KPOP of The Opera with Jiyeon, Myung Soo, Suzy & Minho

Posts tagged “LUHAN “EXO”

{FICLET} Special Doctor

blabla

Special Doctor

Author : Wuu | Maincast : Xi Luhan, Bae Suzy|Genre : Angst, Romance, Friendship|Rating : General|PG : 15 | Disclaimer : Sudah pernah di publish di web pribadi wyfnexokingdom.wordpress.com

Summary : Bubble boy. Kau pernah mendengar penyakit itu? Sebuah penyakit terkutuk yang menyerang sistem imun tubuhku dan membuatku hanya dapat berdiam diri dalam sebuah ruangan sterilisasi. Mereka bilang aku aman dari berbagai bakteri didalam sana, tapi tempat ii serasa neraka bagiku. Hingga suatu hari aku keluar dari tempat itu dan menemukan kehidupanku yang sesungguhnya. (more…)


[CHAPTER 1 : Sport Festival] School Rush!! Season 2

school-rush-season-2

Author : sprinkaan29

Cast :

- Park Jiyeon

- Kim Minseok

-Ahn Sohee

-Bae Suzy

- Choi Jinri

- Kim Myungsoo

- Park Chanyeol

- Xi Luhan

- Lee Jieun

- Lee Howon

Genre : School life, Friendship, Family, Romance, dll.

Rating : PG (more…)


{Scene One} Love Of The Secret Writer

love of the secret writer

Untitled-1

Joelle Park story present.

Love Of The Secret Writer

Diperankan oleh Park Jiyeon.

|| Chaptered | AU! Romance, school-life, fluff, cute(failed!)| 13 ||

(more…)


[SHORT TEASER] It’s Hurt

its-hurt-aminaulia

  • Author            : Lee Chan Soo
  • Genre               : Sad – Romance
  • Rated                : T
  • Leght                : (*in process so i don’t know how long this story =3=)
  • Cast                    : Im YoonA – Kim Myungsoo – Xi Luhan
  • Credit poster : haruru98 at Cafe Poster

WHAT IS LOVE ?

-0Oo-

“Aku pulang..” terlihat YoonA mengenakan seragam dan tas yang tersandang. Ayahnya hanya tersenyum menatapnya bermaksud menyuruhnya duduk.

“Wae Geurae Appa ?” YoonA duduk disamping ayahnya. Dia menangkap sesuatu dari sorotan mmata ayahnya. Sepertinya ada sesuatu yang ayahnya ragu untuk lakukan.

“Kemas barang-mu, kita akan pindah ke Seoul” kata ayahnya sambil memasang wajah sedikit menyesal . Bagaimana tidak mereka baru saja pindah ke kota Daejeon itu dan mereka harus pindah lagi.

“Oh..ne..” jawab Yoona dengan nada halus, dia hanya berpikir “pindah sekolah lagi..

-0O0-

AT Hannyoung High School – Seoul

Segorombolan gadis berdiri berjejer di gerbang sekolah. Dengan memegang banner yang bertuliskan “Saranghae Myungsoo” “GO..GO..Luhan Oppa” “Love ya Oppa” dan lainnya. Siapa yang tidak mengenal Myungsoo dan Luhan. Dua anak pengusaha terkaya di Korea yang mempunyai paras yang membuat wanita bisa gila dibuatnya. Mereka bredua juga siswa terpintar di sekolah itu. Kalau tidak Myungsoo di peringkat pertama maka pasti Luhan lah yang pertama begitu juga sebaliknya.

Terlihat mobil mewah berwarna hitam memasuki gerbang sekolah semua gadis yang berdiri tadi berteriak histeris padahal mereka bisa melihatnya kapanpun karena satu sekolah.

Myungsoo turun dari mobilnya dia memasuki sekolah. Berjalan menuju kelasnya sambil mendengarkan musik dengan headset yang terpasang ditelinganya. Semua mata tertuju padanya, ia hanya membalasnya dengan senyumannya hingga ia melihat seorang gadis berdiri didepan kantor guru dengan wajah yang sangat indah bahkan ia terlihat seperti peri yang bersih dari dosa. Myungsoo terfokus pada gadis itu “degg..degg..degg..

Aku kenapa ? Siapa gadis itu ? Perasaan apa ini ? Apa ini yang namanya cinta ? tapi itu tidak mungkin, eh tapi…..

==================

Gimana ? Penasaran sama ceritanya ? Aku sengaja gak lihatin konflik-konflik hebohnya dulu/? X”D
Kalau komentarnya dikit atau kurang direspon auhtor gak bakal lanjut ini :”)
Btw maaf ya author kelamaan HIATUS jadi bahasanya juga agak aneh sendiri :”” FF ini author bakal post disini juga > http://soshistories.wordpress.com/

AND ALWAYS I NEED NEED YOUR COMMENT(s) ^^~


L is mean Luhan and Life

poster-burairah071-copy

Nama author : burairah07

Judul ff : L is mean Luhan and Life

Main cast : Xi Luhan(Kim Luhan),Jessica Jung,Kim Myungsoo (L)

Other cast :

Genre : School life , Friendship, Sad,Brothership

Rating : G

Length : Ficlet

Poster by. : http://highschoolgraphics.wordpress.com

Annyeong ^^ readers new author coming dengan Ficlet gaje yang kubuat disela -sela mau UN .Mianhae ya kalau ff nya agak gaje,kependekan,ngak nyambung,garing,kurang dapat feelnya dan typo bertebaran.Udalah ngak usah banyak cuap-cuapnya

DON’T BASH ,JUST COMMENT AND LIKE ,DON’T BE SIDERS,SIDERS KICK ,DON’T PLAGIAT MY FANFICTION

Mungkin dari beberapa tulisan di buku ini kalian akan mengetahui orang yang menurutku paling beruntung di dunia ini dan berawal dari sebuah huruf dari 26 alfabet yang ku ketahui yaitu “L”.

1 januari 2000
Angin yang tenang membelai wajahku siang ini. Kuperhatikan sekitar sambil berayun disebuah ayunan kecil bercatkan merah .Terlihat dua orang kembar yang baru saja pindah ke komplek perumahan yang sama denganku sedang bermain jungkat jungkit . Setahuku nama salah satu dari mereka adalah L dan yang satunya lagi …. ah lupakanlah . Kau akan sulit mengetahuinya karena ia jarang bermain diluar .

2 januari 2000
Seperti biasa hari ini aku datang ke taman bersama para pengawal dan pelayan suruhan kedua orang tuaku . Ya beginilah hidupku kedua orangtuaku lebih mementingkan pekerjaan mereka dan meninggalkan ku dirumah bersama para pelayan dan pengawal yang membosankan . Senja Kali ini sedikit berbeda yang biasanya aku hanya duduk bermain sendiri , berubah saat salah satu dari sikembar itu datang menghampiriku.

“Em annyeong haseyo L imnida” tutur namja manis itu sambil menjulurkan tangannya kepadaku.

“Sica imnida”jawabku menjabat tangannya .

Akhirnya setelah sekian lama aku memiliki teman untuk pertama kalinya .

7 juli 2010

Sudah 10 tahun lamanya aku L dan Luhan bersahabat namun ada sesuatu yang mengganjal fikiranku selama persahabatan ini berlanjut .
“Orang tua L dan Luhan lebih menyayangi Luhan”

Entah apa yang menyebabkan hal ini terjadi ,setiap hari L hanya bermain bersamaku dan jarang sekali berinteraksi bersama orang tuanya . Orang tua mereka selalu melarang Luhan bermain hal – hal yang membuat ia cepat kelelahan sedangkan L , setahuku dia anak yang sangat kuat dalam berbagai hal .

And … kusibakkan tirai yang menutup pandanganku dan melihat kearah rumah sikembar .

Pertanyaanku selama 10 tahun terjawab sudah saat melihat Luhan di sebuah kursi roda dengan darah yang terus mengucur dari hidungnya tetapi belum sepenuhnya. Bajunya yang berwarna putih telah berkelimpangan darah segarnya . Ayah Luhan menggendong Luhan dari kursi roda dan menaikkannya ke mobil disusul L yang naik dan duduk disebelah Luhan .

9 juli 2013

Tahun ajaran barupun tiba kukenakan seragam baruku dengan semangat yang berkobar – kobar mengingat aku akan mendapatkan banyak teman baru seperi biasa aku mengintip sikembar dari jendela kamarku yang langsung menghadap kamar mereka . Terlihat mereka mengenakan seragam yang sama denganku . Yang artinya mereka akan satu sekolah denganku .

****

Tepat dugaanku sikembar satu sekolah denganku , tunggu bukan satu sekolah saja lebih tepatnya satu kelas dan beruntungnya yang sebangku denganku adalah Luhan yang pendiam . Selama pelajaran berlangsung tak ada sepatah katapun yang terucap oleh Luhan hanya diam dan fokus memperhatikan pelajaran .

Berbeda dengan L yang langsung mendapatkan banyak teman dan terutama banyak fans . Tentu saja dengan wajah rupawan tubuh atletisnya para wanita akan tergila – gila padanya . Disamping itu banyak yang tak percaya bahwa Luhan adalah saudara kembar L.

25 desember 2013

Natal malam ini terlihat sangat indah kapas – kapas putih berjatuhan dari langit dari jendela kamarku kulihat L dan Luhan sedang membuka kado mereka dan percaya tidak percaya yang kulihat adalah kalung kembar dengan huruf L disana . Sebuah senyuman langsung terukir diwajahku .

***

Tok …tok ….tok

Pintu kamarku diketuk dan kubuka secara perlahan jantungku seakan mau lepas saat melihat L tengah berdiri dengan sebuah kado ditangannya .

“Tada!!!!! , Merry Christmas Jessica” turur L sambil memberikanku kotak kecil ditangannya .

“What this?” Tanyaku bingung.

“Buka saja nanti kau akan mengetahuinya”jawab L sambil tersenyum lebar . Kubuka kotak hitam dengan pita pink itu secara perlahan dan sebuah kalung cantik menunggu didalamya.

“S?” Tanyaku sekali lagi.

Kali ini L menjawab dengan senyuman hangatnya .
” Itu artinya Sica and… Sweety Naneun neoreul sarang hada Jessica Jung” tutur L sambil mengecup keningku tanpa perasaan bersalah dan pergi begitu saja .

Pipiku memerah dan tubuhku masih membeku akan perlakuan L kepadaku .

