[CHAPTER 5] Together?

image

CHAPTER 1  CHAPTER 2  CHAPTER 3  CHAPTER 4

Title: Together?
Casts: Jiyeon, Myungsoo
Genre: romance, married-life, family
Note: Annyeong! I’m backkk~ oke, karena lagi mengadakan kerjasama dengan @denishawulandari, FF ini mungkin agak lama,ne^^ Mianae, and happy reading!

Rest in peace” gumam Jiyeon dan Myungsoo bersamaan.

-Together? part 5 by RachelP start^^-

Jiyeon, Myungsoo, dan Taeyeon berjalan menuju ke sebuah toko buku sambil mencari udara segar. Mereka sudah terlalu capek untuk menangis didepan peti yang berfoto Kim Suzy. Satu tahun-pun,kau berdiri didepan petinya,itupun tak akan membuatnya bangun dari tidur selamanya itu.

Mereka berbincang-bincang sedikit tentang eonni Jiyeon,Park Chorong yang sudah tiada. Mereka terus berjalan. Jiyeon memicingkan matanya sedikit.

‘B-b-bukankah itu..eo..eonni?’ Batin Jiyeon. ‘Tak mungkin. Pasti aku salah lihat.’ Mereka terus berjalan sampai mendekati toko buku yang mereka tuju. Seseorang yang mirip dengan Chorong itupun memiliki tujuan yang sama. Toko buku.

“Chorong-ah!” Panggil seorang gadis yang bernama Seohyun. Bersamaan dengan Chorong, mereka -Jiyeon,Myungsoo,dan Taeyeon- menengok kearah yeoja bernama Seohyun itu. “Cho-Cho-Chorong eonni?!” Panggil Jiyeon pada gadis yang bernama Chorong.

“Jiyeon?! Kau Park Jiyeon? Adikku?!”

Jiyeon’s PoV

Pasti ini semua mimpi. Tak mungkin. Eonniku sudah tiada. Tapi.. apa yang aku lihat barusan? Chorong eonni dihadapanku? “A-Apa benar kau eonni-ku?” Tanyaku. Chorong eonni yang masih syok dengan cepat menangguk. Aku dan Chorong eonni berpelukan bagai terpisah 1000 tahun.

“Eonni.. bagaimana bisa ka-.. maksudku,bukankah kau sudah tiada?” Tanyaku berhati-hati. “Aku akan menceritakannya. Sebelumnya, aku mau tanya. Siapa mereka,Jiyeon?” Aku hanya terdiam sebentar. “Eonni.. Ini suamiku,Myungsoo.Dan ini kakak iparku,Taeyeon eonni“. Eonni masih terkejut saat ini. “Mwo?! Kau sudah menikah?!” Aku dan Myungsoo bertatapan. Saat Myungsoo mengangguk,aku mengangguk.

“Kim Myungsoo imnida. 1992″ ucap Myungsoo sambil mengulurkan tangan. Chorong eonni mengulurkan tangannya juga,dan saling berjabat tangan. “Park Chorong imnida. 1991. Myungsoo-a,kau bisa panggil aku dengan panggilan ‘Chorong’ saja.” Sekarang, Tae eonni memperkenalkan dirinya. “Kim Taeyeon imnida. 1989″ ucapnya,sesuai dengan yang barusan Myungsoo katakan dan lakukan.

“Ayo,kerumahku. Aku akan ceritakan” Chorong eonni menarik lenganku dan lengan Taeyeon eonni. Mungkin ia sengaja tak mau menarik lengan Myungsoo. Mungkin ia tak mau membuatku cemburu. Hihi~

Sesampai kami dirumah Chorong eonni.

“Eonni-yya.. Apa ini ru- maksudku apartemenmu? Mirip sekali dengan rumah,eonni. Luas sekali..” pujiku. “Bagaimana dengan kalian? Kalian tinggal dimana?” Tanyanya.

“Aku,Myungsoo,dan Taeyeon eonni tinggal di Melbourne,eonni.” Aku hanya menjawab dengan nada biasa saja,tak mau membuat eonni terkejut lagi. “Wah.. hebat sekali! Aku ingin kesana,Jiyi. Nanti,aku akan berlibur kesana..” ucap Chorong eonni. “Mmh.. Geurae..”

“Aku akan memulai ceritanya. Saat aku pulang dari sekolah,ada polisi di rumah kita,kan? Ia membawaku kekantor polisi. Mereka bilang,aku harus dihukum mati. Ditembak mati. Choi Siwon, namjachinguku melihatku ditarik paksa kedalam mobil polisi. Ia ikut kekantor polisi dengan taksi. Sesampaiku disana,senjata-senjata itu mau mengenai tubuhku. Mereka takut,aku kabur. Tapi aku tak akan kabur. Aku memang harus mendapat hukuman ini. Mereka menyuruhku berdiri menghadap tembok. Saat aku mau ditembak..”

“Siwon.. Siwon.. Siwon melindungiku.. pistol yang mereka ingin ditembakan pada jantungku, terkena pada jantung Siwon.. Siwon terjatuh dengan darah bertumpahan kemana-mana. Aku tak mampu melihatnya. Aku lari dari kantor polisi. Aku pergi ke taman cherry blossom. Aku biasa menghabiskan waktuku berdua dengannya. Sekarang.. sekarang.. karena melindungiku.. ia.. ia telah tiada..”

Tangis Chorong & Taeyeon eonni pecah. Aku masih membendung airmataku. Memang benar kata orang, love is sacrifice. Myungsoo menggenggam tanganku erat. Ia tak mau kehilanganku, dan aku juga tak mau kehilangannya. Bahkan, aku mungkin tak dapat melangkah satu langkahpun tanpanya.

