[CHAPTER] THE FIRST (Chap 1)

image

Tittle: The FIRST
Author:@MerlinChrysilla
Main Cast:
*Park Jiyeon
*L.joe (Teen top)
Other cast:
*Kim Myungsoo
*Kai
*Suzy
*Hyorin
*Bomi
*Naeun
Length: Chaptered
Rating: PG-15
Genre:Romantic, Sweet, School Life

Hello para readers :* ketemu lagi sama Merlin disini haha.. Ff The First ini awalnya mau Merlin ikutin ke lomba ff dari shinzu’i kemarin, tapi ga jadi karena ada berbagai halangan😦 tp gpp Merlin terbitin disini aja hehe.. Semoga suka yah^^ happy reading..

Jiyeon POV

Aku tersenyum, menatap indahnya lukisan alam yang tiada duanya. Warna warni pelangi menghiasi indahnya langit kota pagi ini. Aroma rumput basah dan tetesan embun seolah menjadi pelengkap keindahan dari Sang pencipta. Udara segar sehabis hujan benar-benar menjadi kesukaanku. Kupejamkan mataku saat semilir angin berhembus membuat rambut yang ku biarkan tergerai berantakan. Namun aku menyukainya, sangat amat menyukainya, karena itu memberikan sebuah kenikmatan sendiri untukku.

“Jiyeon~aa…”   Aku menoleh dan tersenyum kearah seorang yeoja paruh baya yang kini berdiri diambang pintu kamarku.

“Ada apa eomma?” Tanyaku masih tetap berdiri ditempat yang sama. Kusunggingkan senyuman termanisku untuk wanita yg sangat berarti dihidupku itu.

Kulihat ia berjalan menghampiriku

“Jiyeon~aa apa kau belum bersiap eoh? Apa kau lupa hari ini adalah hari pertamamu menjadi siswi SMA Kirin? Lihat, sebentar lagi jam 7” jelas eommaku sembari menunjukan layar ponselnya padaku.

“ne, arraseo eomma. Aku akan bersiap sekarang” kataku sambil meraih handuk yang sudah kusiapkan di pinggiran kursi meja riasku. Perlahan aku pergi meninggalkan ibuku yg aku tahu sekarang pasti sedang memperkatikanku sambil menggeleng” kan kepalanya seperti mainan pajangan mobil hahaha.

Author POV

Jiyeon menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit dalam kamar mandi. Ia berjalan menuju lemarinya untuk mengambil baju setelah mengeringkan tubuhnya terlebih dulu.

“Jiyeon, kau sudah sudah bersiap? Ayo kita sarapan.” Seruan ibunya berhasil membawa jiyeon kembali kedunia nyata.

“Ya bu, aku sudah selesai.” Jiyeon dengan terburu buru mengoleskan body lotion ke tangan dan kakinya, lalu sedikit menyemprotkan parfum ke tubuhnya. Setelah merapikan letak poninya ia lekas keluar dan menuju meja makan.

Setibanya di meja makan ia melihat Ayah dan Ibunya sudah duduk di kursi masing-masing. Ibunya tersenyum saat melihatnya datang dan menepuk kursi yang ada di sebelahnya, seolah memberi tanda agar Jiyeon duduk di kursi itu. Ayah Jiyeon yang sedang serius membaca Koran paginya, langsung menutupnya begitu melihat Jiyeon datang. Selama sarapan, tidak ada yg berbicara, yang terdengar hanya suara dentingan alat makan yang mengisi ruangan makan pagi itu.

“akfuh sfudah shelesfai /? (aku sudah selesai)” ucap jiyeon dengan mulut penuh makanan memecah keheningan diruang makan.

“eomma, appa aku pergi ke kampus dulu. Pai” pamit jiyeon setelah selesai menghabiskan sarapan yang lebih tepat disebut sebagai makan siang itu lalu mencium kedua pipi ayah dan ibunya bergantian.

Yah sarapan pagi jiyeon adalah 5 roti isi , 2 gelas susu ukuran besar dan nasi goreng satu piring penuh. *ebuset wkwk😄

“hati hati dijalan ji~aa”teriak ibu jiyeon sesaat setelah jiyeon pamit pergi ke sekolahnya.

