I Hate Boyband! Chapter 4

Image

© Little Note

Title : I Hate Boyband! | Author : dindareginaa | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo a.k.a L, Choi Minho, Kris Wu, Oh Sehun | Additional Cast : Son Naeun, Krystal Jung | Lenght : Chapter | Genre : Comedy – Romance | Rating : Teen

DISCLAIMER :

This is pure of mine! Don’t bash anything in here! All cast belong to their agency.

“Uwaah! Daebak!!” ujar Naeun. Ditatapnya dua tiket gold yang ada ditangannya  dengan mata yang berbinar-binar. Namun, sedetik kemudian, ia tertegun. Lalu pandangannya beralih pada Sooji yang kini berada dihadapannya. “Bagaimana kau mendapatkan tiket ini? Bukankah kemarin tiketnya sudah habis terjual? Dan, ya Tuhan, Sooji-ah!! Bahkan tiket ini tiket VVIP!!!” ujar Naeun begitu sadar bahwa tiket yang dipegangnya bukanlah tiket biasa.

“Be.. benarkah?” tanya Sooji. Ia sendiri baru tahu bahwa tiket itu adalah tiket VVIPVVIP atau mungkin yang lebih dikenal dengan Very Very Important Person. Walau Sooji tak begitu tertarik dengan K-pop, ia tentu tahu betapa berharganya tiket VVIP bagi seorang penggemar K-idol. Dengan tiket tersebut, kau bisa mendapatkan album idol tersebut beserta tanda tangannya! Dan jika memungkinkan, kau bahkan bisa ber-selca bersama idol favoritmu!

“Jadi.. dari mana kau dapatkan tiket ini?” tanya Naeun. Nadanya berubah serius.

Sooji kembali kealam sadarnya begitu mendengar Naeun bertanya lagi. “Se.. sebenarnya teman Chanyeol Oppa adalah panitia acara itu. Jadi, aku memintanya dari Chanyeol Oppa,” Sooji memaksakan seulas senyumnya.

“Benarkah? Entah kenapa tiba-tiba saja tadi aku berpikir kau mendapatkannya karena kau bekerja dengan mereka! Haha!” Naeun tertawa.

Sooji juga ikut tertawa, lebih tepatnya tawa yang di paksakan. Kenapa tebakan temannya ini tepat sekali?

 “Bagaimana kalau aku menjemputmu dirumahmu?” tanya Naeun lagi ketika berhenti tertawa.

Ne? Andwae!

Naeun sedikit tersentak kaget begitu Sooji berteriak padanya. “W.. wae?

Ani. Maksudku, kau jangan menjemputku. Kita bertemu disana saja. Jam tujuh bagaimana?”

Naeun akhirnya mengangguk mengiyakan ajakan Sooji. Entah kenapa, ia merasa sedikit aneh dengan sikap Sooji belakangan ini. Semoga saja tak ada yang Sooji sembunyikan darinya.

“Sudah dengar?”

L yang tengah dirias oleh stylish-nya menoleh pada Minho yang tiba-tiba saja membuka suara. Minho juga saat ini tengah dirias oleh stylish-nya. “Mwo?”

“Hari ini pengisi acaranya f(x),” ujar Minho lagi. Ia bahkan tak menoleh pada L. Ia kini sibuk menyuruh stylish-nya untuk tidak terlalu menebalkan bedaknya.

Mwo?” kaget L. “Kenapa girlgroup gadis centil itu yang menjadi pengisi acaranya?”

Minho mengidikkan bahunya. “Kudengar, dia yang memohon pada Jungyeop hyeong. Ya! Sepertinya dia masih berharap padamu?”

L hanya mendengus kesal mendengar gurauan Minho.

F(x) adalah salah satu girlband yang cukup terkenal di dunia K-popGroup tersebut dinaungi oleh Krystal sebagai maknae, Sulli sebagai visual, Amber sebagai rapper, Victoria sebagai leader dan juga Luna sebagai main vocal. Gadis yang dimaksud Minho tentu saja adalah Krystal. Gadis yang kelihatannya sangat dingin, tetapi jika didekat L, ia bisa berubah menjadi gadis manja! Krystal sudah berkali-kali mengatakan bahwa ia menyukai L, namun L yang memang tak tertarik pada gadis itu tentu saja menolak mentah-mentah.

