My Ghost Part 3

background_副本

 

 

Tittle : My Ghost [Part 2]

Author : Park Niyeon (Nissella)

Genre : Romance, sad, School Life, FriendShip, Little comedy, imagination, Horor

Type : Series

Cast :

  • Park Jiyeon
  • Ok Taecyeon
  • Kim Myungsoo
  • Jung Eunji
  • Kim Sunggyu
  • Lee Howon
  • Lee Junho
  • Jang Wooyoung
  • Lee Jieun (IU)
  • Park Chorong
  • Other cast

Note : ini FF horor dan imagination pertama aku, mian kalau gaje dan gak suka. FF ini juga  terinspirasi dari sebuah Novel berjudul ‘Danur’

Happy Reading And Hope You Like This Story ^^

RCLnya Plese 😉

 

Hyomin-sem guru muda dan cantik itu datang memasuki kelas 10-A kelas Jiyeon dan juga yang lainnya bersama dengan seorang gadis yang kita tau bernama Lee Jieun. Jieun berjalan mengikuti langkah Hyomin-sem hingga akhirnya Hyomin-sem memasuki kelas, semua murid-murid yang sedang bercanda didalam kelas seketika diam setelah kedatangan Hyomin-sem.

 

Jieun masuk mengikuti Hyomin-sem dengan semyuman manisnya. “hari ini kita kedatangan murid baru.”ucap Hyomin-sem semua mata para murid kini tertuju pada gadis manis bernama Lee Jieun itu.

 

Jieun tersenyum, lalu memperhatikan setiap murid terutama murid namja, sepertinya gadis ini sedang mencari Myungsoo. Dia terlihat penasaran pada namja tampan itu.

 

Setelah itu Jieun mulai memperkenalkan tentang dirinya pada anak-anak. Wooyoung terlihat memperhatikan yeoja ini dengan wajah yang berbinar, Junho yang berada di dekatnya itupun juga menatap kearah Jieun tak jauh berbeda dengan Wooyoung.

 

Jieun kemudian melangkah mencari tempat duduknya. Wooyoung dan Junho sama-sama memperhatikan yeoja manis itu. “Hey… Nuneo-ah bisa tidak kau pindah, dan biarkan dia duduk di sampingku.” Pinta Wooyoung

 

Junho tampak kesal dengan permintaanya. “tidak bisa, seharusnya kau yang pindah dan biarkan gadis itu duduk di sampingku.”

 

Keduanya beradu mulut hingga Jieun duduk tepat dibelakang bangku mereka bersama seorang yeoja yang tak dikenal. Setelah menyadari hal tersebut kedua orang ini berhenti beradu mulut dan melirik kearah Jieun dengan senyuman yang bisa di katakan aneh (kekkekeke :D)

 

“Annyeong…. Wooyoung imnida.” Sapa Wooyoung, Jieun tersenyum lalu membalas sapaan Wooyoung. Junhopun melakukan hal yang sama seperti Wooyoung. Kedua orang ini menyodorkan tangan mereka masing-masing pada Jieun. Jieun menatap kearah kedua tangan itu. Wooyoungpun menatap kearah tangan Junho dan Junho menatap sebaliknya ketangan Wooyoung.

 

“ya! Kau ini apa-apaan ikut-ikutan saja.” Ucap Wooyoung sembari menepis tangan Junho dari hadapan Jieun.

 

Wooyoung masih menyodorkan tangannya dan tersenyum aneh kepada Jieun. Sementara itu Junho Nampak kesal menatap kearah Wooyoung.

 

“kau yang mengikutiku Jang Wooyoung.” seru Junho kesal dan membalas menepis tangan Wooyoung.

 

“YAAAAAA!!” Teriak Wooyoung sembari berdiri dari duduknya dan mengangkat tangannya ke udara karna ternyata Junho menempelkan ludahnya ke tangan Wooyoung. Sehingga membuat namja ini jijik, semua murid termasuk Hyomin-sem menatap kearahnya. Sementara Junho cekikikan menahan tawanya, begitupun Jieun dan juga seorang yeoja yang berada di sebelahnya.

 

“ada apa ini?” Tanya Hyomin-sem

 

“sem, Junho menempelkan ludah di tanganku.” Adu Wooyoung yang terlihat sangat kesal seraya menunjuk kearah Junho.

 

Junho yang mendengar namanya di sebut, langsung menghentikan cekikikannya dan berdiri sejajar dengan Wooyoung. “dia bohong sem aku sama sekali tidak melakukannya.” Junho mencoba membela diri

 

“kalian ini, sekarang pergi keluar kelas dan bersihkan WC dekat gudang.” Seru Hyomin-Sem geram

 

“mwo? Shireo.. WC itukan menyeramkan.”  Seru mereka berdua berbarengan.

