[FICLET]- Missing You

PicsArt_1408755414970

Title : Missing You

Author : exomoons

Genre : Sad,Romance,School-Life,Fluff

Lenght : Ficlet

Rating : PG-15

Cast :

-Kim Myungsoo Infinite

-Park Jiyeon T-ara

-Lee Areum ex-T-ara

-Kai EXO

Summary : “Sama seperti aku yang memiliki 1 perasaan dan 1 hati yang tidak salah lagi adalah dirimu. Jiyeon-ah.”

.

.

.

Seorang Gadis dengan rambut terurai, memakai rok pendek dan kemeja berjalan bersama dengan seorang gadis disampingnya yang terihat sangat ber- Fashion sebut saja Jiyeon.

“Areum~ah adikku, hari ini kamu mau kemana? Aku akan pergi bersamamu .” Ujar Jiyeon disampingnya.

“Ah aniya eonni~ah aku yang akan mengikutimuuuuuuuu kemanapun ayo ayo~.” Areum merangkul Jiyeon bahagia.

Jiyeon dan Areum memang bukan seorang selebritis/artis terkenal tetapi mereka memang sangat berfashion dan cantik bahkan mereka suka disebut Ulzzang Halyu padahal merekapun bukan ulzzang atau apa namanya-mereka tidak menyukainya.

Jiyeon adalah gadis yang ceria, berpendidikan tinggi, dan cantik begitu pula dengan adiknya-Areum.

Sejak dulu Jiyeon memang terkenal dikalangan sekolahnya begitu juga dengan adiknya. Tetapi, Jiyeon sangat terfokus dengan pelajarannya, itulah yang membuatnya menjadi gadis yang pintar bahkan dirinya mendapatkan Beasiswa walaupun dirinya bukan dari kalangan bawah bahkan dirinya kalangan-konglomerat. Tapi, karena ingin membahagiakan Orang tuanya Jiyeon tidak mau menyusahkan orang tuanya lagi jadi dirinya ingin memberikan hadiah spesia kepada orang tuanya yaitu-beasiswa.

Lee Areum, ya- itu adalah adik dari Park Jiyeon. Tepatnya, Adik bukan kandung/adik tiri. Orang Tua Jiyeon mengalami kecelakaan yang pada akhirnya hanya Appa Jiyeon yang selamat dari kecelakaan itu, dan Jiyeon mengalami Trauma dan beberapa kali kehilangan ingatan. Dan Lee Areum hanya tinggal berdua dengan Eommanya dikarenakan appa areum telah meninggalkan areum sejak kecil karena perselingkuhan yang dilakukan Appanya itu, karena hal itu Areum ingin semakin menunjukan bahwa dirinya selalu kuat dan selalu berprestasi didalam bidang akademi atau non-akademi. Sampai suatu saat karena insiden terpaksa Eomma Areum dan Appa Jiyeon menikah, Areum yang bermaga Lee dan Jiyeon yang bermaga Park itu menjadi kakak-beradik. Walaupun bukan adik atau kakak kandung mereka selalau menyayangi satu sama lain. Bedanya dengan Areum, Jiyeon sampai saat ini belum pernah merasakan yang namanya berpacaran. Areum yang sudah berpacaran denga Kim Jongin, Sebut saja Kai. Sudah berpacaran selama kurang lebih 2 tahun lamanya, walaupun Kai yang hitam dan Areum yang putih itu tidak membuat mereka menjadi suatu perbedaan.

“Eonni~ah Aku benar-benar sangat menyayangimu~.” Ucap Areum dengan sesekali merangkul dambil menyenderkan kepalanya kepundak Jiyeon.

“Ne,Saengie~ aku juga,hm.. Aku lapar bagaimana jika kita-.” Perkataan Jiyeon terputus saat dirinya melihat seseorang yag dirinya kenali. Jiyeonpun berlari menyeberangi jalan, tak disadari bahwa adiknya itu berlari mengikutinya tetap keberuntungan Jiyeon dan Areum sangat berbeda. Saat Jiyeon berlari, Areumpun menyusulinya tetapi lampu merahpun berubah menjadi lampu Hijau. Areumpun tertabrak oleh sebuah mobil sedan putih. Orang-orangpun berkrumunan melihat siapa yang ditabrak oleh mobil itu. Ternyata, seorang gadis. Areumpun saat melihat Eonninya yang semakin menjauh mencoba berdiri dan tidak menggubris apa yang disekeliling Areum.

