My Ghost Part 5

background_副本

Tittle : My Ghost [Part 2]

Author : Park Niyeon (Nissella)

Genre : Romance, sad, School Life, FriendShip, Little comedy, imagination, Horor

Type : Series

Cast :

  • Park Jiyeon
  • Ok Taecyeon
  • Kim Myungsoo
  • Jung Eunji
  • Kim Sunggyu
  • Lee Howon
  • Lee Junho
  • Jang Wooyoung
  • Lee Jieun (IU)
  • Park Chorong
  • Other cast

Note : ini FF horor dan imagination pertama aku, mian kalau gaje dan gak suka. FF ini juga  terinspirasi dari sebuah Novel berjudul ‘Danur’

Happy Reading And Hope You like This Story^^

RCLnya Pleae 😉

Jiyeon berdiri di tengah orang yang berlalu-lalang di sebuah lorong yang dindingnya berwarna putih semua. Taecyeon menatap kearah gadis itu kemudian melangkah mendekatinya sembari memegang bahunya.

“lama menunggu?”

“a-ania.” Jawab gadis ini singkat dengan senyum yang terlihat di paksakan.

“wae geure? Sepertinya kau sedang ada masalah.”

“a-ania.. gwenchanayo Taecyeon-ah.”

“jinjayo? Jika kau ada masalah tidak usah sungkan untuk cerita dan meminta bantuanku.” Ucap Taecyeon lalu tersenyum sangat hangat dan  tampan.

Jiyeonpun ikut tersenyum “gomawoyo.” Ucapnya berterima kasih pada namja yang gak kalah kece itu.

“kalau begitu ayo kita masuk kedalam, dokter sudah menunggu.” Ucap Taecyeon memberitahu Jiyeon.

Jiyeon sedikit tersenyum, setelah itu merekapun masuk kedalam ruangan seorang dokter yang bernamakan doctor Kim. Setelah masuk docter yang terlihat masih muda sekitar 30 tahunan dan terlihat masih tampan itu memerintah kedua orang ini untuk duduk di kursi yang telah tersedia.

###

Sementara itu di lain sisi 3 orang yang terlibat cinta segita dan sedang menjalani misinya untuk mencari tahu tentang namja yang selalu di cari oleh hantu perempuan yang suka mengganggu ketenangan di sekolah mereka ini tengah melangkah menyusuri jalanan Seoul yang sedikit sepi mereka baru mendapat informasi bahwa orang yang sedang mereka cari yaitu Hwang Chansung terakhir kali tinggal di sebuah Apartment yang ada di jalan XXX.

Setelah sampai di tempat Apartment tersebut ketiga orang ini merasa aneh dan takut untuk masuk kedalam. Di karenakan suasana yang terlihat dari luar Apartment tersebut, seperti sebuah tempat perjudian, sekaligus tempatnya mafia.

“Eotteoke? Tidak mungkin bukan kita masuk kedalam?” ucap Howon.

Sunggyu dan Eunji mengangguk serempak. “tetapi jika kita tidak memasukinya, bagaimana kita bisa mengetahui tentang Hwang Chansung?” ucap Eunji kemudian.

“yang kalian katakan memang benar” ucap Sunggyu sembari menempelkan telapak tangannya di dagu.

“lalu jika sudah begini apa yang harus kita lakukan?” Tanya Howon.

Sunggyu Nampak berpikir, kedua orang inipun akhirnya ikut berfikir. “Apa sebaiknya kita masuk menyamar sebagai penjahat saja?” usul Eunji

Kedua orang ini Nampak berfikir tentang usulan gadis itu. “sepertinya bukan ide yang buruk.” Timpal Sunggyu

Howon danEunji mengangguk “ayo kita cari kostum penyamaran.”ucap Howon.

Ketiga orang ini kemudian pergi dari tempat itu untuk mencari kostum yang tepat untuk mereka jadikan sebagai kostum penyamaran mereka di sebuah Mall yang menjual kostum-kostum.

