It Is a Curse?||Chap. 5

is it2

Cast:

Kim myungsoo
Park jiyeon

Other cast:

Park chanyeol

Genre: Fantasy,Romance, Sad/ hurt

Author : @kethychan24

A/N: Ini ff murni keluar dari otak ku, mungkin jika ada sedikit kesamaan itu hanya lah kebetulan semata. Please don’t siders and don’t plagiat ok😉

Summary: Apa ini sebuah kutukan? Jika memang ini sebuah kutukan kenapa harus aku yang mengalami semua ini? Kenapa tidak orang lain saja? Aku benci berada dalam situasi seperti ini!!

Story Begin~

Author P.O.V

“apakah aku ini benar –benar monster pembawa kutukan? Apa benar perkataan Yuri dulu itu, benarkah aku ini pembawa kutukan?” lirih Jiyeon. Saat Jiyeon akan meninggalkan gedung belakang sekolah seketika ia merasakan ada yang menarik tangan nya sambil membekap mulut nya dengan sapu tangan. Entah sesuatu apa yang di masukan kedalam sapu tangan itu, aroma nya membuat Jiyeon merasa pusing dan perlahan semua nya menjadi gelap.

“kajja kita pergi!” ucap seorang namja berambut blonde itu

Author P.O.V end

Myungsoo P.O.V

Mau kemana Jiyeon? Tidak seperti biasa nya dia pergi kearah gedung belakang sekolah. Lebih baik aku mengikuti nya, mungkin aku bisa berbicara lebih banyak dengan nya. Jiyeon. Yeoja dingin dan di takuti oleh semua orang, sesuatu yang sangat menarik. Sebenar nya siapa dia? Kenapa dia di takuti banyak orang? Apa dia preman? Anak pejabat atau anak konglomerat?. Entah lah. Aku ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang yeoja ini, seperti nya ada sebuah hal yang sangat menarik pada diri nya. Ini adalah kali pertama nya aku tertarik tentang kehidupan seorang yeoja. Aneh bukan?. Sosok dingin nya itu membuat ku menjadi sangat penasaran serta tertarik dengan sosok nya tersebut.

Park Jiyeon sebenar nya orang seperti apa diri mu? Aku memiliki perasaan yang kuat, dan perasaan itu mengatakan bahwa kau itu bukan lah sosok yang seperti ku lihat saat ini. Kau membuat ku menjadi sangat penasaran Park Jiyeon. Dari kejauhan aku memandang nya, terlihat dia sedang duduk bersandar di pohon maple, mata sayu nya menerawang jauh ke atas langit yang kosong itu, seperti nya dia sedang memikirkan sesuatu hal. Dia selalu nampak murung, selalu menunjukan ekspresi dingin nan datar nya , tak banyak bicara. Namun, aku seperti melihat ada sebuah ke pura –puraan dalam topeng nya itu, aku sangat yakin bahwa Jiyeon bukanlah orang yang seperti ini. Pasti ada sesuatu hal yang membuat nya berubah.

1 jam sudah aku memandangi nya, entah kenapa diri ini terasa tersihir saat melihat kedua bolah mata yang sayu itu. Seperti tertarik oleh sebuah magnet. Melihat nya mengingatkan aku pada DIA. Mereka nampak mirip sekali. Namun, ada 1 perbedaan yang mencolok dari mereka berdua, yaitu sikap mereka. Akhir nya dia beranjak tempat nya, dari kejauhan kulihat ada dua namja yang mendekat kearah Jiyeon, melihat hal itu awal nya aku biasa saja. Tetapi lama kelamaan namja itu terlihat memiliki niat tak baik pada Jiyeon, kedua namja itu membekap mulut Jiyeon. Melihat hal tersebut aku langsung keluar dari tempat persembunyian ku. Kedua namja itu menyadari keberadaan ku, salah satu dari namja itu mencegat ku dan namja yang berambut blonde pergi sambil membopong tubuh Jiyeon.

“ya! Siapa kalian? Mau kau bawa ke mana Jiyeon?” sentak ku pada namja berkaca mata di depan ku ini.

“bukan urusan mu, memang nya kau siapa nya? Pergi sana! Jika kau tak mau sesuatu hal buruk akan menimpa mu!” tutur namja berkaca mata itu.

“aku tak peduli!” sentak ku yang langsung saja memberi bogem mentah pada namja itu. Siapa sebenarnya namja –namja ini? Aku yakin yeoja seperti Jiyeon bukan lah tipe yeoja yang suka membuat rusuh. Lalu apa hubungan mereka dengan Jiyeon?