“Apa yang sedang kalian bicarakan?”

L dan Minho kini menoleh pada Kris dan Sehun yang baru saja tiba di ruang ganti mereka. “Tidak ada,” jawab L singkat.

“Kriss-ya!” suara melengking itu kini terdengar dari seorang stylish, membuat para personil The Boys menoleh. Oh, ternyata Hani. Hani adalah stylish artist juga. Entah kenapa lelaki kemayu itu sangat menyukai Kris. Benarkan? Walaupun L adalah visual The Boys, pesona Kris memang tak bisa dianggap remeh. “Kenapa baru tiba? Aku sudah tak sabar ingin membuatmu bertambah tampan.”

Kris hanya tersenyum. “Bukankah aku selalu tampan? Kalau begitu, aku duluan ya, aku harus segera di dandani oleh Hani-ku,” Kris menepuk pundak Sehun sebelum akhirnya pergi ketempat Hani-nya.

Sehun hanya mengerutkan keningnya. “Kenapa Hani hyeong begitu menyukai Kris hyeong?” tanya Sehun seraya duduk disebelah L dan mulai dirias oleh stylish pribadinya.

Ya! Jangan sampai dia mendengarmu memanggilnya hyeong! Bukankah kau tahu dia lebih suka dipanggil noona?” tegur Minho.

Sehun mengidikkan bahunya tidak peduli. Tiba-tiba pandangannya beralih pada botol bubble tea kosong dihadapannya. “Ya! Siapa diantara kalian yang berani meminum bubble tea-ku?” tanya Sehun dengan nada suara yang lumayan tinggi. Walau Sehun adalah lelaki manja, namun, jika itu berurusan dengan minuman favoritnya, ia akan berubah menjadi lelaki seutuhnya (?).

“Jangan tanya aku. Bukankah kau tahu aku tak suka makanan dan minuman yang manis?” sanggah L.

Pandangan Sehun lalu beralih pada Minho yang kini tengah tersenyum lebar. “Mianhae, dongsaeng! Aku tadi benar-benar haus!”

Ya! Hyeong! Bukankah kau tahu aku sangat menyukai bubble tea? Kenapa kau minum?”

Mianhae ne,” Minho terkikik pelan.

Annyeong Oppa!!

L mendengus kesal begitu mendengar suara melengking yang sudah tak asing lagi ditelinganya. Minho yang tersadar sesuatu langsung menoleh pada Sehun. “Sehun-ah, kajja! Kita keluar!” Minho menarik tangan panjang Sehun.

Ya, hyeong! Bukankah kau tahu aku baru saja dirias?” rengek Sehun.

“Tenang saja. Aku akan membelikanmu bubble tea!”

Jinjja? Kajja,”ajak Sehun semangat. Minho dan Sehun sempat membungkukkan badannya kearah gadis – yang ternyata adalah Krystal – yang berada didepan pintu sebelum akhirnya meninggalkan L berdua dengan Krystal. Bagaimanapun, walau usia Krystal lebih muda, gadis itu tetaplah sunbae mereka.

L mendengus kesal begitu Minho dan Sehun meninggalkan mereka berdua diruangan ini – bertiga ikut dengan stylish L yang masih merias L. Mood-nya tambah memburuk begitu gadis cantik itu duduk disebelahnya.

Oppa, lama tidak bertemu! Geutchi? Kau semakin sibuk dengan konsermu. Untunglah kami menjadi pengisi acara disini. Jadi, kita bisa bertemu,” oceh Krystal.

L mendelik. Begitu stylish pribadinya selesai meriasinya, ia segera beranjak berdiri. “Mianhae, Krystal-ssi. Aku harus segera pergi,” L membungkukkan badannya sebelum akhirnya pergi meninggalkan Krystal yang sudah menekuk wajahnya.

“Selalu saja begitu!” gerutunya.