###

Jieun Nampak bosan karna sedari tadi bersama dua orang bodoh seperti Wooyoung dan Junho yang sedari tadi selalu mengoceh memperebutkan sesuatu yang tidak penting. Bahkan sesekali ia mendengar namanya di sebut-sebut.

‘mereka pikir aku mau dengan mereka? Cuih.’ Ucap yeoja di dalam hati lalu melirik pada dua orang itu lagi yang tengah masih berargumen kecil di depannya, setelah itu yeoja inipun bergidik ngeri melihat kedua orang aneh itu.

Tiba-tiba sesosok namja mengalihkan pandangan Jieun dari kedua orang bodoh itu. Yeoja inipun akhirnya berdiri dari duduknya dan berlari mengejar orang itu. Junho dan Wooyoung menjadi bingung dengan tingkah Jieun yang tiba-tiba berlari tanpa permisi pada mereka.

Kedua orang ini saling menatap. “kemana akan perginya gadis itu?” Tanya Wooyoung polos.

“babo, tentu saja mengejar seseorang ayo kita kejar gadis itu sebelum jauh.” Seru Junho kemudian berlari duluan mengejar Jieun.

“ya! Kidarilke.” Seru Wooyoung kemudian diapun ikut berlari mengejar Jieun menyusul Junho.

Jieun memanggil nama orang yang tadi mengalihkan perhatiannya dari dua orang bodoh seperti Junho dan Wooyoung sedari tadi. Namun orang itu sepertinya tidak mendengarnya. Hingga akhirnya yeoja inipun berhasil menarik pergelangan tangan orang itu.

“ya! L-ah… kau dari tadi ku panggil kenapa tidak berbalik?” seru yeoja ini dengan nafas yang terengah.

L menatap yeoja itu datar. “ada apa?” tanyanya singkat, padat dan juga jelas.

“eh? Aku-aku dari kemarin-kemarin selalu mencarimu, namun aku sama sekali tak menemukanmu. Sebenarnya kau sejenis apa sih? Kenapa susah sekali di cari seperti tak terlihat saja.” Oceh yeoja ini panjang lebar, seperti beranggapan kalau L mengenalnya saja.

“mian, aku tidak mengenalmu.. kenapa kau bisa mengenal dan mencariku?”

“hah? Mwo? Ah…. aku lupa kalau kita belum kenalan hehe…” ucap yeoja ini sembari menepuk jidatnya pelan kemudian tertawa getir. L masih menatanya datar tanpa ekspresi. “kenalkan Jieun imnida hehe…” ucapnya sembari memamerkan giginya yang putih. “aku teman sekamar Jiyeon… kau mengenalnya bukan? aku juga yeoja yang waktu itu kau tolong” ungkap yeoja ini.

“aku ingat itu…. Jiyeon? ne aku mengenalnya…. Bahkan sangat mengenal yeoja itu?”

“eh? Apakah kau menyukainya?” Tanya Jieun tiba-tiba, L hanya terdiam terpaku di tempat karena kaget dengan pertanyaan Jieun yang tiba-tiba keluar dari mulutnya bahkan terdengar seperti pernyataan bagi L.

“kenapa bertanya seperti itu?”

“ania… aku hanya bercanda tidak bermaksud untuk menyinggungmu.”

“lalu, apakah kau sekarang tau dimana Jiyeon? seharian ini aku tidak melihatnya.”

“jiyeon? dia sedang pergi kerumah sakit untuk memeriksa Taecyeon.”

“taecyeon? ah…. namja bertubuh besar itu.” Ungkap L asal.

“JIEUN-AHHHH~” teriak kedua orang namja yang menghampiri kedua orang yang tengah mengobrol tersebut. Kedua orang ini memegang lutut mereka sembari mengatur nafas mereka.

“kalian? Ada apa?” Tanya Jieun heran sekaligus kesal dengan kedua orang itu. L hanya menatap kearah dua orang itu heran dan datar seperti biasa.

Junho menengadahkan kepalanya dan menatap kearah L “siapa kau?” tanyanya kemudian

“dia L… teman baruku.” Ucap Jieun seolah mewakili L dengan jawabannya.