 

“BERSIHKAN SEKARANG JUGAAAAA!!!!!” teriakHyomin-sem menggema di seluruh kelas. Kedua namja inipun dengan terpaksa berlari keluar kelas menuju WC.

 

###

Setelah pulang sekolah Hyomin-sem meminta Eunji untuk mengantar Jieun membereskan barang-barangnya di asrama, karna kebetulan juga Jieun di beri kamar yang sama dengan Eunji. Sekarang ini keduanya tengah berjalan menuju kamar tersebut, setelah sampai.. Eunji dan juga Jieunpun masuk. Jieun meletakan kopernya di atas kasur yang berukuran kecil.

 

“mau ku bantu?” tawar Eunji. Jieun hanya mengangguk sembari tersenyum mengiyakan.

Merekapun membereskan barang-barang bawaan Jieun bersama. Setelah selesai keduanya duduk bersama di bawah karpet yang tersedia.

 

“Eunji-ssi.” Panggil Jieun

 

Eunji berbalik kearahnya. “nde? Tidak perlu memanggilku dengan aksen formal seperti itu, kita kan teman.” Ucap yeoja itu lalu di akhiri dengan senyumannya.

 

Jieun ikut tersenyum. “apa kau tau namja bernama L?” Tanya Jieun sedikit hati-hati.

 

Eunji terdiam, mungkin ia sedang mengingat nama-nama murid yang ada di Namyoung. “L? siapa dia? Namanya saja asing untukku.” Jawabnya kemudian

 

“jinja? Tapi tadi pagi aku bertemu dengan namja bernama L.”

 

“haha… kau ini aneh-aneh saja, memangnya ada nama seseorang yang hanya terdiri atas satu huruf L” ucapnya tidak percaya.

 

“tapi benar tadi pagi aku bertemu dengannya, Eunji-ah.”

 

“aku sudah bersekolah disini setengah tahun, dan aku hampir menghafal semua murid disini.”

 

“ah… Molla.” Ucap Jieun frustasi. Dia yakin namja bernama L itu pasti ada dan bersekolah disini. Buktinya tadi pagi ia bertemu dengannya, jika namja bernama L itu tidak ada lalu siapa pria yang di temuinya tadi pagi? Tidak ungkin hantu bukan? Begitulah kira-kira yang di pikirkannya. “Eunji-ah apa mungkin itu hanya nama samarannya?” ucapnya kemudian.

 

“Ah… itu masuk akal, mungkin saja begitu.” Ucap Eunji mengiyakan.

 

“aku lapar, ayo kita makan.” Ajak Jieun kemudian

 

“aku sedang menunggu seseorang, kau pergi saja ke kantin duluan nanti kususul.” Ucap Eunji.

 

“eh?tapi aku tidak tau letak kantinya.”

 

“dari sini kau tinggal keluar asrama saja, lalu belok ke kanan nanti kau akan menemukan kantin disana.” Jelas Eunji. Jieun mengangguk mengerti lalu mulai melangkah keluar dari kamar.

Di tengah jalan ia menemukan lorong yang bercabang yang menuju ke kanan dan kiri, ia lupa apa yang di arahkan Eunji padanya. Akhirnya setelah mimilih-milih jalan ia memilih jalan mengikuti kata hatinya.

 

###

 

Sepulang sekolah Jiyeon mengunjungi L di perpustakaan. Seperti janjinya, ia akan menemani L.

 

“L-ah menurutmu hantu itu menyeramkan tidak?” Tanya Jiyeon, di sela mereka belajar. Yap, selain untuk bertemu L di perpustakaan yeoja ini juga selalu meminta bantuan L soal pelajaran. Karna L adalah namja yang pintar. Bahkan sewaktu hidupnya saja dia sangat pintar.

 

“hantu? “ ulang L sedikit gugup dengan pertanyaan yang di lontarkan Jiyeon, ia meletakkan bukunya di meja. “ani, mereka sama sekali tidak menyeramkan.”

 

“mwo? Apa aku tak salah dengar?” ucap Jiyeon menutup bukunya lalu mendekatkan wajahnya ke wajah L membuat kedua mata mereka saling bertemu.

 

L terdiam sebentar dengan posisi seperti ini lalu ia mendorong wajah Jiyeon “ya! Wae? Hantu itu memang tidak menyeramkan.”

 

“apanya yang tidak menyeramkan? Apa kau tidak dengar issue, issue yang sedang ada di sekolah sekarang?”

