[Ficlet] Author’s Stories

notebook-icon-614x460

 

Cast : Park Jiyeon, Kim Myungsoo

Other Cast : Find by Yourself

Genre : ??

Author : ~Evangel~ a.k.a Arnila Trisna

Desclaimer : Story is mine. Cast hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Ini pernah dibuat dalam bentuk cast yang berbeda.

~Happy Reading~

Jiyeon tersenyum puas melihat beberapa komentar di cerita yang ia publish di blognya beberapa jam yang lalu. Sebagian besar komentar itu memuji cerita buatannya. Dan sebagian kecilnya berupa komentar ‘Next’ atau sebuah kritikan yang tidak terlalu tajam.

Jiyeon merupakan seorang penulis. Dia memang bukanlah penulis terkenal yang sudah menerbitkan novel, melainkan dirinya adalah seorang penulis yang suka mempublishkan ceritanya di websitenya sendiri. Menurut beberapa orang, menulis cerita di blog adalah langkah pertama untuk menjadi penulis sukses dan Jiyeon mempercayainya. Jika ceritanya di publish dan diberi komentar oleh pembacanya, ia bisa mengetahui letak kesalahannya.

“Huwaaa… ada 80 orang yang memberikan komentarnya,” seru Jiyeon gembira. Ia senang karena berarti pembaca yang ada di blognya semakin banyak.

Sebenarnya bukan keinginan Jiyeon untuk menjadi seorang penulis. Bahkan dulu ia tidak pernah suka menulis cerita. Ia hanya suka membacanya lalu berkhayal bahwa ia bisa menjadi pemeran utama dalam cerita tersebut. Aneh, tapi itulah dirinya. Banyak sekali cerita yang ia baca dari penulis yang berbeda tapi hanya satu penulis yang memiliki sensasi sendiri saat Jiyeon membacanya. Yah, penulis itulah yang membuat Seohyun merasa tertantang untuk menulis cerita.

L, itulah nama pena penulis yang difavoritkan Jiyeon. Setiap Jiyeon membaca cerita buatan L jantungnya berdebar debar, seolah olah dirinya berada di sana. L memiliki gaya tulisn tersendiri untuk setiap genre cerita. Untuk sad, hurt atau angst, biasanya ia menuliskan gaya cerita yang tidak terlalu puitis tapi menyentuh hati. Sedangkan untuk cerita action, ia menuliskan cerita yang menegangkan tapi ada humor di saat bersamaan. Cerita school life, ia bawakan dengan sangat hebat dan tidak membosankan.

Jiyeon sangat mengidolakannya. Tapi sayangnya, L sangatlah misterius. Jiyeon bahkan tidak mengetahui siapa nama L dan di mana ia tinggal. Jiyeon sangat ingin bertemu dengan sang penulis idolanya lalu.. argghhh.. ia tidak tahu.

“Saatnya tidur,” Jiyeon mematikan laptopnya dan menutupnya dengan rapat. Lalu, ia masukkan laptop kesayangannya di dalam tas. Setelah itu, ia membaringkan tubuhnya di kasur dan tertidur.

=================

Hari minggu adalah hari di mana semua orang dapat bersantai sejenak dari pekerjaan yang sangat memuakkan. Tapi menurut Jiyeon, hari minggu adalah hari di mana ia bisa mengumpulkan referensi untuk cerita yang akan ia buat hari ini. Jadi, bersama dengan anjingnya yang bernama Lovy, ia pergi ke taman yang ada di kota Seoul.

“Huwaaa.. banyak sekali orang yang berpacaran di sini,” Jiyeon terkagum kagum melihat beberapa pasangan yang nampak romantic. Tapi itu belum bisa dibuat dalam cerita. Jiyeon ingin membuat cerita romance yang ada pertengkarannya. Menurutnya, kisah cinta harus ditambahkan sedikit bumbu agar terasa menarik.

“Apakah tidak adakah yang bisa aku buat sebagai cerita di taman ini??” Jiyeon berteriak frustasi.

Tiba tiba, matanya tanpa sadar menatap ke seorang namja yang sedang duduk di sebuah bangku taman. Namja itu terlihat sangat sibuk dengan laptop di depannya. Jarinya mengetik tanpa henti. Tatapan mata namja itu juga terfokus ke layar monitor seolah olah itu adalah sebuah game.

“Tampannya,” gumam Jiyeon tanpa sadar.

Namja yang sedang dilihat Seohyun memang sangat tampan. Rambutnya yang hitam dan tidak terlalu rapi sangat serasi dengan wajahnya yang indah dipandang mata. Sinar matahari yang menyinari kulitnya seolah olah membuat namja itu bersinar sinar.