“oh… kenapa aku baru bertemu dengan mu sekarang?” Tanya Junho yang membuat L gugup.

“aku baru masuk.” Jawab L singkat, padat jelas dan dingin seperti biasanya.

“eh? Kau baru masuk? Bukankah waktu itu__” ucapan yeoja ini terpotong oleh L.

“saat itu aku sedang mendaftarkan diri dan baru masuk sekarang.”

“oh…. Begitu pantas saja tidak ada yang mengenalmu.”

“kau tampan.” Ucap Wooyoung spontan yang langsung membuat semua orang menatap kearahnya.

Junho mencubit Wooyoung seraya berbisik. “apa-apaan kau ini dia itu saingan kita tau.” Wooyoung yang tadinya merasa kesakitan dan akan memarahi Junho itu malah mengurungkan niatnya kemudian mendelik kearah L.

“salah…. Maksudku kau jelek.” Ucap Wooyoung yang membuat L bingung dengan orang ini, tadi dia memuji dan sekarang malah mengatainya.

Tiba-tiba segerombolan murid datang dan menabrak keempat orang ini. Keempat orang inipun mengaduh walau akhirnya mereka penasaran dan merasa kalau ada sesuatu yang tidak beres sehingga membuat anak-anak itu berlari.

“eh? Adaapa ini?” ucap Wooyoung dengan polosnya.

L tak menggubris pertanyaan Wooyoung dan malah ikut berlari mengejar segerombolan orang itu. Jieunpun kemudian mengikuti jejak L untuk mengejar segerombolan orang itu.

“Jangan banyak Tanya ayo kejar mereka….” Ucap Junho sembari memegang pundak Wooyoung kemudian berlari mengejar kedua orang itu.

“eh… tunggu….” Teriak Wooyoung kemudian berlari mengejar yang lainnya.

L menerobos kerumunan murid yang ada, sial kali ini dia terlmbat mencegah Chorong, seorang gadis kemasukan hantu dari Chorong gadis itu meh rong pada setiap orang. Guru-guru sudah kewalahan mengahadapi ini semua. Bahkan ada beberapa guru yang memutuskan dan demo agar sekolah ini di hancurkan dan di tutup saja. Karna sangat membahayakan bagi guru maupun siswa-siswi yang ada.

“kemanhae…!!!” teriak L memegangi gadis yang kesurupan itu sembari menatap gadis itu tajam dengan mata elang nan indah yang di milikinya. Semua murid merasa salut dan bertanya-tanya siapa L. semua murid berfikira bahawa L adalah namja  tampan dan sangat pemberani.

“Shireo!!!” teriak gadis itu mendorong L sangat kuat membuat namja itu tersungkur. Disaat seperti ini dia tidak bisa menghentikan Chorong ataupun melawannya di karenakan banyak orang disana. Dia tidak mau identitasnya sebagai hantu terkuak. Namja ini kan baru saja mendapatkan bantuan dari beberapa menteri hantu dan juga malaikat agar membuatnya menjadi manusia.

Flash back

Sebenarnya setelah kejadian kemarin Jiyeon memergokinya adalah seorang hantu, namja berpikir seharian bagaimana cara menjaga Jiyeon dan juga menjelaskan padanya. Dia yakin di saat seperti ini Jiyeon tidak akan mungkin mau menemuinya. Dan membuatnya akan susah menjelaskan semuanya sekaligus juga menjaga yeoja itu. Tapi jika dia yang menemui Jiyeon, pasti yeoja itu akan bersama dengan orang lain. Dia tidak mungkin mengajak Jiyeon berbicara di saat ada orang lain. Akhirnya ia berpikiran untuk menemui kementerian hantu saja dan membicarakan semua masalah Chorong yang membahayakan seluruh siswa di sekolaha Namyoung.

Akhirnya L sampai juga disebuah kastil besar yang terlihat menyeramkan dengan nuansa Dark. Namja ini kemudian melangkah memasuki kastil tersebut. Beberapa hantu disana menyambutnya, dan salah satu diantara mereka mengantar L menemui raja hantu. Tepatnya pemimpin dari para hantu. setelah berada dihadapan sang raja, Myungsoo menunduk dan berlutut di depan raja tersebut.