“Uwahh! Ramai sekali!” ujar Naeun seraya memutar kepalanya ke kanan ke kiri. Saat ini ia dan Sooji sudah berada di tempat konser The Boys. Mereka kini tengah sibuk mencari tempat duduk mereka. Namun, tak usah khawatir. Karena mereka ada di tempat duduk VVIP, mereka tak perlu terlalu repot mencari nomor kursi mereka karena mereka duduk di paling depan! “Kita duduk paling depan, Sooji-ah!!” Naeun mulai duduk di kursinya. “Apakah aku harus berterima kasih pada Chanyeol Oppa? Bagaimanapun juga, karena dia, aku bisa menonton konser L Oppa!”

“Tidak usah! Aku sudah mengatakan padanya bahwa kau berterimakasih. Tenang saja!” Sooji menepuk pelan pundak Naeun dengan senyum terpaksanya.

“Baiklah kalau begitu,” Naeun mengidikkan bahunya.

“Ternyata ramai sekali!” ujar Sehun seraya mengintip dari balik panggung.

Wae? Kau takut?” remeh L.

Sehun menggeleng. “Hanya saja, ini lebih ramai dari biasanya.”

Kris mengangguk mengiyakan. “Eoh, bukankah itu Bae Sooji?”

L yang tadinya sibuk dengan hot americano-nya langsung menoleh ke arah yang ditunjuk Kris.  Ia tersenyum simpul. “Aku tak menyangka ternyata dia adalah penggemar kita. Aku jadi tidak sabar untuk segera tampil,” gumam L dengan mata yang menatap tajam Sooji.

“Kenapa acaranya lama sekali dimulai?” gerutu Naeun. “Sooji-ah, aku yakin, setelah kau menonton konser Oppadeul ku ini, kau akan menjadi penggemar mereka!” Naeun menoleh pada Sooji. Namun alisnya mengkerut begitu melihat Sooji asik memegangi perutnya. “Wae?

“Sepertinya aku harus ke toilet,” ujar Sooji sebelum beranjak berdiri.

“Jangan lama, Sooji-ah! Acaranya akan segera dimulai!” teriak Naeun.

Sooji mencuci jemari tangannya di wastafel. Setelah sebelumnya ia mengeringkan tangannya dengan hand dryer, barulah ia segera keluar dari toilet.

Eoh, kau mengejutkanku!” kaget Sooji begitu ia mendapati L tengah berdiri tepat didepan pintu toilet dengan melipat tangannya di depan dada.

“Uwaahh, aku tak menyangka ternyata kau adalah salah satu dari Boysaddict?” ujar L seraya bertepuk tangan kecil. Boysaddict, sebutan penggemar untuk The Boys.

Sooji mengernyitkan keningnya. “Kau tak usah khawatir, aku hanya menemani temanku datang kesini. Kebetulan dia adalah penggemarmu, Kim Myungsoo-ssi,” Sooji tersenyum simpul sebelum akhirnya membalikkan badannya.

Namun, begitu ia ingin melangkah pergi, L membuka suaranya kembali. “Kau tenang saja, aku akan memberikanmu fanservice yang memuaskan,” L menghembuskan nafasnya perlahan, lalu melanjutkan,”Dan aku yakin, setelah itu kau akan jadi penggemar beratku,” L tersenyum simpul.

Sooji mengangkat sebelah tangannya,”Terserah.” Setelah itu, barulah Sooji meninggalkan L.

“Hari ini kita akan mengubah formasi kita,” seru Victoria menjelaskan. “Krystal akan mengambil posisi tengah, Sulli dan Amber didepan dan aku dan Luna akan mengambil alih posisi belakang,” ujarnya lagi yang disambut dengan anggukan oleh para member lainnya.

Eoh, bukankah itu L Oppa?” ujar Sulli.

Mendengar nama L disebut, membuat Krystal sontak menoleh. Alisnya terangkat sebelah begitu menyadari L sedang berbicara dengan gadis seusianya – yang harus diakuinya cantik.

“Siapa orang itu?” gumamnya.

“Kenapa kau lama sekali?” tanya Naeun begitu Sooji duduk kembali disampingnya.

“Perutku sakit,” jawab Sooji singkat.

