[CHAPTER]DEVIL KISS (chap 1-2)

image

Sebelumnya merlin mau berterima kasih sama Tuhan dan Jiyeon eonni yang udh ngasih inspirasi buat bikin cerita ini.. Fanfiction Devil Kiss ini tadinya mau dijadiin Oneshoot, tp berhubung kalo dijadiin oneshoot ceritanya kepotong potong, jd dibuat 2 Chap aja yah.. Selamat menikmati/? :3 [Re-post]

Tittle: Devil Kiss
Author: @MerlinChrysilla
Cast:
*Park Jiyeon
*Kim Myungsoo
Rating: PG-17
Genre: Romantic, School Life

Jiyeon POV

“Huwaa! Myungsoo Sunbae sang ketua osis sedang memeriksa kedisiplinan!”

“Myungsoo sunbae sangat manis jika tersenyum!!!”

“Waahh Myungsoo sunbae setiap hari memang selalu keren”

Pembicaran di kelasku setiap hari tak pernah terlepas darinya. Ya, siapa lagi kalau bukan Kim Myungsoo sang ketua osis. Tampan, jenius, charismatic dan ramah membuatnya sangat populer dikalangan sebayanya maupun adik kelas dan guru guru. Bahkan tak kupungkiri bahwa aku juga cukup kagum padanya. Ya aku kagum pada sosoknya yang tanpa cacat dan nyaris mendekati sempurna itu.  

***

“lihat! Jiyeon-ah! Myungsoo sunbae keren yah? Dia itu selain ramah, juga baik hati! Bnar benar pangeran impiaaaannn!” ucap Luna penuh kagum.

“Dino-ah, Luna-ah” panggil IU tiba tiba.

“oh IU wae geurae ?” jawab Luna. Merasa tak ada sahutan dari ku, mereka berdua lalu melirikku dan menatapku dengan kesal.

“aish wae?! Nama ku bukan dino! -3- jadi untuk apa aku menanggapi IU yang bukan memanggilku?” balas ku datar.

“hahahaha baiklah Jiyeon-ah” teriak IU dan Luna bersamaan sembari berhambur memelukku.

‘semoga persahabatan kami akan selalu seperti ini!’ batinku.

“Tapi Ji-ah, kau memang cocok dipanggil dino! Karena nafsu makanmu itu kan sangan mirip dinosaurus hahahaha” celetuk Luna girang dan disambut gelak tawa oleh IU.

“Terserah kalian! Yang terpenting, jika kalian memanggilku dengan sebutan dino, jangan salahkan aku, jika aku berpura pura menganggap kalian sebagai panci bolong” ancamku. ‘hahaha! Aku yakin kali ini mereka tidak akan berani memanggilku Dino lagi!’

“aish baiklah Park Jiyeon-shii! Puas?” ucap Luna dengan menekan kata puas! Dan aku balas dengan cengiran termanisku/?.

“oh iya, aku hampir saja lupa.. Ji-ah, Luna-ah maaf hari ini aku tidak bisa pulang bersama kalian, karena aku sudah terlanjur membuat janji dengan Wooyoung oppa” jelas IU.

“oh jadi pulang bersama pacar? Baiklah, semoga kalian bersenang senang yah pasangan baru” ejek Luna.

‘enaknya punya pacar! Aku juga ingin mencoba berpacaran seperti IU dan wooyoung oppa, atau Luna dan Jinki oppa. Tapi, jangan kan punya pacar! Teman lelaki pun aku tak punya! Padahal sudah lebih dari satu tahun aku menjadi murid SMA’ batinku.

“bersenang senang lah IU, dan kau Luna! Cepatlah pulang! Bukankan tadi kau di telp ahjumma agar segera pulang eoh? Aku masih ada jadwal piket, jadi tak perlu menungguku” jelasku.

“baiklah Ji-ah,Luna-ah aku duluan ya? Wooyoung oppa sudah menunggu dibawah” pamit IU.

“aku juga Ji! Bye.. Kalau sudah sampai di rumah, kabari aku..” timpal Luna kemudian. Aku hanya tersenyum melihat tingkah kedua sahabatku.

“hati hati dijalan Iu-ah, Luna-ah..” balasku.

Author POV

Siang telah tergantikan oleh malam. Terlihat seorang gadis cantik berjalan perlahan menyusuri jalan kota seoul yang masih ramai oleh lalu lalang nya kendaran bermotor. Bibir tipisnya tak berhenti menggerutu, mengeluarkan semua unek unek yang ia rasakan.

“gara gara tugas piket! Aku harus pulang sendirian malam malam begini! Sungguh menyedihkan😥 jika aku memiliki kekasih pasti saat ini aku bisa memintanya menjemputku lalu pulang bersama! Aahhh~ alangkah sangat menyenangkan jika suatu saat aku bertemu dengan jodohku..” gadis itu menggerutu sambil memandang kosong jalanan dihadapannya. Ya, gadis tersebut tak lain adalah Jiyeon.

‘eh? Ini dimana? Gawat!! Aku salah ambil jalan gara gara sibuk berkhayal/?😥 eomma appa tolong akuuuu!!! Dan demi tuhan kenapa aku bisa tersesat ke jalanan sepi dan gelap seperti ini?’ batinnya.   Dengan bermodalkan keberaniannya yang tinggal 2 persen, Jiyeon lalu mempercepat langkahnya, mencari bantuan agar ia dapat segera pulang kerumahnya.
‘bulu?’ gumamnya tanpa sadar seperti melihat bulu bulu hitam berhamburan dari langit.

