. Ia tidak memperdulikan penampilan Jiyeon yang bukan tipenya. Ia hanya merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan orang telah membuat ia jatuh cinta adalah gadis bernama Jiyeon.

==================

— Love is Deaf —

“Ckckckckckck… kau bodoh, Kim Myungsoo,” Minho berdecak melihat sosok temannya yakni Myungsoo yang menceritakan bagaimana ia jatuh cinta pada pandangan pertama kepada sosok gadis berkacamata.

“Apanya yang bodoh??” tanya Myungsoo tidak mengerti.

“Kau masih bertanya??” teriak Minho keras hingga membuat Myungsoo menutup telinganya. “Kau itu sangat bodoh!! Bagaimana bisa kau jatuh cinta kepada seorang nerd?? Ayolah, masih banyak gadis yang menarik di sekolah ini. Bla…bla…bla…”

Myungsoo hanya memutar bola matanya malas, tidak memperdulikan kata kata Minho. Apa yang salah?? Ia hanya mencintai sosok gadis berkacamata yang bukan termasuk tipenya. Jioyeon mungkin bukan gadis yang modis, tapi dia gadis yang baik. Myungsoo sudah beberapa kali mengajak Jiyeon mengobrol dan memulai pendekatan. Jiyeon juga sangat pintar dan sangat disayangi guru. Bukankah itu alasan yang cukup untuk membuat seorang lelaki bernama Myungsoo lebih memilih Jiyeon daripada yang lain??

“Apa kau mendengarkanku??” Minho bertanya kembali kepada Myungsoo yang sepertinya tidak memperdulikan kata katanya.

“Jika kau hanya berbicara tentang betapa jeleknya Jiyeon, aku tidak akan mendengarkan,” jawab Myungsoo.

Myungsoo tidak akan pernah mendengarkan orang orang yang berbicara jelek mengenai Jiyeon atau mendengarkan orang orang yang menyuruhnya mencari gadis lain yang lebih cantik. Ia telah menyuruh dirinya sendiri agar menulikan pendengarannya saat orang orang berbicara seperti itu. Ia hanya mencintai Jiyeon dan tidak akan pernah mendengar orang orang yang menyuruhnya mencari gadis yang lebih cantik.

===============

— Love is Courage —

Myungsoo dan seorang gadis cantik berada di depan kelas, memperhatikan kerumunan siswa, ah bukan lebih tepatnya memperhatikan sosok Jiyeon, gadis berkacamata yang sedang asyik membaca buku pelajarannya. Myungsoo terus menatap Jiyeon sambil menceritakan betapa menakjubkannya gadis itu kepada Suzy, sahabatnya selain Minho. Yah, Suzy sangat mendukungnya begitu tahu bahwa Myungsoo jatuh cinta kepada seorang gadis walau dia tidak cantik. Suzy berpendapat bahwa semua gadis itu cantik walau penampilannya tidak terlihat menakjubkan.

“Apa kau sungguh sungguh mencintainya??” tanya Suzy kepada Myungsoo yang masih terus menatap Jiyeon.

“Tentu saja,” jawab Myungsoo dengan nada tegas. Jika ia tidak mencintai Jiyeon, untuk apa ia rela mengajak gadis itu mengobrol, mengantarnya pulang ke rumah ketika pulang sekolah, dan melakukan pendekatan lainnya.

“Kalau begitu, katakanlah kalau kau mencintainya.” Suzy mendadak menjadi gemas kepada sosok Myungsoo. Padahal namja itu tadi mengatakan bahwa ia akan menyatakan cintanya kepada Jiyeon, tapi sejak tadi Myungsoon hanya terus menatap Jiyeon tanpa memberanikan diri untuk melangkah mendekati Jiyeon.

“Aku.. er… gugup.” Myungsoo merutuki perkataan yang keluar dari mulutnya karena setelah mengatakan hal itu, Suzy malah menertawakannya. Ayolah, ia memang selalu jujur mengatakan hal hal yang ia suka maupun tidak ia suka. Tapi ini berbeda, bahkan sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Ia harus menyatakan cinta kepada seorang gadis dan akan sangat sakit jika ditolak. Ini sungguh rumit dan menyebalkan sekaligus beresiko tinggi.

“Dengar Kim Myungsoo, aku tahu kalau kau sebenarnya takut merasakan sakit hati ketika ditolak.” Suzy memegang bahu Myungsoo. “Tapi, apakah kau ingin terus menyimpan perasaanmu tanpa mengungkapkannya?? Lalu, untuk apa kau melakukan pendekatan terhadanya?? Jika kau tidak mengungkapkannya, perasaanmu akan sia sia dan kau akan menyesal bila suatu hari Jiyeon memiliki kekasih. Aku tidak ingin kau merasakan apa yang aku alami.”

Myungsoo mengangguk paham, mengerti maksud Suzy. Suzy dulu pernah mencintai Kim Soo Hyun, teman sekelasnya. Ia ingin sekali mengungkapkan perasaanya tapi malu. Akhirnya, Suzy memilih menyimpan perasaan cintanya kepada Soo Hyun karena takut merasakan sakit hati. Tapi tiba tiba, ia mendengar kabar bahwa Soo Hyun telah memiliki kekasih bernama Ji Hyun. Suzysangat menyesal karena dia belum mengungkapkan perasaanya kepada Soo Hyun.

Myungsoo melangkah maju, mendekati sosok Jiyeon yang asyik membaca buku pelajarannya. Sesekali ia berbalik melirik Suzy yang memberikan dukungan penuh terhadapnya. Ia melangkahkan kakinya dengan pelan pelan sampai membuat Suzy merasa kesal melihat betapa lambannya seorang Kim Myungsoo yang hendak mendekati Jiyeon. Akhirnya, Myungsoo berjalan dengan cepat dan tiba di samping sosok gadis bernama Jiyeon.