Naeun mengangguk mengerti. “Acaranya akan segera dimulai!” ujar Naeun begitu seluruh lampu studio dimatikan.

Sooji segera mengarahkan pandangannya keatas panggung. Dan sedetik kemudian, Sehun, Kris, Minho dan juga L muncul dari bawah panggung disambut dengan percikan kembang api dan juga tepuk tangan para penggemar fanatik mereka. Bahkan, mereka berteriak menyerukan nama idola mereka masing-masing.

Untuk beberapa detik, Sooji merasa terpesona dengan ke empat pria tampan tersebut. Apalagi begitu melihat L dengan menggunakan kaos tanpa lengan berwarna hitamnya. Ia harus akui bahwa L ternyata lelaki yang sangat seksi sekali. Pantas saja Naeun dan mungkin ratusan juta wanita diluar sana menggilainya. Namun, tak lama akhirnya ia kembali ke alam sadarnya. Ia hanya menatap lelaki tampan itu dengan datar dan sesekali menguap.

Acara terus berlanjut. Sooji sendiri tak terlalu memperhatikan susunan acaranya. Yang ia tahu, masing-masing personil The Boys menampilkan penampilan solo mereka. Sehun dan Kris memutuskan untuk menari. Minho lebih memilih untuk menyanyi dan menari. Sedangkan L lebih memlilih untuk menyanyi sambil memainkan piano. Seperti saat ini. Sooji yakin ia kini terbius dengan penampilan L. Bayangkan saja, L tengah bernyayi sambil memainkan piano dengan jemari panjangnya yang cantik!  Siapa yang tak akan terbius? Namun, begitu mengingat tingkah L padanya yang semena-mena, membuatnya menyanggah bahwa ia memang tengah terpesona dengan L.

Dan acara yang ditunggu-tunggu penggemarpun tiba. Yaitu acara pemberian fanservice! Naeun sudah mengatakan sebelumnya pada Sooji, bahwa untuk fanservice kali ini, para member The Boys memutuskan untuk memilih masing-masing satu orang penonton beruntung untuk mendapatkan hadiah yang memang sudah disiapkan sebelumnya oleh mereka.

“Apakah kalian sudah siap menjadi salah satu penggemar yang beruntung?” teriak pembawa acara pada jutaan penggemar yang hadir dan tentu saja disambut oleh teriakan antusias mereka.

“Baiklah, agar tidak mengulur waktu lebih lama, bagaimana kalau kita mulai dari maknae? Sehun-ssi, silahkan pilih satu dari penggemarmu yang banyak ini,” titah pembawa acara pada Sehun.

Penonton mulai berteriak kembali, berharap merekalah penggemar beruntung itu. Sehun kemudian mengangguk. Matanya menyelidik ke seluruh penjuru. Hingga pandangannya jatuh pada seorang gadis remaja berambut sebahu dengan mata sebesar kancing. “Aku memilih gadis dengan baju merah, yang memegang banner namaku,” tunjuknya.

Sontak gadis berambut sebahu itu berteriak kesenangan. Ia lalu mulai berlari kearah panggung dan sampainya keatas panggung, ia langsung memeluk tubuh kekar Sehun seerat yang dia bisa!

“Jadi, Sehun-ssi, apa yang akan kau berikan pada penggemarmu ini? Siapa namamu, Nona?”

Choneun Lee Hyeri-imnida.”

“Baiklah, Hyeri-ah,” ujar Sehun berusaha ramah. “Karena sepertinya kau sangat menyukaiku, maka aku akan memberikanmu ini,” Sehun memberikan sebuah kaus berwarna putih bergambarkan dirinya disertai tandatangannya!

Gomawo, Oppa,” ujar gadis itu, lalu kembali memeluk Sehun. Melihat hal tersebut, penggemar Sehun berteriak histeris! Bahkan ada yang menangis dibuatnya!

“Baiklah! Sekarag giliran Kris! Kris-ssi, silahkan pilih penggemar beruntungmu.”

Kris mengangguk. Ia mulai meneliti wajah-wajah cantik penggemarnya. Hingga pandangannya jatuh pada Sooji. Ia tersenyum. Namun, sebelum ia menyebut nama gadis itu, L menepuk bahunya pelan. “Jangan pilih dia. Bukankah sudah kubilang sebelumnya?

