[ONESHOOT] – Goodbye My Friends

collage (2)

Title : Goodbye my Friends

Author : exomoons

Lenght : Oneshoot

Rating : PG-15

Genre : Life,Sad,family,Friend.

Cast :

  • Park Jiyeon T-ara
  • Minho Shinee
  • Myungsoo Infinite
  • Suzy Miss A
  • Lee Areum ex-tara

Summary :  “Aku akan mencoba mengingatmu dengan permen lollipop ini.”

.

.

.

 

“Ahahahah, Hai sahabat. Aku sudah lama menunggumu kapan kau kembali? Jebal~.”Ujar Jiyeon memohon.

Tak disadari saat Jiyeon berbicara, Minho melihatnya dari pintu kamar Jiyeon yang setengah terbuka . Perasaanya begitu tertekan saat dirinya melihat Jiyeon-adiknya sedang berbicara sendiri didalam kamarnya. Minhopun menghampiri Jiyeon dan merangkulnya.

“Jiyeon~ah Ayo makan, temanmu itu. Maksudku sahabat baikmu telah tiada.” Lirih Minho. Minhopun menyodorkan sendok yang telah berisi makanan, ternyata-nihil. Sendok itupun didorong Jiyeon yang membuat makanan tersebut bertebaran diatas lantainya. Minho dengan sabar membersihkan makanan tumpahan itu. Minho benar-benar sangat menyayangi Jiyeon.

Tingggg nonggggggg…. ting nong ting nong

Seseorang menekan bel rumah tersebut berulang-ulang. Membuat Minho frustasi. Saat pintu itu dibuka ternyata orang itu adalah Myungsoo ya, dia adalah dokter sekaligus psikolog untuk Jiyeon. Tingkahnya yang seperti itu karena Dr. Myungsoo  yang masih tergolong muda untuk sebagai Dokter dan memang Myungsoo sudah bersahabat dengan Minho dulunya.

“Bagaimana kabarnya?.” Tanya Myungsoo cemas.

“Masih seperti biasanya.”

“Adikmu sudah memasuki stadium akhir Minho, aku berharap kamu bisa mengerti.” Myungsoo mengelus pelan punggung minho khawatir.

“Yah, mau bagaimana lagi. Aku saja hampir kualahan mengatasinya. Untungnya kedua orang tuaku memiliki warisan yang cukup dan rumah yang besar jadi saat Jiyeon tertawa kencang dan melakukan aksinya itu, tidak ada orang yang tau atau menyuruh kami pergi.”

“Sebetulnya siapa teman-sahabat Jiyeon itu?. bisa kamu ceritakan spesifiknya?.” sambil mengeluarkan catatan dan recorder dari tasnya itu. pada hitungan ke 3 kamu mulai berbicara, ini juga salah satu tes kesehatan untuk kamu jadi saat kamu bebicara recorder ini akan merekamnya dan rekamanmu ini akan ku teiti untuk melihat tes kondsi kamu. Dengan suaramu itu aku akan mudah mengetahui kondisi kamu.

3….2….1

“J-jadi dulu Jiyeon memiliki sahabat sejak Playgroup merekapun bersahabat sampai SMP. Namanya Suzy.”

“Lalu?.”

“Dirinya meninggal saat tidak sengaja membantu Jiyeon membawa belanjaannya.”

“dirinya meninggal karena apa??.”

“Kecelakaan.”

“Suzy itu sebenarnya sahabat Jiyeon dan sekaligus pacarku dulu, jadi dulu kita benar-benar sangat dekat, sampai suatu saat kecelakaan itu terjadi Jiy-.”

“Jiyeon? Jiyeon kenapa??.”

“Huft, Jiyeon menyalahkan dirinya sendiri,  Saat itu Jiyeon belum seperti sekarang, dulu dia yang membawa Suzy ke rumah sakit iapun langsung meneleponku. Tetapi saat aku sudah datang, Suzypun sudah tidak tertolong. Jiyeonpun hanya menangis menjerit. Dari rumah sakit sampai kepemakaman, saat itu Jiyeon yang mengurusinya. Dan orang tua Suzy sudah tidak ada sama seperti kami. Dia anak yatim yang benar-benar tidak memiliki orang-orang yang benar-benar menyayanginya, tidak memiliki saudara apalagi orang tua. Kalau kami tidak memiliki orang tua tapi setidaknya kami masih memiliki saudara.”

“Hm, jadi begitu ceritanya. Aku dapat memahaminya. klik.” Suara recorderpun dimatikan, Myungsoopun mencatat hal yang penting menurutnya. Ternyata Minho juga mendapatkan gejolak dari musibah itu.

