[CHAPTER 1] Together? (Started from the First Time Met’s sequel)

image

“Started from the First Time Met”‘s sequel~

Together? • Myungsoo,Jiyeon • Romance,family,marriage-life

Author’s note: Hello everyone! Banyak banget kan yang minta sequel?>< Makanya,aku kesini bukan bawa FF baru,tapi sequelnya "Started from the First Time Met"😀 Bagi yang belum baca,bisa dibaca dulu^^~ Happy reading!

Poster: Thanks to Kumiko @ Poster Channel

Jiyeon’s PoV

Wah~ Indah sekali. Setelah 11 jam kami di dalam pesawat, akhirnya kami sampai di Melbourne International Airport. Lelah sekali rasanya. Kami mengambil koper kami setelah turun dari pesawat.

Akhirnya kami keluar dari airport. Kuhirup udara segar disana. “Jiyi.. Hari ini,kita tinggal di hotel dulu,ne? Besok kita berkeliling,mencari rumah atau apartemen disini” ucapnya tersenyum. “Ara,Myungie”

Kami memanggil taksi yang berlintas didekat sini. Kami langsung minta diantar ke Crown Towers hotel.

“Ah,lelahnya..” ucapku sambil menidurkan tubuhku dikasur berukuran king size. Ruangan di hotel ini cukup besar. “Jiyi.. Aku lapar” kata Myungie sambil menjatuhkan tubuhnya dikasur  disampingku. “Kajja,kita ke minimarket. Diseberang hotel ini ‘kan?” Tanyaku sambil berdiri. “Mmh.. Ne. Kajja!”

Ting..
Lift di hotel ini berbunyi. Kami langsung masuk ke lift tersebut,dan menekan tombol “G”.

Sesampai kami di minimarket,aku hanya membeli satu piring hotdog serta satu gelas soda,dan Myungie membeli satu piring fish and chips serta americano,kesukaanya. Mungkin disini,hidup cukup simpel. Kau tahu? Pukul 7 malam disini,jalanan sudah sepi. Hanya minimarket dan mall besar yang buka. Penduduk disini memilih untuk bersantai-santai dirumah masing-masing,setelah lelah bekerja. Jauh berbeda dengan di Seoul.

Setelah perut kami terasa penuh,kami bertujuan berkeliling-keliling didekat sini. Aku mengecek jam tanganku,pukul 8 malam. “Emm.. Yeobu,apa kau melupakan sesuatu?” Tanya Myungsoo padaku. “Mm.. Kurasa tidak. Memang,aku melupakan apa?”

“Kurasa kau melupakannya. Kita hanya melakukan kissing scene satu kali. Dan itu,hanya saat kita menikah. Bisakah kita melakukan ciuman kedua kalinya sekarang?” Aku hanya menatapnya dengan tatapan terkejut.

“Yak~ Myungsoo pabo-ya.. Ini tempat umum,tahu? Dan sekarang,kita sedang berada di tengah jalan. Kau mau,kita menjadi tontonan umum?” Aku mencubit kedua pipinya dengan gemas. “Tak apa ‘kan? Ayolah,Jiyi” Aku hanya tersenyum dan mengangguk. Ia dengan cepat menempelkan bibirnya ke bibirku.

Malam berganti pagi. Aku terbangun pukul 8 pagi di Melbourne,yang berarti pukul 7 di Seoul. Kulihat, Myungsoo sedang berada kursi,sedang membaca berita melalui telepon pintarnya.

“Good morning,Jiyi” Ia mengetahui kebangunanku, dan ia mendekatiku. “Morning kiss,hmm?” Setelah aku berkata begitu,ia menciumku.

“Yeobu. Apakah kita mendapat makan pagi?” Tanyaku pada suamiku. “Tentu saja. Kajja,cuci mukamu. Lalu,kita turun”

“Mengapa harus cuci muka? Memang wajahku kenapa?” Tanyaku tersenyum lebar. “Ah,my Jiyeonie.. Kau baru saja bangun tidur, cucilah mukamu,agar segar”

“Apa kita harus meminta Appa untuk carikan rumah untuk kita?” Tanya Myungsoo. “Kurasa jangan. Kita sudah dewasa,jangan bebankan orangtua kita. Kita bisa cari sendiri,bukan?”