 

“dengar, hantu itu tidak menyeramkan, mereka hanya perlu di bantu dan dengar.” Ucap L, terlihat sekali kalau namja ini sangat mengerti apa perasaan hantu.

 

“maksudmu?”

 

“mungkin sewaktu hidup mereka ada sesuatu hal yang belum di capainya dan sebagainya. Sehingga ia meminta bantuan seseorang lewat bergentayangan.”

 

“lalu, kenapa mereka membunuh?”

 

“membunuh? Tidak semua hantu seperti itu.”

 

“tapi kan yang aku tau seperti itu.”

 

“aish, kau ini…. Kau belum tau semua hantu.” Ucap L mengacak rambut Jiyeon.

 

Jiyeon mempoutkan bibirnya. “lalu kenapa hantu perempuan itu membunuh siswa disini, yang padahal tidak bersalah apapun.”

 

“molla, mungkin saja orang itu ada kaitan di masa lalunya, atau ia melakukan suatu kesalahan pada hantu itu, sehingga membuatnya membunuh.”

“ah, tapi tetap saja, mereka jahat… masa salah sedikit saja langsung di bunuh.” Ucap Jiyeon ngasal

 

L menggetok kepala Jiyeon menggunakan buku yang cukup tebal. “aish, kau ini.”

 

“ya! Appoyo.” Ringis Jiyeon bersiap untuk membalas L namun namja itu sudah kabur duluan keluar perpustakaan, Jiyeonpun mengejar namja itu, keduanya terlibat pertarungan canda tawa yang sengit.

 

Sementara itu ternyata sepasang mata indah tengah memperhatikan keduanya. Mata itu sepertinya penasaran dan ingin masuk ke tengah-tengah keduanya. Dan sepasang mata itu adalah Lee Jieun.

 

Setelah itu Jieun melangkah pergi dari sana, namun tiba-tiba ia bertabrakan dengan seorang namja. keduanya terjatuh dan meringis.

 

“ya! Kalau jalan lihat-lihat.” Tergur si namja dengan aksen membentak, yang membuat Jieun membulatkan matanya dan menatap kearah namja itu.

 

“mwo? Kau yang menabrakku. Kenapa kau memarahiku.” Seru Jieun membalas perkataan namja itu dengan aksen yag sama yaitu membentak, namun karna suaranya yang lembut, jadinya suaranya tidak terdengar seperti membentak

 

Si namja yang dari tadi hanya menunduk akhirnya menatap kearah Jieun. Dan seketika itu juga mata namja itu membulat melihat Jieun. “ah…. Jieun-ssi, Mianhae telah menabrak dan membentakmu.” Ucap namja itu, dan namja itu adalah Wooyoung.

 

“tadi saja kau membentakku. Ishhhh….” Ucap yeoja ini lalu beranjak dari hadapan Wooyoung.

 

Wooyoung terdiam dengan kebodohannya, lalu menggetok kepalanya sendiri sembari mengumpat “kau babo Jang Wooyoung.”

 

###

 

Seorang yeoja sedang melangkah dan tanpa sengaja yeoja ini menginjak sesuatu yang basah dan lengket, yeoja inipun menatap ke bawah dan menemukan darah yang begitu banyak di lantai.  Yeoja ini terperangah melihat ada darah yang ada di bawah kakinya.

 

Yeoja ini melangkah menjauh dari darah itu, namun darah tersebut selalu mendekat kearah yeoja ini. Yeoja ini memekik ketakutan ketika melihat sesosok hantu dengan rambut panjang dan hitam, memakai seragam sekolah tepat di depannya.

 

“aaaaa….” Teriak si yeoja, namun sayang ini sudah tepat jam 02:00am. Semua orang pasti sudah tidur, dan tidak akan ada yang mendengar teriakannya.

 

Yeoja ini melangkah menjauh dari hantu itu, namun ketika ia melangkah di depannya sudah ada hantu itu lagi, hantu tersebut menarik lehernya ke dinding.

 

“dimana Hwang Chansung.” Tanya si hantu pada gadis itu.

 

Si gadis yang tidak tau apa-apa itu hanya mengerang kesakitan sembari menangis. “Molla… aku tidak mengenalnya.”

 

Si hantu marah dan mencekiknya. “katakan di mana namja bejad itu…..” seru hantu ini.

 

“a-a-aku tidak tau.” Hantu itu kembali menyikasa gadis yang ber-name tag Tiffany Hwang. Gadis bernama Tiffany itu sudah kehabisan nafas, diamulai lelah karna cekikan hantu itu sangat kuat.