15 april 2014

Sebuah insiden yang paling mengenaskan terjadi disekolahku dimana laboratorium kami meledak , jika hanya meledak bukanlah hal yang besar namun kejadian ini memakan nyawa seseorang yang menjadi teman pertamaku yaitu L . Air mataku jatuh tak tertahankan begitu banyak yang bersedih akan kejadian ini dan belum bisa merelakan kepergian seorang L.

Dipemakaman L kulihat Luhan yang terus menangis sambil memeluk erat nisan L yang telah tiada dan terus menyalahkan dirinya akan insiden ini .

“Mengapa harus L yang kau ambil tuhan ambil saja aku yang lemah ini tak seharusnya satu – satunya penyelamat hidupku ini yang kuambil !”

“Sudahlah Luhan jika kau bersedih L pasti juga akan bersedih diasana” Xiumin berusaha menengakan Luhan.

“Tapi ini tidak adil seharusnya tuhan mengambil nyawaku yang tak berguna ini , aku yang telah mengambil kasih sayang yang seharusnya untuk L , aku yang telah mengambil satu ginjalnya , aku yang telah menyita waktu bermainnya hanya untuk menemaniku dirumah sakit , bahkan aku sudah mengambil beberapa bagian sumsum belakang tubuhnya untuk menyembuhkanku . Semua salahku jika saja aku mau ,menemaninya di laboratorium tadi pasti ini tidak akan terjadi” sesal luhan sambil mengacak ngacak rambutnya kasar .

“ARGGGGGGGGHHHHHH TUHAN KAU SUNGGUH TAK ADIL” Luapan hati luhan keluar begitu saja .

22 april 2014

Genap satu minggu susah kematian L dan satu minggu lamanya Luhan tidak masuk sekolah . Aku menatap sedih bangku dibelakangku yang biasanya menjadi tempat duduk L . L yang selalu membuatku tertawa , yang selalu menghibur Luhan saat ia bosan , L yang. selalu membawa kami ketempat yang indah hanya , L yang setia menunggu Luhan dirumah sakit . L satu -satunya sumber kebahagiaan Luhan atau bahkan diriku , kini ia telah tenang dialam sana. Khawatir akan keadaan Luhan akhirnya aku memutuskan untuk menjenguknya .

***

Kulihat Luhan sedang termenung di pinggir kolam renangnya sambil menatap dua buah kalung dengan huruf L yang ia dapatkan natal tahun lalu .

“Luhan” aku menepuk pundaknya pelan sembari duduk disampingnya .

“Apakah kau mengetahui arti kalung huruf L ini Jessica?” Tutur Luhan sambil menunjukkan kalung .

“Molla” jawabku singkat.

Luhan menatap aliran air yang tenang itu sejenak lalu berkata
“L artinya life dan juga Luhan. L mungkin jika ia tak ada aku tak akan pernah bertahan hingga detik ini berkat ginjal dan sumsum tulang belakangnyalah aku berhasil bertahan hingga detik ini , Sica mungkin kau bertanya mengapa aku tidak boleh bermain terlalu lama ?”

Aku menunduk pertanda ia akhirnya pertanyaanku selama ini terjawab .

“Itu karena aku mengidap banyak penyakit sejak kecil , sehingga orang tuaku sangat memperhatikanku dan bahkan melupakan L begitu saja , seharusnya mereka menyadari bahwa pahlawan yang sebenarnya adalah L bukan para medis itu”

Air mata mulai membasahi pipi luhan secara perlahan tak sanggup menahan rasa bersalah yang terus menghampirinya . Banyak cerita yang mungkin tak dapat kutulis lagi dibuku manapun yang berhasil menginspirasiku tentang hidup ini . Hanya dari sebuah huruf dari ke 26 alfabet yaitu “L”. Mungkin bagi Luhan L adalah penyelamat hidupnya tapi bagiku L adalah teman sekaligus cinta pertamaku.

Huh akhirnya selesai juga ff yang kubuat dengan rekor waktu tercepat hanya 30 menit pasti jelek udalah comment aja ya gomawo ^^


[CHAPTER 7] School Rush season 1

http://highschoolfanfiction.files.wordpress.com/2013/10/school-rush.jpg?w=820

 

Author                       : xiubell (@sprinkaan29)

Rating                        : PG-15

Genre                         : School life, family, friendship, lil’ bit violence, romance, dll

Lenght                       :  7 of 10

Main Cast                 :

  • Park Jiyeon
  • Bae Suzy
  • Lee Jieun
  • Ahn Sohee
  • Choi Jinri
  • Park Chanyeol
  • Kim Myungsoo
  • Kim Minseok
  • Lee Howon
  • Xi Luhan

PENTING!!!!!

B/N: hallo, akhirnya bellalang bisa publish chap 7nya juga, ohya, dari beberapa komen yang bellalang baca, ktanya kurang panjang ya? Ada alasan sendiri kok, sengaja gak di bikin panjang^^ karena sekali lagi bellalang ingetin, School Rush tuh cma bwt ‘before true story’, jadi harap maklum klo pendek2^^

Happy reading, (more…)


Noir Mission [I'm Ready Sir]

NoirMission

Caramel (Minrie) ¦ Kris(Noir, cacao) EXO & Suzy Miss A ¦ Chapter

Genre : Mystery, Magic, Comedy, Supernatural, Fantasy ¦ Part 1

I’m ready sir…

Sebenarnya aku tidak mengerti, aku tidak mengerti apa-apa tentang kehidupanku sekarang ini.

“apa aku harus membaca semua ini?”ucap suzy yang masih tidak percaya dengan tumbukan buku yang menggunung di hadapannya. “apa wajahku ini meragukan heh?” suzy menatap kris cukup lama–untuk mencari kebohongan dari wajah iblis tersebut. “kau jarang ber’ekpresi, mana aku tau jika kau sedang bercanda…”

mendengar hal tersebut (more…)


[CHAPTER 3] School Rush season 1

school-rush

Author                       : xiubell (@sprinkaan29)

Rating                        : SU

Genre                        : School life, family, friendship, lil’ bit violence, romance, dll

Lenght                       :  3 of 10

Main Cast                 :

  • Park Jiyeon
  • Bae Suzy
  • Lee Jieun
  • Ahn Sohee
  • Choi Jinri
  • Park Chanyeol
  • Kim Myungsoo
  • Kim Minseok
  • Lee Howon
  • Xi Luhan

Support Cast:

  • Choi Minho as Jinri big brother

Genre                        : School life, Friendship, Family, Violence, Romance, etc.

Rating                        : 15+ (more…)


School Rush!! School Intro ^^

school-rush

 

Author : xiubell (@sprinkaan29 <<twitter cuy, follow yee ^^)

Before this post:

http://highschoolfanfiction.wordpress.com/2013/09/10/school-rush-intro/

http://highschoolfanfiction.wordpress.com/2013/09/21/school-rush-main-cast-introduction/

http://highschoolfanfiction.wordpress.com/2013/09/14/school-rush-rush-1-park-jiyeon-i-hate-my-fake-family/

http://highschoolfanfiction.wordpress.com/2013/09/28/school-rush-rush-2/

*mianhae kalo ngacak… ud ak susun tuh, urutan bacanya biar gak pusing ^^v

 

TADADDADADDA…. (more…)


[Drabble Playlist Random] All About Love

abl

[Drabble Playlist Random] All About Love

@liakyu present

Suzy and The Boys

Romance, Angst, Hurt, and Absurd

Contain of six drabbles!

Telah di post di sini
_

(more…)


[CHAPTER 1] School Rush season 1

Author                       : xiubell (@sprinkaan29)

Rating                        : SU

Genre                        : School life, family, friendship, lil’ bit violence, romance, dll

Lenght                       : Multi chapter ( 1 of ??)

Main Cast                 :

  • Park Jiyeon
  • Bae Suzy
  • Lee Jieun
  • Ahn Sohee
  • Choi Jinri
  • Park Chanyeol
  • Kim Myungsoo
  • Kim Minseok
  • Lee Howon
  • Xi Luhan

Genre                        : School life, Friendship, Family, Romance, etc.

Rating                        : 15+

A/N                           : ^^ My first FF in HSF, bellalang masih amatir, jadi kalo ada salah2, minta commentnya ya…^^

Summary                  :Ini adalah kisah yang terjadi sebuah sekolah, dimana ada perbedaan kasta yang sangat mencolok. Tertinggi dan paling berkuasa menindas yang lemah dan tidak berdaya. Tapi, jangan pernah melupakkan satu hal, kelemahan adalah sumber kekuatan, dan kekuatan adalah cerminan dari kelemahan.

Dan cerita ini, adalah kehidupan para penghuni sekolah tersebut. G class and S class.

Di sekolah ini, tak ada kata teman

Tapi, di kelas ini,

Kita akan mulai membuat sebuah keajaiban

(more…)


Just Time

Image

 

Title : Just Time

Author : Park Min Gi

Main cast : T-ara’s Jiyeon || Infinite’s Myung Soo || EXO’s Luhan || GG’ Yoon Ah

Support cast : Find In The Story

Ratting : cocok untuk semua umur

Genre : sad, angst, life

Disclaimer : My own story. Don’t plagiat!!

A/N : WARNING TYPO!!! Ff ini pernah diposting di wp lain. Posternya itu editan teman aku, karena dia ga tau jalan ceritanya jadinya ff nya ma posternya ga kena!! Hahaha,, maklumi aja ya..

HAPPY READING!!

(more…)


Eternally Mate (Story 1)

req-eternally-mate

Eternally Mate

Story 1

 

Author             : ClaRivaLice

Cast                 : Kris * Shin Ah Ri

Sehun * Hwang Mi So

Chanyeol * Kim Hyun Mi

Other Cast       : Kai, Luhan, Lay, Exo member

Genre              : Fantasy Romance, Friendship, liltle Revenge

Credit              : http://flwrblossom.wordpress.com

Length             : Series, Chapter

Rating             : 15

 

 

*Kim Hyun MI POV*

 

Hari ini benar-benar melelahkan karena jadwal kuliah begitu padat. Kulangkahkan kaki melewati lorong-lorong yang sepi akan penerangan ini, bukankah Seoul termasuk kota yang maju. Bagaimana bisa masih saja ada jalan yang miskin akan penerangan. Samar-samar aku melihat sesosok namja yang berlawanan arah denganku, Namja bertubuh cukup tinggi dengan langkahnya yang gontai. Aigoo, pasti itu Ajushi hidung belang yang sedang mabuk. Saat keadaan seperti ini, yang harus dilakukan adalah pura-pura tidak melihat apa-apa..

Aku mencoba berjalan santai melewati Ajushi itu yang sekarang sudah terduduk dipinggir jalan. Astaga pasti dia benar-benar mabuk, sampai tidak kuat untuk berjalan kerumah.