“apa yang membuatmu datang kemari?” Tanya raja itu.

Myungsoo menarik nafas dulu sebelum akhirnya iapun menceritakan semua yang terjadi di kehidupannya. Terutama tentang hantu Chorong dan juga Jiyeon yang sedang menyelidiki semua misteri ini.

“mwo? Jadi Hantu itu bebas?” Tanya raja hantu tersebut. Ternyata hantu tersebut tidak menunjukan wujud hantunya. Ia terlihat tampan dan berkarisma.

“ne, Minjun sajangnim.. bahkan ada satu orang yang tewas, saat hantu itu pertama kali bebas.” Ungkap L.

“baiklah Myungsoo, sepertinya masalah ini sangatlah berbahaya… apalagi zaman sekarang tidak seperti 3 tahun yang lau… orang-orang sekarang ini pasti akan bertindak.”

“lalu apa yang harus kita lakukan, apalagi ada delapan orang murid disana yang nekad untuk menyelidiki semua ini. Aku takut jika sesuatu terjadi pada mereka semua.”

“sepertinya kita harus meminta bantuan malaikat.” Ungkap Minjun sajangnim. Semua pelayan dan juga menteri lainnya yang ada di sana mengangguk setuju dengan ungkapan Minjun.”bagaimana menurutmu Doojun-ah, Hyungseung-ah?” Tanya Minjun pada kedua menteri hantu yang ada disana.

“tentu saja aku setuju ini demi rakyat hantu dan juga manusia. Tak seharusnya kita saling mengganggu. Kita ini hidup di dunia yang berbeda walau tempat yang sama.” Ucap Doojun menyampaikan pendapatnya.

“lalu bagaimana denganmu Hyungsung-ah?”

“saya juga setuju, asalkan ini yang terbaik.” Jawab Hyungsung.

“baiklah, Myungsoo saya akan mengantarmu sendiri ke malaikat tersebut, saya yakin dia akan membantu kita.” Ucap Minjun. Myungsoo mengangguk seadanya.

Akhirnya mereka sampai di negeri atas langit, tempat tinggalnya para malaikat. Namun untuk memasuki istana malaikat sangatlah sulit apalagi bagi makhluk seperti Minjun dan juga Myungsoo.

“bagaimana cara kita memasukinya? Bukankah disana sangatlah di jaga ketat?” Tanya Myungsoo bingung.

Minjun tertawa lalu memegang pundak Myungsoo. “sudahlah ikuti saja aku.” Ucap Minjun santai seperti tidak ada beban.

“heyyy!!! Kau makhluk jahat… untuk apa datang kemari?” ucap salah satu malaikat yang sedang menjaga pintu di depan gerbang istana.

Myungsoo Nampak kelabakan namun tidak dengan Minjun, namja hantu yang berkarismatik itu Nampak santai dengan keadaan ini malah sempat-sempatnya ia menunjukan senyumannya.

“sajangnim!! Kau mau kemana? Bagaimana jika kita ditangkap?”ucap Myungsoo menahan pundak Minjun ketika namja tersebut hendak mendekat kearah malaikat tersebut.

Minjun menepis tangan Myungsoo pelan, senyumannya itu terus mengembang seperti tak pernah pudar dari wajahnya yang berkarismatik itu. “tenang saja…. Myungsoo-ah, kajja ikuti aku.” Ucapnya tenang yang membuat Myungsoo juga jadi tenang akan hal ini.

Kedua namja hantu yang tampan-tampan ini kemudian melangkah mendekat kearah malaikat tadi yang menjaga gerbang.

“oiii… aku Minjun ketua dari para hantu apakah kau masih mengingatku ? eoh? Dongwoo?” ucap Minjun, senyuman itu tidak pernah pudar dari wajahnya.

“ah…. kau Minjun-ah… ada keperluan apa kau kemari?” Tanya malaikat bernama Dongwoo itu.