“EONNI!! EONNI~YAAA!!! EONNI!!.” Triak Areum. Areumpun berlari dengan sekuat tenaganya sesambil tangan kanannya memegang perutnya.

“Saengie~ kenapa kamu kotor sekali?.” Tanya Jiyeon khawatir. Tangannyapun menjelajahi wajah Areum melihat apakah ada sesuatu yang salah atau tidak. Saat dirinya menoleh melihat Areum yang sudah tidak rapih lagi dirinya merasa bersalah karena tidak menjaga adik kesayangannya itu.

“Eonni aku tidak apa-apa. Gwenchana.” Ujar Areum dengan wajah senyumnya itu.

“Ah ne~ saengi.”

.

.

.

“JIYEON EONNI!!!!!!!!! EONNI!!!!!!!.” Triak Areum, membuat lamunan Jiyeon menghilang. Areum tidak tau bahwa Jiyeon memiliki sesuatu-efek dari kecelakaan.

“Ne Areum~ah ada apa?.” Jawab lemas Jiyeon.

“D-di depan ada tamu eonni, katanya dari Myungsoo.”

“Myungsoo? Siapa?” Heran Jiyeon.

“Molla eon, yang ku tau sepertinya dia lebih tua dari padaku kekekek~.” Pekik Areum, yang membuat Jiyeon mengernyitkan alisnya.

“Ah…. ne.” Gumam Jiyeon.

Saat Areum membuka Pintu tersebut, lelaki  yang tidak lain adalah Myungsoo. Lelaki yang berstelan kemeja Putih , celana hitam serta  lengan panjang yang digulung setengah itu mengekpresikan wajah yang tercengang, Mata yang membelo tak menyangka. Areumpun menelurusi arah mata tersebut dan ternyata arah mata itu tertuju kepada Jiyeon-Eonninya.

“Ada apa?.” Tanya Jiyeon datar.

“I..i..ini.” Kata Myungsoo terbata. Myungsoopun yang tidak kuat melihat Jiyeon, segera meninggalkan tempat tersebut. Jiyeon dan Areumpun hanya menatap muka satu sama lain, lalu menutup pintu tersebut.

“Areum, orang tadi aneh ya.” Kata Jiyeon binggung.

“Ne, aku tidak mengenalnya tetapi dia mengenal dirimu eonni.”

.

.

.

Hari-haripun berlalu seiring berjalannya waktu, Jiyeonpun mulai merasakan sakit kepala yang tidak biasanya pernah dirinya rasakan. Dia selalu mendapat gambaran seorang lelaki dengan cerianya bermain bersama dirinya, tetapi Jiyeon tidak tau lelaki itu siapa. Areumpun menghampiri Jiyeon dan memberinya pereda sakit kepala, dan alhasil sakit kepala Jiyeonpun mereda.

“Eonni-ya gwenchana? Ayo kita kerumah sakit.” Kata Areum khwatir. Dengan kondisi eonninya yang seperti itu membuat Areum tiba-tiba merasakan sakit yang sangat teramat sakit diperutnya. Tetapi, Areum mencoba untuk tidak merasakannya.

Ting Nong…

Ting Nong…

“Annyeonghasseo.”

“Ne? Ini Myungsoo?.” Tanya Areum lirih.

“Ne, dimana Jiyeon?.” Jawab Myungsoo binggung. Areumpun mempersilahkan Myungsoo masuk. Disaat Myungsoo melihat Jiyeon. Jiyeon menatap balik Myungsoo dan tiba-tiba Jiyeon langsung melemparkan bantal kearah Myungsoo yang membuat Myungsoo meringis kesakitan. Areumpun menenangkan Jiyeon.

“Mianhe, Myungsoo Oppa. Bolehkah aku memanggilmu oppa? Sepertinya kau jauh lebih tua daripadaku heheh.” Pekik Areum.

“Ah, ne gwenchana. Siapa namamu?.”

“Lee Areum imnida. Adik Jiyeon eonnii.”

Adik Jiyeon? Sejak kapan Jiyeon memiliki adik?.” Batin Myungsoo.

Areumpun meninggalkan Myungsoo dan Jiyeon. Disaat menuju kamar Areumpun tiba-tiba tergeletak dilantai, Suara ringisanpun keluar dari mulutnya.