Jiyeon POV

Aahh~ aku lupa memperkenalkan diriku. Annyeong Jeoneun Park Jiyeon Imnida^^ aku berumur 17 tahun sekarang. Singkat cerita aku merupakan anak tunggal dikeluargaku, tp walaupun aku anak tunggal, ayah dan ibuku tidak terlalu memanjakanku karena mereka tidak ingin anak perempuan semata wayang mereka tumbuh menjadi anak yang manja. Aku di didik menjadi anak yg disiplin dan mandiri.   Hari ini adalah hari pertamaku menjadi siswi SMA KIRIN SENIOR HIGH SCHOOL, sekolah elit yg berisikan murid murid berprestasi dan terkenal. Kenapa aku mengatakan terkenal? Karena para super star korea banyak yg menganyam pendidikan disini. Contohnya saja EXO yang sedang naik daun sekarang hampir semua membernya bersekolah di sini >\\\< Yah berhenti membahas orang lain, yang penting sekarang aku bagian dari mereka! Aku berhasil masuk kirin setelah mengikuti berbagai test yg sang sangaaaaaatt panjang. Walaupun aku bukan orang yg terkenal, tapi aku berhasil masuk Kirin lewat jalur prestasi.   “CHUKKAE JIYEON!!” teriakku dalam hati.

Dan disinilah awal kisahku! Kisah tentang pencarian cinta pertamaku.

***

Kugenggam liontin kalungku, sebenarnya bukan liontin haha, ini hanyalah sebuah kantung kecil yg terbuat dr plastik dan didalamnya tersimpan secarik kertas yang selalu membuatku bersemangat menghadapi hari hariku. Pemberian dari pangeran’Kantung jimat’ku
/Flashback/

“Hiks..hiks” aku menangis disebelah ayunan yang ada disebuah taman. Aku tersesat, aku terpisah dari ibuku tadi saat aku hendak mengikuti seekor kupu-kupu.

“jangan menangis, sudah hentikan tangisanmu. Kau jelek jika menangis, jd berhentilah menangis dan tersenyumlah”ucap seorang anak laki-laki yang entah sejak kapan sudah berdiri di dekatku.   ‘tampan’ ucapku dalam hati saat kulihat wajahnya sekilas.Bola mata hitam dan matanya yang sipit memiliki eyesmile itu sangat menarik menurutku, rambut yang berwarna hitam pekat serta tanda lahir kecil dibawah matanya menambah kesan indahnya.

‘Aarrhh apa yang aku pikirkan? Aku sedang tersesat!’  aku mengingatkan dikirku sendiri.
“Aku tersesat, aku ingin eomma ku~” tangisanku pun pecah seketika seiring dengan aku yang mengingat bahwa aku sedang terpisah dari eommaku. Anak laki-laki itu kemudian menjatuhkan diri berjongkok dihadapanku lalu menyeka lembut air mataku. Aku hanya tersenyum tipis tanpa mengurangi takaran tangisanku. Aku hanya tersenyum simpul sambil terus menangis, tapi tidak sekeras tadi sebelum anak laki-laki itu menyeka air mataku. Dia membalas senyumanku, kami berpandangan untuk beberapa detik.

“deg..deg..deg..”

Perasaan apa ini? Eomma apakah aku sakit? Apakah aku akan mati? Jantungku seperti hendak keluar dari dalam tubuhku. Tapi rasanya aneh! Tidak sakit ‘-‘ rasanya bagaikan ada beribu bunga bermekaran dihatiku. Aku ingin waktu berhenti saat ini.

-2 jam kemudian-

Aku melihat anak laki-laki itu seperti sedang melihat sesuatu. Namun tak kuhiraukan, karena aku masih tetap bertahan untuk memandang wajahnya yang tampan. Sedetik kemudian, anak laki-laki itu merogoh kantung celananya dan mengeluarkan sebuah kantung kecil plastik berwarna merah sebesar ibu jari yang ntah apa maksudnya.

“berhentilah menangis, aku sudah harus pulang.ini untukmu dan simpan baik-baik! Ini jimat!”katanya sambil memberikan kantung kecil tadi.

“jimat?” tanyaku bingung, sambil masih sedikit terisak.

“ya jimat! Itu jimat kecil buatanku sendiri,dan khasiatnya sangat ampuh”jelasnya bangga.

“sudah yah tunggu disini saja, ibumu akan segera datang, aku pergi. Bye^^” pamit anak laki-laki itu padaku yg masih setia menangis terisak sambil memandangi kantung kecil pemberiannya tadi.

“Gomawo” Ucapku sembari mendongakkan kepalaku, namun naas anak laki laki itu sudah pergi dari sini. ‘Bahkan untuk mendengarkan ucapan terima kasihkupun dia tidak bisa :(‘ ucapku lesu.