“aku ingin mengunjungi ketua malaikat, ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengannya.”

“baiklah…. Mari kuantar.” Ucap malaikat itu kemudian mengantar Minjun dan juga Myungsoo masuk kedalam istana yang begitu megah itu. Disana terdapat banyak dayang dan juga pelayan yang menatap kearah mereka dengan tatapan sepertinya tidak menyukai kedatangan kedua hantu tampan ini.

Setelah sampai di depan ketua malaikat Dongwoo menunduk lalu berlutut di hadapan ketua hantu tersebut. Minjun dan Myungsoopun ikut berlutut pada ketua dari malaikat yang tengah duduk di singgasananya.

“ada apa ini Dongwoo-ah?” ucap raja malaikat itu ramah.

“ada raja hantu Minjun dan juga temannya datang untuk mengunjungi dan membicarakan sesuatu dengan anda yang mulia.” Ucap Dongwoo.

Raja itu mengangguk lalu mengumbar senyumnya pada Minjun dan Myungsoo yang masih menundukdan berlutut itu. “baiklah aku akan bicara dengan mereka kau boleh pergi sekarang.” Ucap raja itu kemudian Dongwoopun pergi dari sana, kembali menjalankan tugasnya mengawasi luar istana.

“apa maksud kalian datang kemari?”

“Raja Nichkhun,  hantu wanita bernama Park Chorong telah meresahkan dunia manusia. Hantu yeoja itu selalu mengganggu bahkan ada yang sampai mati. Selain itu aa delapan orang siswa dari namyoung yang sedang menyelidiki semua ini. Saya takut terjadi sesuatu.” Ungkap Minjun panjang lebar.

“masalah ini lagi… hantu itu sepertinya tidak bisa di beri ampun lagi.” Ucap raja malaikat Nichkhun itu bijaksana. “lalu apakah kalian telah memiliki rencana untuk masalah ini?” Tanya Raja Nichkhun kemudian.

“apakah aku tidak bisa menjadi manusia untuk sementara waktu?” ungkap L kemudian.

Raja Nichkhun Nampak terdiam sebentar. “untuk apa? Apakah hal seperti itu bisa membantu?”

“saya rasa bisa. Jika saya bisa menjadi manusia, saya bisa mengawasi kedelapan orang itu. Karna kebetulan saya berteman dengan salah satu diantara mereka.” Jelas namja ini menjelaskan tentang idenya dan juga Minjun sewaktu di kastil.

“itu masuk akal. Tapi jika tugasmu memberantas Chorong selesai, kau harus membawa hantu itu kemari, dan setelah itu maka wujudmu akan kembali menjadi hantu.”

“ne, algesimnida… tapi jika saya menjadi hantu apakah kekuatan hantuku masih ada?”

“tentu, namun kekuatan tersebut akan semakin berkurang jika terus kau pakai, jadi berhematlah.” Ucap raja Nichkhun, Myungsoo mengangguk mengerti. “baikalah sekarang kau harus persiapkan dirimu untuk kuubah.” Ucap Nichkhun lagi. Lalu raja Nichkhun menyuruh salah satu pelayan yang ada disana untuk mengantar Myungsoo dan Minjun menuju sebuah kamar untuk mempersiapkan upacara pengubahan Myungsoo.”Naeun-ah antarkan Myungsoo ke sebuah kamar.” Perintah raja Nichkhun pada gadis sederhana dan manis yang ada disana. Gadis itu mengangguk seraya memberi hormat pada raja Nichkhun.

“mari ku antar.” Ucap gadis itu di selingi senyumnya. Myungsoo cengo di tempat melihat gadis itu ia berpikiran bukankah gadis itu adalah gadis yang waktu itu di temuninya di sekolah saat sedang bersama Jiyeon.

Di perjalanan Myungsoo masih tidak mengerti dengan semua ini. “bukankah kau ini manusia? Dan kau bersekolah di Namyoung bukan?” Tanya namja ini pada akhirnya.