Ckleek…

Pintu kamar terbuka. Jiyeonpun keluar dari kamar tersebut sesambil membawa sebuah boneka. Ya- boneka mirip Suzy lebih tepatnya.

“Annyeong Jiyeon.” Ucap Myungsoo, sambil sesekali mengajaknya duduk disampingnya.

“Annyeong Myungggsoooooooooooooo hahahah. Aku tidak mau duduk disampingmu, tempat duduk itu tempat duduk kesayangan Suzykuu~ hihihi.” Myungsoopun kaget atas perubahan drastis Jiyeon yang makin menjadi-jadi, ini membuat Myungsoo semakin ingin melepaskan tanggung jawabnya. Tetapi, karena persahabatannya bersama Minho itulah yang membuat Myungsoo berjuang untuk melakukan tugasnya itu, dikalangannya Myungsoo adalah Dokter/psikolog termuda-karena memang dari kecil dia sudah mendapatkan nilai yang bagus dan berpringkat.

.

.

.

“Myungsoo~ah gomawo.” Ucap luluh Minho.

“Aniya. Untuk apa?”

“Untuk menggantikanku malam ini. aku benar-benar merasa lebih baik.Kamshahamnida” Minho membungkukan punggung jenjangnya itu.

“Ani ani, untuk apa kau lakukan ini? Ini memang tugasku. Untuk beberapa hari ini aku yang akan menggantikanmu menjaga Jiyeon,arra?. Kamu istirahat saja dulu. Aku akan memanggil asistenku untuk menjaga Jiyeon, maksudku aku inikan lelaki jadi ada hal-hal yang seharusnya bukan aku yang lakukan. Kalau kamukan karena oppanya.”

“Ne Myungsoo.” Minho menganggukan kepalanya. Beberapa menit kemudian asisten Myungsoopun datang.

“Nah ini asistentku, amanya Lee Areum.” Perkenal Myungsoo.

“Annyeonghasseo, Jhoneun Lee Areum imnida. Bhagapsseumnida. Aku asisten Myungsoo.” Areum memperkenalkan dirinya sambil membungkukan badannya.

“Ah ne, annyeonghasseo Jhoneun Minho imnida, bhagapsseumnida. Kamshahamnida sudah mau datang membantu adikku ini.” Tutur Minho.

.

.

.

“Jiyeon~ah Ayo mandi” Kata Areum lembut.

“Hihihi eonni~ya lihat temanku dia cantikan? Sepertinya dia mirip denganmu hihihih.” Tawa Jiyeon, sabil menyeloteh hal yang belum pernah Areum dengar sebelumnya.

“Ah, ne..ne dia mirip denganku. Jadi sekarang ayo mandi ne?.” Tawar Areum kepada Jiyeon. Jiyeonpun menganggukannya. Areumpun mebantunya memasuki Kamar mandi.

“Sepertinya dia senang bertemu teman barunya.” Gumam Minho.

“Nah, Ayooo kita makan Jiyeon~ kamu mau apa?.”

“Aku tidak mau!.” Triak Jiyeon.

“KAMU HARUS MAKAN! KAMU HARUS MAKAN!” Triak Areum sambil sesekali menatap tajam Jiyeon. Jiyeonpun menurut, Jiyeonun disuapi Areum dengan makan se-adanya yang sudah dirinya buatkan, ternyata Jiyeon menyukainya.

“Ini Enak.”

Minho dan Myungsoopun menyadari perubahan Jiyeon. walaupun cara Areum yang seperti itu tetapi, didalam diri Areum. Areum menyayangi Jiyeon seperti eonninya sendiri.

.

.

.

Beberapa hari sudah berlalu.  Keadaan Jiyeonpun berangsur-angsur memulih begitu juga Minho yang sudah membaik. Myungsoo dan Areumpun akhirnya pulang, Merekapun berpamitan. Tetapi, Jiyeon sudah meronta dan berteriak. Dia tidak ingin orang yang ia sayangi pergi. Minhopun memasukan Jiyeon kekamarnya. Melihat Jiyeon yang sudah hampir memulih, Minhopun sangat berterimakasih kepada sahabatnya itu, Minhopun memberikan Myungsoo Tas dan Lollipop kepada Areum.

“Kamshahamnida, Minho.” Myungsoopun memeluk Minho. Minhopun membalasnya senyum kebahagianpun tercurah dari wajahnya tersebut karena disatu sisi Minho senang melihat adiknya itu membaik.

“Kamshahamnida Minho, Aku tidak tau harus memanggilmu apa jadi aku memanggilmu dengan namamu saja heheh.” Ujar Areum senangnya, dirinya mendapatkan lollipop yang sangat ia gemari sejak dulu.

