[Oneshoot] Yeoboseoyo…

Yeoboseoyo

Title : Yeoboseoyo [Hello?]

Cast :

Kim Myungsoo
Jung Hannie [OC]

Genre : Sad Romance

Rating : T

Leght : Ficlet

Author : @Kethychan24

A/N : ff ini terinspirasi dari lagu BB korea NU’EST – Hello, lagu nya mellow tapi ngena banget denger lagu ini tiba –tiba ajh aku pingin buat ff yang mellow –mello bajai. Segitu ajh kali ya cuap –cuap nya mending kita cekidot😉. Biar feel nay lebih dapet dengerin deh lagu nya pasti sikon nya pas banget. Just saran😀

Yeoboseoyo

Babeun meogeonni…

Eodiseo mwo haneunji…

Geokjeongdoenikka…

Kicauwan burung di pagi yang dingin ini, membuat seorang namja terbangun dari tidur nya. di renggangkan otot –otot tubuh nya yang sedikt kaku. Sebelum menuju kamar mandi Namja tersebut telah menyambet ponsel nya yang berada di atas meja rias kamar nya, di ketik beberapa nomer dan langsung di tekan tombol berwarna hijau.

Tut

Tut

Tut

Terdengar suara lemah lembat dari sebrang sana, mendengar suara yeoja tersebut membuat hati namja ini menjadi lebih tentram.

“ Chagiya, kau sedang apa? Apa kau sudah sarapan?” setiap namja itu menelpon yeojachingu nya di pagi hari atau pun di setiap waktu pasti 2 pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang pertama kali ia lontar kan pada sang bidadari nya.

“aku baru saja selesai sarapan dan sebentar lagi akan berangkat kuliah, bagaimana dengan oppa?” tanya Hannie dengan perhatian nya

“oppa baru saja bangun, mau oppa antar?”

“tak perlu, aku bisa naik bus, oppa ingat sarapan ya, jangan sampai telat makan” Hannie mengucapkan nya dengan lemah lembut dan penuh perhatian, mendengar suara nya yang seperti itu membuat Myungsoo terhanyut dalam suara lembut nan indah Hannie

“nde, kau pulang jam berapa?”

“jam 5 sore”

“nanti aku jemput, hati –hati di jalan, annyeong” Myungsoo kemudian memutuskan sambungan telepon nya. Sedangkan di tempat Hannie, ia hanya menatap datar wallpaper ponsel nya dan tersungging senyuman miris

“mianhae oppa,” lirih nya

>>>

Tell me baby where you at
Yeoboseoyo…
Call me baby I be there
Wherever you are I be there

5 P.M. Seoul. South Korean
Myungsoo kini tengah menunggu sang bidadari nya keluar dari kampus nya, untuk menghilangkan kejenuhan nya Myungsoo pun mendengarkan lagu di mp3 nya.

15 menit…

30 menit…

1 jam…

1 jam sudah Myungsoo menunggu Hannie, namun sosok nya tak kunjung nampak, akhir nya Myungsoo pun mencoba menghubungi sang bidadari nya itu.

Tut

Tut

“yeoboseyo”

“oppa mianhae, ternyata aku baru ingat bahwa hari ini aku pelajaran tambahan. Oppa pulang saja, nanti aku akan pulang naik bus”

“gwenchana?” tampak kekhawatiran di wajah Myungsoo

“hem,,, nan gwenchana, pulang lah dan istirahat. Sampai bertemu besok”

Bip

Sambungan terputus dengan sepihak, Myungsoo langsung naik keatas motor nya. Kemudian di tancap gas nya dan langsung pergi meninggalkan parang university. Myungsoo menyusuri taman Seoul sendirian, ia tahu Hannie sedang sibuk karena sebentar lagi ia akan mempersiapkan sidang kelulusan nya. Karena kesibukan nya itu Myungsoo dan Hannie hanya bisa berkomunikasi lewat telpon saja. Itu semua tak menjadi masalah bagi Myungsoo, yang terpenting dia sudah mengtahui kabar sang bidadari nya saja sudah cukup untuk nya. Myungsoo memilih duduk sejenak di bangku taman yang berhadapan langsung dengan sebuah air mancur. Andai Hannie berada di sini saat ini pasti rasa nya sangat lengkap dan mengasik kan. Pikir Myungsoo.

