Miracles in December – Chapter 6: Happy Ending

Author : HL
Tittle : Miracles in December – Chapter 6: Happy Ending
Main Cast : Jiyeon
Additional Cast : Danee, Hyomin, Eunjung, Boram, Qri, Jessica
Length : Chapter
Genre : Drama
Rating : PG

Author Note : Akhirnya ~ Selesai sampe disini hihi. Walaupun Park Shin Hye yang jadi main cast engga ada di the end ._. Yang penasaran endingnya ayo cepet geser ke bawah😀

miraclesindecember

  Jiyeon pun berlari mengejar wanita itu. Wanita itu akhirnya membalikkan badannya. “Aku .. Ibumu …. Jiyeon-ah ..” Jawab wanita itu lirih. Sosok wanita itu berubah menjadi transparan, kemudian hilang begitu saja. “Eomma, saranghae!!!” Teriak Jiyeon. “Nado saranghae, Jiyeon-ah …”

“Eomma! Eommaa!!” Jiyeon berteriak-berteriak memanggil eommanya. “Yaa, Jiyeon! Ayo bangun! Sudah pagi sekarang!” Hyomin meneriaki Jiyeon yang mengigau itu. “Hanya .. mimpi?” Gumam Jiyeon, lalu melihat ke sekeliling. Teman-temannya sudah berkumpul di kamarnya dan mengelilingi kasurnya dengan pandangan aneh.

Eunjung dan Boram yang berada di sampingnya memberinya minum dan bertanya padanya. “Kau .. Memimpikan ibumu ya?” Jiyeon mengangguk pelan. “Aku turut berduka ya ..” Ucap Boram dengan pelan. “Kalian tahu ceritaku?” Eunjung mengangguk dengan cepat.

“Waktu trainee dulu, Hyomin dan Qri membuat gossip, katanya kau anak kesayangan sajangnim yang dispesialkan. Kau juga dicari, dan dipilih tanpa audisi. Kau bahkan tidak tidur di dorm trainee kami. Jujur kami semua sangat iri padamu waktu itu. Tapi Minho yang mendengar gossip itu segera mendatangi kami dan bilang bahwa … Kau .. Yatim piatu ..” Cerita Eunjung.

“Ya, benar. Semua cerita itu memang benar. Tapi sekarang lihatlah, aku tidur bersama kalian, latihan bersama kalian, bahkan mungkin nanti berlibur dengan kalian. Tolong jangan benci aku dan membuat gossip aneh. Aku .. Ingin .. Akrab dengan kalian semua ..”

Hyomin dan Qri buru-buru maju dan meminta maaf pada Jiyeon. “Miaann, Jiyeon-a! Waktu itu kami sangat iri denganmu … Mianhae ..” Jiyeon mengangguk sambil tersenyum. “Gwenchana, asal sekarang kita bisa berbaikan dan KITA TERLAMBAT KE KANTOR!” Jiyeon berteriak histeris saat melihat jam dinding di kamarnya. Dorm T-Ara pun seketika menjadi kapal pecah karena kamar mandi mereka pas-pasan xD

“Yaa, kalian terlambat 25 menit! Semalam kalian tidak langsung tidur? Aissh kalian ini seperti anak-anak ya harus di perhatikan sudah tidur ato belum. Ayo cepat, cepat!” Oceh Jessica saat melihat keenam member T-Ara yang buru-buru keluar dari lobi apartement dorm mereka.

Jiyeon yang duduk di paling belakang mobil diam-diam memperhatikan pohon natal kecil yang dibawanya sambil tersenyum dan berterima kasih, karena pohon itulah yang selalu membawa keberuntungan untuknya, walaupun ia hanya meletakkannya di kamar.

“Ayo cepat jalan dan temui sajangnim! Jangan keluyuran ke tempat latihan atau manapun itu ya!” Jessica memerintahkan mereka ketika baru saja sampai di gedung Core. Jiyeon perlahan-lahan melihat kembali setiap sudut gedung itu, mengingat saat pertama kali ia datang kesana dengan wajah polos dan culun.

Saat sedang asyik melihat-lihat, tiba-tiba ia melihat seorang gadis muda bertubuh tinggi dan berkulit sedikit kecoklatan yang dimarahi pelatihnya dalam bahasa inggris di ruang latihan dance. Pelatih itu kemudian meninggalkan gadis itu sendirian disana.

“Gwenchanayo, agassi?” Jiyeon mencoba mendekatinya. “Excuse me?” Tanyanya dalam bahasa inggris. “Kau … Tidak bisa berbahasa Korea?” Jiyeon mulai panik sendiri. “I can hear, but I can’t speak.”

“Baiklah, ireumi mwoyeyo?” Jiyeon berusaha untuk mengeja perlahan ucapannya. “Danielle Kim. But my stage name is Danee.” Jawabnya. “Kamu selalu dimarahi ya?” Danee mengangguk. “They think I can’t dance well. Padahal, Yoo sajangnim sendiri yang memilihku.”

Jiyeon merasa anak ini adalah orang yang tepat untuk diberikan pohon natal itu. Ia pun mengeluarkan benda ajaib itu dari dalam tasnya. “Nah, take it. Itu untukmu. Letakkan di kamarmu dan berdoalah. Aku yakin kau akan selalu beruntung. Hwaiting, Danee-ya!” Danee menerima pohon natal itu dengan tatapan terima kasih. Jiyeon pun meninggalkan Danee. “Sunbaenim, gamsahabnida!” Jiyeon menoleh dan tersenyum pada Danee.

The End.

8 responses to “Miracles in December – Chapter 6: Happy Ending

  1. Omo jd merinding sendiri bcax.. Aigo danee di marahi mulu x_x
    Bljr yg giat danee-ah soalx aku rindu liat n4 jeon won diary bgmn mau tampil klo km blm bs2 x_x

  2. Uwahh.. Udah end tnyata.. Singkat, brasa oneshot…
    Aq tunggu sequel.n.. Cz ni ky cuma cerita miracle buat jiyi, smntara eonni.n ntah kmn… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s