Kris menoleh pada L lalu mengangguk. Ia kemudian berusaha mencari gadis cantik lainnya, hingga pandangannya jatuh pada gadis berambut panjang dan pirang. “Kau!” tunjuknya.

Para penggemar kembali berteriak histeris. Tentu saja teriakan kecewa dari penggemar Kris. Tanpa menunggu lebih lama lagi, gadis yang ditunjuk Kris segera berlari kearah panggung, sama seperti yang dilakukan penggemar Sehun sebelumnya, ia juga langsung memeluk Kris!

“Baiklah, Nona. Siapa namamu?”

“Meng Jia.”

“Uwaah, kau dari China? Jauh-jauh kesini hanya untuk melihat The Boys?”

Gadis itu mengangguk. “Aku bahkan belajar bahasa Korea secara instan sebelumnya,” perkataannya membuat para penonton tertawa.

“Baiklah, Kris. Apa yang telah kau siapkan untuk penggemarmu kali ini?”

“Aku tak sempat untuk memberikan sesuatu yang spesial. Tapi, aku harap kau menyukainya.” Kris mulai menyerahkan sebuah topi fedora berwarna coklat tua dengan corak kotak-kotak.

Gomawo,” Jia kembali memeluk Kris.

Setelah Jia turun dari panggung, pembawa acara kembali membuka suaranya. “Sekarang Minho, pilih penggemar beruntungmu!”

Minho mengangguk. Lalu, diedarkannya pandangannya ke seluruh penjuru. “Aku memilih gadis berambut pendek dan ikal itu.”

Penonton kembali berteriak histeris untuk kesekian kalinya.

“Siapa namamu, Nona?” tanya pembawa acara pada si penggemar beruntung.

Choneun Kim Namjoo-imnida.”

“Minho-ssi, silahkan berikan hadiahmu.”

“Karena kau wanita yang sangat imut, aku akan memberikan beruang putih ini sebagai hadiah. Jika kau merindukanku, kau bisa memeluknya bukan?”

Kata-kata terakhir Minho membuat para penggemar berteriak histeris. Minho memang sosok yang romantis. Sooji bahkan tak sadar bahwa ia membuka lebar mulutnya – tercengang terhadap perkataan Minho.

“Dan, sekarang adalah hal yang paling ditunggu-unggu! Siapakah diantara kalian yang akan menjadi penggemar beruntung terakhir? Silahkan pilih sekarang L-ssi!”

L mengangguk. Ia kemudian mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru studio yang luas itu. Hingga pandangannya terhenti pada sosok Sooji yang masih melamun. Ia tersenyum simpul. “Bisakah aku menjemput langsung penggemar beruntungku itu?” pinta L.

Mendengar permintaan L, para penggemar The Boys – khususnya penggemar L – kembali berteriak histeris. Siapa yang sangka, L yang biasanya dingin, akan melakukan hal seperti itu.

Krystal yang tengah asik melihat konser The Boys dari belakang panggung bahkan cukup terkejut mendengar permintaan L. “Maldo andwae!

“Baiklah, L-ssi. Silahkan.”

L kemudian mengangguk. Ia lalu turun kebawah panggung. Semua penggemar L tentu saja berteriak histeris. Berharap merekalah penggemar beruntung itu. Hingga L berhenti tepat didepan Sooji. Penggemar L berteriak kembali, termasuk Naeun! Ia tak menyangka bahwa sahabatnyalah yang akan menjadi penggemar beruntung itu.

“Nona, maukah kau naik ke atas panggung bersamaku?” L mengulurkan tangannya.

Naeun yang sadar Sooji tak memperhatikan L, langsung menyikut lengan sahabatnya itu. “Soo.. Sooji-ah, dia berbicara padamu!”

Sooji tersentak kaget begitu merasakan Naeun menyikut lengannya. Matanya membulat melihat L sudah berada dihadapannya.

“A… aku?”

TO BE CONTINUED

209 responses to “I Hate Boyband! Chapter 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s