[Drabble] Elevator

bz-50

Cast : Bae Suzy, Kim Myungsoo
Other Cast : Kim Sunggyu and the others
Genre : ??
Author : ~Evangel~
Desclaimer : FF ini terinspirasi dari urban legend ‘Murder Elevator’. Baca ff ini di tempat yang seram ya. Hehehehehehehe ^^ Oh ya, ff ini sudah pernah dibuat dalam bentuk cast yang berbeda.

~Happy Reading~

Suzy menghela nafas berat. Ia berjalan dengan lesu menuju ke sebuah apartement kecil yang merupakan tempat tinggalnya Kenapa dinamakan apartement kecil?? Karena apartementnya memang sangatah kecil danharganya murah. Warna dinding apartement itu juga sangatlah jelek yakni kuning dengan retak retak di sisinya

Ia perlahan melirik arlojinya sejenak. Sudah pukul 01.00 pagi. Dia mendengus kesal. Ini semua karena Kwon seosaengnim yang seenaknya saja memberikannya tugas hingga ia harus pulang lewat tengah malam Oh ayolah, dia adalah seorang mahasiswi yang butuh tidur.

Dia memegang tangannya yang sudah kedinginan akibat angin malam yang menembus kulitnya. Dia sangat kesal saat ini. Pertama, karena Kwon seosaengnim yang memberikannya tugas yang banyak hingga ia pulang lewat tengah malam. Kedua, ia kesal karena ia tidak membawa jaket agar ia tidak kedinginan. Dan terakhir, ia harusnya dijemput oleh Myungsoo, tetangga sebelahnya tapi karena Myungsoo memiliki janji dengan Sunggyu, maka dia harus rela berjalan.

Suzy akhirnya memasuki gerbang apartement kecilnya. Ia melirik seorang satpam yang tertidur dengan televisi yang menyala. Kemudian ia kembali focus dan berjalan ke lift. Walaupun apartement yangditinggali Suzy adalah apartement kecil, tapi apartement ini memiliki sebuah lift dengan kaca di pintunya. Entah untuk apa kaca itu dibuat, tapi Suzy tidak peduli.

“Hei tunggu sebentar, aku mau naik,” saat Suzy berniat menekan tombol, seorang namja yang memakai topi yang menutupi wajahnya berteriak dengan keras hingga Suzy membatalkan niatnya untuk menutup pintu. Saat lelaki itu masuk, barulah Suzy menekan tombol menutup pintu dan menekan tombol nomor 14.

Sang namja misterius tadi tersenyum ke Suzy dan segera menekan tombol 13. Suzy yang menyadari senyuman itu membalasnyadengan canggung. Walaupun penampilan lelaki itu aneh, tapi ia sangat menyukai senyuman namja itu.

“Permisi, apa anda tinggal di lantai 14??” namja misterius itu bertanya.

“Nde,” jawab Suzy.

“Wah, kalau saya lantai 13. Hmmm… hanya beda satu lantai.”

Lift bergerak ke atas. Suzy dengan focus menatap kearah kaca lift. Sedangkan sang namja?? Entahlah, ia hanya diam sedari tadi. Suzy melirik sekilas ke arah sang namja dan ternyata sang namja jugameliriknya. Tatapan mata mereka bertemu. Suzy menunduk malu.

Kemudian lift berhenti tepat di lantai 13. Sang namja keluar dari dalam lift dan tersenyum manis ke Suzy. Suzy jugamembalas senyumnya dan melambaikan tangan. Tiba tiba, saat pintu hampirtertutup, tiba tiba sang namja berbalik dan menatapnya dengan seram.

“Sampai jumpa di lantai 14. Hihihihi…..” Kemudian sang namja misterius langsung berlari dengan cepat menuju ke tangga.

Suzy panic dan tubuhnya membeku seketika. Astaga,kejadian ini sama dengan urban legend yang sering dibacanya. Apakah dia akan mati?? Ia ketakutan dan segera melihat tombol di dalam lift. Tidak ada tombol berhenti di sana. Matilah dia!!

“Tolong!!! Siapapun tolong aku!!!” Suzy berteriakhisteris dan dengan gemetar meraih ponselnya. Ia menelepon Myungsoo, tetanggayang selalu membantunya. Tapi sial, ternyata ponselnya tidak ada sinyal.Keringat membasahi punggungnya yang telah gemetar.

Ting….!!!

Lift menampilkan lantai empat belas dan seorang namja misterius yang tadi bersamanya di dalam lift. Sang namja itu segera masuk ke dalam lift sambil tersenyum. Suzy terpaku dan memejamkan matanya.

“Saranghae…,”

Suzy membuka matanya dan tidak merasakan sakitapapun. Ia terbelalak saat melihat bunga mawar merah yang diulurkan namja misterius itu. Sang namja misterius membuka topinya hingga membuat Suzy terkejut.

“Myungsoo,” lirih Suzy. “Astaga, kau membuatku takut.”

“Apa kau terkejut??” Tanya Myungsoo dengan geli. “Mianhae,aku hanya ingin menyatakan cinta dengan cara yang berbeda.”

“Tapi tidak harus begini,” desis Suzy. “Coba kau ulangi kata katamu.”

“Yang mana??”

“yang kata kata Saranghae.”

“Nado saranghae,” Myungsoo malah membalas ‘Nadosaranghae’ pada Suzy.

“Yakkk!!! Harusnya aku yang menjawab Nado saranghae,” teriak Suzy kesal.

“Jadi, kau mau menjadi kekasihku??” Tanya Myungsoo yang membutuhkan kepastian

“Kenapa tidak??” Tanya Suzy balik. “Aku juga sangat mencintaimu.”

Dan mereka segera keluar dari dalam lift danberpelukan di malam yang dingin. Setelah itu, mereka kembali ke kamar mereka masing masing dengan hati yang bahagia.

“Sekarang kau tidurlah,” perintah Myungsoo sebelum Suzy masuk ke dalam kamarnya.

“Kau juga, have a nice dream.”

Suzy segera menutup pintu dan menguncinya dengan erat. Myungsoo segera berjalan menuju ke kamarnya. Kali ini, ia pasti akan bermimpi indah.

THE END

Baiklah, ff ini sangat gaje

Dimohon kritik dan saran

26 responses to “[Drabble] Elevator

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s