Diedarkan pandangan nya di sekitar tempat air mancur, namun seketika pandangan nya terhenti saat melihat sebuah objek dan objek tersebut sangat ia kenal. Myungsoo melihat seorang yeoja sedang bergelayutan manja dengan seorang namja yang bertubuh kekar dengan potongan rambut yang berwarna merah maroon,yeoja dengan rambut gelombang yang di gerai, kacamata yang sangat khas, dan ada sebuah pita rambut yang mengiasi mahkota yeoja tersebut. Yeoja terlihat seperti Hannie, tapi mana mungkin itu Hannie bukan kah dia sedang ada pelajaran tambahan. Itu semua tak mungkin, yeoja yang ia lihat saat ini pasti bukan Hannie. Pikir nya

“itu tak mungkin, ini pasti karena aku terlalu merindukan Hannie. Lebih baik aku segera pulang” Myungsoo pun bergegas meninggalkan taman tersebut. Namun di sepanjang perjalanan sosok yeoja yang baru saja ia lihat terus saja membayang –banyang di benak nya

“semua itu tak mungkin,” lirih nya

>>>

Yeoboseoyo…
Pick up the phone girl
Cause I gotta be there

Esok nya, Myongsoo mencoba menguhubungi Hannie. Namun, sayang nya telpon Myungsoo tak tersambung. Myungsoo pun lagi dan lagi berpikiran bahwa Hannie sedang sangat sibuk dan tak bisa di ganggu. Seharian suntuk di apartement nya, Myungsoo seperti orang tolol yang terus saja memandangi ponsel nya. Berharap ada telpon dari Hannie atau setidak nya ada pesan masuk dari Hannie.

Yeoboseoyo …
Eodisseo mwol haneunji geokjeongdinika
Yeoboseoyo wae amu mal motani
Yeoboseoyo… yeoboseoyo..

Kring

Kring

Deringan ponsel Myungsoo sontak membangunkan nya dari tidur singkat nya. Dengan cepat Myungsoo meraih ponsel nya dan di lihat nama yang tertera di ponsel nya adalah nama seorang yeoja yang sangat ia tunggu –tunggu sejak tadi kabarnya.

“yeoboseyo”

“oppa mianhae tadi aku tak bisa mengangkat telpon mu karena aku tadi sedang sangat –sangat sibuk, jeongmal mianhae, ne” terdengar dengan jelas bahwa yeoja di seberang sana sangat menyesal

“gwenchana, chagiya. Oppa mengerti dengan keadaan mu, besok bisakah kau ke apartement ku?”

“bisa,”

“baiklah oppa menunggu chagiya. Ah, ya kau sudah makan? Saat ini kau sedang apa? Di mana?” tanya Myungsoo, yeoja di seberang sana hanya cekikikan mendengar pertanyaan –pertanyaan yang di lontarkan oleh namjachingu nya itu.

“aku sudah makan, sedang memikirkan oppa, di kamar”

“benarkah kau sedang memikirkan oppa? “

“hem,,, nan jeongmal bogoshippo, oppa nan neomu –neomu sarangheyo” ucap Hannie yang seketika membuat Myungsoo terhenyak akan penuturan yeoja yang baru 5 bulan ini tengah mengisi hati nya

Bip

Belum sempat Myungsoo membalas perkataan Hannie, Hannie telah lebih dulu memutus kan sambungan mereka. Myungsoo menatap bingung ponsel nya.

“mianhae oppa,” lirih Hannie

>>>

Baby I can’t let you go…
(babeun megeonni)
I only thing about you girl
What would I be with out you girl

Suara ketukan pintu yang nyaring di pagi yang cerah di sebuah apartement. Mendengar sebuah ketukan tersebut sontak saja membangunkan seorang namja yang sedang tertidur pulas bak Angel. Myungsoo melakangkah kan kaki nya kearah knop pintu, perlahan –lahan di buka nya pintu dan ia mendapati seorang yeoja berparas cantik dengan memakai dress putih selutut dengan rambut gelombang yang di gerai. Melihat yeoja tersebut bak seorang bidadari yang baru saja turun dari langit.

“Chagiya, kau datang lebih awal,” tutur Myungsoo senang

“aku ingin memasak kan oppa sarapan, oppa pasti belum sarapan,’kan? Cepat lah mandi dan aku akan menyiapkan makan pagi untuk kita berdua” Hannie langsung saja masuk ke apartement Myungsoo sedangkan Myungsoo tengah berlari kecil menuju kamar mandi nya.

“setidak nya aku membuat mu bahagia untuk terakhir kali nya, jeongmal mianhae oppa” lirih Hannie yang berjalan kearah dapur.

Skip

Kini Myungsoo tengah meletak kan kepala nya di atas paha Hannie, mata nya menerawang jauh kearah depan. Hannie malah sedang asik memainkan rambut Myungsoo, senyuman manis terkembang di wajah nya tat kala wajah Angelic Myungsoo memandang nya.