“Chorongie-yya.. kau sama seperti diriku. Namjachinguku juga sudah tiada.” Hibur Taeyeon eonni. Aku melihat ada kesedihan didalamnya,tetapi ia tetap bersikap seperti biasanya. “Benarkah, eonni?” Tanya Chorong eonni. Taeyeon eonni mengangguk dan menjelaskan semuanya.

..

“Kalian sudah mau pulang satu minggu lagi?” Tanya Chorong eonni. Aku dan Myungsoo menangguk. “Eonni.. kau takut kehilanganku?” Godaku. “Mmm..ne” Chorong menatap lantai sambil menggerak-gerakkan kakinya. “Bagaimana kalau kau tinggal bersama kami?” Tawar Myungie. “Jeongmal? Aku tak mau merepotkan kalian. Lagipula, itu rumah tangga kalian. Aku tak mau mengganggu kalian..” ucap Chorong eonni. “Eonni.. Tae eonni juga tinggal bersama kami. Kami sungguh tidak keberatan. Kalau eonni mau, eonni bisa tidur bersama Tae eonni. Tapi kujamin, ranjangnya terpisah,kok”

Chorong mengangguk. “Geurae. Aku akan tinggal disana. Aku akan segera menulis surat resignku pada sajangnim.” Ucapnya. “Aku belum bertemu eomma..” lirihnya. Aku hanya memandang Myungsoo. “Chorong.. kajja! Ayo ke rumah eomma

Author’s PoV

Appa Myungsoo -Kim Jangin- hanya terdiam diteras rumah mewahnya. Ia masih rindu dengan istrinya. Ia juga merasa kesepian, karena hanya ada dia dan para pembantu.

Kriing..kriing..
Telepon di kamarnya berdering..

Yeobuseyo
“Yeobuseyo, Jangin.. Sedang sibukkah?”
Anniyo.. aku hanya sedang santai menikmati alam..”
Geurae. Apa kau mau tinggal bersamaku? Suamiku telah meninggalkanku,dan istrimu…”
Ne, nado. Aku yang akan pindah, atau kau yang pindah kesini?”
“Terserah padamu”
“Kau yang pindah kesini. Aku akan menyediakan kamar untukmu disini.”
Araseo.. gomawoyo, Jangin-ah
Cheonma. Temui aku di café ku pada pukul empat sore hari ini, ne

Chorong yang sudah tak sabar bertemu dengan ibunya ini segera mengetuk pintu apartemen eommanya. Jiyeon dan Myungsoo ada disebelahnya.

Nuguse-”
Eommaaa~
“R-r- rongie-yya? Apa benar ini kau?”
Ne, eomma. Ini aku”
“T-tapi.. bagaimana bisa..”
“Akan kuceritakan didalam”

Sudah diputuskan oleh Kangin dan Eunjung –Eomma Jiyeon- untuk tinggal di rumah Jangin. Perusahaan yang dulu dipegang oleh Suzy, kini jatuh ditangan Eunjung. Bukan menjadi manager lagi, Eunjung menjadi presiden direktur. Semuanya, ia berikan sepenuhnya kepada Eunjung agar ia berkuasa disitu.

“Kangin-ah.. Tadi siang, aku bertemu dengan anakku.”
Nugu, Eunjung-ah?”
“Park Chorong. Yang pernah kuceritakan padamu beberapa hari yang lalu.”
Jinjja? Wah, aku turut senang. Kau kehilangan suamimu, dan menemukan kembali anak sulungmu..”
Nde.. ia bertumbuh menjadi wanita dewasa yang cantik. Tapi.. ia bilang, ia akan tinggal bersama Jiyeon di Melbourne.”
“Oh, geurae. Kita tak perlu pusing dengan tempat tinggalnya”
Nde

Passport?”
“Sudah.”
“Kartu kredit?”
“Sudah.”
“Perhiasan?”
“Sudah.”

Jiyeon, Myungsoo, Taeyeon, dan Chorong. Mereka bersiap-siap untuk balik ke Melbourne. Chorong tak sabar mengunjungi kota yang paling ia sukai itu. ‘Akhirnya aku bisa tinggal di Melbourne. Beruntungnya aku fasih berbahasa Inggris’ batin Chorong.

Pesawat mereka lepas landas dari Incheon airport. Myungsoo baru ingat bahwa ia belum izin pada sajangnimnya dan handphone Myungsoo dalam keadaan Off. Mau bagaimana lagi, ia harus menerima ocehan dari sajangnimnya.

“Ah.. inikah yang namanya Melbourne? Dingin sekali..” gumam Chorong. Jiyeon hanya melirik Chorong sekilas dan tersenyum simpul.

Kajja!” Ucap Myungsoo pada Jiyeon dan menggenggam tangannya. Chorong dan Taeyeon mengekor dibelakangnya. Mereka memanggil taksi. Dan disitulah mereka meng-aktifkan kembali handphone mereka masing-masing.

Aish.. 10 pesan masuk. 7 dari sajangnim, 3 dari Minho. Matilah aku.’

-TBC-

Gimana part ini?>< Terlalu mustahil banget sih FFku ini..kkk~~ aku bikin target sekarang. Klo 25 keatas komennya, aku post hari Kamis. Klo dibawah 25 komen, aku post hari Kamis minggu depan,setelah aku selesai ujian^^.. So? What are you waiting for? Comment and like juseyo😉

29 responses to “[CHAPTER 5] Together?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s