“AWAS!!!” teriakan seorang lelaki membuyarkan imajinasinya.

BRUKK!!!

Tanpa sempat menghindar, lelaki tadi akhirnya menabrak tubuh mungil Jiyeon, dan kini ia ikut terjatuh tepat di atas tubuh Jiyeon.

Jiyeon POV

“AWAS!!” teriak seorang laki yang tiba tiba muncul dihadapanku. Selama beberapa detik, aku melihat bulu hitam berhamburan mengiringi kedatangannya..

BRUKK!!!

Kupejamkan kedua mataku, sudah terbayang dibenakku apa yang akan terjadi setelah ini, badanku akan terbentur aspal jalanan yang keras, dan dapat dipastikan, tulang tulangku akan remuk karenanya.
“kenapa tidak sakit yah? Bukankah jika terjatuh karena di tabrak seperti itu akan sakit?” ucapku masih tetap menutup mata.

“aduh!!” ringsan seorang lelaki membuatku sonta membuka mata.

‘OH MY GOD!!! laki laki ini.. Dia melindungiku? Pantas aku tidak merasa sakit sedikitpun >_< tapi apa ini? SEKARANG POSISI LAKI LAKI INI ADA DI ATAS TUBUHKU!!! astaga! Jantungku berdegup sangat cepat hanya karena melihat matanya!’ jeritku dalam hati. Cukup lama kami berpandangan, rambut dan matanya yang hitam terlihat seperti…

“Devil!!” gumamku pelan, namun masih bisa terdengar jelas karena keadaan disini sangat sepi sekarang..

“hah?” laki laki tadi nampak bingung dengan gumamanku barusan.

“ah maksudku apa kau tidak apa apa?” balasku cepat berusaha mengalihkan perhatiannya.

“ah ini luka kecil, hanya tanganku sedikit tergores.. Bagaimana denganmu?”

‘Suara ini… Suaranya berat dan manis, paras yang tampan dan tatapan matanya tajam.. Apakah devil itu, wajahnya seindah ini?’ kagumku dalam hati.
Tak sadar kedua mataku terus memandangnya. Memperhatikan setiap lekuk wajahnya yang mendekati sempurna itu. Dan mengacuhkan apa yang tadi ditanyakannya.

“haha jangan terus menatapku seperti itu. Kau apa mungkin…” ia menggantungkan kata katanya sejenak. “Menyukaiku?” lanjutnya.

BLUSHH!!

“Ah! Itu.. Mana mungkin hahaha” elakku cepat dengan nada bicara yang kubuat senormal mungkin. Kurasakan wajah ku memanas karena mendengar kata katanya tadi. Dan mungkin sekarang wajahku sudah seperti kepiting rebus yang merah sempurna. Tanpa sengaja aku melihat sebuah tatto berbentuk cross terukir indah di lehernya karena bajunya yang sedikit terbuka.

“L -ah” panggil seorang lelaki dari arah belakang, yang sontak membuatku menolehkan pandanganku kearahnya.

‘astaga dia.. Bibirnya yang tipis, rambutnya hitam dan wajah yang tampan. Bagaikan seorang malaikat! Astaga apakah aku berada di negri dongeng? Mengapa hari ini aku melihat seorang malaikat dan seorang devil ada di hadapanku?’

“ah siwan hyung ada apa?” balas laki laki dihadapanku yang dipanggil L tadi.

“tumben sekali kau tidak mencapai sasaran? Nih papanmu”

“ada seorang gadis dibawah tangga. Nih..” tunjuk lelaki bernama L tadi kearahku.

“papan skate? Sasaran? Tangga?  Maksud kalian?” tanyaku bingung.
“kami sedang mencoba teknik skateboard yang baru nona, kami itu kan pemain skate” ucap lelaki bernama Siwan itu bangga.

“Skateboard? Oh jadi ternyata bukan devil?” gumamku tanpa sadar.

“Devil?” tanya kedua lelaki itu bersamaan.   Aahhh apakah mereka mendengarnya? ‘aish Park Jiyeon! Neo, Jinjja paboya!!’ rutukku dalam hati.

“ah! Itu maaf..waktu menabrakku tadi, baju hitammu itu terlihat seperti sayap L-shii. Selain itu wajahmu juga sangat tampan, seperti bukan manusia” jawabku polos.

BWAHAHAHAHA!!!!

‘mereka kenapa tertawa? Apa ada yang salah dengan ucapanku?’ padahal menurutku tidak ada yang lucu sedikitpun’

To be continued…

Please RCL guys^^

57 responses to “[CHAPTER]DEVIL KISS (chap 1-2)

  1. Jiyi pabboyaaa kenapa bisa bilang itu devil wkwkwwk
    Tapi seneng jg ya salah jalan ketemu dua orang tampan nan baik hati kkkk

  2. Cerita’y bagus,, tp itu L maksud’y kim myungsoo, apa kim myungsoo’y ada 2,,,
    Lanjut baca yya, drpd penasaran tingkat myungyeon,, hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s