“Em,ne,kau benar. Lalu? Kita harus cari dari mana?” Aku mengambil koran yang baru saja diberikan pelayan hotel kepada kami. Kubuka halaman yang khusus untuk jualan rumah atau apartemen. Tertera harga,alamat,foto,luas,dan nomor telepon disitu.

“Bagaimana kalau ini,Myung? Kurasa ini bagus. Dan cukup luas” aku menunjuk sebuah foto dikoran itu. “Ne. Coba kutelepon”


Author’s PoV

“Mwo?! Jiyeon tinggal di Melbourne?!” Bom terkejut mendengar berita dari eomma Jiyeon. “Ne.. akupun tak tahu alasan mereka tinggal disana.” Bom hanya mengangguk. “Mungkin,mereka tidak mau bertemu sajangnim kita yang super berisik itu”

“Oh ya,Bom. Kemana sajangnim kita? Sejak pernikahan Jiyeon dengan Myungsoo,aku tidak melihatnya pergi ke kantor” ucap eomma Jiyeon. “Ne. Aku juga..Tapi lebih baik ‘kan? Heheh”

..

Jiyeon serta Myungsoo bertemu dengan pemilik apartemen, yang tadi pagi Jiyeon temukan di koran. Mereka melihat-lihat apartemen yang dijual itu. Sangat indah! Setelah melakukan tawar-menawar,akhirnya mereka membeli dengan harga AU$300.000 yang menurut Myungsoo,harga yang cukup murah.

Setelah Myungsoo menyetor uang sebesar AU$300.000, mereka pergi ke mall-mall besar,mencari furnitur untuk rumah mereka. Kasur,lemari,kitchen set,dan meja makan,mereka tak perlu membeli lagi,karena sudah disediakan pemiliknya.

Selesai membeli furnitur rumah mereka, mereka pulang kerumah mereka dengan senyuman puas. Rumahnya terasa sangat nyaman. TV berukuran 70 inci terdapat diruang tamu mereka. Merekapun membeli wallpaper berwarna coklat bergaris hitam untuk ruang tamunya,dan wallpaper abu-abu untuk kamarnya,agar terkesan minimalis.

Jiyeon segera membuka internet,mencari lowongan pekerjaan di kota baru yang mereka tempati. Jiyeon melamar menjadi pemerjemah Korea-Inggris atau Inggris-Korea,karena ia fasih dengan bahasa itu.

Myungsoo,melamar menjadi koki disuatu restaurant ternama. Myungsoo senang memasak,dan ia pernah mengambil les memasak.

Myungsoo dan Jiyeon tertawa bersama disebuah cafe di jalan Victoria. Mereka berbagi cerita tentang masa lalu mereka sendiri.

Seorang yeoja membawa tumpukan buku berjalan didekat meja Myungsoo. “Ah..” Bajunya tersangkut saat ia mau berjalan,dan tumpukan buku itu berserakan di lantai. Tentu, kursi Myungsoo tergeser akibat yeoja itu. Obrolan Jiyeon dan Myungsoo terputus akibat yeoja tak dikenal itu.

I’m so sorry” ucap yeoja itu sambil membungkuk. Sepertinya,Myungsoo tak asing mendengar suara itu. Myungsoo mendongakkan kepalanya,dan ia mengenal yeoja itu.

“Taeyeon noona?!”
“Kim Myungsoo?!”

-TBC-

Hihi~ Mianae,kalo dikit banget ‘-‘ Part 2nya aku bikin lebih banyak deh^^~ Oke, aku juga terlalu banyak pake bahasa Inggris,mianae kalo agak gimana gitu (?) *abaikanlah*

Aku minta bantuan Mama & Google untuk bikin ini sequel,karena banyak banget info yang harus aku cari >.< Jadi,aku harap chingu-deul kasih aku comment^^~ Gomawo uda baca sequel pertama ini,ditunggu part kedua'nya,ne?♥

60 responses to “[CHAPTER 1] Together? (Started from the First Time Met’s sequel)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s