 

“kemanhae.” Seru suara seorang namja. Hantu perempuan itu mengarahkan tatapannya kearah suara itu. Di belakangnya sudah berdiri namja paling tampan disana. Kim Myungsoo alias L namja ini ingin menolong gadis bernama Tiffany Hwang, dia tidak mau image hantu jadi jelek karna Chorong, apalagi setelah mendengar pendapat Jiyeon tadi siang.

 

“kau? Kenapa kau selalu menghalangiku.” Teriak hantu Chorong.

 

“lepaskan gadis itu.”

 

“Shireo, dia harus memberi tahu dulu dimana Hwang Chansung.”

 

“tapi dia tidak tau.”

 

“maka jika dia tidak tau, gadis ini harus mati.” Ucap Chorong semakin menjadi ia mencekik gadis itu lebih hebat di banding sebelumnya.

 

L yang sudah tidak bisa menahan kesabarannya karna kelakuan Chorong itu kemudian menarik yeoja itu dan mencekik lehernya. Yeoja bernama Tiffany itu sudah pingsan tak sadarkan diri.

 

Kedua hantu ini terlibat pertarungan yang cukup sengit. L sudah mengubah wujud manusianya menjadi sosok hantu namja yang menyeramkan dengan mata merah, wajah pucat dan beberapa tetes darah di wajahnya.

 

Hingga akhirnya Chorong tidak bisa menandingi kekuatan Myungsoo lagi, gadis hantu ini terpental. Setelah itu ia kembali berdiri namun tak bermaksud untuk membalas L. L sudah bersiap-siap untuk kembali menyerang Chorong.

 

Namun hantu ini malah menatapnya dengan wajah kesal dan sedih. “kau tidak mengerti diriku….!!!” Bentaknya lalu menghilang seperti di sulap.

 

Wajah tampan L sekarang sudah kembali dan tidak menyeramkan lagi. L memandang kearah gadis bernama Tiffany lalu memeriksa denyut nadinya, apakah yeoja ini masih hidup atau tidak. Setelah di yakini kalau dia masih Hidup L pun pergi dari sana, meninggalkan gadis itu.

 

###

 

Keesokan harinya sekolah Namyoung di ributkan oleh berita tentang Tiffany semalam. Berita ini sudah tersebar di seluruh pelosok Korea. Hampir setiap orang tua membawa pindah anak mereka karna takut terjadi sesuatu. Jiyeon dan Eunjipun di jemput oleh orang tua mereka, namun di hati mereka masih mengganjal dengan misteri yang terjadi di sekolah mereka. Tapi Jieun tidak di jemput oleh orang tuanya di karenakan, orang tua Jieun tidak percaya dengan hal seperti itu. Dan kini yeoja itu tengah mandi di kamar mandi.

 

“Jiyeon-ie aku masih penasaran dengan hantu Chorong dan ingin menanganinya agar terror di sini berakhir.” Ujar Eunji di sela-sela membereskan pakaiannya, Jiyeonpun menghentikan aktifitasnya membereskan pakaian.

 

“nado, tapi bagaimana cara agar meyakinkan orang tua kita?”

 

“ah, bagaimana kalau kita bilang kita akan pergi ke rumah Sunggyu-shi atau siapa sajalah.”

 

“itu bukan ide yang buruk, ayo kita bicarakan dengan sunggyu dan yang lainnya.” Ajak Jiyeon lalu merekapun melangkah menunju asrama putra.

 

###

 

Kacau, ribut itulah yang tergambar di kamar sunggyu dkk. Memang sudah bukan rahasia lagi jika kamar seorang namja seperti itu. Sunggyu tengah asyik main Ps dengan Hoya, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.

 

“Junho-ah tolong bukakan pintu.” Perintah Sunggyu sambil masih asyik memainkan Ps dengan Hoya. Dengan malasnya Junho berjalan menuju pintu kamar dan membukannya. ketika ia membuka pintu tersebut tidak ada orang di luar sana. Bulu kuduk  Junho mulai naik, dia merasa ada kejanggalan. Dengan sedikit bergidik dia menutup pintu itu kembali.

 

“nugu?” Tanya Hoya yang sama seperti Sunggyu masih memainkan Psnya.

 

“molla… kubuka pintunya namun tak ada orang disana.” Jawab Junho. Hoya langsung menghentikan main Psnya.

 

“waeyo Hoya-ah?” Tanya Sunggyu penasaran karna Hoya tiba-tiba menghentikan permainannya

 

“Sunggyu-ah apakah mungkin yang mengetuk pintu itu adalah Hantu yang sedang di bicarakan anak-anak?” Tanya Hoya, Sunggyu langsung menghentikan permainannya dan menatap Hoya sebentar.