Myungsoo P.O.V end

Jiyeon P.O.V

Apakah akan terjadi sesuatu yang buruk pada ku? Apa aku akan mati? Aku tak mau mati sekarang! Aku masih ingin berada di sisi Chanyeol oppa dan eomma, jebal siapa saja tolong aku! Apa kah ini adalah kejadian yang ada di penglihatan ku waktu itu? Jika memang iya, aku sangat harap Myungsoo menolong ku. Perlahan –lahan ku buka mata ku dan ku lihat kearah sekitar ku semua nya gelap, hanya di tempat ku duduk yang mendapat cahaya penerangan. Dapat ku dengar derap langkah kaki mendekat kearah ku. Aku merasa ada 3 orang berjalan mendekat kearah ku, siapa sebenar nya mereka? Apa yang mereka inginkan dari yeoja monster seperti ku?. Chanyeol oppa, aku sangat takut, jebalyo, Jebal.

“nuguya?” ucap ku setengah berteriak, nampak jelas ketiga namja di depan ku tersenyum licik. Apa mereka ingin menyakitiku? Tapi, apa salah ku jika memang mereka ingin menyakiti ku?. Setahu ku, aku tak pernah berbuat onar atau pun bertindak yang merugikan orang lain. Siapa pun tolong aku sekarang!! Aku belum ingin mati muda saat ini.

“kau tak perlu tahu, kami hanya ingin berbicara dengan mu” ujar namja satu sambil menyentuh dagu ku. Aku tak tahan dengan situasi ini. Tanpa pikir panjang aku langsung saja berteriak dengan keras nya berharap ada seseorang yang mendengar teriakan ku ini.

“percuma saja kau berteriak karena tempat ini kedap suara” ucap namja satu sambil menarik dagu ku kasar. Oppa jebal tolong Jiyeon, aku takut oppa jebal tolong aku. Apa penderitaan yang ku alami ini juga belum cukup aku dapat kan? Apakah aku tak bisa di beri kesempatan untuk merasa nyaman dan tenang?

“mau menangis? Percuma saja tak ada yang akan menolong mu” namja kedua berjalan mendekat kearah ku sambil menyeringai licik.

“ siapa kalian? Apa salah ku? Jebal lepas kan aku” tak bisa ku pungkiri air mata ini tak bisa terbendung lagi, air mata ku kini sudah mengalir dengan deras nya membuat sebuah anak sungai di wajah ku. Tubuh ku terasa mulai bergetar karena ketakutan.

Namja kedua itu perlahan –lahan berjalan mendekat kearah ku dan ia mulai mengelus pelan wajah ku. Hal itu sontak saja membuat ku semakin ketakutan.

“kami dengar kabar, kau adalah yeoja yang bisa membaca masa depan dan mengetahui tentang ajal seseorang, bukan kah itu adalah hal yang menarik. “ ujar namja ketiga yang telah membuka suara nya. tatapan nya terlihat kosong, namun dingin.

“jadi tujuan kalian menyekap ku disini untuk menanyakan hal itu? Aku bersumpah tak akan memberitahu nya, dasar namja –namja pengecut” decak ku meremeh kan.

Hanya karena itu mereka menyekap ku, koyol sekali. dasar orang –orang pengecut yang tak tahu diri.

Plak

Plak

2 tamparan keras menerpa kedua pipi ku dan dapat ku rasakan darah segar mengalir di sudut bibir ku. Rasa nya sangat perih dan sakit. Ku tatap tajam namja yang menampar ku itu, ada hak apa ia menamparku, eoh! Bukankah kata –kata ku itu pantas ku lontar kan untuk namja –namja pengecut seperti mereka.

“jaga bicara mu! Kami bertiga tak akan melukai mu jika kau menurut dengan apa yang kami katakan!”seru namja ke Satu. Aku mulai geram denga namja –namja pengecut dihadapan ku ini.

“ beritahu kami kapan ajal kami bertiga tiba? Kapan hal itu terjadi ?” tanya namja kedua dengan ekspresi tak sabar nya. Sebegitu takutkah kalian dengan takdir yang akan menghampiri kalian?.

“aku tak akan pernah memberitahukan nya pada kalian bertiga. Ah! Aku tahu kalian menanyakan hal tersebut untuk menghindari takdir kan? Percuma saja takdir tak akan pernah bisa berubah. Jika takdir sudah mengatakan detik ini kalian mati, kalian tak akan pernah bisa mengelak dari semua hal tersebut! Jangan pernah mencoba untuk menghindari takdir, tuhan sudah menyusun semua nya dan kau tak akan pernah bisa untuk mencoba mengubah nya” jawab ku dengan ekspresi nan dingin ku.