(more…)


slovkey Saga’s academy chapter 8 [Semi Final]

slovkey's saga's pic


Author : Dellockey (@Dellockey)

Tittle    : Slovkey Saga’s Academy .

Genre  : Fantasy, friendship , Action, little comedy

Main Cast     : Baekhyun (EXO) , Kris (EXO), Chanyeol (EXO), Luhan (EXO) , Kai (EXO), DiO (EXO) , Suzy (Miss A) , IU, Luna (FX) , Sulli (FX) , Minzy(2NE1), Luna (FX),Chen (EXO),Hyuna (4minute)

Support cast : Jessica (SNSD), Lim (Wonder Girls) , Dong Hae (SuJu) dan masih banyak lainnya.

Length : Chaptered

Rating   : T

Warning : Typo bertebaran

Summary : Slovkey Saga’s Academy telah kembali kalian semua kami utus kemari untuk menjadi seorang penyihir, batas yang ditentukan maksimal 6 bulan ketika masanya sudah habis kalian akan diberi pilihan, untuk menetap di sini atau pulang ke daerah asal.

SILENT READERS NOT ALLOWED

PLEASE BE A GOOD READERS !

___________________________S_L_O_V_K_E_Y________________________

Akhirnya, Sabtu tiba Juga. Sulli sudah bersiap duduk dideretan bangku paling depan seperti ratu. Kai sangat santai sekali, seperti bawaannya yang biasa. Mr.Shim berjalan ke tengah arena. Dia disoraki seperti band rock yang memasuki panggung.

“Pertandingan duel minggu kesembilan antara Choi Sulli dan Kim Jong In segera dimulai,” kata Mr.Shim lantang. “Silahkan memasuki arena.”

Sulli menyibak rambut hitam legamnya dan melewati pembatas dengan anggun. Suzy bertanya-tanya apakah punggungnya tidak pegal kalau dirinya duduk dan berjalan setegak itu setiap hari.

Pertandingan berlangsung agak lama. Kai cukup kuat dalam pertahanan sekaligus menyerang dan Sulli sangat tangkas saat menyerang saja. Sulli terus mengurung diri di perpustakaan dan sangat sering meluangkan waktu untuk menyelinap diam-diam bersama Suho. Sepertinya, dia sangat bersiap untuk duel ini. Benar kata Luhan, dia memang sangat ambisius. Bisa berarti baik dan buruk.

   “Apokamus !” Sulli menghantam pelindung Kai dengan semburan lidah api kebiruan. Pelindung Kai retak bersamaan dengan lenyapnya sihir Sulli. Sulli tidak membuang waktu. “Starka !” (more…)


Jeongmal Bogoshipo [ Chapter 3 ]

t29

(more…)


Jeongmal Bogoshipo [Chapter 2]

njgfvtdfyth

(more…)


[FICLET] Let Out The Beast #1

Let Out The Beast

.

***

.

Author’s Name : @NandaWibowo_ a.k.a Song Ha Neul

Genre : Fantasy. Romance. ( Fluff in the certain part )

Length : Ficlet ( Continue *Depend on Reader’s respond* *Tergantung seberapa antusiasnya reader*

Cast : Lu Han ( EXO-M ) and OC

Wanna visit my personal blog ? Just click HERE (more…)


Jeongmal Bogoshipo [Chapter 1]

(more…)


Luhan, Wo Ai Ni

Judul Fanfiction : Luhan, Wo Ai Ni
Nama Author : @leeyongmi
Main Cast :

  1. EXO-M Luhan
  2. EXO-K Chanyeol
  3. Liu Zi Dun (OC)

Additional Cast :

  1. Shin Hye Soo (OC)
  2. Shin Hye Na (OC) (Hye Soo’s twin)

Lenght :  One Shoot
Genre : Angst, Happy-end
Rating : PG-15

Disclaimer:

Semua cast milik Tuhan YME :) Fanfiction & plot cerita milik author. Please, no silent readers or plagiator. Don’t bash! It’s just a fanfiction.