“Namja ini benar benar sosok yang ideal,” gumam Jiyeon tersenyum. Jantungnya berdebar keras seiring waktu telah berjalan. Mungkinkah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama?? Entahlah, ia tidak mengira bahwa itu akan terjadi padanya.

“Berhentilah menatapku.”

Namja itu tiba tiba menatapnya hingga pandangan mata mereka bertemu. Wajah Jiyeon memerah, malukarena ketahuan menatap namja tampan itu. Sementara namja itu memandang Jiyeon dengan heran.

“Ada apa denganmu??” Namja itu menutup laptopnya dan berjalan mendekati Jiyeon. Jiyeon mundur perlahan. “Kenapa wajahmu memerah saat aku menatapmu?? Apa aku mengandung virus??”

“Mungkin,” gumam Jiyeon tanpa sadar hingga membuat namja itu terbelalak. “Maksudku, ah.. tidak, aku hanya bercanda.”

“Lalu, kenapa kau menatapku??” tanya namja itu tidak mengerti.

“Karena kau tampan,” jawab Jiyeon memasang wajah polos tanpa sadar. Ia segera menutup mulutnya dan berlari meninggalkan namja tampan itu. Tidak lupa ia membawa anjingnya bersamanya.

=================

“Arggghhhh.. Jiyeon babo,” Jiyeon terus merutuk dirinya setelah kejadian di taman itu. Bagaimana mungkin ia sepolos itu mengatakan bahwa ia menatap namja itu karena tampan?? Harusnya ia diam atau berkata ‘Siapa yang menatapmu!!’. Jiyeon ingin sekali memukul wajahnya.

Ia segera mengambil ponsel lalu membuka opera mini yang menghubungkannya dengan internet. Ia ingin membaca cerita karya ‘L’. Mungkin dengan membaca cerita karya L, hatinya tidak akan malu lagi. Dengan cepat ia membuka blog di mana L dan membaca karya terbarunya yang kebetulan di publish hari ini.

“Author’s Stories??” gumam Jiyeon saat membaca judul cerita karya L terbaru. “Hmmm.. ia membuat cerita dalam bentuk drabble.” Jiyeon membaca desclaimer yang ada di dalam cerita. “Wah, ia membuat cerita dengan dirinya sendiri sebagai tokoh utama. Mungkin aku harus mencobanya.”

Jiyeon mulai membaca cerita Evil 88. Di cerita tersebut sang tokoh utama bernama Kim Myungsoo. Kim Myungsoo digambarkan seorang penulis yang ingin mencari ide untuk membuat cerita.

‘Kim Myungsoo?? Nama penulis idolaku sangat bagus,’ gumam Jiyeon.

Jiyeon kembali membaca cerita. Cerita yang ditulis oleh L sangatlah sederhana. Sang tokoh utama bernama KimMyungsoo pergi ke taman untuk mencari ide. Di taman itu, ia menemukan pasangan yang sedang melakukan kegiatan romantic. Sang tokoh utama, berencana membuat cerita tentang kedua pasangan yang melakukan kencan terakhir di taman dikarenakan salah satu pasangannya menderita kanker dan diduga meninggal hari ini. Saat sedang asyik menulis, tanpa sadar tokoh utama yaitu Myungsoo menoleh dan melihat seorang yeoja cantik yang asyik memandanginya. Saat Myungsoo mendekat dan bertanya kenapa yeoja cantik itu menatapnya, sang yeoja cantik menjawa dengan polosnya bahwa dia tampan dan lalu berlari menjauh.

“Tunggu dulu!!!” Jiyeon berteriak keras dan menelan luda kecut. Bagaimana bsia cerita ini persis yang dia alami tadi?? Ada 2 dugaan yang ada di kepala Jiyeon. Pertama, mungkin L tidak sengaja melihat kejadian itu. Atau kedua, L adalah namja yang ada di taman.

“Tidak!!!!” Jiyeon mengusap kepalanya yang mendadak pusing. Apakah ini takdir atau kebetulan?? Bagaimana bisa ia bertemu dengan namja yang ternyata adalah idolanya sendiri?? Ini benar benar gila. Ia yakin, sang penulis idolanya benar benar menganggapnya aneh.

Matanya terus menelusur ke bawah untuk membaca cerita itu sampai selesai. Ia menutup mulutnya dan matanya terbelalak dengan sempurna. Di akhir cerita itu, saat yeoja cantik misterius itu pergi, sang tokoh utama bernama Jiyeon tersenyum lalu mengatakan…

“Menarik, jika kita bertemu lagi aku ingin dia menjadi kekasihku.”

THE END

36 responses to “[Ficlet] Author’s Stories

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s