Plak

Sebuah tamparan yang tak kalah keras nya dari tamparan yang sebelum nya, sungguh menyakitkan. Oppa jebal tolong Jiyeon saat ini.

“jangan banyak ceramah, cepat katakan sekarang juga dan kami bertiga akan melepaskan mu. Beres kan?” ucap namja kedua dengan santai nya. sebegitu takutkah kalian? Dasar pengecut!

Apakah Myungsoo akan datang menolong ku? Tapi percuma saja Myungsoo kan tak tahu keberadaan ku saat ini, naega eottokhaeyo?. Percuma saja saat ini aku mengharapkan kedatangan Myungsoo. Mungkin saja kali ini bayang ku itu meleset.

Jiyeon P.O.V end

Author P.O.V

Myungsoo tak henti –henti nya memberi pukulan keras ke wajah namja di depan nya ini. Setiap Myungsoo bertanya tentang kemana Jiyeon di bawa, namja itu hanya mengelak. Namja itu sama sekali tak peduli dengan wajah nya yang sudah babak belur di pukul oleh Myungsoo. Ia tetap bungkam dan itu membuat Myungsoo semakin jengah dengan sikap keras kepala namja di hadapan nya ini. Apakah pukulan nya ini kurang keras untuk membuat namja di hadapan nya ini membuka mulut nya.

“aku tanya pada mu, DIMANA JIYEON BERADA SEKARANG? CEPAT KATAKAN PADA KU!!! JIKA KAU TAK MEMBERITAHU KU , KU HABISI SEKARANG JUGA KAU DI SINI!!!” teriak Myungsoo yang terus saja membabi buta memukul namja di depan nya itu. Namja itu hanya tersenyum sinis saat menerima pukulan tersebut. Myungsoo yang melihat hal tersebut membuat nya semakin kesal sampai keubun –ubun.

“ba –baiklah, yeo –ja mons –ter it –u ber –ada di gud –ang ya –ng tak ja –uh dari sin –i” ucap namja itu terbata –bata. Wajah nya kini telah penuh oleh luka lebam dan bercak –bercak darah di sekitar sudut bibir dan pelipis wajah nya.

Buk

Myungsoo memberikan bogem mentah yang sangat keras pada namja tersebut. Mata nya sangat berapi –api saat ia mendengar penuturan namja di depan nya ini. Rasa nya ia benar –benar ingin membunuh namja di hadapan nya ini, jika saja ia sudah tak memiliki akal sehat lagi.

“itu adalah 1 pukulan untuk Jiyeon! Jangan pernah kau menyebut nya YEOJA MONSTER!!! KAU LAH YANG SEBENAR NYA MONSTER!” Myongsoo langsung pergi meninggalkan namja tersebut. Yang ada di pikiran Myungsoo saat ini adalah Jiyeon… Jiyeon… dan Jiyeon. Entah kenapa ia tiba –tiba menjadi sangat khawatir pada yeoja misterius itu.

Myungsoo terus saja berlari kearah tempat yang di katakan namja tadi. Ia sangat berharap bahwa Jiyeon tak mengalami hal yang buruk saat ini dan ia sangat takut kejadian itu terulang kembali. Sangat takut. Ia tak ingin melihat kejadian yang sama terulang kembali saat ini. Sangat tak ingin.

“Jiyeon –ah jebal, bertahanlah sebentar lagi,” parau Myungsoo

TBC
PS: Eottoekhae? Pendek kah? Mianhae, tapi segitu lah kemampuan Author, mianhae#bow Gajekah ?
Mianhae #Bow
Penasaran gak sana kisah selanjut nya?
Apa ya yang akan terjadi dengan Jiyeon? Dan kejadian apa sih yang membuat Myungsoo sangat khawatir dan takut kejadian tersebut akan terulang lagi?
Kita tunggu ajh, ok di next chapter
And thanks for READER’S AND SIDER’S😀
Annyeong

50 responses to “It Is a Curse?||Chap. 5

  1. Iyya thor cerita’y kependekan,, tp seru bggt cerita’y makin penasaran,,, sebenernya DIA itu siapa,, dan semoga ajj myungsoo biasa nyelamatin jiyeon,,,
    Lanjuy baca nee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s