“AREUM!! AREUM!.” Triak Histeris Jiyeon saat dirinya melihat adik kesayangannya itu tergeletak diatas lantai. Myungsoopun yang melihat Jiyeon tak berdaya langsung mengangkat dan menggendong Areum ke mobilnya. Di susul Jiyeon yang menelepon Kai-Pacar adiknya itu.

Saat diperjalanan, Gambaran yang ada di pikiran Jiyeonpun muncul lagi, Gambar lelaki itu samar-samar mulai terlihat.

“Jiyeon~ah apakah kamu memang benar-benar tidak mengingatku lagi? Masa-masa dimana kita memang selalu bahagia dan senang, disaat kamu kejatuhan ulat, dirimu yang terpleset akibat lumpur dan menjadi kotor, masa-masa dimana kita bermain salju? Kalau tidak aku pergi ke America saat itu  mungkin dirimu tidak seperti ini Jiyeon-ah, Saat kejadian itu. Kejadian yang membuatmu sempat kehilangan pemikiranmu insiden kecelakaan itu. Tetapi kenapa hanya aku saja yag tidak kamu ingat? Aku hanya mendapatkan pesan dari Dokter bahwa tidak boleh ada orang yang memaksamu mengingat, tetapi ingatanmu akan pulih dengan sendirinya sesuai perjalanannya waktu.” Kata Hati Myungsoo lirih.

Mobil Myungsoopun tiba disalah satu parkiran Rumah Sakit ternama di Korea, Myungsoopun segera memarkirkan mobilnya dan membawa Areum kedalam Rumah Sakit tersebut.

“LEE AREUM! DIMANA?” Tanya Kai khawatir di Pusat Informasi.

“Lee Areum? Dia berada di lantai 8 no 1288.”

“Ne, Kamshahamnida.” Ujar Kai. Kaipun langsung lari ke arah Lift yng menurutnya paling dekat.

Ting Nong.. Suara Liftpun berbunyi. Kaipun berlari dan melihat Jiyeon dan Myungsoo sedang berdiri didepan suatu ruangan, yang tidak salah lagi adalah Ruangan Operasi.

“Apakah dengan Nyonya Jiyeon?” Tanya sang Dokter setelah keluar dari ruangan tersebut.

“Ne.? Ada apa?.” Jawab Jiyeon lirih.

“Adikmu apa pernah mengalami kecelakaan sebelumnya? Karena disini terlihat ada bekas luka yang membuat organ dalamnya Rusak.”

“ORGAN DALAM?!” merekapun berbicara berbarengan.

“Aku akan menyumbangkannya! Dia butuh apa?!.” Triak Kai meronta. Myungsoopun hanya menenangkan Kai. Mereka mengenal satu sama lain karena Kai dan Myungsoopun adalah kakak-beradik lebih tepatnya Kakak-beradik kandung.

Jiyeonpun tiba-tiba mengalami sakit kepala yang menjadi-jadi membuat dirinya meronta-ronta dan pada akhirnya Pingsan.

.

.

.

“Nyonya Lee, Apakah kamu sudah siuman?.” Ujar sang Dokter.

“Ne, aww.” Triak Areum sakit. Kaipun langsung menghampiri Areum.

“Gwenchana? Eonnimu berada diruangan sebelah disampingmu kau tidak usah khawatir, dirinya bersama Myungsoo Hyung.” Ujar Kai sesambil memeluk Areum.

“Myungsoo Hyung??.”Jawab Areum binggung.

“Iya, aku memiliki Hyung namanya adalah Kim Myungsoo, dulu dia adalah Pacar eonnimu-Jiyeon.”

“JINJJAYO!!?.”

“Ne, Jiyeon mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan pikiran sementara. Disaat itu dirimu belum ada Areum~ah. Mian aku baru memberitahumu karena kata Dokter yang merawat Jiyeon kita tidak boleh mengembalikan pikiran Jiyeon dengan paksaan, dia harus mengembalikannya sendiri seiring berjalannya waktu.” Kaipun yang saat ini merangkul Areum kemudian membantunya berdiri dan berjalan menuju Ruangan Jiyeon.

.

.

.

