[CHAPTER] I Love You My WEIRD BOY!!! (Chap 1)

image

Jengg jengg jengg!! Merlin comeback/? Sambil bawa ff Jiyeon yang di pairing sama pacar ke sekiannya/? Merlin yaitu Siwan nih hihi.. Di part 1 ini maaf kalau belibet banget bahasanya dan agak kurang nyambung. Semoga suka yah^^

Tittle: I Love My WEIRD BOY!!!
Author: @MerlinChrysilla
Cast:
*Park Jiyeon
*Im Siwan ZE:A
Genre: school life, Romantic, sedikit Absurd/?
Rating: PG-13

“Saranghae Jiyeon-ah apa kau mau menjadi yeojachingu ku?” ucap seorang pria tampan bernama Jin.

“Mianhae Jin-shii aku tidak bisa..” jawab jiyeon lalu beranjak pergi meninggalkan pria tadi yang sedang mematung setelah mendengar jawaban dari Jiyeon yang ternyata tidak sesuai dengan harapannya.

***  

Bel tanda istirahat telah usai sudah terdengar 10 menit yang lalu. Seorang gadis cantik terlihat sedang berjalan cepat menyusuri lorong panjang sekolahnya. Bibir cherry nya tak berhenti mengutuk kejadian tadi di taman belakang sekolah. Dimana ia mendengar pernyataan cinta dari salah seorang teman yang mengharuskan ia terlambat memasuki ruang kelasnya. Namun langkahnya melemah saat mendengar ketua kelas mengumumkan bahwa guru yang seharusnya mengajar saat ini, tidak dapat mengajar karena sakit.

“Aish! Gara-gara namja itu, aku telat datang ke kelas. Hampir saja aku terkena hukuman untuk membersihkan toilet, beruntung hari ini Kim songsaengnim tidak datang.” ucapnya lalu menghembuskan nafasnya kasar.

Hal seperti ini memang sudah menjadi makanan sehari-hari untuk gadis itu. Bukan tentang ia yang terlambat, tapi tentang ia yang sering mendapat pernyataan cinta tiba tiba dari para pria di dalam sekolah maupun diluar sekolahnya. Bagaimana tidak? Wajah yang cantik, otak yang pintar, perangai yang baik, tubuh yang indah serta harta yang melimpah membuatnya menjadi wanita yang sangat diinginkan oleh para pria disekelilingnya.

Namun ada satu rahasia besar yang ia miliki, rahasia tentang dirinya yang sudah MENIKAH dan MEMILIKI SUAMI. Selain Kedua orang tua dan mertuanya, tidak ada yang mengetahui perihal status Jiyeon saat ini. Karena ini merupakan keputusan bersama antara Jiyeon, suaminya dan kedua orang tua mereka dengan alasan waktu yang belum tepat.

Jiyeon POV

‘Selalu seperti itu, duduk di ujung kelas ditemani buku buku tebal sambil sesekali membetulkan letak kacamatanya. Apakah buku buku itu lebih menarik dibandingkan hal hal yang terjadi disekelilingmu?’ batinku yang tak sadar selalu memperhatikan setiap kebiasaannya. Kebiasaan seorang lelaki yang sudah sejak 6 bulan lalu resmi menjadi SUAMI ku.

Im Siwan, nama lelaki yang sedang kuperhatikan itu tiba tiba menoleh kearahku lalu tersenyum simpul namun sedetik kemudian kembali berkutat dengan dunianya lagi.

‘ish!’
Kuhembuskan nafasku kasar, lalu beranjak pergi ke kantin bersama kedua sahabatku Jieun dan Luna.

***

Hai perkenalkan namaku Park Jiyeon, yang sudah 6 bulan ini margaku berubah menjadi Im Jiyeon. Aku sudah menikah diumurku yang masih 18 tahun dan duduk di kelas 3 SMA.

Kalian pasti bingung bukan? Bagaimana gadis belia sepertiku sudah menikah dan memiliki suami? Semua berawal dari sebuah perjodohan konyol orang tuaku dan orang tua Siwan yang bersahabat karib. Ya seperti di cerita cerita jaman dahulu, orang tua yang saling bersahabat akan menjodohkan anak anaknya dengan harapan untuk menjalin hubungan kekeluargaan yang lebih dekat.

Awalnya aku sangat kesal dengan perjodohan ini, namun semua berubah saat pertama kalinya aku melihat wajah calon suamiku yang sudah berada di atas altar tersenyum padaku. Senyuman yang membuatku menahan nafas untuk beberapa saat, dan membuat perasaanku berdebar debar diwaktu yang sama.