 

“babo..” Sunggyu menggetok kepala Howon dengan stick Ps yang di pegangnnya cukup kears. Membuat Howon meringis kesakitan. “itu tidak mungkin, disini tidak mungkin ada hantu…. Itu hanya orang iseng saja.” Tambahnya kemudian.

 

“hajiman Sunggyu-ah.” belum sempat namja ini menyelesaikan ucapannya, Sungyu sudah menyelanya dengan menyuruh Howon kembali bermain Ps bersamanya.

 

Junho terdiam di tempat. Namja ini berpikiran hal yang sama dengan Howon. Karna sebenarnya namja ini juga pernah di hantui oleh hantu itu sewaktu di WC saat sedang membersihkan WC bersama dengan Wooyoung.

 

#Flashback

 

Saat sedang membersihkan Wc Junho dan Wooyoung beradu mulut tentang Jieun. Mereka saling menyalahkan satu sama lain. Kedua orang ini tengah mengepel sembari beradu mulut.

 

Tiba-tiba saat sedang beradu mulut, mereka mencium bau yang tidak sedap seperti bau bangkai. Kedua orang ini pun aneh dan saling menatap.

“Jang Wooyoung, apakah kau kentut? Kenapa bau sekali.” Ucap Junho sembari memainkan hidungnya mencium bau tersebut.

 

“ya! Enak saja.” Ucap Wooyoung memukul pantat Junho yang besar itu.

 

“lalu, jika bukan bau kentutmu… bau siapa lagi dong?”

 

“molla, mengapa selalu aku yang kau salahkan bila ada kejadian bau seperti ini.”

 

“karna kau memang bau…..” ucap Junho asal, Hidungnya terus mencari asal bau itu, hingga akhirnya bau itu tercium sangat menyengat di depan WC paling ujung disana. Wooyoung mengahmpiri Junho. Namja imut ini melihat ada sebuah kertas di bawah lantai kamar mandi itu.

 

“ayo ambil.” Suruh Junho mendorong Wooyoung.

 

Wooyoung Nampak kesal, namun namja ini mencoba untuk sabar. Karna dia sudah terbiasa di perlakukan seperti itu oleh Junho. Wooyoungpun mengambil kertas itu.

 

‘Hwang Chansung.’ Disana tertera tulisan seperti itu memakai darah yang sangat bau. Wooyoung langsung membuang kertas itu.

 

“Junho-ah apa maksud semua ini?”

“molla.” Kedua namja ini Nampak ketakutan sekarang. Tiba-tiba di belakang mereka sudah berdiri hantu Chorong. Hantu tersebut memegang pundak mereka.

 

“Woo, jangan pegang-pegang.” Ucap Junho dengan nada bergetar.

 

“Aku tidak memegangmu.” Wooyoung menunjukan kedua tangannya, namun sentuhan itu masih di rasakan Junho.” justru kau yang memegangku” tambah namja ini kemudian.

 

Junho yang sudah tau siapa yang melakukan hal itu, segera memperlihatkan kedua tangannya. kedua orang ini terkejut, badan mereka sudah dingin dan bergetar, kedua orang ini membelikan kepala mereka menghadap masing-masing setelah itu melihat kebelakang dan menemukan hantu itu tengah menatap tajam keaarah mereka.

 

“huaaaaa………!!!!” teriak keduanya berbarengan lalu berlari terpencar, dan akhirnya Wooyoung menabrak Jieun.

 

#Flashback end

 

Tiba-tiba pintu kamar mereka kembali bersuara seperti ada yang mengetuk. Junho kembali membukakan pintu dan menemukan dua yeoja cantik disana, yaitu Eunji dan Jiyeon.

 

TBC

 

Aaahh…. Sebenarnya aku kurang puas sama part ini, tapi yaudah deh gapapa….. semoga kalian suka ya…. O,iya sedikit bocoran di part selanjutnya masa lalu L bakalan aku ceritain…

Gomawoyo yang selalu baca dan RCL ff ini…. ^^

O, iya satu lagi, Tiffany cuman Cameo disini.

Aku juga ngerasa part ini gak serem hehe… emang sengaja sih gak bikin serem…. Hehe buat yang pengen lebih serem nanti di part lainnya aku usahain. Kekke 😀

 

Don’t Forget to RCL 😉

Advertisements

51 responses to “My Ghost Part 3

  1. hwang chansung itu sypa yya,, apa dya yg udh bunuh chorong,, trus apa hubungannya chorong sma taecyeon.. apa mungkin taecyeon itu kenal sma chansung.. daebakk daebakk

    next ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s