Better to read before this –> The Secret Behind Her Eyes

Happy reading ^^

~~~

luhan-wo-ai-ni

Luhan, Wo Ai Ni …

(more…)


Promise Me Hyeong!

Promise Me Hyeong!

PromiseMeHyeongHunHanFf

Judul Fanfiction : Promise Me Hyeong

Nama Author : @smffjungseomi

Main Cast : Oh Sehun (Xi Sehun), Xi Luhan (Oh Luhan)

Additonal Cast : Finds them. Okay?

Length : oneshoot

Genre : Brothership

Rating : semua umur

Annyeong ^^ author Amatir yang kerjaanya read and write FF kayak aku…  kali ini Aku, si Exotic Hunhan Shippers (Very-Very Likeeeeeeeeeeeeeee HUNHAN #siapayangtanya) mau bikin Brothership Hunhan… Mian kalau jelek. Dan yang paling parah kalau ga nyambung ma judul hehehe….. aku beneran emang Author baru. Bukan Cuma di HSF tapi di dunia tulis menulis juga….  #AkuHarapGaTerlaluJelek

Jangan tanya Endingnya… Just read

Happy Read^^

Disini Sehun lagi berumur 6 tahun… So, masih kelas satu SD. Dan Luhan Umurnya 16. Gitulah…

“Luhan Hyeong. Nanti Luhan Hyeong temenin Sehun main bola ne?”

“Hmh. Ok” jawab Hyeong yang lebih tua sepuluh tahun darinya. Sehun tersenyum

“Pokoknya Sehun nungguin Luhan Hyeong”

.

.

.

“Sehunnie! Ga ikut main bola?” tanya Jong In, teman Sehun

“Nanti, Sehun lagi Nungguin Luhan Hyeong” Jawab Sehun yang mash duduk dipinggir Lapangan bola

“Sambil nungguin kita main bola dulu. Otte?” Tanya Kai / Jong In (aku nyebutnya Kai aja ya?. Biar ringkas)

“Ani, Sehun mau nungguin Luhan Hyeong” kata Sehun bersikeras

“Beneran nih?” tanya Kai lagi. Sehun mengangguk “arra. Ayo kita Lanjutkan main bolanya!” Seru Kai yang langsung Menyambar bola ditangan Xiumin yang langsung mengejarnya. Anak-anak itu terlihat senang dan tertawa bersama di Lapangan itu. Namun, disudut lain ada anak yang hanya melihat mereka. Masih menunggu Hyeongnya

Tiba-tiba pengganggu datang. Hujan… anak-anak itu menghentikan permainannya. Semuanya lari kerumah kecuali Kai yang igat masih ada satu temanya disana

“Sehunnie ga ikut pulang?” tanya Kai

“Ani. Nanti Saja. Kalau sehun pulang Luhan Hyeong datang gimana?”

“tapi nanti kamu basah”

“Ga papa. Sehun ga papa. Kai pulang aja dulu. Nanti Kai juga ikutan basah”

“Ya udah. Kai pulang dulu ya?” tanya Kai. Sehun mengangguk. Kai lari pulang, baru beberapa langkah Kai menengok kebelakang lagi ke sehun. Sehun hanya melambaikan tangan. Menyuruh Kai segera pergi. Kai lalu pergi.

“Dingin” gumam Sehun. Sehun masih tegas menyatakan bahwa. Luhan hyeong tidak lupa aku dan pasti datang. Itulah keras kepalanya anak SD bernama Oh Sehun

Setengah jam berlalu. Sehun basah kuyup dengan bola yang masih di genggam erat. Tanpa mantel, tanpa payung .wajahnya pucat, bibirnya membiru. Ia kedinginan. Namun, masih setia mnunggu Luhan, hyeong kesayangannya

Samar ditengah lebatnya hujan hari itu. Seseorang mendekat dengan sebuah payung. Dia Luhan. Sehun tersenyum melihat Luhan

“Sehun tahu Luhan Hyeong pasti datang” kata Sehun ceria

“Hujan… kenapa sehunnie masih menunggu hyeong?”

“karena sudah lama Sehun tidak main bola bersama Luhan Hyeong” jawab sehun polos. Luhan meneteskan aimatamendengar jawaban adik kecilnya itu.

Luhan merendahkan badanya setinggi Sehun dan memegang pundak Sehun dengan kedua tanganya “Mian Hyeong terlambat. Mianhae Sehunnie”

“Gwenchana. Yang penting Hyeong datang”  kata Sehun polos sambil tersenyum “ayo kita main bola sekarang” tambahnya

“MWO? Sekarang? Ini Hujan Sehunnie… kita berdua bisa sakit”

“apa masalahnya. Yang Sehun mau kan bersenang-senang sama Hyeong yang sekarang super sibuk karena sekolahnya di SMA” kata Sehun. Luhan menatap sendu mata sang adik yang menampilkan jurus andalan (Aegyo~~ #UdahTauDasarAuthorLebay)

Luhan tersenyum. “ara. Tapi jangan lama-lama ne?” Sehun mengangguk kencang dengan ekspresi ceria dan Sangat senang. Mereka bermain bola ditengah hujan lebat. Mereka tertawa bersama disana

Dan imbasnya… Luhan yang kena masalah. Luhan habis-habisan dimarahi karena kegiatan main bola di tengah hujan lebat yang berhasil membuat Sehun demam tinggi. Luhan merawat Sehun penuh kasih sayang.

“Maafin Luhan hyeong. Sehun jadi sakit” kata Luhan pada Adiknya

“siapa bilang ini Salah Luhan Hyeong?. Kan Sehun yang minta main bola sambil hujan-hujan”

Luhan mendesah “itu takkan terjadi kalau aku tidak terlambat”

“Ga papa. Main bola sambil hujan-hujanan lebih seru kok” kata Sehun yag langsung sukses membuat jitakan di dahi Sehun oleh Luhan. Sehun hanya tersenyum (nyengir maksudnya. Gatau apa bahasa sopannya #DasarAuthorPabo)

.

.

.

.

“Luhan Hyeong. Besok apa hyeong bisa jemput Sehun di Sekolah?” tanya Sehun

“Ne”

.

.

.

.

Sehun menunggu di tempat itu (sekolah maksudnya #KenapaGaDiTulisSekalianTuDiSekolah)

Sendirian. Berjam-jam hingga pukul  10 malam. Hingga Sehun tertidur. dari pukul 12 siang (waktu Sehun pulang Sekolah) ia menunggu  Luhan yang tak kunjung datang.

“Sehunnie… sehunnie…” Luhan membangunkan Sehun

“Hyeong kemana aja?. Sehun capek nungguin Hyeong” tanya Sehun sambil berusaha memisah kedua kelopak matanya.

“Mian. Hyeong ada tugas dadakan” Sesal Luhan

“Hyeong nggak sayang Sehun ya?”

“…….

………

………

Tentu saja tidak. Hyeong Sayang Sehun”

“Hyeong bohong! Harusnya Hyeong telepon Sehun kalau ga bisa jemput” kata Sehun kesal

“Sehunnie…  Mianhae…  Hyeong pikir kamu akan jalan kaki. Kan rumah tidak terlalu jauh”

“Sehun sayang Luhan Hyeong. Kalau Sehun pulang dan Luhan Hyeong jemput Sehun. Sehunnya ga ada gimana? Nanti kan kasihan Luhan hyeong yang udah capek-capek kesini” kata Sehun polos. Luhan menangis. Ia memeluk Sehun

“Maafin Luhan Hyeong…. Hyeong Sayang Sehunnie”

“Sehun maafin Luhan Hyeong kok” kata Sehun sambil menepuk punggung Luhan. “kalau Sehun Nangis eomma sukanya nepuk bahu sehun gini. Jadi sekarang Sehun nepuk bahu Hyeong ya?”

Luhan menatap dua mata Sehun yang menatap Luhan polos. “Gomapta Sehunnie” Sehun tersesenyum dan mereka pulang bersama.

Sehun mengandeng tangan Luhan erat. “Sehun pingin gini terus. Sama Luhan Hyeong terus. Luhan Hyeong mau nggak janji ma sehun?”

“Janji apa Sehunnie?”

“Janji jadi hyeong yang gak pernah ninggalin Sehun” kata Sehun sambil tersenyum manis. Luhan terdiam sebentar hingga akhirnya mulut dan kepalanya bergerak

“Ne sehunnie. Tentu saja” jawab Luhan sambil mengangguk

“ditambah satu janji lagi… Luhan Hyeong akan jadi Hyeong yang terbaik buat Sehun” tambah Luhan

.

.

.

“hyeong besok Hyeong ada waktu gak? Temenin Sehun Out bond yuk… katanya boleh ditemenin kakaknya. Sehun pingin ajak Luhan Hyeong” kata Sehun dengan Puppy eyes

“Mian Sehun, Hyeong sibuk” Jawab Luhan sambil mengerjakan tugas-tugasnya. Sehun mengambil tugas-tugas itu dan menaruhnya di kamarnya dan mengunci kamarnya

“Sehun nggak akan balikin buku itu ke Hyeong kalau Hyeong nggak mau anterin Sehun” kata Sehun tegas

“Sehunnie…”

“Jebal Hyeong”

“Sehunnie…”

“Hyeong…” balas Sehun ditambah Jurus terhebatnya (jurus Aegyo!)

Luhan menyerah “Arra… Besok Hyeong temenin Sehun”

“Jinja?” Sehun berteriak kegirangan “Tapi jangan telat lagi. nanti Sehun bisa di tinggal”

Luhan hanya tersenyum dan mengangguk.

.

.

.

Semua anak dan para kakaknya berkumpul di halaman sekolahya. Karena ada yang tidak memliki kakak, mereka ada yang datang dengan kakak sepupu mereka. Dan yang datang sendiri adalah Oh Sehun.

Kai menghampiri Sehun yang sendirian. Kai bersama kakaknya yaitu Kyungsoo “Sehunnie… Hyeongmu mana?” tanya Kai

“Entahlah. Terlambat mungkin” Kai mendesah. Jujur, Kai belum tahu wajah sosok bernama Luhan itu yang selalu Sehun bicarakan.

“Sehun kenalkan ini kakakku Kyungsoo” kata Kai mengalihkan pembicaraan. Pikiran Kai jauh lebih dewasa dari Sehun yang polos. Sehun menjabat tangan KyungSoo

“Jadi kau yang namanya Sehun?” tanya Kyungsoo “Kai sering bercarita tantangmu”

“Jinja?” tanya Sehun. Kyungsoo hanya mengangguk. Sehun terus menoleh ke kanan dan kiri tanpa memperhatikan lawan bicaranya. Sehun mencari Luhan. Hal itu ia lakukan secara ternang-terangan. Kai dan Kyungsoo pun merasa mereka mengganggu Sehun “Kai kesana dulu ya?” tanya Kai. Sehun mengangguk.

“Bagi peserta Outbond. Kita akan segera berangkat. Harap berkumpul”

Mereka semua berkumpul kecuali satu anak. Ya, Satu anak. Oh Sehun. Setelah semua berkumpul. Salah satu guru SD menyadari Sehun masih (Celingak-celinguk #ApalahBahasaSopannyaMola)

“Sehunnie tidak ikut?” tanya Sang guru

“Apa Saem tidak liat Hyeongku?”

“Ani. Saem tidak Lihat. Sehun boleh berangkat bersama Saem. Tidak perlu bersama Hyeongmu”

“tapi Sehun maunya sama Luhan Hyeong. Bukan sama Suho Saem”  Suho (Sang Saem) mendesah mendengar jawaban Sehun.

“apa Sehunnie mau nunggu disini? Kamu nanti ketinggalan rombongan”

“Gwenchana Saem. Luhan yeong sangat hebat mengendarai motor dengan kecepatan Kilat! Hehehe”

“kalau gitu kami berngkat dulu ya?”tanya Suho. Sehun mengangguk dengan memberikan dua jempol tangannya . Suho beranjak dan memberangkatkan rombongan. Sebelum pergi ia menyempatkan melihat sehun yang masih (celingak-celinguk #ahTerserahApaanIstilahnya) Suho mendesah lalu pergi

Kai dan Kyungsoo membangunkan Sehun tertidur di sekolah. Outbond itu Sudah berakhir. Dan Sehun tak mengikutinya. Keduanya mendesah

