[Ficlet] Welcome Back

Untitled-1

Welcome Back

written by loyalslatte // Bae Suzy – Kim Myungsoo // a little bit romance // PG-15 // ficlet

This fanfict is mine, do not copy paste without my permission. Plagiator? Go away. Siders? Thanks for reading my fanfict, but i’m disappointed with you!

Suzy melewati kerumunan manusia didepannya dengan cepat. Jika bukan karena tawaran bohong seorang Oh Sehun, ia tidak akan terlambat menyaksikan pertandingan final basket yang dipimpin kekasihnya. Seriously, menjadi gadis terpopuler di sekolah tidak sebaik yang kalian pikirkan.

“Aw,” Suzy jatuh kelantai dengan keras. Seorang gadis berlari dari depannya dengan wajah kesal bercampur kecewa bertabrakan dengannya yang juga berlari dengan wajah.

“Omo, mianhae! Mianhae, aku tidak sengaja!” gadis itu mengulurkan tangannya, membantu Suzy. Suzy menyambut uluran itu dengan senyum manis -sedikit masam karena kejadian ini memperlambat jalannya menuju lapangan basket.

“Ani, gwaenchana. Sudah, ya, aku harus melihat pertandingan basket dulu. Sampai jumpa.”

“Untuk apa kau menontonnya? Pertandingan sudah selesai dan tim sekolah kita kalah, Suzy-ssi.” Ucap gadis itu, sedikit berteriak karena Suzy mulai menjauh.

Samar-samar, Suzy bisa mendengar teriakan gadis tadi. Suzy semakin mempercepat larinya. Ia yakin, Kim Myungsoo akan sangat sangat kecewa. Oh, tentu saja! Sebut saja ia gadis brengsek, pergi bersama lelaki yang bahkan tak ada hubungan selain sunbae hoobae dengannya dan melewatkan pertandingan yang sangat ditunggu kekasihnya.

Oke, ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan keburukan dari seorang Bae Suzy. Ini saat yang menurut Suzy paling tidak ia inginkan dalam hidupnya.

Suzy tiba dilapangan dengan nafas yang hanya tinggal setengah. Lapangan sudah sepi, hanya ada Kim Myungsoo yang menatapnya dengan pandangan marah, sedih, dan kecewa. Suzy segera menghampira kekasihnya, hendak memeluknya sebagai tanda semangat. Siapa sangka, tangannya ditepis oleh Myungsoo.

“Untuk apa kau datang? Kau terlambat, kami sudah kalah! Ini semua karena kau! Jika saja kau datang aku tidak perlu secemas tadi!” maki Myungsoo berapi-api.

Suzy terbelalak. Tidak pernah sekalipun Myungsoo membentaknya. Bae Suzy bersumpah atas kaos kaki bau adiknya yang hanya dicuci sebulan sekali bahwa ini pertama kali dirinya dibentak Myungsoo.

“Op-oppa… wae?” Suzy terisak. “Oppa, mianhae, jeongmal mianhae. Hiks… hiks… aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Ini salahku, Oppa.”

Bullshit!”

Myungsoo lagi-lagi sukses membuat Suzy terbelalak. Pasalnya, Suzy sudah melanggar janji yang sebenarnya gadis itu buat sendiri, tidak akan pergi kencan bersama pria lain. Meskipun sebenarnya, tadi itu tidak bisa dianggap kencan.

“Oppa… kau tahu, kan, seperti apa Oh Sehun sunbae itu. Ia seorang pemaksa yang tidak mau tahu.”

Myungsoo gusar. “Itu salahmu, Bae Suzy! Kau gadis yang terlalu baik! Kau bahkan tidak bisa menolak apalagi membuang ‘sesuatu’ yang diberikan seluruh penggemarmu! Seharusnya kau bisa lebih menghargai perasaanku!”

“Mianhae… aku hanya berusaha menjadi gadis baik.”

“Disaat kau menjadi baik, kau justru menyakitiku dan memberi harapan palsu pada mereka!”

Hening sejenak. Suzy sibuk menggigit bibirnya, menahan isakan. Myungsoo masih menatap Suzy lekat-lekat.

“Aku butuh waktu, kita akhiri dulu saja hubungan ini. Sampai jumpa, Bae Suzy-ssi.” Putus Myungsoo, ia melangkah pergi keluar lapangan.

“Ti-tidak! Myung, kau masih mencintaiku bukan?” Suzy menahan lengan Myungsoo, mengorbankan rasa malunya.

“Maaf, aku tidak yakin.” Dalam sekali hentakan, tangan Suzy terlepas dari lengan Myungsoo.