Dan disinilah aku sekarang.. Aku menjadi Jiyeon sang gadis populer di sekolah, yang banyak digilai oleh teman teman lelakiku. Namun jika dirumah, aku harus berubah menjadi seorang istri yang baik dalam mengurus kehidupan rumah tanggaku dan suamiku Im siwan.

Author POV

At Kantin Sekolah

Jiyeon, Jieun dan Luna sedang duduk di meja yang berada di ujung pojok kantin. Meja favorit mereka karena menurut mereka, meja itu memiliki letak yang strategis karena dapat melihat seluruh sudut kantin, walaupun meja mereka itu jauh dari pintu masuk kantin.

“Ji-ah kau tahu Kim Seok Jin? Kurasa dia menyukaimu” ucap Luna antusias memulai pembicaraan diantara kami bertiga, dan diikuti anggukan mantap dari Jieun.

“Aku tahu kar..”

“bagaimana kau bisa tahu?! Apa jangan jangan dia sudah mengungkapkannya langsung padamu? Bagaimana ceritanya? Mengapa kau tidak memberi tahu kami? Aahh Park Jiyeon, kau mulai bermain rahasia rahasiaan pada kami” Luna memasang wajah pura pura sedih setelah sukses memotong kata kata yang hendak terlontar dari bibir Jiyeon.

“Tenang lah dulu Luna-ah, bagaimana aku bisa bercerita jika omonganku kau potong tiba tiba seperti tadi? Pabo!!” Jiyeon melayangkan sebuah jitakan yang mendarat indah tepat di puncak kepala Luna.

“aish Park Jiyeon! Dasar Dinosaurus gila! Kau tau ini sakit sekali!!” Luna meringis sambil mengelus kepalanya yang mungkin sudah muncul benjolan akibat jitakan Jiyeon tadi.

“berhentilah bersikap seperti anak anak Ji-ah Luna-ah! Kalian sudah besar ingat?! Haaahh aku lapar jadinya!😦 kenapa pesananku belum datang juga?” Jieun menggerutu akibat pesanan makannannya belum datang juga, padahal cacing cacing diperutnya sudah mulai berdemo meminta makan. Ditambah pertengkaran Luna dan Jiyeon yang menurutnya malah menambah rasa laparnya.

“Jieun-ah kau lihat tadi Jiyeon memukul kepalaku kan?😦 sepertinya dia ingin membuatku bodoh, dan yang harus kau tahu juga ini sangat sakiitt!! Tolong balaskan dendamku eoh? Ayo ayo..” Luna mengadukan perbuatan Jiyeon pada Jieun sambil beraegyo tak jelas. Membuat Jiyeon dan Jieun hanya memutar kedua bola matanya malas akibat melihat aegyo aneh yang ditunjukkan Luna pada mereka.

“kau memang bodoh Luna-ah, jadi tak ada hubungannya dengan jitakan dari Jiyeon tadi. Dan hentikan aegyo aneh mu itu! Kau membuatku semakin bertambah lapar!” balas Jieun penuh penekanan di setiap kata kata nya.

“Nah!!” Jiyeon tersenyum lebar mendengar perkataan Jieun yang seperti pembelaan untuknya.

“yak Lee Jieun! Lapar lapar lapar terus yang kau bicarakan! Apa kau sudah ketularan Jiyeon? Apa kau mau menjadi Dino ke 2?” celetuk Luna yang dibalas dengan deathglare dari Jiyeon dan Jieun bersamaan.

Pasalnya, Jieun tak ingin disebut sebagai Dinosaurus sama seperti Jiyeon, karena nafsu makan Jieun tidak sebanyak Jiyeon, dia hanya merasa lapar karena tadi pagi tidak sempat untuk sarapan. Dan Jiyeon tidak suka jika mendapat panggilan Dinosaurus dari teman temannya itu. Karena menurutnya, apa yang salah dengan nafsu makan banyak?

Jiyeon bukan gadis rakus, hanya saja nafsu makannya yang berlebihan dan tak dapat terkontrol jika melihat makanan ada didepan wajahnya.

“baiklah baiklah aku minta maaf hehehe, Ji-ah ayo ceritakan tentang kau dan Jin. Aku sangaaaattt penasaran” ucap Luna mencoba mengalihkan pembicaraan yang menurutnya akan menjadikannya seperti adonan kimchi jika dilanjutkan.

“iya Ji, ayo ceritakan pada kami” sambung Jieun mendukung ucapan Luna tadi.

“arraseo! Dengar kan baik baik oke? Jadi begini, tadi pagi sebelum bel masuk berbunyi, Jin mengajakku bertemu di taman belakang sekolah. Disana ia mulai mengungkapkan perasaannya padaku. Kalian tahu apa yang di bicarakannya?” Jiyeon menggantungkan ceritanya, membuat Luna dan Jieun menggeleng bersamaan sekedar menjawab pertanyaan Jiyeon tadi.