“Sehunnie”

“Eh? Apa kau Luhan hyeong?” kata Sehun setengah mengantuk

“Ani. Aku Kai dan ini Kyungsoo Hyeong” kata Kai

“Lalu kemana Luhan hyeong?” Tanya Sehun

“Menurutku dia tidak datang” Jawab Kai tegas

“Ani! Tentu saja dia datang! Dia tidak mungkin pergi tanpa pamit pada Sehun. Hyeong hanya terlambat. Hyeong janji pada Sehun” kata Sehun bersikeras

“Sudah berapa kali Hyeongmu itu melanggar janji padamu hah? Ia ta pernah menepati janjinya! Aku bahkan belum pernah melihatnya” kata Kai lantang

“Hyeong belum penah melanggar janji Hyeong hanya terlammbat!” Sehun juga ikut lantang

“Sehunnie…” lirih Kai

“Kai dan Kyungsoo hyeong pulang saja. Sebentar lagi Heyong datang” kata Sehun

“Begini saja Sehun Kyungsoo hyeong dan Kai yang akan mengantarmu pulang” kata Kyungsoo

“Sirheo! Dia kan Luhan hyeong! Dia pasti datang!” jawab Sehun yakin

Kyungsoo dan Kai mendesah. Mereka akhirnya mengalah dan pergi

Sehun kembali sedirian “Luhan hyeong…. kenapa hyeong tidak segera datang? Dulu waktu Sehun belum SD kan kita sering bermain bersama. Kenapa sekarang hyeong suka terlambat?” gumam Sehun.

.

.

.

Sehun membuka mata. Matahari telah berada di arah timur. Yang Sehun tau ini sudah pagi. Dan hyeongnya belum datang.

Sebuah mobil berhenti di halaman sekolah dasar itu. Ini hari minggu. Jarang ada yang datang. Setelah diperhatikan Sehun tahu bahwa itu mobil keluarganya.

“Pasti itu hyeong!” Sehun segera berlari mendekat sambil berteriak “Luhan Hyeong!”

Namun, bukan Luhan. Dia Eomma. “eomma? Mana Luhan Hyeong?”

“dirumah. Sehunnie. Kajja! Kita pulang!”

“Sirheo! Sehun Cuma mau pulang kalau Luhan hyeong yang jemput”

“Ani Sehunnie… Kajja! Kita pulang!”

“Sirheo! Sirheo! Sirheo!”

“Sehunnie….”

Karna Sehun keras kepala. Sang Eomma akhirnya mengendong Sehun masuk ke mobil membawanya pulang secara paksa.

Sehun menangis. Ia Khawatir kalau tiba-tiba Luhan menjemputnya dan dia tidak ada. Khawatir Luhan kelelahan mencarinya di Sekolah. Namun, saat sehn masuk Rumah itu ia melihat Luhan sedang tertawa keras sambil menonton TV comedy kesayangan mereka di hari minggu. Sepolos apapun Sehun, ia tak terima penantianya ini tidak berguna

“Hyeong ternyata memang udah nggak sayang sama Sehun!  Apa waktu itu juga sama? Waktu main bola dan jemput sekolah? Apa Hyeong sedang tertawa seperti ini disaat Seun kesepian dan kedinginan?” Sehun menangis “Hyeong lupa janji Hyeong pada Sehun?. Hyeong bilang Hyeong mau jadi hyeong yang paling baik dan gak aka pernah ninggalin Sehun. Hyeong Jahat! Sehun benci Luhan Hyeong!”

“Sehun bener-bener sayang sama Luhan hyeong. Sehun pikir Luhan hyeong sayang juga ma Sehun! Tapi Sehun salah! Salah besar! Luhan Hyeong sama Sekali nggak sayang ma Sehun”

Sehun lari kekamarnya dan mengunci pintu rapat-rapat.  Luhan mengetuk pintu dari luar

“Sehunnie! Sehunnie! Sehunnie!” teriak Luhan dari luar

“Sehunnie buka pintunya!” sekeras apapun teriakan Luhan. Sehun, si anak keras kepala tetap tidak akan membuka pintu itu

.

.

.

Sehun berniat berangkat Sekolah

“Apa sehun mau hyeong antar?” tanya Luhan

“Ani! Sehun punya kaki sendiri” jawab Sehun dingin.

“Nanti Hyeong jemput Sehun ya?”

“Andwae! Sirheo! Sehun bilang Sehun punya kaki sendiri!”

“Sehunnie!” Sehun tidak mempedulikan Luhan. Ia langsung pergi

Luhan mengikuti Sehun dari belakang. Sehun, tau namun pura-pura tak peduli. Sehun masuk ke Sekolahnya. Luhan menunggunya diliuar. Sepulang sekolah Sehun melihat sosok Luhan yang masih ada di posisi tadi.

“Apa Hyeong nungguin Sehun?” tanya Sehun yang akhirnya mau bicara dengan Luhan

“Ne, bukankah selama ini Sehun yang tungguin Hyeong?. Sekarang giliran Hyeong” Jawab Luhan sambil tersenyum pada adik kecilnya itu. “Mianhae Sehunnie” Sehun tersenyum mebalas senyuman Luhan dan Sehun memeluk Luhan

“Sehun sayang Hyeong” Kata Sehun

“Hyeong sayang Sehun” Balas Luhan

“Apa Sehun mau ke taman bermain bersama hyeong?” tanya Luhan

“Jinja? Ehuiiiiiiiii!” teriak Sehun girang

Mereka datang ke taman bermain. Sehun bermain wahana bersama dengan Luhan. Meskipun Luhan jauh lebih tua. Ia ingin membuat Sehun senang. Ia berusaha mengimbangi Sehun yang masih anak-anak mereka berkejarkejaran, bermain ayunan, bahkan bermain bola. Setelah lelah,mereka beranjak pergi ke sebuah cafe. Memesan beberapa makanan. Dan satu cup bubble tea untuk berdua. Bukannya uang mereka tidak cukup, tapi agar menunjukkan mereka saudara dekat. Mereka berfoto bersama… tertawa dan gembira bersama…

Dan terakhir, mereka mengunjungi sebuah danau. Di sekitar Danau itu terdapat banyak jajaran-jarang pohon yang besar dan tinggi serta rindang. Mereka menikmati matahari terbenam disana. Sehun duduk bersandar pada Sebuah pohon dan Luhan di pohon lainya. Mataharipun terbenam dengan indah senyum terukir di wajah keduanya hingga matahari tak nampak lagi

“Hyeong… hari ini sehun sangat senang… Sehun ingin hari ini lebih lama lagi. Akhirnya Sehun bisa bersenang senang sama hyeong. Sehun sayang hyeong. Makasih tidak melanggar janji Hyeong untuk jadi Hyeong terbaik buat Sehun………… Hyeong adalah hyeong yang paling baik….. Sehun nggak yakin ada hyeong lain yang kayak hyeong”

Sehun melirik ke arah hyeongnya yang tidak menjawab. Ternyata Luhan tidur

“hyeong pasti capek, ya kan? Sampai tidur gitu…” Sehun melepas jaket kecilnya untuk menyelimuti Luhan.

Dan ia kembali ke pohonnya dan kembali menatap langit yang disinari bintang. Ia tersenyum. Perlahan Sehun pun tertidur

Setelah bangun, Sehun bingung. Ia tak mengenali tempat ini. Ini buka rumah mereka, dan juga bukan rumah sakit. Dimana ini? Tanya Sehun bingung. Ia keluar ruangan itu, Sehun semakin bingung karena banyak sekali orang disana apalagi mereka semua memakai baju  dengan warna sama yaitu hitam dengan ekspresi sedih di wajah mereka masing-masing. Namun, Ia lega saat melihat ibunya

“Eomma…”

“Sehunnie sudah bangun ya?” kata Eomma itu sambil memaksakan senyum dalam tangisannya. Sehun tidak mengerti kenapa Eomma menangis. Eomma memeluk Sehun. Sehun menepuk punggung eomma. Seperti yang pernah ia lakukan pada Luhan.

Ia menatap kesana-kemari. Ia bisa lihat semua orang yag di kenalinya. Seluruh bibi, kakak sepupu, bahkn ia lihat Kyungsoo dan Kai namun, seseorang masih belum terlihat.

“Eomma?”

“uh?”

“Mana Luhan hyeong?” tanya Sehun. “semuanya ada disini. Tapi, Kemana Luhan hyeong?!” teriak Sehun. Semua pandang menuju kearahnya. Semua menatap wajah polos Sehun nanar. Termasukk Suho dan Kyungsoo. “apa Luhan Hyeong ada acara di sekolahnya?” tanya Sehun lagi. Eomma memeluk Sehun lebih erat. Dan tangisan Eomma semakin menjadi. Semua di ruangan itu menatap sendu wajah Sehun dan menitikkan airmata. “Sehunnie….” Isak Eomma Sehun.

Kai mendekati Sehun yang sudah tidak dipeluk oleh Eomma karena Eomma pingsan “Ini namanya adalah kematian kau tidak bisa bertemu Luhan hyeong lagi” bisik Kai pada Sehun.Sehun tersenyum kecut “Luhan hyeong tak kan pergi meninggalkanku dia sudah janji” Sehun belum mengerti apa itu kematian. Yang mewakili tanda perpisahan selamanya. Sedangkan yang Kai tau, artinya orang itu tak bisa di temui lagi entah kenapa. Itulah arti kematian buat Kai.

Sehun menendangi karangan bunga yang dikirimkan orang-orang “DIMANALUHAN HYEONG? APA DIA GAK SUKA SEHUN? POKOKNYA KALAU BUKAN LUHAN HYEONG YANG NENANGIN SEHUN. SEHUN GAK AKAN TENANG!!!!!”teriak Sehun

“Luhan Sudah pergi!” teriak salah satu sepupu Sehun

“Kemana?” tanya Sehun. Tidak ada yang menjawab. bukanya tidak tahu, namun tidak mampu… Sehun sangat menyayangi Luhan lebih dari apapun “luhan hyeong kau kemana? Jangan bercanda! Ini tidak Lucu hyeong!”kata Sehun

Suho, sebagai guru Sehun berusaha menenangkan Sehun. “Luhan Hyeongmu hanya pergi sebentar”kata Suho lembut. Sebenarnya Suho tidak tega membohongi sehun dengan harapan kosong. Tapi mau bagaimana lagi? itu cara terakhir

“jinja?”

“tentu saja. Dia kan sayang Sehun” kata Suho bergetar. Suho pun berusaha menahan airmatnya yang mau tumpah karena kesalutannya pada Sehun. Seorang adik yang sangat menyayangi hyeongnya. Lebih dari apapun. Sehun tersenyum “Berarti Kai tadi bohongin Sehun kan?” Sehun menatap Kai. Kyungso menyikut Kai

“Kai tadi Cuma bercanda” kata Kai yang turut Sedih

.

.

.

Sebuah makam. Seorang pemuda berusia 16 tahun. Itulah objek yang sedang tergambar

Sehun mendatangi makam Luhan. “kau melanggar janjimu” kata-kata itu entah keberapa kalinya Sehun mengatakannya. “kau bilang kau tidak akan pergi! Kau pikir kau akan jadi Hyeong yang baik dengan melakukan itu?” tanya Sehun pada sebuah makam. Sehun mengepalajan tangnya dan memukuli tanah

“Kau Jahat!” Sehun menangis. “Ini hari ulang tahun ku Hyeong. Ingatkah kau?”

“Nyanyikan lagu selamat ulang tahun untukku hyeong” tidak ada jawabn. Tentu saja. Bagaimana Luhan menjawabnya.

“Happy b’day Sehunnie. Happy b’day Sehunnie happy b’day happy b’da happy bday Sehunnie” Suara itu adalah Suara Luhan dari rekaman yang sang Eomma berikan pada Sehun tadi pagi