“Jiyeon~ah aku berharap kamu bisa mengingatku.” Kata Hati Myungsoo.  Myungsoopun mendekatkan wajahnya ke wajah Jiyeon. Saat ini jarak mereka hanya sekitar 5cm. Tak sadar Areum dan Kai sedang berjalan menuju Jiyeon. Kai dan Areumpun yang sedang melihat adegan itu membuat Kai tiba-tiba memeuk Areum.

“Hehehe maaf hyung aku menganggumu, kau bisa lanjutkan.” Ujar Kai dengan senyuman tipisnya itu. Membuat Myungsoo binggung. Kaipun membawa keluar Areum dan Myungsoopun kembali menatap Jiyeon. Tak sadar Myungsoopun telah mencium Jiyeon dan diapun tidak sadar bahwa Jiyeon telah siuman, Jiyeonpun hanya tersenyum dan merekapun akhirnya berciuman.

“Myungsoo~ah.” Ujar Jiyeon.

“Ne?.”

“Myungsoo~ah.”

“Nee?.”

“Bagaimana kondisi Adikku.?” Tanya Jiyeon senang.

“Dia sepertinya bahagia.” Gumam Myungsoo samsil sesekali mengeluarkan Wink charismanya itu.

“Heeyy~ maksudku siapa yang menyumbangka organ itu?.”

“Organ? Ginjal?.”

“Iyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…” Gumam Jiyeon sesambil sesekali memanyunkan bibirnya.

“Itu Adikku. Kai.”

“KAI?! Adikmu?!.” Kaget Jiyeon saat mendengar hal itu membuat kedua bola matanya membelo seketika.

“Sepertinya mereka telah ditakdirkan bersama-sama memiliki 1 perasaan dan sama-sama memiliki satu ginjal. Sama seperti diriku yang memiliki 1 perasaan dan 1 hati dan itu semua hanya untukmu Jiyeon~ah.”

Jiyeonpun yang mendengar itu seketika tak sadar mengeluarkan air matanya, dirinya terharu karena dia merasakan ha yang benar-benar normal. Hal-hal yang dirinya diantara pernah merasakan dan belum merasakan. Myungsoo yang melihat Jiyeon seperti itu tiba-tiba menghapuskan Air mata Jiyeon dengan telapa kanannya, sesekali meraba wajah Jiyeon, yang sudah beberapa lama dirinya tak pernah menyentuhnya dan tiba-tiba Myungsoopn mencium Jiyeon untuk ke sekian kalinya.

.

.

.

End.

Jreng- jreng~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ gimana gimana? Muehehe Moment Myungyeonnya banyak dibawah2nya ya ehehe. Mian kalo rada aje’-‘ karena ini juga sistim kebut semalam hahaha. Hayo yang Myungyeon angkat tanganya~~ yang Coffee Coupel ( KaiReum) mana suaranya (SAYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA)  hahaha… lain kali kalo aku ada banyak waktu dan apalagi punya hari libur aku bakal bikin yang lebih bagus lagi deh’-‘ ga pake sisitim kebut semalam lagi kok~ mueheh. Makasih yaa readers yang udah mau baca dan udah mau coment, ini ff keduaku yg sebelumnya Oneshoot yang Goodbye My Friends^^ aku seneng udh pada mau baca ff butanku inihihihi :3 don’t be silent reader❤.MYUNGYEON~ HIP HIP HURAAAIIIIIIIII~~~~~~~

52 responses to “[FICLET]- Missing You

    • muehehe iya coffe couple soalnya mimi ngepairing mereka walaupun gak realnya’-‘ jadi mimin namanin aja cofee couple muahah, eh iya bny ff mereka? dimana2 mau bacaaaa :3. yup finnaly happy ending kkk~ bereda sama ff yg sblumnya” hikshks

        • kalo Hello Precious aku udah baca :3 huwaa seru banget! bagus❤ 12 chapt sama ada sequelnyakan?^^, Vampires Vs Wolf juga bagus'-' . The Brothers apalagi itu baguss banget! dari ffindo'-'. sama Beautiful Life duh itu ff chaptny puas dehh semacam nunggu lama tapi terbayar^^ critanya bagus dan momentnya duhhh badai.. momentnya semuanya dapet lagi^^ dua belas2nya^^ kalo aku bilang wajib baca Hellio Precious,Beautiful Life sama The Brothers itu recom bangett~ hihih ~

  1. Couple nya cocok semua, ditunggu ff yg lain.. Pantes ff nya keliatan kecepetan alurnya, kebut semalam trnyata .-. Fighting thor!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s