Setelah kepergian anak laki-laki itu, tak berapa lama ibuku menemukanku dan datang menghampiriku. Kami pun akhirnya pulang ke Jeju, karena sejujurnya aku sedang berlibur di seoul selama seminggu, namun karena insiden menghilangnya aku, ibuku langsung membawaku pulang ke jeju karena khawatir peristiwa seperti ini akan terulang. Padahal masih ada waktu 2 hari lagi seharusnya untukku berlibur diseoul. Banyak tempat yang belum kusinggahi. Aku belum ke seoul tower dan juga belum mengunjungi Lotte world😥 yang terpenting! Aku ingin kembali lagi ketaman itu, aku ingin bertemu lagi dengan anak laki laki yang telah memberiku sebuah kantung jimat pembawa keberuntungan.

/Flashback End/

“Park Jiyeon HWAITING!!” teriakku penuh semangat ketika menginjakaan kakiku di depan gerbang Kirin Senior High School.

Author POV

Jiyeon berjalan dengan santai menuju kelasnya. Ia merasa ada yang aneh dengan suasana di sekolahnya. Tiba tiba keadaannya menjadi lebih ricuh dari tadi. Para gadis terlihat bergosip dengan histeris lebih dari biasanya. Apa sekolah ini akan kedatangan seorang artis hollywood sekelas One Direction? Atau bahkan presiden mungkin?

“Hey Dino” Panggilan tersebut memang tidak terlalu kencang, namun cukup untuk membuat beberapa siswa yang mendengarnya bingung kepada siapa orang itu memanggil. Jiyeon sama sekali tidak memiliki niatan untuk mengetahui siapa yang dengan kurang ajarnya memanggil ia dengan sebutan seperti itu. Dan siswa lain kembali sibuk dengan kegiatan mereka.

“Ya, aku memanggilmu. Kenapa tidak menungguku?”

“Benarkah? Memang siapa yang kau panggil?” Jiyeon mendengus dan tetap melanjutkan langkahnya.

“Oke, maafkan aku Baby Ji~ah. Aku berjanji tidak akan memanggilmu seperti itu lagi.”

“Kemarin kau juga berkata sepeti itu, Suzy~shi” Gadis bernama Bae Suzy itu tertawa mendengar ucapan Jiyeon. Ia suka sekali menyebut Jiyeon dengan sebutan Dino. Ia tahu jika Jiyeon tidak menyukai panggilannya, namun itu panggilan yang sangat pas untuk orang yang memang bertingkah seperti… ya begitulah.

Suzy merupakan teman jiyeon yang sama beruntungnya bisa masuk ke SMU kirin lewat jalur prestasi. Cukup seminggu untuk Suzy dapat mengenali kebiasaan Jiyeon. Suzy mengetahui kebiasaan aneh Jiyeon yang sangat suka makan dan tidak dapat mengkontrol nafsu makannya saat melihat ada makanan di hadapannya. Awalnya ia amat sangat terkejut mengetahui temannya itu ternyata memiliki nafsu makan melebihi seorang pengemis yang sudah tidak makan 3 bulan/? Hihi Berlebihan memang, tapi ayolah, Jiyeon seorang gadis. Seumur hidup ini kali pertamanya bagi Suzy berteman dengan gadis cantik dan periang namun memiliki nafsu makan layaknya seekor Dinosaurus.

“Ayo cepat, sebentar lagi bel akan berbunyi.” Suzy mendorong punggung Jiyeon agar membuatnya berjalan lebih cepat. Kedekatan mereka bisa disebut sangat amat ajaib mengingat mereka baru bertemu saat masa orientasi kemarin. Tapi mereka terlihat seperti sepasang manusia yang sudah mengenal selama bertahun-tahun. Ini semua karena keduanya -Jiyeon & Suzy- yang sama sama memiliki sifat supel dan mudah bergaul. Belum sampai keduanya sampai ke kelas tujuan, mereka terseret kembali oleh para siswa siswi yang berlarian kearah parkiran sekolah. Dengan pasrah mereka pun ikut berlarian dan berdesakan di area parkir sekolah.

“Ji~ah, ada apa ini?” tanya Suzy dengan ekspresi bingung.

“molla” jawabnya cepat.

Jiyeon POV

Ketika aku sedang berjalan di lorong sekolah menuju kelas bersama Suzy, datang segerombolan siswa siswi berlarian dari arah yang berlawanan dengan kami -Jiyeon & Suzy- membuat aku dan Suzy terseret juga. Akhirnya, disinilah aku di parkiran sekolah, berdesakan dengan para siswa siswi labil yang entah sedang apa berkumpul disini.

