[CHAPTER 6] Danger

image

valensiadenisha & rachelp present:
[CHAPTER 6] Danger
Main cast: Jiyeon, Myungsoo, Soojung, Minho
Genre: Horror, friendship, mystery, romance
This story is ours. Do not modify this FF with your own style, or even copy. Silent readers? Thankyou for your time for reading our FF, but we dont need silent readers. Thankyou.

“Yak! Apa yang kau bilang Kim Myungsoo?!”

“Apa yang kau bilang, CHOI MINHO?!”

Appa mereka menampar pipi mereka.

“Appa, aku tanya, appa. Aku mohon Appa jawab dengan jujur.”

“Dengan apa kau menuduh Appa membunuh eomma?!”

“Kata siapa?! Kau mau menuduh appa, Choi Minho?!”

“Appa, dengarkan. Ada yang meminta appa bertemu di Black Mountain. Segera, appa. Aku tidak main-main.”

“Nugu?!”

“Lihatlah nanti, appa.”

Jiyeon berbaring di atas ranjangnya dengan lemas. Ia merasa ada yang tak enak dengan perasaannya. ‘Apa yang akan ahjumma lakukan pada ahjussi?’

Ia mengambil ponsel dari dalam tas ranselnya, lalu mengetik pesan pada kedua sahabatnya.

Lalu? Bagaimana, Myungsoo-a? Apa appamu akan pergi ke Black Mountain?

Apa reaksi appamu, Minho-a? Apa ia marah?

Huftt.. Jiyeon membuang nafasnya kasar. ‘Aku harap mereka tak apa-apa..’

Myungsoo dipanggil appanya keruang kerjanya.

Tokk..tokk..
“Masuk!”

“Ada apa, appa?” Appa Myungsoo berdeham sedikit. “Begini.. appa mau jujur terhadapmu, Myungsoo. Appa pikir kau sudah cukup besar untuk mengetahui ini..dan, kau juga memaksa appa memberitahumu,”

“Apa, appa?”

“Kau.. kau benar selama ini, Myungsoo-a. Appa.. appa.. appa yang membunuh eomma.. mianae,”

“Mwo, appa?!”

Mereka berenam -Jiyeon, Myungsoo, Soojung, Minho, Kangin, Siwon- sudah berencana untuk pergi ke Black Mountain besok. Jiyeon, Myungsoo, Soojung, dan Minho ingin membicarakan masalah ini disebuah taman tulip.

“Jadi? Mereka sudah pasti ‘kan, Myungsoo-a, Minho-a?” Tanya Jiyeon yang diberi anggukan mantap oleh Myungsoo dan Minho. “Kita akan kesana naik apa? Kereta lagi seperti waktu itu? Hufft..” Soojung menjatuhkan diri kesebuah bangku taman. “Ani. Appa akan menyetir..” Minho duduk tepat disebelah Soojung.

“Kira-kira, ahjumma akan melakukan apa pada ahjussi?”

“Molla. Yang pasti, jangan sampai ia balas dendam. Ohya,.. Appa.. appa mengaku terhadapku. Ia bilang, ia.. memang benar ia yang membunuh eommaku..”

“Myungsoo-a, kau harus tabah.. Aku sudah tidak memiliki seorang kepala keluarga. Hanya aku, eonniku, dan eomma.. Nasib kita sama, Myungsoo-a,” Soojung menenangkan Myungsoo sedikit. “Soojung benar, Myungsoo-a.”

“Baiklah. Besok pukul dua siang, kami akan mampir kerumahmu, ne, Minho-a,”

“Araseo.”

“Kangin-a.. apa jangan-jangan.. kita dipertemukan dengan.. istrimu?”

“Mollayo, Siwon-a. Kupikir juga begitu,”

“Apa yang akan kau katakan saat disana, Kangin-a?”

Molla. Tapi setidaknya, Myungsoo sudah tahu mengenai hal ini,”

“Mwo?! Kau memberitahunya?!”

“Memang sudah seharusnya aku memberitahukan kepadanya. Ia sudah cukup besar, Siwon-a.”

“Jadi, besok kau datang kerumahku? Pukul berapa? Dua siang?”

“Yasudah,”

Sesampai mereka lengkap, limo milik keluarga Choi yang dikendarai Siwon melaju cepat. Black Mountain. ne, itu tujuan mereka.

Keheningan melanda mereka saat mereka berada didalam limo milik kedua ayah-anak bermarga Choi itu. Tak ada satu katapun yang keluar. Sampai akhirnya, mereka sampai ditempat tujuan mereka.

Kangin dan Siwon menyiapkan dirinya untuk bersujud dibawah kaki Yura -eomma Myungsoo-. Walau mereka tahu, pasti hantu tidak menapak dipermukaan tanah. Mereka menelan ludah mereka.

“Hey, manusia pembunuh yang kejam!”

“Yu-Yura yeobu?!”

-TBC-

26 responses to “[CHAPTER 6] Danger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s