“Apa yang sedang kau baca??” Myungsoo bertanya untuk membuka topic. Arggghhh… ia merasa gugup sekali karena ia hendak menyatakan cinta kepada Joo Hyun.

“Ah, aku sedang membaca buku pelajaranku,” jawab Jiyeon sambil menatap Kyuhyun. “Sebentar lagi, di kelasku akan mengadakan ulangan harian bahasa Korea. Aku tidak ingin nilaiku menjadi jelek.”

“YA!! CEPAT KATAKAN!!” Tiba tiba saja, Suzy berteriak kepada Myungsoo membuat semua orang yang berada di sekitar itu menoleh kepada sosok yang diteriakkan Suzy, Kim Myungsoo. Myungsoo ingin sekali menendang Suzy ke luar angkasa. Bagaimana bisa ia berteriak seperti itu?? Myungsoo menjadi semakin gugup, terlebih lagi Jiyeon menatapnya dengan heran.

“Apa dia temanmu??” Jiyeon menunjuk Suzy. “Sepertinya dia menyuruhmu mengatakan sesuatu kepadaku. Lihat, ia selalu menatap kita dengan perasaan gemas.”

‘Lebih tepatnya dia gemas kepadaku karena aku tidak juga menyatakan cinta kepadamu,’ batin Myungsoo sambil memberikan death glare kepada Suzy.

Kring!!! Suara bel tanda istirahat berakhir telah berbunyi. Myungsoomenjadi semakin resah dan gugup. Ia agak ragu mengatakan cinta kepada Jiyeon yang telah ia dekati selama 2 bulan ini. Tapi ia tidak ingin menyimpan perasaanya terus menerus. Ia tidak ingin bernasib sama seperti Suzy yang menyesal karena tidak menyatakan cinta terlebih dulu. Ia akhirnya menahan tangan Jiyeon yang hendak kembali ke kelasnya.

“Ada apa??” tanya Jiyeon kepada Myungsoo.

Suara jantung Myungsoo berdetak lebih kencang, bagaikan sedang berlari marathon dengan kecepatan luar biasa. Sedikit demi sedikit, semua orang berhamburan menuju ke kelasnya dan waktu terus berjalan dari detik hingga ke menit. Suara angin yang berdesir membuat Myungsoo berpikir matang matang untuk menyusun kata kata romantic.

“Kalau kau tidak ingin berbicara apapun, aku akan kembali ke kel___”

“Saranghae,” Myungsoo memotong perkataan Jiyeon dan menutup mulutnya yang secara refleks mengucapkan kata kata cinta. Ia menutup wajahnya yang memerah karena malu. Seharusnya, ia menyatakan cinta layaknya di drama, bukannya menyatakan cinta dengan cara seperti ini. Ini tidak romantic sama sekali bukan??

Jiyeon tertawa kecil melihat Myungsoo yang menunduk malu karena mengungkapkan pernyataan cinta secara blak-blakan tanpa membuat kata kata romantic. Sejujurnya, ia lebih menyukai cara Myungsoo daripada cara di drama. Menurutnya, itu terlalu lama dan terlalu dramatis serta gombal. Ia tiba tiba mengingat pertemuan pertamanya dengan Myungsoo. Saat itu, ia ingat sekali bahwa dirinya yang menunduk terus menerus. Mungkin bagi Myungsoo saat itu, Jiyeon takut dengan Myungsoo. Tidak, Jiyeon walau culun tapi dia tidak pernah takut kepada seseorang, kecuali keluarganya dan Tuhan. Tapi saat itu, Jiyeon menundukkan kepalanya untuk menenangkan debaran jantungnya yang bedebar saat melihat Myungsoo pertama kali.

Apa kalian paham maksudnya??Yah, Jiyeon sama seperti Myungsoo, sama sama mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama. Sejujurnya, ia merasa tidak percaya diri karena penampilannya yang tidak terlalu cantik. Tapi ia sangat percaya diri dan mengetahui bahwa Myungsoo juga mencintainya sejak ia tidak sengaja mendengarkan pembicaraan Myungsoo dengan Minho. Saat itu, ia tidak sengaja melewati mereka berdua dan mendengarkan semua pembicaraan mereka. Tapi sejak itulah, ia merasa percaya diri dan menunggu Myungsoo menyatakan cinta terlebih dulu. Yah, walaupun zaman sekarang wanita bisa menyatakan cinta terlebih dahulu kepada lelaki, tapi bukankah lebih romantic jika lelaki yang menyatakan cinta terlebih dahulu kepada sang wanita?? Jiyeon sungguh bersyukur karena penantiannya telah tercapai.

“Nado saranghae.”

THE END

Berikan RCL dan juga kritikan terhadap cerita ini ^^

Note : Sebenarnya aku sedang membuat sebuah wordpress untuk menampung semua ff aku. Aku lagi request untuk buat header dan bannernya. Yang jadi masalahnya adalah aku kurang bisa menata wordpressku seperti wp kebanyakan orang. Aku mau coba coba belajar dulu. Aku juga rencananya mau buat akun FFN untuk ngeshare ff cast anime. ^^

Sebenarnya lagi UTS, jadi harap maklum jika minggu depan aku hanya update ff nya sedikit. Soalnya aku harus belajar biar nilai aku bisa naik.

Sekali lagi aku tekankan ff ini pernah aku buat dalam cast yang berbeda. Jadi, jangan heran jika kalian menemukan ff yang sama dengan cast yang berbeda. Itu termasuk karya aku ^^

Oh ya, aku baru buat bbm dan instagram.

Pin BBM : 7FB8001C
Instagram : Shiera_Lockstar

 

36 responses to “[Oneshoot] Love is??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s