“Ji~ah, ada apa ini?” tanya Suzy kepadaku dengan ekspresi bingungnya.

“molla” jawabku cepat.

“aaaahh mereka datang, mereka datang!” teriak siswa siswi ini histeris. Dengan bermodalkan rasa penasaran ku yang tinggi, ku beranikan diriku menerobos ke barisan paling depan untuk melihat siapa yang datang itu. Apakah presiden? Atau seorang pangeran berkuda putih? *Oke abaikan yg terakhir :p hihi

“HYORIN NUNNA UR SO SEXY!!”

“BOMI UR MY PRINCESS”

“NAEUN PLEASE SHOW UR AEGYO!!” Teriakan para siswa siswa ini mengganggu pendengaranku! Mereka terlihat seperti fanboying alay!”gerutuku.

“KYAAA!!! L.JOE SARANGHAE”

“KAI UR SO AWESOME!!”

“MYUNGSOO PLEASE BE MINE!!”

“haaahh” kubuang nafasku kasar.
Sekarang giliran para siswi yang berteriak histeris, menggema memenuhi seluruh penjuru sekolah saat 3 orang laki-laki turun dari sebuah bis yang sama dengan 3 orang perempuan tadi. Aku hanya bisa terdiam memandangi sesosok laki laki yang telah lama kucari

“deg..deg..deg..”

Kurasakan jantungku berdetak sangat cepat hanya dengan melihatnya. Tuhan ada apa dengan jantungku? Seperti hendak melompat keluar dari tubuhku.

“ByungHun~ah” gumamku tanpa sadar menyebutkan sebuah nama yang tertulis di secarik kertas dalam kantung jimatku Kulihat salah seorang dari ketiga laki-laki itu melirik kekanan dan kekiri seperti mencari sesuatu. Dan terhenti saat temannya memiliki mata elang itu menepuk pundaknya. Mereka pun perlahan menghilang ditengah kerumunan siswa siswi tadi.

“Apakah kau mencariku ByungHun~ah, apa kau bisa mendengarku?” batinku. Aku mematung tak bergeming sedikitpun dari tempatku, tak percaya akhirnya aku dapat bertemu lagi dengan nya, dengan bocah lelaki yang dulu telah memberiku sebuah jimat cinta.

“Ji~ah ayo ke kelas, apa kau tidak mendengar bel masuk sudah berbunyi? Jangan sampai kita melewatkan pelajaran pertama kita disekolah ini. Kajja!” ucap Suzy kemudian menarik tanganku menuju kelas 10-B.

“ah~ ne” jawabku mengikuti arah tarikannya.

(KET: Kelas 10A berisi anak” dari kalangan selebriti atau anak pejabat dsb
Kelas 10B berisi anak” yang masuk melalui jalur prestasi)

L.joe POV

“ByungHun~ah” Kudengar seseorang memanggilku. Tanpa sadar mataku menelusuri gerombolan para fans ini hanya untuk mencari asal suara tadi.

“Joe~ya sedang mencari siapa?” ucap myungsoo sembari menepuk bahuku, membawaku kembali ke dunia nyata.

“tidak ada, ayo ke kelas” ajakku pada myungsoo dan kai yang seperti biasa sedang terbar pesona pada para gadis –‘

Author Pov

Selama kegiatan pembelajaran di kelas, Jiyeon tidak bisa fokus. Ia terus memikirkan kejadian saat di parkiran sekolah tadi, yang telah mempertemukannya dengan pangeran ‘Kantung jimat’ nya kembali.

**Istirahat**

Dari koridor sekolah menuju ke kantin saat ini telah dipenuhi oleh siswa siswi yg saling berdesakkan.

“Ada apa lagi ini? Apakah ada Dynamic black dan A-star lagi?”

“Dynamic black A-star? Nugu?” tanyaku pada Suzy yang melongo mendengar pertanyaanku barusan.

“Ji~ah.. Kau? Tidak Tau Dynamic Black dan A-star?”ucap Suzy seakan tak percaya pada kata-kata ku.

“tidak! Memang siapa itu Dynamic black? Ck nama nya aneh –‘ “balasku dengan suara yang sedikir keras.

-Tbc-

Part 1 finish haha.. Gimana nih readers? Jangan lupa comment nya yah :3

33 responses to “[CHAPTER] THE FIRST (Chap 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s