Naeun kemudian berhenti dan berbalik kearah Myungsoo senyuman manisnya tak pernah pudar. “aku pergi ke bumi saat itu untuk sebuah tugas dari Raja Nichkhun, aku bukan manusia. Dan sekarang misi itu sudah selesai. Jadi aku kembali kesini.” Ungkapnya. pantas saja sewaktu itu Myungsoo merasa aneh pada Naeun, ia merasa yeoja ini sangat berbeda dari murid yeoja yang lainnya… namja ini bisa merasakan ada aura malaikat sewatu itu. itulah sebabnya ia memandangi yeoja ini terus sewaktu itu.

Myungsoo hanya mengangguk mengerti. Setelah itu Naeun kembali melangkah focus dengan tugasnya untuk mengantar Myungsoo. Sesamapainya di depan sebuah kamar. Yeoja inipun membuka kamar tersebut. Dan mempersilahkan Myungsoo untuk masuk.

“Naeun-ah…” panggil seorang namja memanggil Naeun. Naeunpun berbalik dan menemukan namja manis sedang berdiri disana.

“Luhan-ah… sedang apa kau disini? Bukankah seharusnya kau mengikuti pelajaran kerajaan?” ucap Naeun heran dengan kedatangan tiba-tiba Luhan.

Luhan adalah anak dari Raja Nichkhun dan juga Ratu Victoria. Namja ini adalah pangeran di kerajaan malaikat ini.

“ah… siapa namja ini?” Tanya Luhan menyelidik kearah Myungso. Namja ini tak menghiraukan pertanyaan Naeun. Sepertinya ia tertarik pada Myungsoo. “tunggu kau bukan manusia atau malaikat. Kau pasti hantu.” Ucap Luhan, namja ini bisa membedakan mana manusia, hantu, malaikat dan sejenisnya. Karna semua malaikat pasti bisa mengetahui hal tersebut.

Myungsoo menunduk hormat, karna bagaimanapun Luhan adalah pangeran di kerajaan ini.”Kim Myungsoo imnida. Kedatangan saya kemari untuk meminta bantuan Raja Nichkhun.” Ungkap namja ini sopan.

“Luhan-ah… ayo biar ku jelaskan.” Ajak Naeun lalu menarik tangan Luhan dari sana. Myungsoo menatap kearah dua sejoli itu kemudian memasuki ruangan tersebut.

Sementara Myungsoo menyiapkan diri untuk perubahannya. Minjun pergi ke sekolah dengan di beri kekuatan menjadi terlihat oleh manusia selama 1 jam oleh Raja Nichkhun. Minjun akan mengurus pendaftaran Myungsoo untuk sekolah disana.

1 Jam kemudian Myungsoo di jemput oleh Luhan dan juga Naeun, untuk melakukan upacara pengubahan. Myungsoo sedari tadi sudah dilayani dayang istana untuk pengubahan, sekaranga namja itu terlihat lebih tampan dari biasanya.

Akhirnya upacarapun di lakukan semua malaikat berkumpul di taman istana. Myungsoo Nampak gugup melihat para malaikat berkumpul di sana. Ia takut ada yang tidak menyukainya menjadi manusia.

“Myungsoo-ah duduklan di kursi itu, dan pejamkan matamu.” Ucap Ratu Victoria lembut seraya menuntun Myungsoo duduk di sebuah kursi hampir mirip singgasana Raja Nichkhun.

“jangan gugup ne?” ucap Nichkhun yang berada di sebelah Myungsoo.

“Myungie-ah pegang pakai bola Krystal ini.” Ucap Ratu Victoria seraya memberikan sebuah kalung Krystal pada Myungsoo. Myungsoo pun mengambilnya dan mulai memakainya.

Setelah itu para malaikat mulai bersiap di posisi masing-masing. Begitupun dengan Raja Nichkhun dan juga Victoria. Mereka semua mengambil ancang-ancang sebelum akhirnya mengambil tongkat mereka masing-masing dan mulai mengeluarkan kekuatan dari tongkat tersebut kearah Myungsoo yang tengah memejamkan mata itu. Luhan dan Naeunpun ikut tempur mengeluarkan kekuatan mereka untuk membantu Myungsoo.