Suzy menangis histeris ketika sosok Myungsoo semakin jauh… dan menghilang. Ia terduduk lemas di tengah lapangan, menyesali sifatnya yang (mungkin) menurut Myungsoo sudah keterlaluan. Apa salah dirinya berusaha menjadi gadis baik?

Myungsoo gusar. Bagaimanapun juga, ia masih sangat mencintai Suzy. Salahkan pria-pria sialan yang haus pada makhluk cantik seperti Suzy, bahkan saat Suzy sedang bersamanya. Garis bawahi, bersamanya!

“Kau memiliki gengsi yang terlalu tinggi, Kim Myungsoo.” Dengus Jongin, “kalau masih mencintainya, ya, katakan saja. Toh, Suzy juga sepertinya masih mencintaimu.”

Tidak! Ia tidak –maksudnya belum bisa memastikan apakah Suzy masih mencintainya. Apa kata dunia jika mereka tahu Kim Myungsoo mengemis cinta? Sekalipun dari gadis cantik seperti Bae Suzy.

“Jongin benar.” Kali ini Taemin yang berbicara. “Katakan saja, toh Jiyeon bilang Suzy tampak seperti mayat hidup setelah berpisah denganmu.”

“Memangnya sejak kapan kau dekat dengan Jiyeon?” tanya Jongin penasaran. Setahunya, sahabat Suzy itu sangat menjaga jarak dengan pria manapun.

Myungsoo memutar bola matanya malas, “seperti tidak tahu Lee Taemin saja. Pasti kemarin dia menembak Park Jiyeon lagi.” Gerutunya.

“Lagi? Ya Tuhan, sudah berapa kali kau ditolak oleh Jiyeon?” Death glare dari Taemin langsung melayang ke arah Jongin. Sedangkan yang ditatap hanya tersenyum mengejek.

“Sudahlah, kalian membuat moodku buruk. Lagipula aku dan Jiyeon sudah resmi, kok.”

Myungsoo dan Jongin langsung menatap Taemin dengan tatapan apakauserius?

“Maksudku… akan.”

Pletak!

Pletak!

“Ya! Sakit!” Taemin mendengus. “Oh, ya, Jiyeon bilang, beberapa hari lagi Suzy akan pergi ke Kanada.”

Myungsoo terbelalak.

Myungsoo melangkah ke sekolah dengan tidak bersemangat. Biasanya ia akan menjemput Bae Suzy terlebih dahulu dan mereka berdua berangkat bersama. Tapi itu tidak akan terjadi lagi –mungkin.

Jongin dan Taemin menghampiri Myungsoo dengan tatapan sedih, sejurus kemudian mereka menyodorkan koran hari ini. Myungsoo yang mengerti segera membacanya.

“Ti-tidak mungkin…” gumam Myungsoo tak percaya. Ia berusaha memastikan lagi, dan ia tidak salah. Nama Bae Suzy tertera di daftar korban kecelakaan pesawat tujuan Kanada yang belum ditemukan.

“Mungkin kau harus mencoba mencari cinta yang baru lagi.” Ujar Jongin dengan tatapan sedih.

“Suzy-ah…”

.

.

.

3 years later…

“Myung, sudahlah. Bukankah kau akan menikah hari ini? Kau tidak boleh bersedih.” Nasihat Taeyeon.

“Noona, aku masih mencintainya.” Ucap Myungsoo dengan suara serak. “Aku bahkan tidak tahu siapa istriku, noona.”

“Plihan appa dan eomma tak akan salah, percayalah pada noona.” Taeyeon menghela nafas. “Sekarang, lebih baik kau simpan foto-foto Suzy dan temui calon pengantinmu. Berusahalah menjadi suami yang baik.”

“Apa menurut noona dia bisa menggantikan Suzy?”

“Tidak, selamanya Suzy akan tetap ada di sudut hatimu, noona yakin. Tapi kau juga harus memberi tempat untuk dia.”

“Aku… akan berusaha.” Myungsoo tersenyum tipis. Ia bangkit dan berjalan keluar, menuju tempat dimana sumpah pernikahan akan dilaksanakan.

Setelah Myungsoo pergi, Taeyeon tersenyum misterius. “Selamat datang kembali, Bae Suzy.”

.

.

.

end.

Note: ngerti akhirnya, gak? Itu Suzy selamat dari kecelakaan pesawat, dan dialah yang dijodohin sama Myungsoo.

Dan maaf banget aku gak tau ini genrenya apa T.T juga judulnya itu ngaret banget ._. Posternya apalagi… Lagi males bikin poster sih/plakk

5 responses to “[Ficlet] Welcome Back

  1. Wawah,penyesalan selalu dtng terlmbt..tp yg ini pd akhrny happy ending…kek org zaman dlu g tau calonny sapa,kkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s