“dia mengatakan jika ia menyukaiku dan memintaku menjadi kekasihnya!” lanjut Jiyeon sambil tersenyum lebar.

“sudah kuduga!! Lalu apa jawabanmu Ji?” tanya Luna dengan suara yang cukup keras untuk membuatnya menjadi pusat perhatian suluruh penghuni kantin.

Jiyeon POV

‘aish Park Luna! Dasar pabo! Dosa apa yang kuperbuat dimasa lalu hingga sekarang mendapatkan teman sebodoh dan seberisik Park Luna😦 and see? Suaranya itu sukses membuat para penghuni kantin memperhatikan kami’

“Luna, pelankan suara mu! Kau membuat seisi kantin melihat kearah kita! Ya, aku memang suka menjadi pusat perhatian, tapi bukan seperti ini caranya pabo!” ucapku menekan kata ‘Pabo’ padanya.

Luna terkekeh pelan sambil menunjukkan wajah tak berdosanya. “hehe maafkan aku Ji, aku terlalu bersemangat. Lanjutkan ceritamu, bagaimana? Apa jawabanmu?”

” kutolak!”

“HAH?! KAU TOLAK?!!” kali ini Jieun dan Luna yang berteriak bersamaan, dan membuat seisi kantin lagi lagi melihat kearah mereka.

“maaf hehe” ucap Jieun sambil membungkukkan badan ke arah penghuni kantin. Berbedan dengan Luna yang malah langsung duduk dengan terburu buru.

“kenapa ditolak? Ji-ah kau bodoh! Kenapa kau menolaknya? Bukan kah Jin itu tampan, berkharisma dan kaya? Aish bego!” ucap Luna memperlihatkan mimik kesalnya pada Jiyeon.

“jelas saja kutolak! Aku kan sudah memiliki su..” kuhentikan ucapanku karena hampir saja aku tak sengaja membeberkan rahasiaku sendiri.

“Su? Su apa? Susu? Surat? Atau susis?” tanya Jieun menyelidik.

“susis itu judul lagu karangannya om soman kan?” tanya luna bingung karena Jieun tiba tiba membawa kata susis di dalam perkataannya.

“susis itu lagunya Sule Luna-ah! Jangan bertanya lagi atau kau akan kutusuk dengan garpu ini!” Jieun mengacungkan garpu yang ia pegang ke arah Luna, dan dengan sigap Luna pun menghindari serangan Jieun itu.

“Su apa ji? Ayo jawab” sabung Jieun kemudian.

“Suuuu… Suka! Orang yang kusukai! Itu maksudku hehe.. Jelas saja aku menolak Jin, karena aku sudah menyukai namja lain. Dan itu bukan Jin!” jelasku. Walaupun sedikit memaksa, semoga mereka dapat mempercayaiku.

‘maafkan aku Jieun-ah, Luna-ah. Aku berbohong pada kalian, maafkan aku uri chingu-ya’

“suka? Kau menyukai seseorang? Nugu? Apa kami mengenalnya? Apa lelaki itu setampan Kim myungsoo mantanmu yang seorang visual boyband infinite itu? Atau sekaya Kim suho? Kenapa kau tidak pernah memberitahukannya pada kami?” Jieun membanjiriku dengan beribu pertanyaan yang membuatku merasa sulit untuk menjawabnya.

“ini pesanannya nona nona, silahkan dinikmati” seorang wanita paruh baya datang untuk mengantarkan pesanan yang sejak tadi aku, Jieun dan Luna tunggu. Dan dengan otomatis memotong pembicaraan kami tadi.

“ah ceritanya lanjut lain kali saja, sekarang mari kita makan!! Selamat makaann!!” ucapku mengalihkan perhatian mereka. Dan tanpa diduga, mereka langsung mengikuti ucapanku. Ya, kuyakin gara gara efek lapar haha.

‘terimakasih Tuhan kau telah menyelamatkan rahasiaku walau dengan cara mendatangkan makanan oleh ahjumma Jung.

Eotte? TBC? Comment nya jangan lupa yah..

Gomawo^^ *bow

71 responses to “[CHAPTER] I Love You My WEIRD BOY!!! (Chap 1)

  1. omaigat jin ditolak😲 kalem beib masih ada aku, kamu ga bakalan jomblo kok tenang aja😀 wkwk
    emm apa siwan sama jiyeon ini saling suka atau malah sebaliknya?

  2. wah namja sekeren jin oppa harus patah hati karna ditolak mentah” sma jiyi eoniie,, sini oppa mendingan oppa sma aku ajj #plakkk jangan dihiraukan,, haha

    belum ada niie moment jiyeon n siwan,, penasaran sma moment mereka klo saat bersama,,??
    lanjut baca nee,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s