“aaaaa…….” Myungsoo Nampak mengerang kesakitan menerima semua kekutan dari para malaikt itu. Kalung Krystal pemberian Victoria yang di pakainya semakin bercahaya menyilaukan mata orang dan juga hantu yang melihatnya. Namun tidak dengan seorang malaikat.

“aaaaa…!!!” Myungsoo terus mengerang menahan sakit di dadanya. Mungkin akibat kekuatan dari batu Krystal dan juga kekuatan dari malaikat yang membuatnya sakit, terutama pada bagian dada dan jantungnya. Maklumlah selama ini jantungnyakan tidak bekerja.

Setelah cukup lama malaikatpun berhenti, karna mereka pikir semua sudah selesai. Semua itu bisa terlihat dari kalung Krystal yang asalnya hitam menjadi putih.

Nichkhun dan Victoria segera menghampiri Myungsoo karna khawatir. Terlihatnya Mata elang namja itu tertutup, tapi itu bukan hal yang berbahaya. Setelah itu Myungsoo di bawa ke kamarnya sebelumnya.

Selang beberapa jam Myungsoo akhirnya siuman. Orang pertama yang di lihatnya adalah Ratu Victoria dan Raja Nichkhun.

“Gwenchana?” Tanya Ratu Victoria Lembut. Myungsoo mengangguk sembari tersenyum pada Victoria.

“Apakah sekarang ini aku telah menjadi Manusia?” Tanya namja ini wanti-wanti kalau tadi itu gagal.

“ne, Myungsoo-ah Chukkae…” ucap Ratu Victoria.

“Minjun sudah menjemputmu di luar istana. Ingat jangan sampai batu Krystal itu hilang. Dan jika tugasmu telah selesai kau harus lekas kembali dan bawa Chorong kemari. Karna jika tugasmu telah selesai. Batu itu akan kembali hitam. Jika batu itu sudah hitam dia akan menyerap semua kekuatanmu. Arratci?” pesan Nichkhun panjang lebar pada Myungsoo.

Myungsoo mengangguk mengerti. Setelah itu namja inipun di antar Luhan dan Naeun menemui Minjun yang telah menunggunya sedari tadi.

Flashback End

Myungsoo menunjukan kalung Krystal yang tersembunyi di dalam bajunya. Gadis itu Nampak mengrang dan menutup matanya dari batu Krystal tersebut. Akhirnya Hantu Chorong itu keluar dari tubuh seorang gadis bernama Hwang Hyeeun. Namun sekarang gadis itu telah pingsan tak sadarkan diri. Myungsoo mngguncangkan tubuh gadis itu. Namun tetap saja ia tak sadarkan diri samai akhirnya orang-orang membantu Myungsoo untuk membawa gadis itu ke UKS Sekolah

Sekarang ini mereka berempat tengah berkumpul di suatu ruangan kelas sepertinya ada yang ingin mereka bicarakan.

“Myungsoo-ah.. apakah kau ingin ikut kami berdelapan dalam rencana ini?” Tanya Jieun pada Myungsoo. Namun namja itu hanya menunjukan wajah dinginnya. Wooyoung dan Junho sangat kesal pada Myungsoo yang bersikap so cool seperti itu.

“tentu.” Jawabnya singkat. “sepertinya aku harus pergi.” Pamit Myungsoo kemudian. Setelah berpamitan namja itu pergi meninggalkan mereka bertiga.

Kini Jieun kembali dengan dua orang aneh itu lagi. “Jieun-ah kau merasa ada yang aneh tidak?” Tanya Junho seraya mendekat kearah Jieun

‘‘Ne, dan yang aneh itu kalian tau….!!!’ ucap yeoja ini di dalam hati “memangnya apa yang aneh?” Tanya Jieun sekenanya.

“hantu itu selalu mengganggu murid bermarga Hwang… kau ingat yang sewaktu di WC. saat itu misteri ini baru terjadi. Seorang gadis bernama Hwang Nami bukankah tewas disana?” ungkap Junho.