“Aku tidak tau akan bertemu dengan Jiyeon eonni atau dengan dirimu lagi dilain waktu, kalau Myungsoo pasti akan bisa bertemu dengan kalian. Karena kalian sudah bersahabat dari lama. Sampaikan salamku kepada Jiyeon Eonni . Hm.. Aku akan mencoba mengingatmu dengan permen lollipop ini Minho!~ Annyeong.” Areumpun melihat lollipop yang diberikan Minho, Lalu dirinya dan Myungsoopun pergi meninggalkan Minho dan Jiyeon.

Saat diperjalanan menuju Rumah Sakit, merekapun terkena Lampu merah. Merekapun menunggu beberapa menit sampai saat lampu kuning menyala  merekapun ditabrak oleh sebuah Truk. Bagian belakang mobil Myungsoopun rusak berat. Orang-orangpun berkrumunan mengetuk-ngetuk pintu mobil tersebut, ternyata Nihil. Saat pintu mobil itu terbuka, seseorang dari krumunan itupun melihat ada HP yang sedang berdering, orang itupun mengangkatnya.

“MYUNGSOO~AH! JIYEON SUDAH MEMBAIK! KAU ADA DIMANA?!” Triak Minho Bahagia.

“Maaf pemilik HP ini mengalami kecelakaan, Mereka dibawa ke Rumah Sakit tempat pemilik HP ini berkerja.” Ujar Orang itu.

Minhopun yang mendengar itupun langsung segap datang ke Rumah Sakit tersebut, ditemani Jiyeon disampingnya. Saat Minho sampai di Rumah Sakit dirinya melihat Myungsoo yang sudah terbaring lemas dengan darah yang dimana-mana sesambil memegang lollipop yang diberikan Minho. Lebih tepatnya Lollipop yang diberikan Minho kepada Areum sebagai ucapan termakasih.

“Minho~ah, Adikmu sudah membaik walaupun belum sangat normal aku harap kamu menyayanginya dengan setulus hatimu. Maafkan aku, aku tidak bisa memberikanmu apa-apa lagi, dan aku turut menyesal saat aku melihat Areum. Areum sudah tidak bergerak tak berdaya  didalam mobil itu. ini permen ini kuberikan kepadamu sebagai ucapan terimakasih untuk terakhirnya dari aku dan areum, aku harap kalian memiliki hidup yang bahagia. Minhopun yang sedari tadi tidak tahan melihat Myungsoo yang seperti itu-tak berdaya membuat air mata Minhopun menetes. Minhopun mengambil permen yang digenggam Myungsoo, saat tangan mereka bersentuhan. Myungsoopun sudah tidak begerak tak berdaya, Minhopun memegangi tangan Myungsoo terus dan merasakan perubahannya-tangannya dingin. Minhopun menangis, menjerit karena sahabatnya dan orang yang baru dirinya kenal sudah tiada, dan lebih tepatya sudah tidak ada di dunia ini.

“MYUNGOOO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Triak geram Minho.

.

.

.

End.

Hehehe Annyeong’-‘ Aku harap kalian suka heheh~ maaf jadi begini padahal tadinya ga begini(?) hikshiks, buat pairingnya aku bikin kakaknya itu Minho karena aku ngeliat kesan Minho lebih hangat(?). Adiknya itu Jiyeon karena aku ngerasa Jiyeon karakternya lebih dapet/?. trus L yang jadi Dokter itu karena aku liat tampangnya cocok ajah(?) maksudnya ganteng,cool, ya gitu(?) kkk~ disini Suzynya udah meninggal hikshiks soalnya kalo aku bikin suzynya kayak bisa ngoong gitu ke Jiyeon(?) bakal bisa panjang bngt ceritanya kkk~ jadi aku percepat, soalnya aku gatau ceritanya bagus atau ga’-‘ jadi aku gabikin anjang-panjang mueheh. huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa MYUNGSOO~AH. Mian ya kalau Covernya jelek heheh sinyal tidak mendukung :’ padahal udah bikin cover tapi karna mbnya gede jadi lama banget malah ga keupload2.. huhu jadi pake yang simple ini dulu~~ dan ini oneshootny cepet karena kebut semalam(?) kkk~Menurut kalian Ceritanya gimana??’-‘

38 responses to “[ONESHOOT] – Goodbye My Friends

  1. aigoo knpa di saat jiyeon sdh mulai sembuh. myungsoo yx mengalami kecelakaan sehingga merenggut nyawanya….
    alurnya kecepatan………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s