“Hey… Saengilchuka hamnida Sehunnie! Mian karena baru mengucapan tahun ini. Tahun lalu aku tidak mengucapkanya kan?. Saat mendengar ini usiamu 16 tahun kan? aku menyuruh Eomma memberikan ini padamu hari ini….  Itu artinya sudah sepuluh tahu aku tidur di tempat gelap bernama kuburan itu. Matjyo?…. aahhh…. sungguh! aku sangat ingin liat wajahmu sekarang. kau masih sepolos dulu? eh… diantara kau dan akau menurutmu siapa yang lebih tampan? hihihi…. Ok, karena sekarang saat mendengar ini usiamu 16 kita bicara seolah kita teman sebaya aja ne?. Ok mulai”

Luhan POV

“Luhan Hyeong. Nanti Luhan Hyeong temenin Sehun main bola ne?”

“Hmh. Ok” jawab ku. Sehun tersenyum

“Pokoknya Sehun nungguin Luhan Hyeong”

.

.

.

“Luhan. Kau mau langsung pulang?” Tanya Kyungsoo saat pelajaran berakhir.

“aku mau menemani Sehun bermain bola”

“Oh”

Aku berlari kerumah untuk segera bergati baju. Malangnya, penyakit itu kambuh lagi. kepalaku begitu pusing dan asanya aku mau pingsan di tempat saat itu juga. Aku mencoba bertahan. Aku tidak boleh melanggar janjiku pada Sehun.namun, tubuhku tak mau diajak kompromi. Aku jatuh pingsan di tempat begitu saja.

Saat sadar. Aku ada di rumah sakit bersama eomma. “dimana Sehun?” tanyaku langsung

“mungkin dirumah. Tadi ia memang di lapangan bola. Tapi ini hujan, Ia pasti dirumah” kata Eomma.

“Mwo ? hujan?” aku langsung mencabut infus berlari keluar kamar menyambar payung dan pergi kelapangan. Eomma salah dan dugaanku benar. Sehun menungguku. Ia benar-benar keras kepala

Sehun basah kuyup dengan bola yang masih di genggam erat. Tanpa mantel, tanpa payung .wajahnya pucat, bibirnya membiru. Ia kedinginan. Namun, masih setia menungguku.

Aku mendekat. Sehun tersenyum melihat kehadiranku

“Sehun tau Luhan Hyeong pasti datang” kata Sehun ceria

“Hujan… kenapa sehunnie masih menunggu hyeong?” tanyaku sendu

“karena sudah lama Sehun tidak main bola bersama Luhan Hyeong” jawab sehun polos. Tapi sangat pilu bagiku. Kenap tadi aku harus pingsan?.harusnya aku tidak membuat kami sedekat ini. Bagaimana jika nanti aku pergi dari dunia ini?. Bagaiman reson Sehun? aku merendahkan badanya setinggi Sehun dan memegang pundak Sehun dengan kedua tangaku “Mian Hyeong terlambat. Mianhae Sehunnie”

Akhirnya. Kami bermain bola ditengah hujan karena hasil aegyo Sehun.

.

.

.

“Luhan Hyeong. Besok apa hyeong bisa jemput Sehun di Sekolah?” tanya Sehun

“Ne”

.

.

.

.

Lagi disaat Aku mempunyai janji pada Sehun. Aku harus melanggarnya karena pingsan. Bahkan kali ini pingsan yang begitu lama. Lagi,ketika ku tanya Eomma bilang Sehun dirumah. Lagi, aku  tidak percaya dan lari dari Rumah sakit.

Pukul 10 malam. Meski sekolah selesai pukul 12 siang dan jarak rumah sebenarnya dekat Sehun tetap bersikeras menungguku. Hingga tertidur. Aku memnabangunkan nya. Ia sepat kesal padaku aku mencoba mencari alasan. Namun, aku tetap memberi alasan yang tidak membuat sehun menghindar. Ini salah! Harusnya aku membuat sehun membenciku. Kami pulang bersama

“Sehun pingin gini terus. Sama Luhan Hyeong terus. Luhan Hyeong mau nggak janji ma sehun?”

“Janji apa Sehunnie?”

“Janji jadi hyeong yang gak pernah ninggalin Sehun” kata Sehun sambil tersenyum manis.aku tidak tahu harus biang apa. Tapi melihat dua mata harap Sehun. Aku tak bisa mengelak. Mian Sehun aku akan menyetujui janji yang sudah kulanggar sebelum janji itu di buat

“Ne sehunnie. Tentu saja” jawab ku sambil mengangguk

“ditambah satu janji lagi… Luhan Hyeong akan jadi Hyeong yang terbaik buat Sehun” tambahku. Aku tahu ini salah tapi aku tak tahu harus bagaimana lagi

.

.

.

“hyeong besok Hyeong ada waktu gak? Temenin Sehun Out bond yuk… katanya boleh ditemenin kakaknya. Sehun pingin ajak Luhan Hyeong” kata Sehun dengan Puppy eyes

“Mian Sehun, Hyeong sibuk” Jawab ku mencoba menghindari Sehun. Karena, sebuah buku dan aegyo akhirnya aku mengiyakan keinginan nya

.

.

.

.

Aku dan Kyungsoo  berada di Sekolah minta izin untuk tidak mengikuti kelas ke dua, tiga, empat untuk hari ini. Dengan alasan yang diada-ada. Alasan sebenarnya untuk menemani Outbond tidak dikatakan.

Kami kemudian naik bis kesekolah mereka dan kebetulan bertemu Suho hyeong. Kami bercakap sebentar. Dan kemudian kami turun di sebuah halte. Namun, kepalaku tiba-tiba merasakan pusing yang begit dahsyat. Lebih dri biasanya. Aku kembali melemas dan terjatuh.

Lagi, aku sadar dirumah sakit dan eomma disampingku

“Jam berapa ini?” tanyaku

“jam 6 pagi”

“Mwo? Sehunnie!”

“Andwae! Eomma akan jemput dia kau pulang saja kerumah” kata Eomma “kyungsoo-ssi bantu anak ini pulang kerumah” ucap Eomma pda kyungsoo

.

.

“apa yang akan kau lakukan pada adikmu. Ia terlalu polos dan terlalu menyayangimu. Aku dengar semua dari Kai” kata Kyungsoo dalam mobilnya. Aku mendesah “entahlah”

“sebelum pergi. Buat dia membencimu”

“Ara” jawabku. Kyungsoo memalingkan wajahnya. Ia menangis “kau menangis?” tanyaku

“Luhan… tidak bisakan kau bertahan lebih lama?”

“apa yang kau bicarakan Kyungsoo… aku tau usiaku diujung tanduk tapi, aku diperkirakan masih hidup selama tiga bulan kedepan. Kurasa itu cukup untuk menjauhi Sehun”

.

.

.

Sehun masuk.  Aku membutbuat suatu tawa agar sehun membenciku dengan menonton TV comedy kesayangan kami di hari minggu.

“Hyeong ternyata memang udah nggak sayang sama Sehun!  Apa waktu itu juga sama? Waktu main bola dan jemput sekolah? Apa Hyeong sedang tertawa seperti ini disaat Seun kesepian dan kedinginan?” Sehun menangis “Hyeong lupa janji Hyeong pada Sehun?. Hyeong bilang Hyeong mau jadi hyeong yang paling baik dan gak aka pernah ninggalin Sehun. Hyeong Jahat! Sehun benci Luhan Hyeong!”

Degh

Rasanya kedua tanganku gemetar. Sehunnie… Hyeong sayang Sehunnie… Mianhae… Mianhae… aku medongakkan kepala untuk menadahi airmataku agar tidak menyentuh pipiku. Mmalukan sekali jika menangis disaat seperti ini

“Sehun bener-bener sayang sama Luhan hyeong. Sehun pikir Luhan hyeong sayang juga ma Sehun! Tapi Sehun salah! Salah besar! Luhan Hyeong sama Sekali nggak sayang ma Sehun”

degh

Sehun lari kekamarnya dan mengunci pintu rapat-rapat.  Aku terpaku dan menangis. Aku mengetuk pintu kamar Sehun

“Sehunnie! Sehunnie! Sehunnie!”

“Sehunnie buka pintunya!”

Kepalaku sangat pusing aku berjalan gontai ke kamarku

.

.

Drrrt drrrt ponselku berbunyi. Kyungsoo

“Luhan aku ingin mengatakan padamu yang sebenarnya”

“apa?”

“Mian tapi kata dokter kemarin. Karena beberapa faktor mungkin kau tidak akan bertahan lebih lama. Apa kau tidak merasa ada yang berbada pada dirimu?” kata Kyungsoo. Terdengar isakan dari Sahabatku itu “jangan jauhi Sehun. Setidaknya… buat dia bahagia sebelum dia kehilangan dirimu…. dan kau tahu Luhan… kau adalah Sahabat terbaikku”

“kyungsoo-yaa…” ia memutus panggilan. “hanya tersisa sedikit?” gumamku

.

.

Aku mengikuti Sehun dari belakang. Karena dosaeng ku itu ta mau kuantar sekolah. Aku menunggunya. Baru seperempat jam. Aku merasa bosan. Bagaimana Sehun bisa ertaha menunggunya hingga berjam-jam.  Diam-diam airmata ku jatuh. Aku menunggu sambil menagnis diam diam hingga kudengar dentingan bel tanda sekolah usai. Aku mengusap air mataku cepat.

“Apa Hyeong nungguin Sehun?” tanya Sehun yang akhirnya mau bicara denganku

“Ne, bukankah selama ini Sehun yang tungguin Hyeong?. Sekarang giliran Hyeong” Jawabku. “Mianhae Sehunnie” kata ku. Sehun memeluku

“Sehun sayang Hyeong” Kata Sehun

“Hyeong sayang Sehun” Balasku

“Apa Sehun mau ke taman bermain bersama hyeong?” tanya Luhan

“Jinja? Ehuiiiiiiiii!” teriak Sehun girang

Kami berjalan-jalan ke banyk tempat kami bermain dan tertawa bersama

Dan terakhir, kami mengunjungi sebuah danau. Di sekitar Danau itu terdapat banyak jajaran-jarang pohon yang besar dan tinggi serta rindang. kami menikmati matahari terbenam disana. Sehun duduk bersandar pada Sebuah pohon dan aku di pohon lainya. Aku terus menatap wajah Sehun Sendu. Berharap aku masih punya cukup usia utuk melihatnya tumbuh. Aku ingin melihat nya dewasa. Mengenal siapa pacarnya dan mengajari prnya… tapi, apa itu mungkin? Mataharipun terbenam dengan indah senyum terukir di wajah Sehun. Aku ikut tersenyum. Tersenyum bukan kaena cantiknya matahari tapi tersenyum kaena Sehun. Di hidupku yangsingkat ini. Aku ditakdirkan untuk bertemu seoarang Dosaeng seerti dia. Dosaeng yang sangat tulus. Jujur, sangat berat meninggalkannya… Ia punya arti sendiri dalam hidupku. Gomapta Sehunnie…. Mianhanta Sehunnie…. Annyeong Sehunnie… perlahan seiring sinar matahari yang meredup pandangnku perlahan muali kabur samar kudengar suara Sehun berkata :

“Hyeong… hari ini sehun sangat senang… Sehun ingin hari ini lebih lama lagi. Akhirnya Sehun bisa bersenang senang sama hyeong. Sehun sayang hyeong. Makasih tidak melanggar janji Hyeong untuk jadi Hyeong terbaik buat Sehun………… Hyeong adal——–“ kalimat Sehun terpotong sampai situ di pendengaranku… yang jelas. Ia bilang ia sayang padaku. Aku juga sayang padamu……. Sehunnie…..

terimakasih memberiku arti pada hari terakhirku… terimakasih kau emnerimaku sebagai Hyeongmu… aku memang bukan Hyeong yang sempurna… tapi, aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mu…. Nae Dosaeng… Oh Sehun