Jieun mulai merasa bahwa semua ini masuk akal. Semua yang Junho lontarkan benar adanya. “ah…. geure Junho… bukankah Tiffany juga bermarga Hwang? Lalu gadis tadi bukankah bernama Hwang Hyeeun?” tambah Wooyoung membuat semua jelas siapa saja yang di incar Chorong.

“geure… bukankah namja yang sedang di cari hantu itu juga bermarga Hwang? Yaitu Hwang Chansung…. Sepertinya hantu ini berpikiran bahwa orang yang bermarga sama dengan Chansung itu tau keberadaan nya.” Ucap Jieun.

“ahhh.. geure kita harus memberi tau yang lain setelah ini.” Ucap Wooyoung Exited.

“ternyata kalian bisa berfikir juga hihi.” Ucap Jieun memuji di iringi tawanya.

“tentu.” Ucap mereka berdua bersamaan.

###

Terlihat Jiyeon dan Taecyeon sedang berjalan menuju sekolah, sepertinya pemerikasaan Taecyeon telah selesai. Jiyeon masih memandang kosong. Sepertinya pikiran yeoja ini sedang melayang kemana-mana.

“Jiyeon-ah aku ingin membeli minuman dulu sebentar.” Ucap Taecyeon. namun yeoja cantik itu sama sekali tak meresponnya sedikitpun. Akhirnya namja ini mengibas-ngibaskan tangannya di hadapan Jiyeon.

Jiyeon akhirnya tersadar juga dari lamunannya. “ah? ne wae?” Tanya yeoja ini linglung.

Taecyeon tersenyum tipis. “aku akan membeli minum dulu kau mau ikut? Atau mau ku belikan dan tunggu disini saja?” Tanya namja ini.

“eoh? Ne aku tunggu disini saja” ucap yeoja ini diselingi senyuman manisnya.

Akhirnya Taecyeonpun pergi dari sana. Tinggallan yeoja ini sendiri menunggu di jalanan. Seseorang tiba-tiba memegang bahu yeoja ini dari belakang, spontan Jiyeon menoleh kearah tangan itu.

“Taecyeon-ah kau sudah kembali? Cepat seka__” yeoja ini menghentikan ucapannya setelah melihat siapa namja yang sekarang ada di hadapannya. “kau? Ada apa kau kemari….” Ucap yeoja ini kesal. Lalu berusaha untuk menghindarinya. Namun namja itu berhasil menahannya dengan memegang tangan yeoja itu.

“mi-mian Jiyi-ah..  biarkan aku menjelaskan sebenatar.” Ucap Myungsoo.

“tidak perlu ada yang harus di jelaskan.. pergi kau… aku tidak ingin di kira orang gila.” Ucap Jiyeon seraya mendorong tubuh Myungsoo.

“Jiyeon-ah… biarkan aku menjelaskan sebentar ku mohon.” Ucap Myungsoo memohon.

“ada apa ini?” tiba-tiba Taecyeon datang dengan membawa dua kaleng minuman. Namja ini Nampak heran dengan kedatangan Myungsoo. “Nuguseyo?” Tanya Taecyeon

“kau-kau bisa melihatnya?” Tanya Jiyeon kaget, karana Taecyeon bisa melihat Myungsoo

TBC

Gimana? Kepanjangan kan? Membosankan bukan? Makin gaje+aneh kan ceritanya? Gak masuk di akalkan? Hehe tapi beginilah yang namanya imaginasi tidak masuk di akal wkwk 😀

lalu apakah yang akan terjadi bila Myungsoo atau L yang telah menjadi manusia bertemu dengan Taecyeon? dan bagaimanakah reaksi Jiyeon setelah tau kalau Myungsoo telah menjadi manusia? nantikan part selanjutnya hehe…. 😀 di part ini Myungyeon lebih sedikit dari kemaren karna aku mau ngelarin dulu urusan hantunya.… di part selanjutnya bakalan aku usahiin banyak Myungyeonya 😉

Don’t forget to RCL 😉

Advertisements

52 responses to “My Ghost Part 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s