“Hannie –ah kau bahagia dengan ku? Kau mencintai ku?” tanya Myungsoo dengan tiba –tiba. Mendengar penuturan Myungsoo, Hannie hanya tersenyum simpul melihat nya. Namun, jauh di lubuk hati nya ada sebuah kebimbangan yang besar

“Myungsoo oppa mianhae,,,” lirih Hannie yang memalingkan wajah nya kearah jendela

“ maaf untuk apa?” alis Myungoo berkerut, itu menunjukan bahwa Myungsoo tak mengerti dengan ucapan yeoja nya itu.

“lebih baik kita berpisah,” parau nya

“waeyo?” Myungsoo langsung bangkit dari tidur nya dan menatap sang bidadari nya dengan beribu –ribu tanda tanya.

“aku akan segera menikah”

“menikah? Dengan siapa?” tanya Myungsoo dengan sedikit meninggikan suara nya, ia saat ini sangat shock dengan penuturan yeoja nya itu. Menikah ? apakah yeoja di depan nya ini sedang membuat lelucon?

“besok adalah hari pernikahan ku dengan Jongin oppa, kami sudah berpacaran sejak 2 tahun yang lalu. Dan semua alasan yang ku buat selama ini hanya lah sebuah kebohongan. Mianhae aku membohongi selama ini Myungsoo –shi, dan mianhae aku selama ini mempermainkan mu” tak ada lagi senyuman Angel di wajah Hannie, hanya sebuah ekspresi dingin nan datar lah yang ia tunjukan di depan Myungsoo.

“jika kau sudah memiliki kekasih, kenapa waktu itu kau menerima pernyaan cinta ku?” Myungsoo sudah tak sanggup lagi menahan emosi nya, ia merasa sangat –sangat dihianati

“untuk menghilangkan kejenuhan ku karena di tinggal oleh Jongin oppa ke jepang,” Hannie bangkit dari tempat nya ia berlalu begitu saja. Namun baru beberapa langkah ia berjalan , ia berhenti sejenak dan menatap Myungsoo datar.

“gomawo sudah mau menjadi kekasih ku selama 5 bulan ini, gomawo atas perhatian dan kasih sayang yang kau berikan pada ku. Andai saja kita bertemu lebih awal pasti aku lebih memilih mu, tapi sayang nya takdir berkata lain, jeongmal mianhamnida Myungsoo –shi ” Hannie melanjutkan langkah nya. Myungsoo hanya menatap kosong punggung Hannie yang lama kelamaan menghilang dari jarak pandang nya.

>>>

I only thing about you girl
What would I be without you girl
What would I be without you girl

Apartement Myungsoo kini berantakan bak kapal pecah. Bukan hanya apartement nya saja yang hancur berantakan, tapi hati nya pun kini sudah tak berbentuk. Ternyata perasaan nya selama ini, rasa cinta yang ia berikan selama ini pada ‘sang bidadari’ nya itu hanya di anggap sebuah perasaan sesaat. Hancur. Semua nya hancur menjadi berkeping –keping. Hari ini adalah hari pernikahan Hannie, Myungsoo hanya bisa menatap nanar wallpaper ponsel nya. di sana tergambar jelas bahwa mereka tak mungkin terpisahkan dan sangat saling mencintai. Tapi nyata nya sekarang, semua tinggal kenangan yang menyakit kan. Myungsoo menekan beberapa tombol dan langsung menekan tombol hijau.

Tut

Tut

“yeoboseyo”

“Hannie –ah, ijin kan aku mengacap kata –kata kebiasaan ku saat menelpon mu untuk terakhir kali nya”

“ye, katakan lah,” jawab nya singkat

“apa kau sudah sarapan? Kau di mana? Sedang apa?” parau Myungsoo yang mata nya menerawang jauh ke depan.

“aku sudah sarapan. Sekarang aku sedang berada di ruang ganti, “

“kau bahagia? Aku harap begitu, gomawo untuk semua nya, saranghae Hannie –ah . Chukkae”

Bip

Myungsoo memutuskan sambungan nya dengan sepihak. Di raih figuran foto nya bersama Hannie, di tatap nanar figuran tersebut. Seperkian detik kemudian, Myungsoo langsung melempar figuran foto tersebut ke tembok di depan nya

“Arghhhtt” teriak nya frustasi.

Mencintai seseorang terlalu serius, hanya akan mendatangkan sebuah rasa sakit di kemudian hari.
Maka dari itu serius dalam percintaan adalah sebuah kekalahan.

The End

PS: Eottoekhae? Anehkah ? gak jelas?
Mianhae kalo ff nya gak nyambung, ending nya ancur berantakan #BOW
Jeongmal mianhae
Hanya butuh pesan dan kesan nya ajh ,untuk memperbaiki kesalahan atau pun kekurangan
dari ff ini
and Thank’s for READER’S AND SIDER’S
ANNYEONG😀

5 responses to “[Oneshoot] Yeoboseoyo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s