End

Huuuuuuuuua!!!!!!!!! Selesai kan? Ada yang geleng-geleng gak ada fanfic Oneshoot yang sepanjang ini? Hadeh -_-“ maklum… aku juga heran ni author kesamber apaan #AsalkanGaKesamberPetirDah mungkin kesamber Sehun kali yah? Hihihi #plaak @DidamparFansnyaSehun kecuali saya sendiri Ehm…

Gimana? Jelek ya? Hadeh” aku beneran masih amatir ya?…. tapi, ngomong-ngomong. Ada nggak sih yang nggak pengen punya adek kayak Sehun?. Jangan sampai pada pengen! Sehun kan adeknya Author #plaak @DidamparLagiFansnyaSehun

Gimana gak pengen? Ya ampun!! sayang…….. banget sama Hyeongnya….. aku juga bener ga tega ama Si Sehun buat ngetik kalau Luhan udah gak ada…. (lebaynya udah ilang tapi malah nangisih Hunhan yang ada di FF ini)

Gitu aja ya… Ok makasi udah sempetin baca… Wait me to come back….

-Jung Seo Mi-


Gallery

JUST YOUR FRIEND Part 1

Just Your Friend Part 1

Justyourfriendluzykri1s

Author : Jung Seo Mi

Cast :

-Xi Luhan

-Bae Suzy

-Wu Yi Fan (Kris)

Support Cast :Suho, OC

Genre : Friendship, Triangle love, drama, Sad Ending

Length : Chapter

Hai! Author amatir disini! Aku author baru di blog ini… Typo…? Mian ya?… Sempetin buat baca ni ff makasih banget……………….. dah! Ah mulai Lebay yah!

Ringkasan :

Xi Luhan, setelah mengetahui alasan selama ini orangtuanya menyekolahkannya di Korea adalah karena kenyataanya mereka sudah bercerai. Ia berhenti menjadi orang yang ceria. Kemudian, secercah cahaya menyinari lembaran hidupnya. Hadirlah seorang gadis yang membuatnya kembali tersenyum. Namun, saat gadis itu menerima citanya, ia harus menutup lembaran buku harianya selamanya

-

-

-

Luhan dan Suzy adalah sahabat. Suzy adalah gadis cantik yang sangat tenar dan memiliki banya fans di sekolahnya. Padahal, ia sebenarnya bukan artis. Mungkin, karena wajahnya yang cantik, kaya, dan cerdas. Namun, jarang ia mempercayai orang lain sebagai sahabatnya. Dan yang ia percayai adalah Xi Luhan.

Luhan dan Suzy sedang berbincang di kantin Sekolah

“Lu, Kris mengirimiku bunga lagi pagi ini…” kata Suzy pada Luhan dengan berbisik

“Jinja?. Oh..” tanggap Luhan dingin

“responmu kenapa begitu? Tidak terlihat menyenangkan” kata Suzy sambil cemberut

“Aku hanya merasa. Kalau Kris itu… Ah Lupakan!” kata Luhan

“kau kenapa Lu?… ada masalah?”tanya Suzy

“tidak kok…” Bohong Luhan. tentu saja, sebenarnya Luhan punya masalah dengan Kris, kekasih Suzy. Kris, menyuruh Luhan mundur dari Suzy. Nanti pulang sekolah Kris menyuruh Luhan datang ke restoran tempat dimana mereka membuat janji.

* di Restoran

“Sudah lama menunggu?” tanya Luhan tersenyum percaya diri

“apa kau suka terlambat?” Balas Kris

“sebenarnya tidak. Karena aku tidak suka bertemu denganmu aku sengaja terlambat” Jawab Luhan. Kris tersenyum kesal.

“kenapa kau tidak bisa menjauh dari Suzy?” Mulai Kris yang tidak berniat basa-basi

“Aku takut kau akan melukai nya” Jawab Luhan sambil memutar garpu di meja dengan dua jari tangan kanan nya

“kenapa kau begitu Khawatir padanya?” tanya Kris sinis

“Karena aku tidak percaya padamu”Jawab luhan. Masih memutar garpunya

“Atau……. karena kau menyukainya?” Kris langsung pada intinya. Luhan terperajat. Garpu yang ia putarkan berhenti. Kris tahu ia menang. Lantas, ia tertawa menang

“Kelihatanya… aku benar. Kan? Xi Luhan?” Luhan membatu. Seolah ia tak bisa bergerak. Ini pertama kalinya kebenaran ini terkuak. Kedua tanganya gemetar.

Kris tertawa menang. “Ayolah… tidak perlu setakut itu. Tadi saat berangkat kau benar-benar percaya diri”

Luhan menetralkan dirinya

“kau tidak benar!.” Elak Luhan. “Aku terkejut mendengarmu mengatakan yang barusan. Bagaimana bisa aku jatuh cinta padanya?” tambahnya.  Kris hanya diam menatap tajam Luhan

“Kau tidak perlu curiga padaku. Jika kau merasa aku mengganggu aku akan menjauhi Suzy” kata Luhan

“Baiklah.itulah yang aku inginkan. Jauhi Suzy!” kata Kris dengan sebuah Smirk

“baik” Luhan mensetujuinya

“Terimakasih sudah mengorbankan perasaanmu demi hubungan kami”Kris mengejek dan tersenyum menang. Luhan terjebak dalam permainanya

-

-

-.

Suzy memenceti tombol di ponselnya sudah tiga hari luhan tak bisa dihubungi dan sama sekali tidak menghubunginya. Di sekolah bahkan Luhan menghindarinya.

*di sekolah

Suzy melihat Luhan. Mereka berpapasan

“Lu…” Suzy berusaha menyapa Luhan. Luhan hanya diam. Bahkan, pura-pura tidak kenal. Suzy memegang tangan Luhan. Lalu, menariknya. Ke sebuah ruangan kosong.

“Kau kenapa? Marah?” Tanya Suzy pada Luhan.

“Tidak” Jawab Luhan datar

“kenapa menghindar?” tanya Suzy

“tidak” Jawab Luhan dengan tingkat kedataran tinggi

“Kau Jelas menghindar” Kata Suzy. Ia menatap lekat dua bola mata Luhan. Sedangkan yang di tatap membuang muka. Ia sama sekali tidak mampu melakukan ini. Ia tak bisa jauh dari Suzy

“aku bilang tidak!” jawab Luhan kasar. Suzy terkejut dengan jawaban kasar Luhan. Luhan berusaha menjauh. ‘Mian Suzy-ah Mianhae’ batin nya

“Lu…” kata Suzy berkaca-kaca. Sadangkan Luhan pergi tanpa permisi dengan menabrak bahu Suzy.

…………..

*kost Luhan dan Suho

“kenapa? Kau terlihat sedih” tanya Suho pada Luhan

“aku menyerah darinya. Ia punya orang lain. Ia menyuruhku menjauh dari Suzy. Benar-benar aku tak sanggup melakukan apapun” jawab Luhan sambil menundukkan kepala.

“Hey… kau tidak boleh menyerah. Betapa baiknya kau mau mengalah. Kau kehilangan kasih sayang orang tua. Bahkan kau kehilangan gadismu” jawab Suho.

“hey… sejak kapan dia jadi gadisku?” Balas Luhan kesal. Sambil memukul kepala Suho dari belakang.

“tenang saja. Kau masih punya sahabat setia yang tak akan pernah meninggalkanmu” kata Suho sambil menunjuk dirinya sendiri

“ah terserah” jawab Luhan

…………..

*Flashback

Pagi itu pagi yang cukup cerah. Luhan dan Suzy, bersama-sama mereka selalu bersama hampir dalam banyak kesempatan. Label sahabat. Itulah label diantara mereka berdua

“Luhan-ah… kau tau?. Aku menemukan hal yang namanya cinta di hatiku. Namja itu tampan” kata Suzy sambil melahap makanan yang di sediakan di kantin

“Jinja?  Nuguya?” tanya Luhan dengan ekspresi yang tidak dapat dijelaskan

“seseorang bernama Kris” Jawab Suzy sambil tersenyum dan tersipu

“Kris?”Luhan  menatap mata Suzy dalam-dalam. Luhan terpaku melihat wajah bahagia Suzy saat menceritakan namja barunya itu. sebagai namja yang selama ini selalu menyukai Suzy, Luhan Sedih. Luhan sangat terkejut. Bagaimana bisa Suzy tidak tahu bahwa selama ini Luhan menyukainya?.selama ini Luhan menunggunya. Atau Suzy tahu tapi dia pura-pura tidak tahu?. entahlah

“aku senang Luhan. Dia pria yang baik” kata Suzy diikuti senyum cantik khasnya.

“eo”jawab Luhan dengan usaha keras menutupi kekecewaanya

“responmu terlalu datar Luhan” kata Suzy. Bae Suzy apa kau tidak tahu?. Bahkan untuk mengatakan ‘eo’ adalah hal yang berat bagi Luhan

“Mian! Chukae! Kuharap kau bahagia denganya” Luhan menampilkan wajah yang sangat berlainan dengan hatinya. Wajah ceria yang berhasil menutup sendu hatinya dengan baik.

“Gomawo” kata Suzy. Ia selesai makan dan bangkit dari duduk. Lalu ia segera berlari. “Siapa yang terakhir sampai di perpustakaan. Traktir makan!”

“Yaa! Kau Curang! Mencuri Start!” teriak Luhan yang kemudian menyusul Haemi berlari ke perpustakaan

……….

*Flashback end

-

-

-

*now

Luhan pulang dari sekolahnya. Ia melihat Kris. Ia bersama banyak pria yang terlihat kasar dan ganas. Luhan mencium bau tidak beres. Mereka semua mabuk termasuk Kris

“sebentar lagi. kita bisa memiliki semua uangnya!” kata salah satu pria bertubuh besar itu

“Benar” Kris tertawa gila

“mereka pasti mabuk!” Luhan mendekap kedua mulutnya. Ia sadar telah berhasil membuat dirinya ketahuan oleh orang-orang ganas itu.

“aku dapatkan anak kecil disini”kata pria bertubuh besar yang berhasil mendekap Luhan

“oh! Kau! Xi Luhan!. Xiao lu! Sedang apa kau disini?” tanya Kris. Ia tertawa seperti orang gila

“apa kau sedang tidak waras hah?. Wu Yi Fan?” Kris terkejut dengan cara Luhan memanggilnya. Wu Yi Fan?. Darimana Luhan tahu nama aslinya?. Luhan sudah ingat siapa Kris. Dia adalah seorang yang sangat ganas. Ia lebih tua 2 tahun dari Luhan. Kris sudah lulus sekolah. Ia sekarang bekerja menjadi seperti ini. Ya… kau tahu? Sebagai seorang Penipu. “aku akan memperingatkanya! Hubunganmu denganya tidak akan bertahan lama!” tambah Luhan

“lihat saja! Xiao lu? Apa yang bisa kau lakukan?. Aku bertaruh dia tidak akan percaya padamu!” Kris tertawa terbahak-bahak.

“apa yang harus kita lakukan padanya?” tanya salah satu pria itu pada Kris. Maksudnya, Luhan harus dipukul atau di tendang atau dia apakan. begitulah

“Lepaskan dia” kata Kris santai

“melepaskanya?. Dia akan men…”

“Lepaskan!” potong Kris dengan nada tinggi. Pria-pria itu melepaskan Luhan. Luhan segera berlari.

“Good bye! Xiao Lu!” teriak Kris mengejek.

-

-

-

Setelah di lepas oleh anak buah Kris. Luhan langsung lari dan segera menelpon Suzy

“Yaa! Xi Luhan! Apa kau tahu betapa sulit aku menelponmu?” terdengar bentakan dari penerima telpon saat menerima telpon dari Luhan

“Mi-mian… bisakah kita bertemu eoh?. Ada masalah… aku harus bicara denganmu. Sekarang” kata Luhan sambil terenggah-enggah karena berlari

“apa kau sedang berlari?” tanya Suzy. “ada masalah apa?”

“pokoknya sekarang Juga pergilah ke cafe depan sekolah! Sekarang!” tegas Luhan

“N-ne” kata Suzy yang langsung menutup telpon.

*cafe

Terlihat seorang namja yang terenggah-enggah karena kelihatanya habis berlari. Ia terkonsen kepada sebuah Cafe mencari seseorang.  Setelah menemukan Sosok yang dicarinya Ia bergegas masuk ke Cafe itu.

“Kau cepat akhiri hubunganmu dengan Kris. dia sungguh berbahaya” katanya saat masuk dan duduk disertai  panik.

“Luh…” Suzy berniat menenagkan Luhan. Namun Luhan memotongnya “sekarang juga kau temui dia Eoh?…” kata Luhan lagi menyambung kalimatnya tadi tanpa sadar Suzy berusaha bicara “Luh…” kata-kata Suzy terpotong lagi oleh Luhan “Ani! Andwae! Jangan temui dia! Telpon dia saja” kata Luhan yang masih belum mendengar Suzy

“Luh…” meskipun nada Suzy meninggi. Luhan tetap tidak mendengarkanya dan masih sangat panik “benar! Telpon dia saja jangan pernah temui dia! Selamanya!” kata Luhan semaki panik.

“Xi Luhan!!!” teriak Suzy yang diabaikan sejak tadi. Hal itu mengundang perhatian orang sekitar.“N-ne?” tanya Luhan yang akhirnya mau mendengarkan.

“tenang…” kata Suzy menenangkan “katakan padaku apa yang terjadi”  kata Suzy lembut. “Suzy-ah… kau harus menjauhi Kris ne?. Dia penipu. Dia ingin Uangmu” kata Luhan setengah tidak tenang

“Luhan-ah… apa yang kau katakan? Aku percaya Kris. Dia tak mungkin melakukanya” kata Suzy dengan lembut. Seakan ia sedang bicara pada seorang anak kecil yang panik. “Suzy-ah… kita kan bersahabat. Kau percaya padaku kan?. Ne?” kata Luhan. Mata harap luhan menatap Suzy dalam. Suzy membuang pandanganya dari Luhan.

“Luhan-ah. Aku  mengenal  Kris. Aku percaya padanya. Aku tahu yang terbaik. Percaya padaku. Ne?” kata Suzy tenangdan lembut. Namun, tak berhasil menenangka seorang Luhan.

Yang terbaik?. Benarkah? Suzy-ah aku bisa menjadi lebih baik untukmu dibanding Kris. Sungguh! Aku tidak bohong percayalah padaku Suzy-ah. Jebal… ne?

“Suzy-ah. Kau tak mengerti” kata Luhan telunjuk Suzy hinggap di bibir Luhan “Sssst… aku mengerti Luhan-ah” kata Suzy  meyakinkan namja di depan nya itu

“Aniya! Kau tidak tahu siapa sebenarnya Kris! Dia penipu! Sungguh!” kata Luhan. Wajahnya serius

Suzy menatap kedua butir mata bulat Luhan. Suzy mendesah. Ia sempat berpikir bahwa lawan bicaranya ini anak-anak yang punya jutaan imajinasi “Aku tahu dia Luhan-ah. Aku tak akan menjadikan seseorang yang tidak kukenal menjadi  Namja Chingu-ku” Suzy makin lembut pada Luhan

“Intinya kau tidak percaya padaku? Dan Kau  lebih pecaya pada Kris?” tanya Luhan tidak pecaya. Ia menampilkan sebuah tatapan tidak percaya yang dalam pada Suzy. Ia tak menyangka kalau Suzy lebih memilih Kris. Bukankah Luhan mengenal Suzy lebih lama dibanding Kris?.

“bukan begitu Lu…” Suzy mencoba mengelak yang Luhan katakan. Namun, Luhan pergi meninggalkan Suzy. Tanpa mendengarkanya. Ia pergi begitu saja. Suzy menatap punggung Luhan yang menjauh. Ingin rasanya ia mengejar Luhan. Namun, apa boleh buat?. Bukankah Suzy ang mengatakan Luhan salah?. Bukankah Suzy yang tidak percaya Luhan?. Suzy sebenarnya ingin percaya pada Luhan. Namun, ia pun tidak bisa mengikuti pikiran Luhan tentang Kris, Yang ia kenal senbagai Namja yang baik.

“sudah kubilang! Jangan lagi berhubungan dengannya!” kata Luhan yang membanting keras-keras ponsel Suzy saat mengetahui Yeoja itu sedang berbicara dengan Kris elalui telepon. Suzy hanya menatap Luhan nanar. “kau ini kenapa?” tanya Suzy. Menurutnya Luhan berlebihan dan sudah keterlaluan. Suzy menatap tajam Luhan begitu lama.

“tatapan itukan yang kau berikan pada sahabat baik yang peduli padamu hah?” tanya Luhan. Ia mendesah “Lihatlah dia! Sekarang ia menatapku seperti itu!”Luhan tertawa hambar

“apa maumu hah?” tanya suzy dingin yang membuat Luhan terkejut. Ia tidak tahu bahwa seperti inilah respon yang Suzy berikan. “kau…” Luhan menyekat kalimatnya sendiri

“kau bukan sahabatku lagi Xi Luhan!”

Buk. Rasanya seperti sebuah pukulan keras di hati Luhan. Luhan hanya diam sambil menggigit bibir mungilnya

“Bukankan sahabat selalu menungkung keputusanmu?. Ya… itu sahabat orang lain. Bukan sahabatku yang justru menyudutkan kekasihku” jawab suzy terdengar sadis. Membuat Luhan terpukul.

Suzy-ah… apa yang kau katakan?. Aku hanya ingin kau bahagia. Tak bisakah kau mempercayaiku?. Bukankah kita dulu saling mempercayai?. Kenapa kau begitu berubah Suzy-ah?. 

Emh…. to be continued.

Kecepeten ya? Alur Ga Jelas? Typo>?. Mian ya…

Kris Jahat?. No! Tentu saja tidak….. mau tahu?. Wait next chapter! ^^ #MogaAdaYangNungguNextChapternya

And Thanks For Read…..

–Jung Seo Mi–


Slovkey Saga’s Academy Chapter 7

slovkey's saga's pic

Author : Dellockey (@Dellockey)

Tittle    : Slovkey Saga’s Academy .

Genre  : Fantasy, friendship , Action, little comedy

Main Cast     : Baekhyun (EXO) , Kris (EXO), Chanyeol (EXO), Luhan (EXO) , Kai (EXO), DiO (EXO) , Suzy (Miss A) , IU, Luna (FX) , Sulli (FX) , Minzy(2NE1), Luna (FX),Chen (EXO),Hyuna (4minute)

Support cast : Jessica (SNSD), Lim (Wonder Girls) , Dong Hae (SuJu) dan masih banyak lainnya.

Length : Chaptered

Rating   : T

Warning : Typo bertebaran

Author’s Note : ~Kekekeke… akhirnya author come back lagi dengan SSA chapter kesekian (tujuh elah thorr -_-) oke..oke. ehh, bagi yang menunggu cerita Mystic Power dan Bertahan Hidup sabar dulu ya say.. author pengen cepat-cepat tamatin ini dulu baru setelah itu author akan  fokus sama kedua FF itu. hehe oke deh NEXT

Summary : Slovkey Saga’s Academy telah kembali kalian semua kami utus kemari untuk menjadi seorang penyihir, batas yang ditentukan maksimal 6 bulan ketika masanya sudah habis kalian akan diberi pilihan, untuk menetap di sini atau pulang ke daerah asal.

SILENT READERS NOT ALLOWED

PLEASE BE A GOOD READERS !

______________________________________________________________________________

“Kalian tidak akan percaya dengan yang barusan aku dengar.”

Siang itu, mereka sedang berkumpul makan siang di kantin. Luna mengempaskan diri dan bakinya dengan wajah terenyak. Mereka menatap Luna, menunggu. Gadis itu menyeringai lebar.

“Di akhir masa pelatihan akan diadakan pesta dansa.”

Anak-anak perempuan langsung menjerit histeris. Luna mengaku diberitahu Mr.Shim setelah latihan transformasi pagi itu. mereka langsung sibuk meributkan pesta dansa. (more…)


Slovkey Saga’s Academy Chapter 5

slovkey's saga's pic

 

 

Author : Dellockey (@Dellockey)

Tittle    : Slovkey Saga’s Academy .

Genre  : Fantasy, friendship , little comedy

Main Cast     : Baekhyun (EXO) , Kris (EXO), Chanyeol (EXO), Luhan (EXO) , Kai (EXO), DiO (EXO) , Suzy (Miss A) , IU, Luna (FX) , Sulli (FX) , Minzy(2NE1), Luna (FX),Chen (EXO),Hyuna (4minute)

Support cast : Jessica (SNSD), Lim (Wonder Girls) , Dong Hae (SuJu) dan masih banyak lainnya.

Length : Chaptered

Rating   : T

Warning : Typo bertebaran

FF Ini sudah di publish sebelumnya di dellockeyworld

Summary : Slovkey Saga’s Academy telah kembali kalian semua kami utus kemari untuk menjadi seorang penyihir, batas yang ditentukan maksimal 6 bulan ketika masanya sudah habis kalian akan diberi pilihan, untuk menetap di sini atau pulang ke daerah asal.

SILENT READERS NOT ALLOWED

PLEASE BE A GOOD READERS

SAY NO TO BASHING, SEY YES TO OFFERING

 

******************************************************************************

Luna berjalan menuruni undakan menuju taman Slovkey. Pagi itu sangat menyenankan. Sedikit mendung, tapi udaranya sangat segar. Seekor merpati putih hinggap di bahu Luna.

Luna tersenyum.

“Menyenangkan sekali bisa terbang,” kata Luna. Merpati itu mengangguk-angguk, seperti setuju. “Mungkin nanti aku juga bisa bertransformasi. Mungkin menjadi merpati, seperti Sooyoung.  Barbary Dove cantik sekali.”

Luna mengangkat kepalanya “Sampai nanti, Burung Merpati,” katanya berlari.

Burung Merpati itu terbang rendah mengikuti Luna, penasaran dengan apa yang dikejar oleh makhluk cantik itu Luna berlari melewati deretan pohon hazel dan taman bunga cosmos. Dia memperlambat langkahnya ketika mendekati semak-semak mawar dan pepohonan oak di pinggir Gedung Utara.

“Hei kau yang bernama Luna kan?”.

Luna tersentak kaget begitu melihat Chen berada di belakangnya, Luna mengangguk pelan kemudian tersenyum “Pak Guru sedang apa di sini?.”

“Melihat-lihat”

“Oh…”

“Aku sangat tertarik dengan kemampuanmu yang dapat memanggil para burung.” (more…)


Simple [Ficlet]

20130704-210514

Title: Simple

author: Vi

Cast: Seohyun-SNSD
Luhan-EXO

Other cast: find by yourself

Rating: T

Genre: Romance , Fluff

Disclaimer: cast cuma minjem

author note: ff ini terinspirasi oleh bbrp ff lain , manga , anime , ada juga yg sesuai imajinasiku
Sorry for bad fanfic and story

Poster: cafeposterart.wordpress.com

Published: seoexoartfanfic.wordpress.com , olivia3880.wordpress.com , and will be publish at exoshidaefanfic soon

(more…)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,249 other followers